NovelToon NovelToon
Ketika Bos Dingin Jatuh Cinta (Devano Hanoraga)

Ketika Bos Dingin Jatuh Cinta (Devano Hanoraga)

Status: tamat
Genre:Tamat / Nikah Kontrak / Cinta pada Pandangan Pertama / Cinta Seiring Waktu
Popularitas:8.9M
Nilai: 4.6
Nama Author: Isti Shaburu

Devano Hanoraga, pria dingin yang super rich, perfeksionis, berkuasa, dingin, tegas dan tak takut mati yang menjadi pengusaha hebat dan tak kenal ampun selalu menjadi incaran para wanita yang selalu ingin hidup mewah tanpa ingin bekerja keras.

Ia tak sengaja menolong gadis cantik yang bekerja di Bar milik sahabatnya sebagai pelayan untuk membiayai kuliahnya saat dirinya dijual untuk melunasi hutang judi Kakak tirinya.

Yesica Anastasya, gadis cantik yang terpaksa bekerja di Bar untuk membiayai kuliahnya dan juga untuk membiayai Ibu tirinya yang pemalas dan Kakak tirinya yang senang berjudi.

"Jadilah wanitaku maka aku akan melunasi hutang Kakakmu." Devano.

"Aku bersedia menjadi wanitamu asal kau izinkaan aku melanjutkan studyku." Yesica.

"Deal."

Bagaimana kisah mereka selanjutnya?
Apakah Devano akan jatuh hati hingga sejatuh-jatuhnya pada sugar Baby yang ia tolong dan selamatkan dari Ibu dan Kakak tirinya?

Follow:
Fb: Isti
Ig: istikomah50651

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Isti Shaburu, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Episode 20

Kedua penjaga resepsionis tersebut menelan salivanya sulit kala melihat Kris yang datang, Febi yang merasa benar langsung maju untuk unjuk gigi berharap orang kepercayaan Bos besarnya itu akan memujinya.

“Ini Tuan, biasa ada wanita yang memaksa ingin bertemu dengan Tuan Vano, dan Dian dengan polosnya hendak menghubungi Tuan Vano untuk mengataka kalau ada wanita yang datang ingin menemuinya. Tapi Anda tak perlu khawatir karena saya sudah mencegah Dian untuk menghubungi Tuan Vano dan juga sudah memanggil security untuk menyuruhnya pergi.” Febi dengan kepercayaan diri yang tinggi berucap.

“Maaf, Tuan. Saya hanya ingin memberitahu Tuan Vano saja jika ada seorang wanita yang ingin menemuinya, saya hanya berpikir kalau Mbaknya ini takutnya tamu penting jadi saya berniat menghubungi Tuan Vano.” Dian menjelaskan dengan nada yang bergetar karena takut.

“Kamu.” Kris menunjuk pada Dian, sontak saja Dian sangat ketakutan karena ia merasa bersalah. “Jika lain kali wanita ini datang, kamu langsung antar dia menuju ruangan Tuan Vano, jangan biarkan dia suruh menunggu meski Tuan Vano sedang rapat sekalipun. Selain wanita ini dan keluarga Tuan Vano, tak ada yang diizinkan untuk masuk ke ruang kerja Tuan Vano. Paham?” ucap Kris menjelaskan status Yesica secara tak langsung, sontak saja hal itu membuat Dian sangat terkejut apalagi Febi, ia langsung mendelik pada Yesica dengan tatapan yang agak menghina.

“Baik, Tuan,” sahut Dian dengan nada takut tapi juga lega.

“Dan kamu.” Kris beralih menunjuk pada Febi. “Kamu bisa pergi kebagian HRD untuk mengambil sisa gaji kamu dan jangan datang lagi esok,” sambungnya seketika membuat kaki Febi lemas, tatapan tajam tanda permusuhan ia lontarkan pada Yesica, dengan mengentakkan kakinya Febi pergi meninggalkan meja resepsionis.

“Mari, Nona. Saya antar Anda menuju ruangan Tuan.” Kris memimpin jalan di depan menuju lift khusus diikuti oleh Yesica di belakangnya, terdapat perasaan lega dalam hati Dian ketika Kris pergi.

“Huh selamat, akhirnya bisa bernapas lega juga,” ucapnya mengelus dada lega.

Di depan pintu ruangan Devano, Kris membuka pintu setelah mengetuknya. Terlihat Devano yang sedang sibuk dengan pekerjaannya, ia hanya melihat sekilas kedatangan Yesica dan beralih pada berkas yang sedang dipegangnya.

“Tuan Vano masih banyak pekerjaan, Anda bisa duduk di sofa untuk menunggunya. Saya akan meminta seseorang mengantarkan camilan dan minum untuk Anda,” ucap Kris meminta Yesica untuk duduk menunggu Devano yang masih berkutat dengan pekerjaannya.

Yesica menuruti perkataan Kris, ia duduk di sofa yang tak jauh dari meja kerja Devano.

“Kris, terima kasih yah,” ucapnya dengan senyum ramah.

“Sama-sama, Nona.” Kris pergi setelah berucap demikian.

Kini hanya ada ia dan Devano saja di dalam ruangan tersebut. Sambil menunggu Devano yang sedang sibuk, Yesica memainkan ponselnya sambil sesekali melirik Devano.

‘Pantas saja banyak makhluk tuhan paling seksi dan cantik mengejarnya, karena Tuan Vano memang sangat tampan. Sudah tampan, kaya pula. Ibarat martabak tuh paket komplit banget dah. Ada asinnya dan ada gurihnya,’ batin Yesica mengamati Devano yang sedang sibuk.

“Apakah aku tampan?” tanya Devano kala Yesica melamun sambil menatap Devano yang sedang sibuk.

