NovelToon NovelToon
Cinta Tulus Arumi

Cinta Tulus Arumi

Status: tamat
Genre:Cintapertama / Selingkuh / Romansa / Penyesalan Suami / Cerai / Model / Tamat
Popularitas:619.2k
Nilai: 4.9
Nama Author: El Viena2106

Di nikahi, Tapi tidak di sentuh sama sekali. Terdengar aneh memang. Tapi itulah yang di alami oleh Arumi Aini Wulandari, Karena sebuah saham Arumi harus menikah dengan pria matang pilihan ayahnya.

Damian Pangestu, Pria yang sempat Arumi kagumi dulunya. Arumi mengira menikah dengan pria itu ia akan hidup bahagia. Namun nyatanya tidak sama sekali. Arumi harus menelan pil pahit ketika pria yang berstatus suaminya enggan menyentuhnya sama sekali.

Justru sebaliknya, Damian lebih menghabiskan malam bersama wanita lain di bandingkan bersama istrinya. Bahkan pria itu kerap kali sering melakukan kekerasan terhadap Arumi sendiri.

Bahagia?

Tentu saja tidak! Tidak ada kebahagiaan sama sekali. Namun siapa Sangka di titik terendahnya, Seorang pria asing datang membuat hidup wanita tersebut berwarna.
•••••
"Maaf apabila aku lebih nyaman bersama pria lain. Karena kau tidak pernah memberikan kenyamanan itu sendiri " Arumi Aini Wulandari

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon El Viena2106, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Ku Tunggu Jandamu

"Aku cinta kamu..

"Apa!?

Arumi begitu terkejut saat wanita itu mendengar pengakuan cinta dari Brian. Ya, Kini keduanya tengah berada di dalam salah satu court food di Mall terbesar di kota itu. Keduanya tanpa sengaja bertemu setelah beberapa hari tanpa kabar.

Bukan tak sengaja lebih tepatnya Brian yang selalu melalukan pemantauan terhadap Arumi mengikuti kemana wanita itu pergi. Hingga akhirnya Brian mendekat dan menyapa wanita itu.

"Brian.. Kamu gak sedang bercanda kan?" Ya, Wajar saja Arumi bertanya sedemikian. Siapakah dirinya? Dia hanya seorang wanita yang cinta dan kehadirannya tidak di anggap sama sekali.

"Aku serius Arumi... Entah mengapa setiap aku bertemu dan dekat sama kamu, Aku selalu merasakan nyaman. Dan aku yakin aku telah jatuh hati ke kamu.." Arumi diam. Ia bingung ingin menjawab apa. Jika di tanya dia nyaman atau tidak bersama pria itu, Maka jawabannya adalah Iya..

Arumi sangat nyaman apabila berdekatan dengan Brian. Jika di tanya cinta atau tidaknya? Arumi belum bisa mengapresiasi kan tentang perasaannya.

"Brian.. Kau tahu kan? Aku ini masih berstatus istri orang..

"Ya, Aku tahu.." Siapa yang tidak tahu kalau Arumi adalah istri orang. Semua orang tahu itu.

"Aku tahu kau memang masih istri orang.. Tapi bukankah kau ingin bercerai dengan suamimu.."Arumi mengangguk. Rencana ia cerai dari Damian sudah bulat, Hanya saja ia belum punya alasan untuk cerai dari suaminya itu.

"Aku memang ingin cerai darinya.. Tapi sekarang aku masih bingung. Aku belum punya bukti buat alasan kenapa aku ingin minta cerai.. "Wajah Arumi lesu. Sepertinya wanita itu merasa putus asa. Selama menjadi istri Damian, Arumi tidak pernah tahu dimana saja tempat yang biasa Damian kunjungi. Bahkan kebiasaan di luar saja ia tidak tahu.

Arumi masih ingat dengan apa yang ia dengar saat itu. Arumi boleh meminta cerai asal punya bukti yang masuk akal. Karena jika tidak, Akan jadi bencana untuk perusahaan ayahnya. Tuan Arya cukup berpengaruh tentu saja Dendy merasa takut.

"Ini bisa menjadi bukti.." Brian memberikan ponselnya di hadapan Arumi. Arumi pun menerimanya, Mata wanita itu langsung membola ketika matanya melihat sebuah adegan dimana Damian melakukan kekerasan disana.

