NovelToon NovelToon
Obsesi Sang Wali : Jatuh Dalam Jerat Gairah

Obsesi Sang Wali : Jatuh Dalam Jerat Gairah

Status: sedang berlangsung
Genre:CEO / Cinta Terlarang / Anak Yatim Piatu / Beda Usia / Cinta Seiring Waktu / Pengasuh
Popularitas:12.7k
Nilai: 5
Nama Author: Mul_yaa

Dia amanah yang harus dijaga, sekaligus godaan neraka!.

12 tahun yang lalu sebuah insiden kecelakaan yang merenggut nyawa sepasang suami istri , namun sebelum kepergian nya presiden direktur menitipkan putrinya sekaligus semua harta warisan untuk nya pada Hans yang berstatus sebagai asisten pribadi .

Sebagai balas budi Hans menerima tanggungjawab itu mengingat jasa Pak Bobby yang sudah membesarkan dan menyekolahkan nya hingga bisa seperti sekarang.

" Iya Pak, Saya akan menjaga dan Melindungi Ayra seperti bapak menjaga nya " ucap Hans ketika Pak Bobby menggenggam tangan nya dengan nafas tersengal.

" Sa, sayangi , dia , " pesan terakhirnya presiden direktur mengelus kepala putri kecilnya yang sudah menangis sesenggukan memeluk nya sementara sang ibu sudah pergi lebih dulu .

" Papa" teriak Ayra ketika Papa nya juga pergi meninggalkan nya .

" Tenang kamu masih punya Om " ucap Hans memeluk gadis kecil itu.

Tapi bagaimana jika gairah Hans muncul disaat gadis itu menginjak dewasa.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Mul_yaa, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

BAB 22 Berjanji selalu percaya pada Om

" Ayra keluar dari kamar Om " perintah Hans sampai mengusir gadis nakal itu agar tidak berkeinginan untuk menjamah nya .

" Nggak , Aku nggak bakal pergi sebelum Om maafin aku " pernyataan Ayra dengan begitu keras kepala semakin mengeratkan pelukannya di pinggang Hans .

" Astaga , Ayra lepaskan" ucap Hans bahkan laptop di pangkuan nya sudah jatuh keatas kasur .

" Mmmmh, maafin dulu Om " rengek Ayra benar-benar tidak mau melepaskan pelukan nya.

" Iya, iya , Om maafin kamu " pernyataan Hans yang merasa tidak nyaman dalam posisi seperti ini

" Mmmmh, baiklah terimakasih Om '' senang Ayra dengan mata berbinar ceria menatap Hans .

" Sekarang pergi mandi dan tutup kembali pintu kamar Om " ucap Hans menatap pintu kamarnya yang masih terbuka sementara beberapa bodyguard terus menatap kedalam .

" Baiklah, nanti kalau aku udah selesai mandi kesini lagi , tunggu ya Om " kata Ayra yang sama sekali tidak dijawab Hans .

Setelah kepergian Ayra Hans menoleh kebawah selimut sambil bernafas kasar " godaan neraka" pernyataan Hans menghembuskan nafas nya dengan berat .

" Kapan gadis nakal itu sadar " ucap Hans meremas sprei dengan tangannya sambil memejamkan mata .

" Tidak" Hans bergegas masuk kekamar mandi dan mengguyur tubuhnya dengan air dingin dari shower .

" Tidak ,aku tidak bisa membiarkan ini terus terjadi , aku harus menaklukkan Ayra " batin Hans yang perlahan mulai kesulitan menahan hasrat nya .

" Ayra , kamu milikku sayang, tubuhmu milikku " ucap Hans

............

1 jam kemudian.

" Om, Om , aku masuk ya " panggil Ayra setelah mengetuk beberapa saat pintu kamar Hans .

" Apa lagi sudah waktunya tidur " ucap Hans yang berdiri diambang pintu kamar begitu Ayra akan masuk .

" Belum Om masih jam 9, ini aku bawain Om kopi " kata Ayra memberikan segelas kopi yang dibawanya .

