NovelToon NovelToon
CEO SOMBONG VS GADIS KAMPUNG

CEO SOMBONG VS GADIS KAMPUNG

Status: tamat
Genre:Romantis / Komedi / Tamat
Popularitas:3.2M
Nilai: 4.8
Nama Author: Putri Tanjung

Seorang gadis kampung yatim piatu yang terpaksa tinggal bersama pamannya di kota Jakarta karena dia ingin melanjutkan pendidikannya. Hidupnya begitu sulit karena istri dari pamannya menjadikan Naomi layaknya seorang pembantu sampai akhirnya dia diusir tanpa sepengetahuan pamannya.

Naomi terpaksa bekerja sebagai pelayan restoran untuk memenuhi kebutuhan hidupnya yang tinggal sebatang kara di Kota Jakarta. Disaat yang sama, dia bertemu dengan seorang CEO tampan nan sombong.

Mampukah dia melanjutkan cita-citanya? Mungkinkah sang CEO jatuh cinta kepadanya?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Putri Tanjung, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Chapter 23

Deg deg deg.

Jantung Naomi berdegup kencang mendengar apa yang diucapkan oleh Kenzo, tiba-tiba ada rasa takut dan juga rasa penasaran terhadap laki-laki tersebut. Wajah Naomi terlihat merona merah dan hal itu membuat Kenzo yakin bahwa perempuan yang ada bersamanya saat ini sebenarnya juga punya rasa terpendam terhadap dirinya.

Benar-benar laki-laki yang tidak tahu malu, memangnya aku ini perempuan apaan. Bisa-bisanya dia mengajakku masuk ke dalam kamar mandi, dasar mesum. Gumam Naomi di dalam hatinya.

"Kenapa wajah mu merah seperti tomat? Apa kamu juga sangat berharap ada sesuatu antara kita?" tanya Kenzo yang narsis dengan perasaannya sendiri.

Naomi tidak menggubris apa yang dikatakan oleh Kenzo, dia berlari ke luar dan memanggil seorang perawat laki-laki, untuk membantu Tuan Kenzo karena dia ingin masuk ke kamar mandi membersihkan badannya dan Naomi tidak ingin tahu apa yang ingin dilakukan laki-laki tersebut.

Semua perawat yang ditugaskan untuk jaga di kamar Kenzo, sudah mengetahui bahwa laki-laki tersebut tidak punya penyakit suatu apapun, namun mereka semua tidak berani mengatakan hal yang sebenarnya kepada Naomi.

Di dalam kamar mandi, Kenzo langsung mengusir perawat tersebut hanya dengan pandangan tajam yang menakutkan. Kenzo mengatakan bahwa dia bisa mandi sendiri tanpa bantuan seorang perawat, karena dia bukan orang yang berpenyakitan ataupun seorang pasien.

"Kamu sebaiknya ke luar saja, karena saya bisa sendiri melakukannya tanpa bantuan seorang perawat seperti mu."

"Baiklah, Tuan Kenzo," jawab perawat itu meninggalkan Kenzo di dalam kamar mandi.

Perawat laki-laki itu pun ke luar meninggalkan Kenzo di kamar mandi sendirian, sehingga membuat Naomi yang masih berada di dalam ruangan menjadi tidak mengerti dan bertanya-tanya.

"Loh, Bang perawat. Kenapa Tuan Kenzo nya dibiarkan sendiri di dalam kamar mandi? Emangnya dia bisa mandi sendiri? Bukankah selangkangannya masih sakit?" tanya Naomi merasa bingung terhadap perawat laki-laki tersebut.

"Saya sudah membantu nya, sekarang giliran dia mandi sendiri karena dia tidak memerlukan saya lagi. Kamu tidak usah khawatir pacarmu baik-baik saja kok di dalam sana sendirian, dia nggak bakalan jatuh ataupun masuk ke kloset pembuangan kotoran hahaha," canda perawat tersebut sambil tertawa ke arah Naomi.

"Abang bisa saja bercandanya, mana mungkin lah orang segede gajah gitu bisa masuk ke dalam kloset, palingan kalau dia kepleset kakinya tuh yang nyemplung hahaha, itupun kalau klosetnya yang biasa. Nah kalau klosetnya kloset duduk, apanya yang bakalan masuk ke dalam lubang kotoran?" tanya Naomi ikut tertawa menanggapi perawat tersebut.

"Tentu saja yang masuk ke lubang kotoran segala isi perutnya hahaha," jawab abang perawat tersebut masih dalam keadaan tertawa.

