NovelToon NovelToon
ALLIN [ You Are My Woman ]

ALLIN [ You Are My Woman ]

Status: tamat
Genre:Romantis / Tamat
Popularitas:2.5M
Nilai: 4.8
Nama Author: Annida Rahman

Perjodohan yang terjadi tanpa di kehendaki oleh dua insan tersebut,
Wanita bernama Allin Wilton dan Arnold Gall, mereka dijodohkan oleh kedua orang tuanya,

Arnold Gall berusia 28 tahun tidak menyangka akan dijodohkan dengan karyawaannya sendiri Allin Wilton 24 tahun.



" tidak, dia karyawanku "

- Arnold Gall



" tidak, dia Boss ku "

- Allin Wilton

.
.
.
.
.

19 juli 2019

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Annida Rahman, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

23

Yura menatap tidak suka dua orang yang sedang berdebat di ruang makan, dia tidak suka Arnold berbicara akrab seperti itu dengan wanita lain

Bel rumah berbunyi, Yura berdiri untuk membuka pintu, dia tahu itu pasti pesanannya, dia juga sempat melirik dua orang disana yang tidak terganggu dengan suara bel

" ini pesanan anda" Yura menatap dingin pria pengantar pizza di depannya, Yura mengambil kasar kotak pizza itu dari tangan pengantar itu dan memberinya uang, Yura langsung menutup pintu dengan sedikit keras

" baru kali ini aku bertemu seorang pelanggan yang menyebalkan"

******

Yura menatap dua orang yang masih juga tidak terganggu dengan bunyi pintu yang tertutup keras yang dia lakukan , Yura meletakkan Piza di meja ruang tamu , dia berjalan kearah dapur, dia sudah tidak tahan lagi

" Arnold "

" ......"

" Arnold "

Allin berhenti bicara dan menatap arah belakang Arnold karena mereka berbicara berhadap- hadapan , Arnold yang melihat Allin menatap belakang, berbalik

" yura, apa pesananmu sudah sampai ?"

" ya" kata Yura dengan nada dinginnya

" makanlah"

" ayo kita makan bersama"

" aku sudah makan " Yura melirik piring Arnold

" apa kamu sudah selesai?"

" belum"

" kalau begitu, ayo kita makan diruang tamu saja"

Arnold terdiam dan menatap Allin, yang hanya diam saja

" baiklah"

Arnold berdiri dan membawa piringnya menuju ruang tamu, Yura mengangkat sedikit sudut bibirnya menatap Allin, Allin merasa kesal melihat itu

" apa- apaan wanita ini, apa dia berpikir aku cemburu ? No way "

Yura juga pergi dari sana, Allin hanya berdecak kesal melihat itu

" apa hubungan mereka? wanita itu siapa? apa Arnold mempunyai hubungan khusus dengan istri orang?"

Allin berdiri kesal dari kursinya dia sudah malas untuk melihat dua orang itu, saat Allin akan menginjak tangga pertama untuk naik, terdengar suara teriakkan Arnold dari ruang tamu

" Allin!! Ambilkan aku air minum"

"Ck Arnold sialan" jangan salahkan Allin yang selalu mengumpat suaminya, salahkan Arnold yang tidak menjadi suami yang baik

Allin meletakkan segelas air putih diatas meja, dan Arnold langsung menariknya duduk disampingnya, Yura melihat itu sambil memakan sepotong pizza

Arnold duduk ditengah sofa diantara Allin dan Yura, Allin menatap wajah polos Arnold dengan jengkel

" dia duduk ditengah seakan dia pria yang tampan, aku sungguh ingin mencekiknya"

" aku mau kekamar"

" nanti dulu lihat, sekarang saatnya acara favoritmu" Allin mengalihkan matanya menatap layar televisi , acara komedi favorit nya baru saja dimulai

Allin menahan sedikit rasa egonya, hari ini adalah hari dimana seorang komedi favorit nya tampil, jadi dia berusaha untuk mengabaikan tatapan tidak suka Yura padanya

Arnold tersenyum menatap Allin yang mulai fokus menonton tv, Arnold kembali menyuap makanannya kemulut, dia kembali menatap Allin disampingnya

" dia terlihat sangat cantik malam ini"

Yura menatap Arnold yang selalu melirik Allin, dia tidak suka melihatnya,

" Allin, rasa sopnya terlalu Asin"

Allin yang dari tadi menahan tawa dari menonton sang komedi menatap Arnold

" ada apa?"

