Ini hanya karya fiksi.
Yalisa adalah siswi SMK yang kerap mendapat bullyan dari teman-teman sekelasnya, bullyan yang dia terima bukan sekedar ejekan tapi juga tindakan fisik.
Hanya Mei sahabat yang membelanya di dalam kelas.
Sekolah yang tahu akan masalah Yalisa juga tidak perduli, malah menutup-nutupinya agar tidak sampai di ketahui orang di luar sekolah.
Karena kemiskinanlah yang membuat Yalisa bungkam.
Perasaan Yalisa campur aduk, marah, emosi, benci,stres, pecundang, dan tak berarti membuat dirinya ingin mengakhiri hidupnya.
Apakah Yalisa akan mati begitu saja?
Atau rasa dendam dan benci akan menjadi cinta?
atau malah akan membawa pertumpahan darah?
Manakah yang akan terjadi?
ikuti terus alur cerita SAVE YALISA
Instagram : @Saya_muchu
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Reski Muchu Kissky, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Bab XXIII (Masa Lalu)
“Saya sudah siapkan obat untuk kalian berdua, minum teratur krim nya juga harus di oles rutin, biar tidak ada bekas luka nantinya,”
ucap dokter Rendy.
“Oke, kalau sudah tidak ada lagi yang perlu, kalian boleh keluar sekarang,” sahut Riski
“Harusnya dia bilang terimakasih kan?” batin Yalisa.
“Ya sudah, kami permisi.” ucap dokter Rendy, tak lupa Yalisa mengucapkan terima kasih banyak pada sang dokter, karena semua orang telah keluar kamar, Yalisa juga berniat untuk pulang.
“Mau kemana?” Ucap Riski
“Bukannya kita semua harus keluar ya?” Berarti aku udah bisa pulang dong” Sahut Yalisa
“ Ini kan baru jam 11.00, pulangnya sesuaikan jam sekolah saja, sini!”
Riski menyuruh Yalisa duduk di kursi yang ada di samping ranjang Riski.
“Mau apa?” Ucap Yalisa
“Aku mau lihat luka mu, kamu bisa jalan kesini kan?”
Tanya Riski sambil menepuk pegangan kursi. Yalisa memutar mata malas dan mulai berjalan menuju Riski
“ Ayo duduk” Titah Riski
“Banyak bangat sih mau nya” Ucap Yalisa
“Jangan banyak protes”
Riski yang sedang rebahan meraih pelan tangan Yalisa.
“Lukanya perih enggak?” Tanya Riski
“Udah baikan” Sahut Yalisa
Saat Riski sedang memandangi luka Yalisa, getaran handphone terdengar dari dalam tas Yalisa, Yalisa sontak melepaskan tangannya dari genggaman Riski dan membuka tasnya.
Ternyata yang bergetar bukan handphonenya tapi Riski, dan itu panggilan telepon dari Yovi.
“Yovi telepon nih” Ucap Yalisa
“Matikan saja” Sahut Riski
Saat Yalisa memutus panggilan tersebut tak lama pesan baru masuk ke dalam handphone Riski.
“Kok di matiin yang?” kenapa enggak masuk sekolah hari ini?”📱 Yovi
Mata Yalisa membelalak tak percaya, ternyata Yovi dan Riski pacaran.
“Kok aku enggak sadar ya kalau mereka selama ini pacaran?”~ Batin Yalisa
Melihat wajah serius Yalisa memandangi handphonenya, Riski menjadi curiga.
“Kenapa?” Ada pesan masuk ya?” Ucap Riski
“Iya nih dari Yovi” Sahut Yalisa.
“Sini”
Riski pun mengulurkan tangannya lalu Yalisa mengembalikan handphone tersebut, saat Riski melihat isi pesan dari Yovi, raut wajahnya berubah.