Kenzo yang masih berada di dalam kamar mandi mendengarkan tawa antara Naomi dan perawat laki-laki tersebut. Dia merasa jengkel dan kesal, karena Naomi bisa tertawa dengan bahagia bersama perawat itu. Padahal jika bersamanya, Naomi selalu saja jutek dan tak pernah ramah jika berbicara dengannya.

Dasar gadis kampung sok jual mahal sama gue. Padahal sama perawat biasa saja yang sudah jelas-jelas tidak punya apa-apa, dia bisa tertawa dengan lepas dan juga bebas. Batin Kenzo merasa tidak terima dengan tindakan Naomi yang membedakan dirinya dengan orang lain.

"Okelah kalau begitu, saya pamit ke luar dulu, karena pacar kamu sepertinya bakalan baik-baik saja. Jadi kamu tidak usah khawatir, permisi." ucap perawat laki-laki tersebut sambil meninggalkan Naomi yang masih duduk bingung di atas sofa dalam kamar VIP Cempaka tersebut.

Tiba-tiba, Kenzo memanggilnya dari dalam kamar mandi karena dia lupa membawa handuk untuk dipakainya.

"Hei Singa Betina, ambilkan handuk gue yang ada ada di samping lemari rumah sakit, karena tadi gue lupa membawanya ke sini!" perintah Kenzo pada gadis tersebut sehingga membuat Naomi merasa bertambah kesal.

Naomi mendengarkan apa yang disuruh oleh Kenzo namun dia tidak menjawabnya, tetapi dia langsung mengambilkan handuk yang dimaksud untuk diberikannya kepada laki-laki sombong tersebut.

Tok tok tok.

Naomi mengetuk pintu kamar mandi untuk memberikan handuk yang sudah ada di tangannya.

"Ini handuk nya, Tuan Kenzo," ucap Naomi berdiri di depan pintu kamar mandi.

"Ya, Kamu bawa masuk ke sini handuk nya, masa gue ke luar dari kamar mandi?" jawab Kenzo dari dalam kamar mandi itu sambil menahan tawa karena mengerjai gadis itu.

"Apa Kamu bilang!? Masuk ke dalam sana? Dasar gila mesum, aku nggak mau masuk ke dalam kamar mandi karena kamu sekarang pasti sedang telanjang kan?"

Naomi bertambah jengkel dengan permintaan yang diharapkan oleh Kenzo.

"Naomiiii! Mana handuknya? Kalau kamu tidak mengantarkan handuknya ke sini, maka aku akan melaporkan ke pihak rumah sakit, bahwa biayaku selama di rumah sakit, Kamu yang akan menanggungnya," ancam Kenzo dengan suara keras.

"Dasar laki-laki nyebelin, bisanya hanya mengancam dan selalu mengancam ku. Iya-iya aku masuk ke dalam sana. Awas aja kalau kamu sedang telanjang, maka akan ku tendang burungmu sampai hancur," ujar Naomi mulai membuka daun pintu kamar mandi dengan perlahan.

Ceklek.

Naomi membuka daun pintu tersebut sambil memejamkan kedua matanya. Dia berjalan masuk ke dalam hanya dengan meraba dinding di sebelah kanannya.

Kenzo yang melihat tingkah Naomi berjalan dengan menutup mata, dia tersenyum dan langsung punya ide yang jail untuk mengerjai gadis tersebut. Kenzo berjalan tanpa mengeluarkan suara ke arah dinding yang menjadi pegangan tangan Naomi.

"ini handuknya Om Kenzo," ucapnya sambil memberikan handuk dengan tangan kirinya dalam keadaan mata masih tertutup.

"Kamu melangkah sedikit lagi, baru sampai kepadaku, mana handuknya? Ayo cepetan! Lelet amat jalanmu kayak keong," ejek Kenzo sambil tersenyum licik.

Naomi melangkah lagi ke depan hingga menubruk tubuh kekar Kenzo yang belum menggunakan pakaian kecuali hanya dalaman bagian bawah.

Naomi terdiam kaku, lalu meraba dada Kenzo tanpa sengaja dan akhirnya dia pun membuka matanya, serta melotot seolah tak percaya dengan apa yang sedang dilihatnya.

Oh my God tubuhnya sangat indah sekali, hati Naomi bicara sedangkan matanya melotot ke arah dada Kenzo tanpa berkedip.