Hans menerima segelas kopi yang Ayra bawakan lalu meniup beberapa saat dan meminumnya langsung didepan Ayra .

" Nggak minum didalam aja Om ?" tanya Ayra menatap Hans yang minum kopi tapi masih berdiri diambang pintu .

" Mmmh, tidurlah " ucap Hans akan kembali menutup pintu kamar nya tapi Ayra malah ikutan masuk

" Mengapa masuk?" pertanyaan Hans yang belum jadi menutup pintu kamar nya .

" Wahhh, Om masih kerja ya" kata Ayra melihat banyak berkas dan laptop ada di atas ranjang Hans .

" Ayra keluarlah " ucap Hans menutup pintu kamar dan menatap Ayra yang duduk ditepi ranjang.

" Om kok ngusir aku sih " suara kecil Ayra padahal dia ingin main sekaligus belajar pada Hans .

" Katanya Om udah maafin aku " ucap Ayra memegang sebelah tangan Hans yang berdiri dihadapan nya .

" Om udah maafin kamu, sekarang kamu bisa tidur dengan tenang " ucap Hans yang tau kalau Ayra tidak akan bisa tidur dengan tenang sebelum Hans memaafkan nya .

" Katanya Om udah maafin aku tapi masih cuek gitu " pernyataan Ayra menatap Hans yang sepertinya baru selesai mandi .

" Kalau Om terlalu cuek , kamu bisa cari dan menemukan orang yang lebih hangat dari Om , kamu udah dewasa kan jadi Om putuskan untuk mengembalikan se," Ayra langsung menutup mulut Hans .

" Om kok bilang gitu sih ?" pertanyaan Ayra dengan sedih .

" Bukankah kamu sudah meragukan Om, jika memang kamu merasa perjodohan yang dibilang pria itu ada dan Om berbohong kenapa tidak sekalian saja kamu ambil semua harta warisan kamu nanti Om ambil semua lagi" ucap Hans dengan sengaja berkata begitu .

" Aku percaya sama Om dan tidak pernah meragukan Om soal apapun , aku tadi hanya bertanya soal pria itu tapi Om saja yang langsung tersinggung" ucap Ayra menatap Hans yang kini duduk disampingnya.

" Ya gimana nggak tersinggung, kamu menanyakan itu seolah-olah Om berbohong bahkan hanya dengan beberapa kata saja kamu semudah itu terpengaruh " kata Hans yang benar-benar berusaha untuk membuat Ayra percaya sepenuhnya.

" Om cuma kecewa aja sama Ayra yang sedari kecil Om gendong bahkan Om besarkan bisa meragukan Om dalam beberapa saat , bisa jadi aja besok-besok kalau ada orang yang mengatakan hal buruk soal Om kamu akan percaya dengan mudah " sambung Hans .

" Enggak, enggak, aku nggak bakalan begitu Om " kata Ayra yang sangat percaya Hans sejak kecil bahkan menganggap Hans adalah sosok paling sempurna.

" Aku percaya sama Om " pernyataan Ayra tanpa pikir panjang .

" Yaudah mulai hari ini berjanji pada Om bahwa kamu tidak akan percaya dengan mudah pada orang lain dan terpengaruh " kata Hans mengangkat kelingking nya meminta Ayra berjanji .

" Iya, aku janji bakalan patuh dan percaya pada Om , enggak bakal percaya sama orang-orang yang berniat jahat memisahkan kita " kata Ayra yang setelah dewasa baru sadar ternyata banyak pihak memang tidak menyukai mereka bersama .

" Aku cuma bakalan percaya pada Om " Ayra menautkan kelingking mereka dan memeluk Hans .

" Itu bagus " ucap Hans membalas pelukan Ayra dan diam-diam mengecup pucuk kepala Ayra dengan senyum lebar nya .

" Aku tau bahwa salah membohongi nya dan membuat dia terlalu percaya padaku , tapi bagaimanapun itu Ayra adalah milikku " batin Hans yang akan melakukan apapun demi memiliki Ayra .

