NovelToon NovelToon
Transmigrasi Ke Mantan Sahabatku

Transmigrasi Ke Mantan Sahabatku

Status: sedang berlangsung
Genre:Nikahmuda / Cintapertama
Popularitas:7.3k
Nilai: 5
Nama Author: THAN PUR2507

Jangan lupa mampir ditempat ini...!

Menceritakkan seorang cewek ceria dan kocak masuk ketubuh sahabat jauh setelah pergi dan jarang bertemu.

bagaimana kisahnya, dan mampukah dia menerima jadi diri barunya?.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon THAN PUR2507, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Episode 23.

Pandangan mereka saling menatap dengan raut wajah yang berbeda-beda. Jihan meremas ujung pakaiannya erat tampak mulai gelisah.

Dirinya tidak bisa keluar dari pria ini, setiap ia bergerak maka pria itu akan mengikutinya.

"Mau lo apa, lo marah sama omongan gue tadi?."ujar Jihan menatap jengkel pada kelakuan Darius saat ini

Tatapan Darius masih memperhatikan wajah Jihan tepat didepannya bahkan dengan jarak yang lumayan dekat tanpa beranjak dari posisinya.

"Nggak!."jawab Darius singkat tanpa menoleh kearah lain

"Terus kenapa lo halangi gue pergi?."tanya Jihan dengan nada marah menatap kearah Darius

"Gue pengen tanya sesuatu sama lo dan ini serius."ujarnya datar namun ekspresi wajah terlihat serius

"Tanya apa?."sahut Jihan menaikkan pandangannya menatap lagi setelah tertunduk sesaat

"Gue tanya sama lo, sebenarnya gue kenal sama satu cewek yang wajahnya mirip banget sama lo, tapi kenapa lo nggak kenal gue siapa?."ucap Darius serius menanyakan apa yang sedari tadi sedang menganggu pikirannya

Kedua mata Jihan terangkat bingung apa yang harus ia katakan sekarang. Mungkinkah pria ini masih mencurigainya soal apa yang Darius tanyakan sebelumnya.

"Bahkan dua bulan terakhir kita chat bareng, apa lo masih nggak inget gue sama sekali?."tambah Darius mencoba mengingat kedekatan mereka sebelumnya

"Kenapa cowok ini terus tanya, gue jadi bingung mau jawab gimana karena gue bukan Jihan. Mana kutahu kalau Jihan pernah deket sama cowok ini atau nggak."batin Jihan gelisah

"Anu...gue!."ucap Jihan namun seketika terhenti tiba-tiba oleh suara wanita lain

"Darius kenapa kamu tinggalkan aku sendiri."ucap Nabila berjalan cepat mendekati Darius

Bahkan juga ada Alec yang berada dibelakangnya dengan wajah ditekuk marah. Berjalan dengan tegap namun tatapannya penuh kekesalan saat melihat Nabila yang berjalan mendekati Darius.

Mendengar suara Nabila seketika Darius menolehkan wajahnya kebelakang dan begitu juga Jihan sendiri yang ikut melihat meski didalam hatinya Jihan merasa lega karena terlepas dari pertanyaan Darius tadi.

"Nabila kenapa kalian ada disini?."ucap Darius terkejut melihat kedatangan Nabila dan juga ada Alec dibelakangnya

"Dia siapa Darius, kok kalian deket banget apa kalian saling kenal."tanya Nabila menatap tak suka kearah wanita didepan Darius yang berdiri saling berhadapan itu juga mengalihkan topik pembicaraan Darius

Melihatnya membuatnya kesal pada wanita didepannya sekarang. Mungkinkah wanita itu sedang berusaha mendekati Darius dan sedang merebut hatinya.

Meskipun begitu Nabila tidak akan tinggal diam, maka dari itu Nabila berjalan dua langkah kedepan lalu menarik tangan Darius untuk menjauhkan Darius dari wanita yang berusaha mengambil perhatian Darius darinya.

"Dasar cewek genit, berani merebut Darius dariku."tuduh Nabila tepat didepan wanita didepannya saat ini dengan wajah sinis

Sedangkan Jihan hanya tersenyum sinis heran mendengar perkataan wanita yang tiba-tiba datang ini.

"Apa gue dikira genit, kayaknya kebalik seharusnya lo itu yang genit!."batin Jihan masih tersenyum sinis dan acuh mengejek balik didalam hatinya

"Dia dari tadi tanya terus soal lo mulu, gue pusing ngeladeni cewek cerewet ini. Lihat dia didekat gue rasanya udah bikin pusing aja!."sela Alec menatap Darius menjelaskan apa yang terjadi tadi padanya tadi

Mendengarnya Nabila melirik kearah Alec yang seperti sedang mengejeknya.

"Kupikir kamu pergi ketoiletnya sebentar, tapi ternyata kamu asik sama cewek lain."ujar Nabila terdengar sedih dan kecewa

Namun semua itu hanyalah pura-pura supaya wanita lain itu menganggap kalau Darius adalah pacarnya. Hingga membuat wanita itu tahu bahwa Darius adalah miliknya.

"Memangnya kenapa kalau gue sama cewek lain apa urusannya sama lo."sahut Darius datar dengan tegas menanyakan permasalahan entah ia harus bersama siapa

Nabila terdiam mematung tidak bisa menjawab apa yang Darius katakan. Memang benar ia juga tidak berhak melarang Darius untuk dekat dengan siapapun.

Akan tetapi apakah Darius tidak tahu kalau sebenarnya dirinya sedang cemburu melihat adegan yang mereka berdua lakukan tadi?.

