Angelica, seorang gadis yang cantik.dijodohkan oleh ayahnya dengan seorang direktur perusahaan di perusahaan ayahnya yang belum pernah ia temui.ia pun pergi menuju ke Singapura untuk memenuhi janji ayahnya meskipun hatinya tidak rela.
di perjalanan, tuan muda max berpapasan dengan pesawat yang ditumpangi Angelica, langsung terpukau dengan kecantikan Angelica dan memutuskan untuk menahannya untuk melayaninya.meskipun semua itu max lakukan dengan penuh kelembutan.tetap saja perlakuan itu membuat Angelica sangat membenci max
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Sylvia Rosyta, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
22
" terima kasih ayah...." ucap Angelica
setelah itu Angelica meminum air pemberian ayahnya tanpa curiga sedikitpun.
" oh iya ayah apa Ryan juga ada disini....??? " tanya Angelica
" iya nak dia ada disini....sini akan ayah perkenalkan kau dengan Ryan...." ucap Andre
setelah itu Andre memanggil Ryan untuk di perkenalkan kepada Angelica.
" halo....saya Ryan" sapa Ryan
" halo Ryan....aku Angelica....senang bertemu denganmu" ucap Angelica
" kamu Angelica????? wah...kamu cantik sekali....by the way kenapa kamu tidak datang menghampiriku??? " tanya Ryan
" ceritanya panjang Ryan....maaf karena sudah membuat pernikahan ini batal" ucap Angelica.
" no problem Angelica...." jawab Ryan
dalam pembicaraan itu....tiba tiba saja tubuh Angelica merasa sangat kepanasan.ia tidak tahu kenapa dengan tubuhnya.ryan dan Andre merasa senang karena rencana yang mereka buat berhasil.
Ryan pun memanfaatkan situasi ini untuk membawa Angelica ke kamar tamu.
" kamu kenapa Angelica???? " tanya Ryan
" aku tidak tahu....tiba tiba saja aku merasa tidak enak badan...." jawab Angelica
" mau kubantu antar ke kamarmu???? " tanya Ryan
" tapi kamarku agak jauh dari sini...." jawab Angelica
" kamar tamu ....aku akan mengantarmu kesana supaya kamu bisa beristirahat...." ucap Ryan
" tidak apa-apa Ryan...aku bisa kesana sendiri" jawab Angelica
rencana Ryan mengantar Angelica ke kamar tamu gagal.tapi ia membuntuti Angelica dari belakang tanpa sepengetahuan dari Angelica.
Angelica berjalan menuju ke ruang tamu dengan langkah yang tak beraturan.matanya buram,tubuhnya sangat panas.
sesampainya Angelica disana Angelica langsung mengambil air minum dan meminumnya.tapi saat sedang minum, Angelica dikagetkan dengan kehadiran Ryan di kamar tamunya.
yang membuat Angelica heran kenapa Ryan mendatanginya dan mengunci pintu kamarnya.
" Ryan....kau....untuk apa kau datang kemari???? dan mengapa kau mengunci pintunya???? cepat berikan padaku kuncinya!!!! " ucap Angelica
" tidak....aku tidak akan memberikan kunci ini" jawab Ryan
" kau sudah gila ya.... cepat kemarikan kunci itu" ucap Angelica sambil berusaha untuk mengambil kunci di tangan Ryan
" tidak Angelica sayang...." jawab Ryan sambil mendorong tubuh Angelica ke ranjang
" kau.... berani beraninya kau mendorongku....cepat berikan kunci itu padaku dan keluar dari sini...." ucap Angelica
Ryan pun memegang wajah Angelica dengan erat dan berkata
" tidak Angelica....tidak malam ini.karena aku ingin menghabiskan malam ini denganmu dan menikmati setiap tubuhmu itu" ucap Ryan sambil memasukkan tangannya ke dalam gaun Angelica dan meremas kasar kedua gundukan dada Angelica
" singkirkan tanganmu dariku....tolong keluar dari sini!!!! " bentak Angelica
" TIDAK.....aku sudah sampai pada tahap ini dan aku tidak bisa untuk melepaskannya begitu saja.kau tahu....ayahmu punya hutang sangat besar padaku,dan sebagai jaminannya kau harus menikah denganku.tapi apa yang kamu lakukan???? kau tidak datang padaku....jika aku tidak bisa menikahimu maka setidaknya aku bisa merasakan tubuhmu itu...." ucap Ryan
plakkkkk tamparan tangan Angelica membekas di pipi Ryan dan langsung membuat Ryan semakin marah pada Angelica.
" kau menamparku....kalau begitu tidak ada ampun " ucap Ryan
setelah itu Ryan langsung merobek semua gaun yang dipakai angelica.ia remas dengan kasar kedua gundukan dada Angelica yang masih tertutup Dengan bra.sementara itu Angelica berusaha untuk bangkit dan kabur dari tubuh Ryan dan meminta tolong.tapi tidak ada yang mendengarnya.
Ryan kembali menarik tubuh Angelica ke ranjang hingga membuat dahi Angelica berdarah tertatap besi ranjang.
banyak sekali novel yang sudah kau tulis.../Ok/
hormat untuk suhu/Determined/