" sopnya terlalu Asin"

" masa? "

" iya, coba kamu rasa" Arnold mengarahkan sendoknya pada Allin dan Allin menerimanya

" tidak kok, rasanya pas"

" tapi bagiku ini terlalu asin"

" ya mau bagaimana lagi?"

" kamu selalu masak, asin akhir- akhir ini apa kamu mau menikah lagi?"  tanya Arnold dengan tatapan sengit, Allin tidak percaya mendengarnya

" kamu dari tadi makan tidak ada protes tapi kenapa saat makan sudah mau selesai baru bilang?"

Arnold terdiam , dia tadi memang sengaja mencari alasan, dia merasa Allin terlalu fokus menonton hingga mengabaikannya

Yura yang dari tadi terabaikan merasa muak melihat pemandangan didepannya , apalagi saat Arnold menyuapi Allin dengan sendoknya, Yura jadi kehilangan selera makan

" mana aku tahu tiba- tiba saja rasanya jadi asin sekarang"

Allin menatap sinis mendengar perkataan Arnold yang terdengar konyol

" huk...huk..." Yura pura- pura batuk untuk mengalihkan perhatian Arnold

" ada apa?" tanya Arnold

" aku tersedak"

" aku akan ambilkan air minum"kata Allin hendak berdiri

" tidak, aku akan minum air ini saja" Yura langsung mengambil air minum Arnold yang tadi dibawa Allin dan meminumnya

Arnold sudah selesai makan dan dia merasa membutuhkan minum karena dari tadi makan dia belum minum sama sekali

" kamu mau minum? Minumlah" kata Yura dengan menyodorkan gelas yang tinggal setengah airnya

" tidak, aku akan ambil dibelakang saja" Arnold langsung berdiri dan membawa piring kotornya, meninggalkan Allin dan Yura diruang tamu

Allin tidak suka suasana sekarang, dia duduk bersama wanita itu, Allin dapat merasakan tatapan tidak suka Yura padanya dari samping

" Allin!!!" terdengar kembali teriakkan Arnold dari dapur

" dia selalu berteriak padaku"

Allin langsung berdiri dan pergi kedapur, dia lebih memilih berdebat dengan Arnold daripada duduk bersama wanita itu.

*******

Arnold membawa Yura ke kamar nya, Yura masuk dan memperhatikan isi kamar, dia melihat tidak ada barang wanita didalamnya, Yura tersenyum dia tahu Arnold tidak akan tidur dengan wanita itu

"kamu tidur disini?"

" jadi kita tidur bersama?" tanya Yura antusias

" tidak" senyum dibibir Yura langsung menghilang , dia kecewa

" jadi kamu akan tidur dimana?"

" aku akan tidur dikamar Allin"

" tapi....Arnold ..."

" sudah, kamu istirahatlah"

" selamat malam" kata Arnold sebelum dia menutup pintu

Yura menggenggam erat tangannya, dia merasa kesal dan marah mendengar Arnold akan tidur bersama Allin

" Arnold tidak menyukai wanita itu, kenapa dia mau tidur dengan wanita jalang itu?"

********

Arnold berdiri didepan pintu kamar Allin, dia tidak bisa menahan senyum di bibirnya, entah kenapa jantungnya berdegup kencang dan aliran darahnya terasa lancar. Arnold membuka pintu dan tidak menemukan Allin disana

" kemana dia?" Arnold mendengar suara air dari kamar mandi , Arnold tersenyum dan duduk dikasur

" ternyata dia disana"

Arnold mendengar suara ponsel berbunyi dari arah meja rias, Arnold berdiri dan berjalan mendekati meja rias, dia mengambil ponsel Allin dan mengeyitkan dahi saat melihat nama yang tertera disana

Marco calling

" Marco?"

Arnold menatap tidak suka layar ponsel ditangannya, dia mengangkat ponsel itu dia ingin tahu, siapa pria yang berani menelpon istrinya

" Hallo Allin, maaf baru telpon, ada apa kamu telpon aku tadi?"

Arnold mengepalkan tangan kirinya yang bebas, mendengar perkataan pria diseberang telpon,Arnold mengeraskan rahangnya mendengar Allin menghubungi pria itu.

" Allin?"

" Ka... "

Belum selesai Arnold bicara, Allin langsung merebut telpon di tangan Arnold , Allin menatap tajam Arnold karena berani mengangkat telpon dari ponselnya, sedangkan Arnold mengerucutkan bibirnya kesal melihat itu

" eh...Marco iya ada apa?" Allin menjauh dari Arnold , Arnold yang masih penasaran siapa pria itu mengikuti Allin kesofa,

" iya ada yang mau aku bicarakan"

" iya tentang...."