“Dia bukan pacar ku” Ucap Riski
Yalisa tertegun “Jelas-jelas Yovi bilang sayang, ngapain juga dia harus bohong” ~Batin Yalisa
“Pacar mu juga enggak apa-apa, lagian kalian cocok kok” Ucap Yalisa
“Cocok?” Sahut Riski
“Sama-sama bar-bar” ~ Batin Yalisa
Riski memutar mata malas seolah tak suka membahas tentang Yovi.
“Aku mau ngapain lagi nih disini, aku bosan pengen pulang mau istirahat” Ucap Yalisa
“Kamu tidur di samping ku saja”
Sahut Riski sambil menepuk-nepuk ranjangnya yang empuk.
“Dia ngapain saja sih selama sebulan, kenapa sikapnya makin aneh, dulu psikopat sekarang hidung belang”~Batin Yalisa
“Kok malah diam ayo rebahan sini, nanti aku bangunin kalau sudah jam 15.00” Ucap Riski
“Enggak usah, makasih banyak aku duduk saja kalau gitu hehe” Sahut Yalisa
“Aku enggak akan ngapa-ngapain kamu”
Ucap Riski, saat mereka berdua sedang berbincang Dahlia mengetuk pintu yang membuat mereka berdua melihat ke arah pintu.
“Permisi tuan maaf menggangu, saya bawakan air minum dan obat yang harus tuan dan nona minum” Ucap Dahlia
“Masuk, dan letakin di atas meja saja” Titah Riski
“Baik tuan, apa ada yang perlu lagi tuan?”
Ucap Dahlia
“Nanti aku panggil lagi kalau ada yang perlu, sekarang kamu bisa tinggalkan kami berdua” Ucap Riski
“Makasih kak” Ucap Yalisa
“Sama-sama non, saya permisi dulu tuan nona” Dahlia undur diri dari kamar Riski
“Ayo minum obatnya” Ucap Riski
“Iya, kamu juga minum obatnya” Sahut Yalisa
“Mata mu buta ya?” Tangan ku lagi di perban gimana mau minum obat” Ucap Riski
Setelah Yalisa menelan obatnya, Yalisa pun membantu Riski untuk minum obat.
“Baru sakit segini udah enggak bisa apa-apa, pada hal banyak pembantu disini, tapi harus bangat nyusahin aku” Gumam Yalisa yang merasa dongkol.
“Aku dengar lo” Ucap Riski selesai meminum obat.
“Ngomong-ngomong berapa nomor rekening mu?”
Tanya Riski pada Yalisa yang wajahnya sangat kusut.
“Kamu enggak usah bayar jasa aku hari ini” Ucap Yalisa
“Lo enggak bisa gitu dong, aku itu enggak terbiasa berhutang budi sama orang lain, semua ada nilainya” Sahut Riski
“Kalau kamu emang mau bayar jasa aku, cukup jangan ganggu aku, bilang juga sama geng kamu jangan pernah usik aku dan juga anggap kita berdua tidak saling kenal” Ucap Yalisa.
Riski mendecak “Kalau itu aku enggak bisa, kalau kamu enggak mau kasih nomor rekening kamu, biar aku kasih cash saja”
Ucap Riski, kemudian Riski menelpon Dahlia untuk datang ke kamarnya, setelah menunggu beberapa saat Dahlia pun tiba.
“Kenapa tuan?” Ucap Dahlia
“Kamu ambil uang 5 juta dalam laci belajar ku” Titah Riski
“Baik tuan” Sahut Dahlia
“Dia nyimpan uang dalam laci belajarnya?” Enggak takut hilang tuh?”~ Batin Yalisa
Dahlia pun kembali ke pada Riski dengan membawa uang tunai sebesar 5 juta dalam 5 ikat.
“Ambil” Titah Riski ke Yalisa
“Banyak bangat” Ucap Yalisa
“Masih kurang?” Kalau kurang bilang saja” Sahut Riski
“Enggak, ini malah banyak bangat, tapi aku beneran enggak mau uang ini, yang aku minta cuma itu” Ucap Yalisa
“ Ambil kan 20 juta lagi” Titah Riski pada Dahlia
Dengan kesal Yalisa menyuruh Dahlia jangan menuruti perintah gila Riski.
