*Tahap Revisi*
Karina terpaksa menikah dengan pria yang sama sekali tidak dia cintai, jangankan cinta mengenalnya pun tidak.
Namun, suatu hari ia dipertemukan dengan pria menyebalkan, dan ternyata dia adalah jodohnya. Parahnya lagi pria itu adalah Orang yang pernah melempar sampah dari balik mobilnya hingga mengenai kepala Karina.
Akankah Karina hidup bahagia setelah menikah dengan pria itu? Apalagi pria itu memiliki kekasih pilihannya, lalu bagaimana dengan nasib Karina selanjutnya 'setelah pernikahan?
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Agus irawan, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
[Author pov ]Bab 23: Rencana Memisahkan Adrian dengan Karina
Pagi itu Sherlly tengah Bersiap menjalankan misi jahatnya,Ia telah bersiap mengikuti kemanapun Karina pergi,sesaat kemudian Terlihat Karina dan ibu nya keluar dengan mobilnya "Tunggu itu kan Karina sama nyokap nya ,mau kemana mereka "Gumam Sherlly.
kemudian iya mengikuti mobil Karina yang baru saja keluar dari halaman rumah.
Jalanan yang begitu padat saat itu memaksa Sherlly untuk memutar arah agar tidak kehilangan jejak Dari Karina.
Namun saat iya berusaha memutar arah tiba_tiba saja ,ada mobil yang berhenti tepat di samping mobilnya "sial kenapa sih mobil ini malah berhenti di pinggir gw lagi" umpat Sherlly ' iya melongok dari jendela mobilnya dan memaki pengemudi di samping nya. " Woy bisa mundur in mobil lu dikit gak,gw mau putar arah nih" teriak Sherlly.
"Yaellah mbak gak usah ngegas juga kali nada bicaranya" timpal si mas yang marah karena di teriaki oleh Sherlly.
Dengan gesit Sherlly memutar arah,Untuk kembali mengikuti mobil Karina yang telah jauh dari pandangannya" Mana coba mobil si Karin,cepet banget sih Ngilangnya mereka" gumam Sherlly sambil menyetir serta menoleh ke kanan dan kiri jalan.
Kemudian pandangan nya tertuju pada sebuah Mobil berjenis sedan berwarna merah yang sedang terparkir di halaman gedung pengadilan agama dan diseberang nya kantor Advokat. "Itu kan mobil Karina sedang apa mereka disini" Sherlly bertanya_tanya pada dirinya sendiri.
saat iya akan turun tiba_tiba saja Icha eks ibunya Adrian pun terlihat sedang berada disana " woahhh gw tau pasti secepatnya Karina akan bercerai dengan Adrian yes...yes...yes..." Sherlly terlihat sangat gembira.
sesaat kemudian iya kembali Pada kenyataan bahwa kini hubungan nya dengan Adrian merenggang,setelah kejadian malam pertama pernikahan Adrian dengan Karina iya menjebak Adrian dan mengusir Karina dari hotel.
"Gw harus manfaatkan momen langka ini" seringai jahat Sherlly sambil memotret Karina yang berada di gedung pengadilan agama.
"Udah deh tinggal kirim ke Adrian " Ucap Sherlly dengan senyum miringnya.
Tringgg..."Bunyi pesan.
Adrian mengambil ponsel dari sakunya Dan membuka pesan yang dikirim Sherlly,Adrian sangat kaget melihat keberadaan Karina dan ibu mertuanya yang sedang berada di pengadilan agama" Jadi ucapan mamah tidak main main kali ini" Gumam Adrian dengan rasa sedihnya.
"Ini tidak bisa dibiarkan ,Aku harus pertahankan pernikahan ini" ucap Adrian seraya mencari kontak Karina "setelah mendapat kontak itu Adrian mengirim pesan menanyakan keberadaan Karina untuk mengetes kejujuran dari seorang Karina istrinya.
pesan
_______
"Kamu lagi di mana ? aku kerumah tapi tidak ada siapa siapa"
pesan off.
sementara ditempat lain Karina dan ibunya tengah berdebat mempermasalahkan Perceraian nya dengan Adrian "Mom tolong mommy pertimbangkan lagi ya,Karin tidak mungkin bercerai begitu saja Dengan Adrian mom" ucap Karina terhadap ibunya dengan Nada memohon.