Allin melirik sinis pria yang duduk disampingnya, Allin menyuruh Arnold pergi dengan tangannya, Arnold tidak mau pergi dia akan tetap disana, Allin tidak mau Arnold tahu pembicaraannya pergi berdiri dan berjalan kearah balkon, Allin bediri menghadap kedepan dan melihat pemandangan dimalam hari, malam ini sedang cerah , karena bintang terlihat jelas, Arnold juga berdiri dan mengikuti Allin

Arnold berjalan dan berhenti dibelakang Allin, dia mendekatkan kupingnya dan mendengar suara laki- laki disana, karena belum terdengar jelas, Arnold berjalan lebih dekat, masih juga tidak dapat mendengarnya, Arnold memerangkap Allin antara dirinya dan pembatas balkon, Allin terpaku ditempat , tapi Arnold lebih penasaran dengan siapa pria itu? Arnold menempelkan kupingnya disamping kuping Allin yang ada ponselnya

" Kate wanita yang sangat sulit"

Arnold mengerutkan dahinya mendengar pria itu menyebut nama Kate

Allin sudah tidak tahan lagi dengan posisi mereka, Allin berbalik dan mereka saling berhadapan

" kenapa ?" tanya Arnold melihat Allin menatapnya tajam

" Allin" suara Marco terdengar diseberang telpon karena Allin hanya diam saja

" aku akan menelpon lagi nanti" Allin langsung mematikan ponselnya dan kembali menatap Arnold

" kamu akan menelpon dia lagi?"

"......"

"siapa dia? Kamu bertemu pria lain dibelakangku ?" tanya Arnold dengan muka cemberut

" iya kenapa ? Masalah ?"

Arnold tidak percaya dengan apa yang dia dengar

" tentu saja"

" kamu jangan melampaui batasmu Arnold "

" aku dengar dia menyebut nama Kate , siapa dia?"

Tanya Arnold kekeh

" kenapa kamu ingin tahu?"

" tinggal bilang saja dia siapa?"

Allin menatap Arnold datar dan lebih memilih pergi dari sana, apa yang sedang Arnold lakukan bertanya ini itu hanya kerena panggilan telpon , bagaimana dengan wanita yang dia bawa pulang itu, Arnold bahkan tidak memberitahu namanya

" Allin..aku belum selesai bicara" Arnold mengikuti Allin yang sudah akan tidur dikasur kecilnya

" Allin.. Cepat beritahu aku" Arnold mengguncang lengan Allin yang sudah berbaring dikasur, Arnold duduk di samping Allin berbaring, Allin mencoba mengabaikan Arnold

" Allin...siapa pria itu?" Allin membuka matanya lebar dan menatap Arnold

" siapa ?"

Allin bangkit dan duduk menghadap Arnold, pria didepannya sangat menyebalkan

" apa kamu akan bertanya hingga pagi?"

" iya, aku tidak akan berhenti sampai kamu kasih tahu siapa dia?"

Allin menghembuskan nafasnya berat

" kamu benar ingin tahu?"

" iya, katakan siapa ?"

" nyakin?"

" cepat katakan" Arnold sudah tidak sabar, dia pasti tidak bisa tidur sebelum dia tahu siapa pria itu

" kekasihku "

" Apa!!! Allin!!!" Allin menutup telinganya mendengar sura keras Arnold

" kamu jangan bercanda ya?" kata Arnold dengan tatapan tajam

" kamu percaya? hahahahaha" Allin tidak bisa lagi menahan tawanya melihat wajah serius Arnold, Arnold kesal melihat itu dia tahu itu bukan kekasih Allin dia nyakin,

" lucu ya?" kata Arnold dengan suara kesal

" iya lucu sekali hahahahaha "

" diam "

Allin mencoba berhenti tertawa tapi tidak bisa dia terus tertawa, Arnold yang sudah kesal dari awal langsung mendorong Allin hingga berbaring dan Arnold langsung memerangkap Allin dibawahnya

" ap...apa...yang kamu lakukan?"Allin bertanya gagu dia kaget Arnold tiba- tiba mendorongnya

" cepat jujur dia siapa?"

Allin menatap mata Arnold yang juga menatapnya lurus, dada Allin bergemuruh, Allin dengan cepat berbalik menyamping dibawah kukungan Arnold

Arnold ingin tertawa melihat reaksi Allin yang terlihat gugup dibawahnya

" Allin?"

" apa sih!?" tanya Allin sensi

" siapa si Marco itu?"

