NovelToon NovelToon
Papa Sambung Idaman

Papa Sambung Idaman

Status: tamat
Genre:Romantis / Komedi / Tamat
Popularitas:2.9M
Nilai: 5
Nama Author: Ita Yulfiana

Nasib yang seharusnya miris justru berubah menjadi manis. Begitu Salsa memutuskan untuk bercerai dengan Rendy, suaminya yang tukang selingkuh itu, Salsa lalu membawa putra semata wayang mereka untuk pergi meninggalkan rumah besar Keluarga Wijaya.

Namun tidak disangka, takdir justru mempertemukan Salsa dan Haikal dengan Aryesh, seorang pria single berusia 28 tahun yang siap memberikan kasih sayang seorang papa yang sangat tulus untuk Haikal.

Penasaran dengan kisah mereka? Yuk, baca kisah serunya disini.

Jangan lupa berikan dukungannya jika kalian suka dengan ceritanya ya.😊

Happy Reading💞

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Ita Yulfiana, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 23

Salsa
Salsa
Tapi, Mas.
Salsa
Salsa
Kalau kita benar-benar menikah, bagaimana dengan Haikal?
Salsa
Salsa
Saya tidak akan pernah sanggup untuk hidup berjauhan dengannya.
Salsa
Salsa
Dia satu-satunya harta paling berharga yang saya miliki, Mas.😢
Aryesh
Aryesh
Kamu tenang saja, Sa.
Aryesh
Aryesh
Aku akan mencari waktu yang tepat untuk menjelaskan keberadaan Haikal pada papa dan mamaku.
Aryesh
Aryesh
Aku juga menyayangi Haikal.
Aryesh
Aryesh
Aku sudah menganggapnya seperti anakku sendiri.
Aryesh
Aryesh
Aku juga tidak mungkin tega menelantarkan dia.
Salsa
Salsa
😢
Aryesh mengusap air mata Salsa menggunakan kedua ibu jarinya.
Aryesh
Aryesh
Sudah, jangan menangis.
Salsa
Salsa
Lalu bagaimana jika seandainya kedua orang tua, Mas menolak saya dan Haikal?
Salsa
Salsa
Mas Aryesh pasti akan tetap dinikahkan dengan gadis pilihan orang tua, Mas 'kan?
Salsa
Salsa
Kalau saya bisa kasih saran, lebih baik kita akhiri sandiwara ini sebelum semuanya terlambat.
Aryesh
Aryesh
Tidak, Sa.
Aryesh
Aryesh
Aku tidak mau.
Aryesh
Aryesh
Kalau pun mereka menolak kamu dan Haikal, aku akan kembali seperti sebelumnya. Memberontak dan menghindar dari mereka.
Salsa
Salsa
Mas!
Salsa
Salsa
Jangan lakukan itu lagi. Saya mohon.
Salsa
Salsa
Mas Aryesh seharusnya bersyukur karena kedua orang tua, Mas masih hidup. Jadi tolong hargai mereka selagi mereka masih ada, Mas.
Salsa
Salsa
Mas tidak tahu bagaimana rasanya kehilangan kedua orang tua yang teramat sangat kita sayangi.😭
Melihat Salsa menangis, Aryesh segera membawa Salsa ke dalam pelukannya. Dia berusaha untuk menenangkannya.
Aryesh
Aryesh
Maaf.
Aryesh
Aryesh
Terima kasih karena sudah mengingatkanku.
Aryesh
Aryesh
Aku berjanji tidak akan mengulangi kesalahan yang sama pada mereka.
Setelah Salsa sudah berhasil ditenangkan, mereka berdua pun lalu kembali ke meja makan.
Tadi Aryesh sudah memutuskan untuk mengatakan yang sebenarnya pada kedua orang tuanya. Kalau pun kedua orang tua Aryesh akhirnya tidak setuju setelah mengetahui kenyataan bahwa Salsa memiliki seorang anak, terpaksa mereka harus menghentikan sandiwara mereka cukup sampai di situ saja.
Pak Maulana (Papa Aryesh)
Pak Maulana (Papa Aryesh)
Bagaimana? Kalian setuju 'kan untuk melangsungkan pesta pernikahan kalian bulan depan?
Liana (Mama Aryesh)
Liana (Mama Aryesh)
Iya. Kami sangat berharap kalian berdua tidak akan menolak, Nak.