"Mending gue cabut aja orang asing juga!."batin Jihan memperhatikan ketiga orang didepannya bak pajangan saja

Akan lebih baik kalau sebaiknya ia pergi saja, lagipula bukan urusannya ia berada disini juga.

Namun pada saat Jihan berbalik melangkah pergi meninggalkan mereka langkahnya seketika terhenti karena tangannya digenggam oleh seseorang.

"Lo mau pergi kemana?."tanya Darius dengan sigap menggenggam tangan Jihan dan menghentikan kepergiannya

"Pulang lah gue juga nggak kenal kalian mending gue pergi daripada jadi pajangan doang."jawab Jihan menatap Darius dan juga pada dua orang lagi disini

"Biar gue anter lo pulang?."ucap Darius menawarkan tumpangan untuk Jihan ia khawatir kalau terjadi sesuatu pada Jihan

"Gue bisa pulang sendiri, lepasin tangan lo!."sahut Jihan menolak permintaan Darius itu

Melihat Darius dan wanita itu membuat kekesalahan dihati Nabila menjadi memuncak. Ia menatap kearah Darius lalu menyela pembicaraan mereka berdua.

"Darius kenapa kamu antar cewek tidak kamu kenal ini pulang bareng kamu. Bisa saja cewek ini punya maksut lain dibelakang kamu."ucap Nabila menyela dan melarang Darius untuk mengajak wanita itu pulang bersamanya

Darius menatap Nabila dengan tatapan keheranan sebenarnya kenapa Nabila bersikap menuduh yang bukan-bukan pada Jihan. Apa maksut dari ucapan Nabila barusan.

"Kalau memang Jihan punya maksut lain gue nggak perduli."ujar Darius menjawab tanpa melepaskan genggaman tangan Jihan darinya dan menatapnya senang

"Apa maksut omongan Darius tadi!."batin Jihan bingung mendengar pembicaraan mereka yang malah mengaitkan tentangnya juga

Tanpa memperdulikan perkataan Nabila, Darius langsung membawa Jihan pergi bersamanya menjauhi mereka. Melihat Darius meninggalkannya lagi Alec pun juga menyusul sahabatnya itu dan mengabaikan Nabila yang sudah terlihat marah.

****

Diluar pintu hotel Jihan dengan paksa melepaskan tangan Darius darinya. Menjauhi Darius yang baru ia kenal beberapa jam yang lalu.

"Kenapa lo bawa dia pergi juga, apa kalian berdua saling kenal."bisik Alec tepat disebelah Darius menanyakan

Dilihat dari Darius membawanya dan bahkan sampai mengabaikan Nabila membuatnya sangat yakin. Jikalau mereka memiliki hubungan dekat tanpa ia ketahui.

"Dia cewek yang gue ceritain ke lo waktu itu."jawab Darius merendahkan nada suaranya kearah Alec memberitahu

"Bener dia ceweknya?."sahut Alec lagi terkejut dan tak menduga

"Mana mungkin gue bohong."jawab Darius membenarkan ucapannya sendiri

Menyadari kalau dua pria didekatnya sedang berbisik dan mengabaikannya. Jihan memutar bola matanya malas kenapa ia diabaikan oleh mereka berdua.

"Lagi ngomongin apa serius amat sampai bisik-bisik gitu?."ucap Jihan menyela pembicaraan kedua pria tersebut dengan tersenyum tipis

Kedua pria itu seketika tersadar dari obrolan serius mereka, Darius tersenyum tipis merasa canggung karena mengabaikan Jihan dan untuk Alec malah tertawa pelan melihat kearah wanita didekat Darius.

"Nggak ada apa-apa, biasa obrolan para cowok!."jawab Alec dengan akrab merahasiakan apa yang mereka bicarakan sesekali pandangan Alec tertuju pada Darius

"Lo jadi pulangkan, biar gue anter lo."toleh Darius yang masih ingin mengantarkan Jihan pulang

"Nggak usah gue bisa naik taksi gue nggak mau merepoti kalian lagi."jawab Jihan langsung menolak dengan sopan tidak ingin berutang budi banyak pada mereka

"Sama sekali nggak repotin, gue khawatir kalau lo pulang sendiri malam-malam begini."ujar Darius terdengar sedang memohon pada Jihan supaya ikut bersamanya

"Baiklah tapi gimana sama dia?."tanya Jihan menunjuk kearah pria disebelahnya yang sedari tadi terdiam ditempat

"Tenang dia bisa naik ojek sendiri."jawab Darius melirik kearah Alec yang seketika raut wajahnya berubah drastis

"Teganya-teganya dirimu, kita kesini bareng-bareng lo malah campakan gue dan milih cewek ini."ujar Alec mengusap dadanya berakting sedih dan diabaikan oleh sahabatnya yang satu ini

1
AYUJM.💜💜💜💜
Author hampir bingung ingin melanjutkan cerita ini atau nggak, jadi tolong kasih pendapat kalian tentang cerita Author yang satu ini.
Hanya itu aja sih dari author terimakasih atas waktunya yang saat ini baca/Bye-Bye//Smile//Grievance/
Octavio Gonzalez
Jangan nggak baca, sayang banget
AYUJM.💜💜💜💜: terimakasih, semoga suka maaf baru pemula kalau ada kata yang kurang nyambung..🙏👍
total 1 replies
Gaara
Kisahnya bikin baper thor, semangat terus menulisnya!
AYUJM.💜💜💜💜: makasih dukungannya baru pemula maaf kalau ada kata yang kurang jelas 👍🙏😊😊
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!