Di masa lalu, Sheng Long adalah Kaisar Iblis Kuno terkuat yang pernah ada. Kekuatannya begitu mengerikan hingga seluruh ras bersatu hanya untuk satu tujuan—menyegelnya selamanya.
Menolak tunduk pada takdir, Sheng Long membelah jiwanya dan bereinkarnasi demi menghindari segel tersebut. Ia terlahir kembali sebagai putra Keluarga Shen, namun dengan harga yang kejam. Kekuatan masa lalunya tersegel, tubuhnya lemah, dan ia dicap sebagai tuan muda sampah yang sakit-sakitan.
Menganggap keberadaannya sebagai aib, keluarganya menikahkannya dengan seorang gadis sederhana yang tak memiliki latar belakang apa pun. Namun justru dari gadis itulah, Shen Long merasakan kehangatan dan ketulusan yang tak pernah ia miliki sebelumnya. Untuk pertama kalinya, ia merasakan arti kebahagiaan.
Sayangnya, kebahagiaan itu menjadi dosa di mata keluarganya.
Didorong oleh iri dan kebencian, mereka merebut gadis itu dari hidupnya. Tindakan kejam tersebut menghancurkan segel yang membelenggu jiwa Sheng Long. Kaisar
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Agen one, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Bab 27: Menantang Kehendak Langit
Suara agung itu membuat jutaan penduduk Kota Langit Gantung bersujud ketakutan. Tekanan dari tangan awan emas itu begitu dahsyat hingga naga-naga perak milik Pangeran Ketujuh meredup dan kembali menjadi kipas kayu. Sang Pangeran sendiri terpaksa berlutut di udara, wajahnya pucat pasi.
"Ayahanda... Penguasa Agung..." gumam Pangeran Ketujuh dengan gemetar.
Namun, di tengah tekanan yang mampu menghancurkan gunung tersebut, Shen Long tetap berdiri tegak. Tulang-tulang raga fananya berderak keras, darah merembes dari pori-pori kulitnya akibat beban gravitasi ilahi, tapi ia justru mendongak dan menyeringai lebar.
"Keseimbangan?" suara Shen Long parau namun penuh ejekan. "Keseimbangan yang kau bicarakan adalah rantai yang kau pasang di leher anjing-anjingmu! Aku tidak datang untuk menyeimbangkan apa pun... Aku datang untuk meruntuhkannya!"
"Lancang!" suara dari balik awan itu menggelegar, memicu petir emas yang menyambar-nyambar. "Kau hanyalah jiwa sisa yang meminjam raga fana. Berlututlah, dan mungkin aku akan membiarkan jiwamu bereinkarnasi!"
Tangan raksasa emas itu turun lebih cepat, menekan Shen Long dengan kekuatan jutaan ton.
"Berlutut? Kepada siapa?!" Shen Long meraung.
Ia meremas Jantung Pohon Dunia di tangan kirinya hingga hancur. Cairan hijau kehidupan yang sangat pekat meledak, bukan untuk menyembuhkan lukanya, melainkan untuk membakar potensinya secara paksa. Ia menggabungkan energi itu dengan sisa-sisa esensi iblisnya.
"Seni Terlarang: Kaisar Mengguncang Langit!"
Aura hitam pekat meledak dari tubuh Shen Long, membentuk sosok bayangan raksasa dirinya di masa kejayaan—seorang Kaisar Iblis dengan empat sayap hitam yang menutupi langit. Bayangan itu mengangkat pedang Pembantai Surga versi raksasa dan menghantamkannya langsung ke arah telapak tangan awan emas tersebut.
DUMMMMMMMMM!
Benturan itu menciptakan gelombang kejut yang menyapu bersih seluruh awan di langit Alam Kedua dalam radius ribuan mil. Kota Langit Gantung bergoyang hebat; beberapa bagian pulau melayang itu terlepas dan jatuh ke samudera awan di bawahnya.
"Apa?!" suara agung itu kini mengandung nada terkejut. "Kau berani menyerang Kehendak Alam?!"
"Kehendak Alam adalah apa pun yang aku katakan!" Shen Long melesat naik, menembus tekanan emas itu seperti mata bor hitam.
Ia melewati Pangeran Ketujuh yang masih terpaku, lalu dengan satu tebasan kilat, ia memotong salah satu jari dari tangan awan emas tersebut. Serpihan energi emas jatuh ke bumi seperti hujan meteor.
"Jika kau ingin aku berlutut, turunlah sendiri ke sini, tua bangkai!" teriak Shen Long. Ia tidak berhenti; ia menggunakan momentum itu untuk menusukkan pedangnya ke pusat telapak tangan raksasa tersebut.
Api hitam mulai merambat dari pedang Shen Long, membakar energi emas itu secara parasit. Shen Long mulai menghisap kekuatan dari Kehendak Alam tersebut untuk menstabilkan raga fananya yang hampir hancur.
Pangeran Ketujuh yang melihat ayahnya terluka, mencoba bangkit dengan sisa kekuatannya. "Hentikan! Kau akan menghancurkan fondasi alam ini!"
Shen Long meliriknya dengan mata yang sepenuhnya hitam. "Biarkan ia hancur! Aku akan membangun duniaku sendiri di atas abunya!"
Tangan emas itu mulai memudar, tidak mampu menahan keganasan energi parasit milik Shen Long. Sang Penguasa Agung di balik awan tampaknya menyadari bahwa bertarung dengan Shen Long dalam kondisi raga fananya yang tidak stabil hanya akan menyebabkan kehancuran total bagi Alam Kedua.
"Kau... Kau benar-benar gila, Shen Long," suara itu kini terdengar menjauh, namun penuh ancaman. "Jika kau menginginkan perang ini, maka seluruh Alam Kedua akan menjadi penjaramu. Mulai hari ini, setiap sekte, setiap ras, dan setiap dewa akan memburu kepalamu!"
Tangan itu menghilang dalam pusaran cahaya, meninggalkan langit yang robek dan Kota Langit Gantung yang hancur sebagian.
Shen Long mendarat di atas menara tertinggi yang masih berdiri. Ia terbatuk darah, tubuhnya dipenuhi retakan cahaya hijau dan hitam. Jantung Pohon Dunia telah memberinya kekuatan, tapi harganya sangat mahal bagi raganya.
Ia menoleh ke arah Pangeran Ketujuh yang masih bersimpuh di kejauhan. "Sampaikan pada ayahmu... aku akan segera datang ke istananya untuk mengambil sisa nyawanya."
Shen Long melompat dari menara, menghilang ke dalam samudera awan sebelum pasukan elit kota sempat mengepungnya. Namun, saat ia mendarat di hutan tersembunyi di bawah kota, ia melihat tubuhnya mulai mengeluarkan asap hitam.
Penyatuan dengan Jantung Pohon Dunia telah memicu reaksi tak terduga dengan energi iblisnya. Tubuhnya kini perlahan mulai berubah menjadi sesuatu yang bukan lagi manusia, namun juga bukan dewa.