Hai jumpa lagi dengan novel ketigaku, kisahnya hampir sama dengan dua novel terdahulu tentang percintaan beda usia yang sering terjadi disekitar kita
Novel ini mengisahkan tentang percintaan seorang gadis cantik Aisyah Humairah gadis yatim piatu berusia 18 tahun dan duda beranak satu Reynold Baskoro seorang CEO tampan dan hot Daddy berusia 40 tahun.kisah cinta mereka yang terkendala usia dan status.
Bagaimana kisah percintaan mereka apakah mereka akan bersatu? atau justru mereka menyerah dengan keadaan.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon pejuang receh, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
ungkapan perasaan
" Kok wajahnya pada kaget gitu memang ada apa ya" tanya Cindy heran melihat nya.
" Emhhh...kami tadi lagi membahas masalh sekolah,Iyakan Aisyah" sahut Reynold memberi kode kepada Aisyah.
"i..iya cindy,kakak kan bentar lagi tamat tapi kakak mungkin satu tahun ini mau kerja dulu tadi membahas itu" ucap Aisyah memberikan penjelasan supaya Cindy tidak curiga.
Mereka pun makan dalam diam,Cindy memakan steaknya sedangkan Reynold mie goreng dan Aisyah gado-gado kebetulan di tempat mereka makan selain menu Nusantara Jakarta juga ada menu western nya.Aisyah masih mencerna perkataan Reynold ia makan dengan pelan.
" Kak gak enak ya gado-gado nya kok dikit makannya" tanya Cindy.
" Kalau gak enak ganti aja menu yang lain Aisyah" sahut Reynold.
" Nggak usah om, gado-gado nya enak kok" jawab Aisyah .Aisyah pun cepat-cepat makan gado-gado nya.Reynold pun menatap Aisyah ia merasa lucu melihat tingkah Aisyah yang makan dengan tergesa-gesa.
" Pelan-pelan makannya Aisyah nanti kesedak" ucap Reynold.Ia tahu Aisyah masih menimbang perkataan nya tadi makanya ia tidak fokus.
Aisyah tidak berani menatap Reynold.Apa yang harus dijawabnya,apa benar papanya Cindy menyukainya.Aisyah pun masih menimbang untuk menjawab pertanyaan dari Reynold.Dia bimbang dengan hatinya.Memang ada perasaan beda saat ia pertama jumpa dengan Reynold apakah itu perasaan menyukai.Aisyah belum pernah jatuh cinta dan ini pengalaman pertama untuk nya.Ya Allah perasaan apa ini,apakah aku mesti menerima pernyataan cinta Reynold,apakah aku telah ia cinta batin Aisyah.
Setelah selesai makannya mereka pun segera pulang karena hari sudah semakin sore dan sebelumnya mereka sholat magrib di salah satu musola yang ada di mall.
Reynold melihat Aisyah yang sudah selesai sholat karena antri ia menunggu diluar karena giliran Cindy.Reynold menghampiri Aisyah.
"Aisyah...kita duduk disana sambil menunggu Cindy" sahut Reynold sambil menunjuk kursi kosong.Aisyah pun mengikuti Reynold.Mereka pun duduk berdua.
"Aisyah...mungkin kamu kaget dengan perkataan saya tadi,jujur Aisyah dari pertama saya melihatmu,saya sudah terpesona dan jatuh cinta pada pandangan pertama,saya tidak bisa memungkiri perasaan ini,mungkin kamu bilang saya ini gombal atau apapun ,walaupun saya kamu anggap sudah tua tidak cocok tapi itulah ungkapan perasaan saya yang paling jujur" ungkap Reynold pelan dan menarik napasnya.
Sedangkan Aisyah hanya terdiam membisu ia tidak tahu mesti menjawab apa.
" Saya tidak butuh jawaban kamu sekarang,saya tahu kamu pasti shock mendengarnya,kamu boleh memikirkannya mau menerimanya atau tidak yang penting saya sudah mengungkapkan perasaan ini" ucap Reynold pelan .Jujur ia takut ditolak tapi ia harus sadar diri dengan perbedaan usia mereka yang cukup jauh,mungkin Aisyah akan menerima dengan yang sepadan dengannya.Sedangkan dirinya seorang duda yang sudah berumur 40 tahun.Rasanya Reynold terlalu berangan tinggi.
" Om,kasi waktu Aisyah untuk berpikir,Aisyah pun tidak tahu dengan perasaan Aisyah saat ini" ucap Aisyah sambil tersenyum dan memandang Reynold sekilas.
"Bisa saya minta nomor hp nya?".Sambil mengeluarkan hp dan menyerahkan kepada Aisyah untuk diketik nya.Aisyah pun mengetiknya dan setelah selesai ia menyerahkan hp kepada Reynold.Reynold pun langsung menyimpan nomor Aisyah.
' Tapi Aisyah hanya hp jadul om jadi hanya bisa SMS dan nelpon" ucap Aisyah tanpa ada rasa malu karena memang begitulah keadaan nya untuk apa ia tutupi.
" Gak apa yang penting masih bisa nelpon" ucap Reynold dan tanpa sadar tangannnya mengusap kepala Aisyah yang ditutupi jilbabnya.Aisyah pun kaget secara reflek Reynold pun menarik tangannya.
" Maaf..." ucap Reynold.Dan dari arah Musala terlihat Cindy yang keluar.Cindy melihat papa nya dan Aisyah segera menghampiri.
" Udah selesai nak ayo kita pulang" sahut Reynold.Mereka pun berjalan menuju parkiran.Didalam mobil Aisyah terlihat agak kikuk karena selalu di pandang Reynold melalui kaca spion.Hanya terdengar suara Cindy yang lebih banyak bercerita untuk memecah kesunyian.
Jangan lupa like dan komen serta vote dan bintang lima.Kayaknya kurang vote deh jadi gak semangat nulisnya.
dan berharap, tetaplah berimajinasi unt memanjakan para pembaca🥰