"........" Allin tidak menjawab dia dapat merasakan nafas Arnold dikupingnya, Allin memejamkan matanya jantungnya rasa akan melompat keluar

" ya sudah kita tidur saja" Arnold langsung berbaring disamping Allin, dan memeluknya dari belakang, Arnold meletakkan kepalanya di atas kepala Allin

Allin yang merasakan tangan Arnold memeluk perutnya menjadi tegang

" Arnold lepas"

" sudah malam tidur , besok kita harus kerja"

" Arnold !"

" apa sih? Ngantuk"

" lepas " Arnold tidak juga melepaskan pelukannya, Allin kesal dan berbalik dan disana dia terdiam, Arnold juga menatapnya dengan pandangan polos

" ehem..." Allin berdeham untuk menghilangkan rasa gugupnya

" kamu tidur disofa"

" tidak"

" mau kamu apa sih?"

" siapa pria itu?"

" Marco?"

" pakai disebut lagi namanya" kata Arnold dengan nada kesal

" kamu ini kenapa ? "

" cepat kasih tahu dia siapa ?"

" aku kasih tahu tapi setelah ini kamu pindah ke sofa"

" ......."

" janji"

" iya"

" awas ya kalau bohong"

" sudah cepat katakan"

" Marco itu rekan kerjaku dikantor "

" jadi dia kerja diperusahaanku?"

" iya"

" kenapa aku tidak tahu?"

" mana aku tahu"

" terus kenapa dia nelpon kamu?"

" dia itu suka sama Kate"

" hubungannya sama kamu?" tanya Arnold dengan nada tidak suka

" Kate kan sahabat aku, aku cuma mau bantu agar mereka bersama"

" kamu ini suka sekali ya ikut campur urusan orang lain"

" suka suka aku kenapa kamu yang repot"

" jangan telpon dia lagi atau ketemu dia"

" iii.. Apaan sih? Sudah sana pindah"

" tidak"

Arnold mengeratkan pelukkanya di pinggang Allin

" Arnold kamu sudah janji, aku sudah bilang siapa itu Marco"

" aku tidak akan pindah sebelum kamu janji tidak bertemu dia lagi"

" kamu gila ya, cepat lepas "

" janji dulu"

" gimana mau janji, dia satu Devisi denganku, pasti kami bertemu setiap hari"

" pura- pura saja tidak lihat"

" kamu ini kenapa? Aku mau membuat Kate dan Marco bersama"

" jangan urus hidup orang lain, urus saja suami kamu"

Allin terdiam dan menatap Arnold

" Ya Tuhan jantungku , apa maksud dari perkataan Arnold ? Tolong jangan buat aku seperti ini"

Arnold yang menyadari perkataannya menarik Allin kedalam pelukannya

" Arnold "

" diam sebelum aku menerkammu"

1
Sofyan Banjar Sofyan
Kecewa
Rosikh Nurhayati
2 jempol buat kamu thor
Rosikh Nurhayati
syuukaaa
Isna mansur
seru ceritanya..aku suka...semangat trs berkaryanya...
Devia Ratna
bagus
Dessy Yanta
tegasan deon dr pada arnold...😒😒gregetan
Atieks Syaiful Bahri
😉😉😉
choi yongah
mantap thor
aku suka.
sukses selalu
👍👍👍🌺🌹
choi yongah
bagus ceritanya
👍👍👍👍
4 jempol buatmu Thor
sukses selalu
semanhat
💪💪💪💪
choi yongah
lanjut...
choi yongah
hem........😍😍
choi yongah
ud sama2 senang tp g merasa
😍😍😍👍
choi yongah
menarik ceritanya
bikin pingin trs baca
lanjuut
Nuraini Enung
"memandangi wanita orang lain" 😂😂
Rini Haryati
keren ceritany😇😇😇😇😇👍👍👍👍
💕𝘛𝘢𝘯𝘵𝘪 𝘒𝘪𝘵𝘢𝘯𝘢💕
seru nya mereka dpt jodohnya instan semua👍👍👍👍👍👍👍
💕𝘛𝘢𝘯𝘵𝘪 𝘒𝘪𝘵𝘢𝘯𝘢💕
dapet pasangan juga Jose 👍👍👍👍👍
💕𝘛𝘢𝘯𝘵𝘪 𝘒𝘪𝘵𝘢𝘯𝘢💕
Lucas gercep banget
💕𝘛𝘢𝘯𝘵𝘪 𝘒𝘪𝘵𝘢𝘯𝘢💕
kerennnnnnnn👍👍👍👍👍👍
💕𝘛𝘢𝘯𝘵𝘪 𝘒𝘪𝘵𝘢𝘯𝘢💕
posesifnya Arnold dan Arlan
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!