"Apa kamu terpesona dengan tubuhku? Raba saja terus, aku ikhlas kok," ujar Kenzo menatap wajah Naomi yang langsung menjadi merah, karena merasa malu ketahuan melihat tubuh pria itu dengan tatapan yang lama.

"Siapa yang terpesona? Biasa saja kok, di kampung banyak tuh laki-laki mandi di sungai gak pakai baju kayak kamu," ucap Naomi sambil membalikkan badannya karena merasa sangat malu melihat dada bidang laki-laki tersebut.

tiba-tiba saja Kenzo menarik tangan Naomi.

"Jika kamu memang tidak tertarik sama sekali melihat tubuhku, coba kamu buktikan! Balikkan badanmu dan lihat bola mataku, apa kau memang sanggup melakukannya," tantang Kenzo sengaja ingin menjahili Naomi.

"Maaf Tuan Kenzo yang terhormat dan juga sombong, aku tidak tertarik untuk membalikkan badanku melihat tubuhmu yang masih bau," ucap Naomi menghempaskan tangannya yang dipegang oleh Kenzo.

Naomi berlari ke luar dari kamar mandi tersebut dengan wajah berwarna merah merona karena merasa malu sendiri mengingat kejadian yang barusan di liatnya.

Astagfirullahaladzim, mataku sudah ternoda melihat tubuh kekar laki-laki tersebut, ya Allah tapi indah sekali.

Naomi senyum-senyum sendiri di dalam ruangan inap Kenzo, mengingat dada bidang kotak-kotak milik laki-laki yang sedang ia jaga saat ini.

Mikirin apa sih aku, lama-lama aku bisa ikutan mesum kayak dia nih. Batin Naomi bicara menolaknya.

Kenzo ke luar dari kamar mandi dengan memakai handuk saja, Naomi kembali menahan salivanya melihat dada pria tersebut. Lalu dia tersadar dan menutup muka dengan kedua tangannya.

Tanpa Naomi sadari, Kenzo sudah berdiri persis di depan Naomi yang sedang duduk di sofa hanya dengan menggunakan handuk.

Apakah tujuan kenzo berdiri di depan Naomi yang sedang menutup wajahnya?

\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=

Jangan lupa tinggalkan jejak anda dengan like komen dan vote ya. Baca juga OB KERUDUNG BIRU karya author yang sama. Terima kasih.

1
Mazree Gati
amnesia,,,end,,,
RatuElla11: halo ka, mampir juga yuk ke karyaku, "Istri Simpanan Pemuas Tuan Eden."
total 1 replies
Qaisaa Nazarudin
Cerita novel yg aneh menurut ku,PELAKUNPENABRAKAN BISA DI BAIKIN DAN DI AJAK CARI SARAPAN,WKWKWKWKK...
Qaisaa Nazarudin
Rio Rio udah nabrak orang aja bangga,Kenapa Bimo dan Kenzo gak laporin dianke polisi aja,Apa pun alesannya nabrak tetap aja kasusnya berat,Enak aja dia bilang hanya seujung kuku,Om Bimo juga bikin aku heran,kok diam aja di depan Rio,Udah tau Rio pelakunya..ckkk
Qaisaa Nazarudin
Lucu sekali tanggapan mereka ke sepupu sendiri,Pasti dari kecil mereka gak pernah ketemu atau jarang ketemu,Makanya gak deket sama sepupu..
Milena Alicia
lanjut Thor....... sangat mengemaskan...lucu
Durga Takur
keren jg lucu karyamu thor
Lisma Yulita
cerita 👍
Lisma Yulita
😂😂
Julik Rini
usia 28 tahun kok o on bingit
Julik Rini
Mimin, Dumin, nom nom
Julik Rini
terpesona dengan singa betina😄😄 Kenzo oh Kenzo
Julik Rini
pertemuan ke3
Julik Rini
pertemuan kedua
Julik Rini
lanjut
arvina agus
Ceritanya menarik sekali
Sairah Romi
bgus crita ny. kenzo tar berjodoh ya
LENY
Rio gak tahu diri jd gak suka. Naomi jg gak menghargai calon suami dan kayak gak tahu terima kasih ya
Allia Alliandry
keren Lo karya mu... semoga aja cerita nya tdk berputar putar seperti baling2 bambunya Doraemon. PGN bgt endingnya Kenzo dn Naomi bahagia
LENY
DITA GAK TAHU MALU DAN JAHAT ADUH MAU BUNUH NAOMI LG IBLIS
LENY
Rio ini gak tahu diri juga
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!