"Tolong ya Karina kamu jangan bantah mommy,ini semua demi kebaikan kamu demi kita sayang" ucap ibunya yang tidak ingin memberi kesempatan terhadap Adrian menantunya.
"Mom tau kan kalau saja pappy masih hidup pasti pappy akan mendukung keputusan Karin, Terlebih lagi ini kan amanah dari pappy mom" ucap Karina yang terus membujuk ibunya ,Namun semua itu akan sia sia ,karena setelah tau Adrian pacaran dengan Sherlly iya tidak segan akan memenjarakan Adrian.
"Cukup Karina ,mom tidak mau mendengar apapun alasan dari kamu,Kecuali mereka minta maaf terhadap keluarga kita" Tegas ibunya , seketika Karina terdiam dan duduk di samping kemudi ibunya sambil menatap jalanan.
"Percuma aku membujuk mommy ,tidak akan pernah ada hasilnya huhhhhhhhhh" gumam Karina.
Adrian sangat gelisah menunggu balasan pesan nya dari Karina iya mondar mandir di dalam ruang kerja nya" Karina kenapa kamu belum balas pesan aku juga,Apa benar kamu setuju dengan perceraian ini" hati Adrian bertanya_tanya ,jalinan cinta yang baru saja terungkap ,Namun kini di ambang kehancuran.
saat iya duduk termenung tiba_tiba saja ada seseorang yang mengetuk pintu ruangannya "Tok...tok...tok..."
"Masuk"teriak Adrian terhadap seseorang yang ada di balik pintu.
kemudian orang itu pun masuk,Dan ternyata ialah Sherlly Sang pacar yang kini sudah tidak dianggap"Mau ngapain kamu kesini" Bentak Adrian.
Sherlly dengan santai melangkah mendekati Adrian" Owh santai sayang,Aku kesini sangat rindu dengan kamu apakah salah" ucap Sherlly dengan santai.
Kemudian Adrian dengan tatapan tajam nya Terhadap Sherlly iya mendorong nya , sehingga Sherlly memojok "ingat Sher mungkin saat ini kamu boleh saja masih bisa tersenyum dan mengancam ku,dengan kehamilan palsu kamu ' tapi sebentar lagi kamu akan mendekam di penjara " gertak Adrian terhadap Sherlly.
seketika Sherlly mencerna kalimat yang terlontar dari Adrian" Maksud kamu apa sayang ? yang jelas dong kalau bicara jadinya kan aku bisa menghalau bencana itu ' ingat Adrian sekali kamu bertindak gegabah maka perusahaan orang tua kamu taruhannya" ucap Sherlly dengan tegas.
"sial wanita ini" gumam Adrian sambil menatap dingin ke arah Sherlly.
Kemudian Sherlly kembali berbicara dengan nada ancaman dan setengah menggoda Adrian" Aku semakin tertarik melihat ketampanan dan keperkasaan kamu sayang apalagi saat malam itu" celoteh Sherlly dengar seringaian licik nya.
"Cukup Sherlly jangan ingatkan aku dengan malam itu,dasar wanita licik" Bentak Adrian Terhadap Sherlly.
"Sudah ah ,aku sibuk banget hari ini Dah sayang muach" ucap Sherlly dengan mengecup pipi tampan sang Adrian kemudian Sherlly pergi meninggalkan ruang kerja Adrian.
Saat itu Adrian sangat marah,namun keadaan dia saat ini tidak mungkin melawan Sherlly karena perusahaan Daddy nya sedang kolap ,Adrian mengambil tisu yang tersedia di meja mengelapkan ke pipinya dimana bekas kecupan Bibir berwarna merah milik Sherlly yang membekas di wajah tampannya "sungguh menjijikkan wanita licik itu" kurang ajar "gumam Adrian sambil melepaskan pukulannya ke atas meja "Brukkkkkk.
💕💕💕💕💕💕
🌹🌹💐💐💕💕