Aryesh
Aryesh
Pa, Ma. Sebelumnya, Aryesh mau membicarakan sesuatu yang sangat penting pada kalian berdua.
Pak Maulana (Papa Aryesh)
Pak Maulana (Papa Aryesh)
Jika yang ingin kalian katakan adalah alasan penolakan, lebih baik kalian berdua tidak usah bicara.
Pak Maulana (Papa Aryesh)
Pak Maulana (Papa Aryesh)
Kami tidak akan mau menerima alasan lagi.
Pak Maulana (Papa Aryesh)
Pak Maulana (Papa Aryesh)
Apa lagi yang membuat kamu mau menunda pernikahan lagi, Aryesh? Apa lagi? Hah?
Pak Maulana (Papa Aryesh)
Pak Maulana (Papa Aryesh)
Usia kamu itu sudah hampir kepala tiga, Nak dan sekarang kamu juga sudah mapan.
Pak Maulana (Papa Aryesh)
Pak Maulana (Papa Aryesh)
Calon? Kamu sudah punya calon sendiri? Jadi apa lagi?
Pak Maulana (Papa Aryesh)
Pak Maulana (Papa Aryesh)
Jangan bilang karena kalian masih ingin saling mengenal lebih dalam lagi. Papa tidak akan menerima alasan seperti itu. Alasan seperti itu hanya alasan klasik. Itu sudah tidak mempan jika kamu pakai pada Papa.
Pak Maulana (Papa Aryesh)
Pak Maulana (Papa Aryesh)
Jadi lebih baik kalian menurut saja apa kata kami. Lagi pula kami melihat kalian berdua sudah saling mencintai, jadi untuk apa lagi menunda-nunda.
Liana (Mama Aryesh)
Liana (Mama Aryesh)
Yang dikatakan Papa kamu semuanya benar, Nak. Lebih baik kalian berdua menuruti saja apa kemauan kami.
Liana (Mama Aryesh)
Liana (Mama Aryesh)
Yang kami inginkan itu untuk kebaikan kalian berdua. Tidak ada buruknya sama sekali.
Liana (Mama Aryesh)
Liana (Mama Aryesh)
Apalagi kami berdua sudah tua. Yang kami harapkan sekarang hanyalah menimang cucu dari putra tunggal kami.
Liana (Mama Aryesh)
Liana (Mama Aryesh)
Seandainya Papa dan Mama punya anak yang lain, mungkin kami tidak akan terlalu mengekang kalian seperti sekarang ini karena kami masih punya harapan kepada anak kami yang lainnya.
Liana (Mama Aryesh)
Liana (Mama Aryesh)
Tapi karena anak kami cuma kamu satu-satunya, kami pun tidak punya pilihan lagi selain meminta pada kamu, Nak.
Aryesh merasa bingung. Padahal dirinya belum mengungkapkan apa sebenarnya yang ingin dia katakan. Tapi orang tuanya sudah berkomentar panjang kali lebar.
Aryesh
Aryesh
Mungkin ini bukan saat yang tepat untuk mengatakannya kepada mereka. Lebih baik aku mencari waktu yang tepat untuk menjelaskan pada papa dan mama mengenai Haikal. *Batin*
1
Kaylla
buciin
🌸ラヒマ🌸
kalau di dunia nyata ini kejadian freak banget sih ,iya secara nggak punya tujuan tapi pengen numpang itu pasti bakal aneh banget ,orang yang numpangin juga pasti bakal kayak "apaan sih ini orang gak jelas banget"
Les Tary
ribet bgt mau bacanya..klik klik muluk
Laila Nur
bagus
Susi Lawati
lanjutkan
Desak Alit
bagus
Dia Astuti
lanjut
Anggi Ladyrose
👍
Fiona jago
kesian sekali karena hakila taya kepada ibu ya seperti itu
Fiona jago
iya
AxCelL
PD sangat ya mba
AxCelL
jiwa menjomblo meronta
AxCelL
woi jgn diumbar juga
isnani msi
Terima kasih thoor ceritanya sangat menarik n inspirasi bangeet
isnani msi
belum waktunya papa aryes...bersabarlah
isnani msi
Nasib ketiga antagonis sdh terdeteksi
isnani msi
ngapain selingkuhannya luci
isnani msi
hukuman hery n ella nikaaah
isnani msi
ternyata usulan salsa
isnani msi
herry jgn merenda
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!