"Brian ini.. Ini di rumahku.. Dan bagaimana bisa..?" Arumi menatap Brian curiga, Bagaimana bisa di benda canggih milik pria itu terdapat rekaman cctv di dalam rumahnya.

Mengerti akan tatapan itu, Brian pun mencoba menjelaskan dengan sangat hati-hati.

" Maaf, Mungkin aku memang sangat lancang Arumi... Aku menaruh hati padamu sudah cukup lama.. Dan jujur aku tidak tega melihat kau terus-terusan tersiksa..Justru itu, Diam-diam aku meletakkan camera cctv di rumahmu.. Dan aku berharap semoga rekaman itu akan bermanfaat.." Mata Arumi berkaca-kaca. Ia tidak menyangka Brian bisa sepeduli ini terhadapnya.

Selama mengenal pria baru kali ini Arumi merasa sangat di perhatikan. Dua tahun hidup bersama pria yang berstatus suaminya, Tidak pernah sekalipun Arumi mendapatkan kenyamanan dan perhatian semacam itu.

"Kau tidak perlu khawatir... Aku akan membantumu..Aku akan membantumu lepas dari pria itu.." Sebelah tangan Brian terulur menggenggam tangan lentik Arumi. Tidak ada penolakan, Yang ada Arumi membalas genggaman tangan kekar artis papan atas tersebut.

"Kau benar-benar mencintaiku..?" Tanya Arumi memastikan.

" Ya, Kau masih ragu.. ?

"Bagaimana jika kau ingkar janji.. ?

"Tidak akan! Sudah ku bilang aku benar-benar mencintaimu..Aku mau kaulah yang menjadi istriku..

Deg!

Jantung Arumi berdetak lebih kencang dari biasanya. Sebuah ucapan yang sangat ingin ia dengar dari mulut Damian. Tapi pria itu tidak bisa.

"Tapi kita tidak akan bisa bersama Brian.. Aku masih istri orang..

"Akan aku tunggu di mana masa kau bukan istri orang lagi...Akan ku tunggu jandamu..

.

.

.

Tanpa di sadari, Arumi memberi peluang atau lampu hijau untuk Brian. Bagaimana tidak? Ucapan Arumi yang mengatakan bahwa " Aku masih istri orang " Sudah menunjukkan bahwa Arumi memberi kesempatan untuk sepupu Nalendra itu.

Kesempatan dimana Brian bisa memiliki Arumi setelah wanita itu berpisah dari suaminya, Damian. Lalu, Bagaimana dengan perasaan Brian?

Tentu saja pria itu senangnya bukan main. Yang penting mendapatkan hati Arumi dulu, Masalah restu orang tua gampang itu mah.

Brian sangat yakin seratus persen jika nanti ia akan mendapatkan restu. Entah keyakinan darimana tapi memang yakin itu timbul dari hati.

Keduanya masih berada di area pusat perbelanjaan. Lama tidak keluar sekalinya keluar Arumi begitu menikmati.

"Apa Kau hanya ingin jalan-jalan saja? tidak mau membeli barang atau apa yang kau butuhkan. " Tanya Brian kepada Arumi. Setelah kemarin keduanya belanja kebutuhan dapur Arumi, Sekarang Arumi pergi ke tempat itu hanya untuk melepas penat saja.

"Eum... Sebenarnya aku ingin membeli sesuatu, Sudah lama aku ingin..

" Kau ingin apa?

" Ayo ikut.."Arumi melangkahkan kakinya menuju ke tempat perhiasan. Ya, Sebuah gelang model rantai dengan kitir-kitir lucu menjadi pilihannya. Namun saat hendak membayar, Brian mencegahnya.

"Jangan.. Biar aku saja yang bayar..

"Tapi Brian aku.. e, Tidak perlu..

"Ssstt.. Anggap saja kenang-kenangan dariku.." Karena di paksa, Arumi pun mengalah. Bukan hanya gelang, Tapi Brian juga membelikan barang-barang lainnya.

"Sudah sore... Aku akan pulang.." Ucap Arumi seraya melihat jam yang melingkar di pergelangan tangannya.

"Biar aku antar..Kau datang tadi naik taksi kan?" Arumi mengangguk. " Daripada kau buang-buang uang untuk kang taksi mending uangnya untukku saja..