“Yah, Anda sangat tampan. Wanita yang menikah dengan Anda pasti akan sangat beruntung,” ucapnya tanpa sadar karena Yesica sedang dalam mode melamun.

“Bukankah wanita beruntung itu adalah kamu?” ucap Devano kembali seketika membuat Yesica tersadar dan malu, wajahnya memerah karena malu tertangkap basah telah melamun sambil menatap wajah Devano yang tampannya tiada tara.

“Maaf, Tuan. Anggap saya tak pernah mengatakan apa pun,” ucapnya dengan gagap.

Devano hanya terkekek geli melihat tingkah Yesica yang malu, ia melanjutkan pekerjaannya kembali dan Yesica kembali memainkan ponselnya hingga tak sadar ia sudah terlelap karena lelah.

Tepat pukul enam petang Devano selesai dengan pekerjaannya, ia melihat Yesica yang ternyata suda terlelap dengan sangat lelapnya. Devano berjalan mendekati Yesica dan berjongkok tepat di hadapannya.

“Kamu pasti lelah selama ini, harus kuliah dan juga bekerja,” ucapnya membenarkan posisi rambutnya yang menutupi wajahnya, Devano mengambil tas dan ponsel yang dipangku oleh Yesica dan memindahkannya kemeja.

“Mulai hari ini kau tak akan hidup menderita seperti itu lagi, aku yang akan menjamin semuanya untukmu asal kamu tetap berada disisiku,” sambungnya.

Devano lalu mengangkat tubuh mungil berisi tersebut dan berjalan menuju ruang istirahatnya. Ia membaringkannya secara perlahan di atas tempat tidur agar tak membangunkannya, setelahnya ia menghubungi Kris.

“Kris, pesankan aku makan malam. Nanti taruh di atas meja kamar saja, aku akan beristirahat sebentar. Oh iya, bawakan salin juga untukku dan gadis kecil, sepertinya malam ini aku akan bermalam dikantor,” titahnya, ia lalu mematikan panggilannya dan menaruh ponselnya di atas nakas.

Devano merebahkan tubuhnya di samping Yesica tidur, ia memandangi wajah polos, cantik dan tanpa make up tersebut dengan senyum tipisnya.

“Cantik,” gumamnya dan ia pun memejamkan matanya, tak butuh waktu lama Devano sudah terlelap, keduanya tidur sangat lelap sekali hingga tak menyadari kehadiran Kris yang datang mengantarkan makanan dan pakaian ganti untuk keduanya.

‘Anda pasti telah jatuh cinta pada gadis kecil tersebut, Tuan. Jika memang benar, maka saya akan melindunginya untuk Anda,’ batin Kris saat melihat Bos besarnya tidur begitu damai bersama dengan calon Nyonyanya.

“Saya harap Anda tak membuatnya kecewa dan sakit hati, saya berharap banyak pada Anda, Nona. Tolong dampingi Tuan Vano, buat Tuan bahagia maka saya akan mengabdikan hidup saya pada Anda juga,” gumamnya penuh harap pada gadis kecil yang sedang terlelap di samping Bosnya.

Devano tak pernah tidur selelap itu, biasanya ia akan terlihat begitu cemas dalam tidurnya hingga dahinya pun mengerut bahkan saat tidur.

Kris pergi meninggalkan Bosnya dan Yesica yang sedang terlelap, ia melanjutkan pekerjaannya di ruangan Devano karena masih ada beberapa dokumen yang harus ia periksa untuk rapat esok.

Tepat jam makan malam, Yesica membuka matanya. Ia mengerjapkannya beberapa kali dan mengedarkan pandangannya ke arah langit-langit ruangan yang terasa sangat asing baginya hingga ia menoleh pada sisi sampingnya dan terkejut hingga bangkit dari pembaringannya dengan memekik.

“Ah!!!”

1
Andariya 💖
haredang...haredang panas² nih.. akhirnya
Evalina
Mampus tu linda chelsea tauu
Evalina
Suka banget sama karakter chelsea dia tidak seperti wanita lain yg klo tau orang yg ia cintai mencitai orang lain pasti akan mencelakan orang menjadi penghalangnya mendapatkan cintanya
Fitri riasari Riasari
Luar biasa
Evalina
Mana ni yg bela rian dan bilang yesica kejam dan memang matre mana nih nah kan kita tau sekarang klo yesika udh ngasi kesempat tpi apa riyan mlah memimil stasus sosialnya, mana jga ni bilang klo vivi jga kejam padahal vivi cuman mau sahabatnya bahagia di tangan laki" tepat yg bisa menerima sahabatnya.
Evalina
Di buat nangis baca ini, apakah di dunia ini ada lelaki yg sama dengan devano?
Evalina
Vivi sama kris bener" kekk malaikat anjrr , kris yg begitu setia pa tuanya dan vivi yg selalu mendukung sehabatnyaa
Elaephela
Teletubis ya
Nina Pajrina
bagus cerita nya
Neng Alifa
hooh
Andariya 💖
yesika, yesika kamu akan bahagia nantinya
Andariya 💖
angel ini cemburu pastinya
Hera Wati
Luar biasa
Andariya 💖
angel..angel kamuu ini kepo banget
Atma Inatun Nikhma
Luar biasa
Merry Napitupulu
Cerita yang luar biasa
Iefana Farih
ya mau anu la Thor. apa lagi?
Uni Rahayu
Luar biasa
Mama Gezkara
emang kak othor udah pernah ke kuburan di Belanda? hihi
Mama Gezkara
ya Allah...kak othor.... aku syukaaa bangeet visualnyaaaa... syeksyiihhh
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!