" Hanya milikku saja " Hans mengelus-elus kepala Ayra dan menatapnya dengan tatapan teduh , Obsesi membuat Hans merasa kalau Ayra adalah milik nya yang tidak akan pernah bisa disentuh orang lain .

" Om habis mandi juga ya?" tanya Ayra melonggarkan pelukannya dan melihat rambut Hans yang masih basah .

" Iya , tolong keringkan rambut Om cepat " perintah Hans yang dengan cepat Ayra berlari keruang ganti mengambil hair dryer.

" Suatu hari nanti kamu juga akan mengeringkan rambut ku setelah mandi seusai percintaan kita Ayra " senyum tipis Hans yang duduk ditepi ranjang membayangkan hal itu .

1
D_wiwied
hmmm mau modusin Ay pasti, ya kan om 😁🤭
Widia Aldiev
sepolos tisu kamu Ayra 🤣🤣🤣
Widia Aldiev
ajak Ayra ke tempat yg indah Hans,piknik misalnya di pinggir danau dan ungkapkan semua perasaan kamu yg sebenarnya biar dia merasakan cintamu yg sesungguhnya sebagian seorang pria bukan om yg merawatnya sedari kecil
Widia Aldiev
harusnya Hans jujur apa adanya sama Ayra soal perasaanya dan juga soal perjodohan itu,biarkan Ayra memilih siapa yg akan dia jadikan pendamping hidup,daripada di kemudian hari Ayra tahu jika Hans sudah membohonginya dia pasti akan sangat kecewa meski tak dipungkiri jika Ayra sangat menyayangi Hans 😌 dan jika Hans memang sangat mencintai Ayra dia akan menghargai dan menerima semua keputusan Ayra terhadapnya
Miss Typo
cemburu gpp Ayra 🫢
D_wiwied
senjata makan tuan ya Hans, makin cenut2 gak tuh 🤣🤣
Miss Typo
awas gak tahan bisa berabe Hans 🤣
Miss Typo
aku mlh takut obsesi mu itu suatu saat akan membuat mu dlm masalah besar Hans, selalu deg²an bacanya
D_wiwied
yakin om ga ada yg bakalan bangun tuh 🤭😆
Miss Typo
awas Hans tegang kebablasan bisa bahaya nanti 😁
yg dijodohkan dgn Ayra dah nongol, gmn tuh tindakan Hans selanjutnya ya
Nanik Nanik
thor ceritanya jangan d buat kayak sinetron ayra jgan d buat benci sama hans
Miss Typo
waduh, orang yg dijodohkan dgn Ayra dah nongol dan Hans blm bisa membuat Ayra jatuh cinta padanya. atau mungkin Ayra juga dah jatuh cinta dgn Hans tapi dia berusaha memendam perasaan itu, karna menganggap Hans walinya
Cristella Tella
tentu om hans gk marah ayra
D_wiwied
bener Hans ini salah, salah besar.. salah kenapa cm sebentar 😆🤭🤭
Miss Typo
harusnya Hans yg minta maaf sama kamu Ayra, karna dia dah berani mengecup bibir mu saat tidur 😁
Miss Typo
apa tidur disamping Hans, nyari guling pasti yg dipeluk Hans. Ayra biasa aja serang bisa Anas dingin 😁
Miss Typo
sabar Hans sabar, kamu harus lebih giat berusaha 😁
Ayra gak sengaja dengerin gak ya saat Hans ngomong mencintainya, mungkin dengerin dan sikapnya berubah 🤔
Widia Aldiev
PR BESAR buat kamu Hans gaman caranya kamu bisa ungkapin perasaan kamu yg sesungguhnya sama Ayra 😄 tetap semangat ya Hans 😘😘😘
Nanik Nanik
thor jangan buat ayra membenci Hans, ceritanya jangan d rumit
Widia Aldiev
apakah jalur yg tempuh olah Hans akan mulus tanpa hambatan dan apakah Ayra akan menerima cintanya Hans
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!