"Haha.. Baiklah aku ikut kau saja.." Keduanya pun masuk ke mobil mewah milik Brian. Setelah mobil melaju, Tanpa di sadari seseorang menatap mobil tersebut dengan keheranan.

"Itu si Brian bukan sih? Terus siapa wanita itu? Wah harus di selidiki tuh anak.. Awas ya kalo sampai bawa cewek yang gak bener..." Ucap seorang wanita paruh baya yang tak lain adalah mami Irene itu.

Sementara di dalam mobil. Brian menoleh ke arah Arumi yang gelisah disana.

"Kenapa? Kebelet?

",Enggak..cuman... Bri, kau yakin ingin mengantar ku sampai di rumah?

"Iya kenapa?

"Tidak.. aku hanya takut saja kalau.." Ucap Arumi menggantung.

"Arumi, Aku tahu.. seorang istri yang melawan suaminya itu dosa.. Tapi kau tidak boleh lemah. Kau harus menjadi wanita yang kuat dan tegas.. Lagipula, Suami mu itu tidak pernah peduli kan? Kau tidak boleh takut, Lakukan apa yang harusnya kau lakukan..." Arumi diam.

Ya, Selama ini dia memang terlalu lemah menjadi seorang wanita. Tidak ada ketegasan sedikitpun dari dalam dirinya. Mungkin karena itulah Damian menjadi semakin seenaknya saja terhadapnya.

"Sudah sampai.. " Arumi tersenyum, Wanita itu membuka seatbelt nya.

"Aku turun, Sampai jumpa kembali.. Tapi jangan sering-sering kita bertemu ya.. Aku tidak mau kau ikut kena getahnya nanti.." Brian tersenyum tipis mengerti dengan pesan wanita itu.

Arumi pun turun dari mobil Brian dan berjalan masuk sambil membawa beberapa paperbag disana. Begitu sampai di ruang tamu..

"Darimana saja kau?

Deg!

.

.

.

TBC

1
Ani
ceritanya bagus
Luar Biasa
banyak pelajaran dan pengajaran yang bagus.
👍👍👍👍👍
Ani
lah dikau tidak punya kaca kah di rumah..?

hukum tabur tuai itu nyata loh pak Dimas.
ayu cantik
suka
Diyah Saja
lahhhh 😄😄
Diyah Saja
aaaaaaaaaammmmmmmiiiiin 😄😄🤭
Yus Nita
karma itu langsung nyata
dan rada ny tak sanis kurma.. .
Tira Aneri
suuukaaa
Yus Nita
apakah nasib Dimas akan ber alhir di penjara juga...
Yus Nita
bersiapp lah ksu Dimas, dengan beribu penyedslan mu
Yus Nita
syikur2 Zayn dn pacar ny, mrmperlsku kan Liodra bsbu. srperti yg mereka laku ksn ke matisa. biar adil penderiraan ny
Yus Nita
bawa aja si calon pelakor tu Zyan. ksh pelajaran dan siksaan, sebagaimana kakak ny mrmerlaku kan Marissa.
hukum tabur tuai itu harus nyata. biar merka tau rada..
Yus Nita
syikuriin kau Fimas..
Cucu Abraham di lawan... 😀😭😀😀
kenabatu ny lo kan..
Yus Nita
dasar suami dan adik ioar Toxic.
istri ko di jafi kan pelayan buat adik ny
Yus Nita
pantas si cslon pelakor begitu. kakak ny selalu menuruti kemauan ny, meski tau itu salah, yg parah ny gak msu nyelilidiki bebar atau gak ny ucaosn adik ny
Yus Nita
benerbanget...
meetua adalah tuan rumah, menantu adalah tamu. jika tyan rmh ny menyambut baik tamu ny. pasti tamu ny juga baik.
tapi kku udah di sambut dengn baik, tapi tamuny betingkkah, itu tand ny tamu ny yg kurang ajar
Yus Nita
dasar muka temvok, kulit Badak bangetz nech si Nad - Nad
Yus Nita
ngelawak si Brian, 😀😀😀
Yus Nita
si jalang Finda apa kabar ny yach...
kok udah lama gak ada kabar ny 😁😁😁
Yus Nita
syukuriiin...
maka ny jamgan banyak bacot kau Nafine 😀😀😀
Yus Nita
klu srkali jalang, kemana pergi pun tetap jadi jalang
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!