“Jangan ambil kak, 5 juta udah cukup bangat kok” Ucap Yalisa
“Baik non, tuan apa ada lagi yang bisa saya bantu?” Ucap Dahlia
“Kamu berdiri di luar pintu, sebentar lagi aku akan panggil kamu”
Sahut Riski seperti mengetahui apa yang terjadi ke depan.
“Baik tuan” Dahlia pun berlalu dari dalam kamar Riski
Saat Yalisa memasukkan uangnya ke dalam tas matanya tiba-tiba terasa berat, Yalisa juga beberapa kali menguap.
“Ngantuk bangat, apa ini efek obat yang aku minum ya?” ~Batin Yalisa
Rasa kantuk tak tertahankan membuat Yalisa tertidur dalam posisi duduk di sebelah Riski, Riski yang melihat Yalisa sudah terlelap menyuruh Dahlia masuk kembali ke kamarnya dan memerintahkan untuk membaringkan tubuh Yalisa di sampingnya.
Setelah Yalisa berbaring di samping Riski, Riski memandangi wajah dan tubuh Yalisa yang terluka karenanya.
“Kasihan kamu, dari pertama kali kita ketemu aku selalu menyiksa mu, tadi pagi aku juga hampir membunuh mu maafin aku, hanya karena wajah mu mirip selingkuhan ayah ku, aku melampiaskan kekesalan ku pada mu”
Ucap Riski yang tak dapat melupakan masa lalu, akibat ulah ayahnya yang bermain api ibunya nekat bunuh diri, masa SMP nya begitu suram, banyak teman-temannya yang mencibir mengatakan Riski adalah anak dari seorang yang kekal di api neraka.
Saat masih teringat akan masa lalunya, tiba-tiba handphonenya bergetar, Riski meraih handphonenya yang ada di atas ranjang, ternyata itu panggilan dari Yovi.
“Halo sayang, kenapa enggak balas pesan aku?” 📱 Yovi
“Aku lagi sakit Yov, jadi enggak bisa balas” 📱Riski
“Sakit apa sayang?” 📱Yovi
“Kecelakaan kecil doang” 📱 Riski
“Kamu baik-baik saja kan?” Ya sudah nanti aku datang ke rumah mu ya”📱Yovi
“Jangan, karena sekarang aku lagi ada tamu penting”📱 Riski
“Kita udah sebulan enggak ketemu lo, aku kangen sama kamu, pokoknya aku datang” 📱 Yovi
“Yov.. Yovi!” 📱 Riski
Yovi tiba-tiba mematikan teleponnya.
“Bisa gawat kalau dia sampai lihat Yalisa”~
Batin Riski, karena tidak mau ada masalah baru, Riski memerintahkan satpam untuk mengusir Yovi kalau datang.
Setelah merasa aman, Riski pun tidur dengan memeluk tubuh Yalisa.
Bersambung...
HAI READERS YANG MANIS JANGAN LUPA UNTUK SELALU DUKUNG AUTHOR DENGAN KASIH LIKE, KOMEN, VOTE DAN TEKAN FAVORIT ❤️
Instagram : @Saya_muchu
🐶🐭 🐱🐤 🐹🐷
🐼🐰 🐯🐱 🐭🐶
🐦🐨🐵🐻🐯 🐮🐵
🐧🐔 🐣🐮 🐵🐻
🐼🐷 🐭🐶 🐨🐰
mereka ber 3 sama2 terluka, tp yg paling terluka adalah yalisa dari part pertama sampai disini blum pernah mengalami bahagianya hidup.
leo=yalisa
jodoh tertukar menjadi
Riski=yalisa
leo=mei
ihhhh ngeriiiiii
apa karna dia melecehkan yalisa atau adakah masalah lain???