NovelToon NovelToon
Gairah Sang Janda

Gairah Sang Janda

Status: sedang berlangsung
Genre:Janda / Konflik etika / Selingkuh / Romantis / Trauma masa lalu / PSK
Popularitas:4.7k
Nilai: 5
Nama Author: LaQuin

Warning!! Hanya untuk pembaca 21 tahun ke atas.

Lyra menjadi wanita yang haus akan kasih sayang setelah kepergian suaminya. Usia pernikahannya baru berjalan 2 bulan, namun harus berakhir dengan menyandang status janda di tinggal mati. Bertemu Dika seorang lelaki yang bekerja di daerah tempat tinggalnya. Membuat mereka terlibat dengan hubungan cinta yang penuh dosa.Tapi siapa sangka, ternyata Dika sudah menikah, dan terobsesi kepada Lyra.
Lyra akhirnya memutuskan untuk sendiri menjalani sisa hidupnya. Namun ia bertemu Fandi, rekan kerjanya yang ternyata memendam rasa padanya.

Bagaimana kisah kehidupan dan cinta Lyra selanjutnya?
Yuk simak kisahnya..

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon LaQuin, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

22. Dilema

Bab 22

Dilema

Seharian Iqbal merasa tidak tenang dalam bekerja. Pikirannya hampir seluruhnya tertuju pada permasalahan kakaknya. Yang paling menyita perhatiannya adalah perasaan Novia. Wanita yang sampai detik ini ia jaga hatinya dan mengalah demi kebahagiannya.

Sore itu, ketika matahari mulai meronta-ronta menghilang di balik kejauhan, Iqbal menemukan ibunya duduk sendirian di teras rumah, wajahnya terpapar sinar emas senja sambil ia melamun dalam pikirannya sendiri. Ia sendiri masih mengenakan pakaian kerja yang belum sempat diganti, namun tanpa berpikir panjang, ia menghampiri dan kemudian duduk di kursi sebelahnya untuk menemani. Setelah beberapa saat sunyi yang penuh kedamaian, akhirnya ia membuka suara:

"Bu, aku nggak nyangka Bang Dika tega berbuat seperti itu. Apa kurangnya Novia?"

Marina menoleh pada Iqbal.

"Ibu juga sama, tak menyangka Abangmu bisa sampai begitu. Haaaah.... Apa yang harus ibu katakan nanti kalau Novia tahu?"

"Bu, kita harus cegah, jangan sampai itu terjadi!"

"Tapi Abangmu meminta ini dirahasiakan, Iqbal."

"Bu...., apa yang ditutupi pasti akan terkuak suatu saat. Lebih baik kita cegah dari sekarang."

"Tapi ibu nggak bisa bayangkan betapa sakit hati Novia akan rasakan."

"Justru kalau kita menutupi, Novia akan lebih sakit. Bahkan bisa jadi dia akan membenci kita karena mendukung keinginan Bang Dika."

"Ibu bingung, Iqbal. Ibu sayang Abangmu, juga sayang Novia. Ibu paham, pasti sangat menyakitkan kalau dianiaya oleh orang yang dicintai."

Iqbal meraih tangan ibunya, menggenggamnya lembut. "Karena itu, Bu, jangan biarkan Bang Dika menikah lagi. Seenggaknya Novia nggak terlalu terluka dalam."

Marina menunduk, diam dan merenung.

"Bu... sebenarnya Novia sudah tahu."

Marina tersentak kaget dan menoleh ke arah Iqbal, mencari kebenaran di mata anaknya.

"Besok dia berencana menemui wanita itu. Dan aku akan menemaninya."

Marina menutup mulutnya, seolah tak percaya dengan apa yang didengarnya.

"Biarlah Novia yang memutuskan, Bu. Hanya dia yang berhak dan mampu menghentikan semua ini."

-

-

-

Keesokan harinya, Iqbal dan ibunya pergi ke rumah Pak Lek Leman, yang merupakan adik kandung ibunya. Setelah menceritakan rencana perjalanan bersama Novia, ibunya menyetujui untuk tinggal beberapa hari di rumah Pak Lek Leman. Setelah mengantar ibunya, Iqbal pergi ke rumah Dika.

Pintu terbuka lebar seolah-olah kehadirannya sudah di tunggu. Sepi, tak ada sambutan ketika ia datang ke rumah Abangnya itu. Iqbal baru teringat kalau hari itu bukan hari libur. Jadi suara riang keponakannya tentunya tidak terdengar menyambutnya. Tetapi Novia sudah berada di ambang pintu menyambutnya.

"Assalamualaikum..."

"Wa'alaikumsalam, masuk Iq."

"Kamu sudah siap Nov?" Tanya Iqbal melihat ada tas besar tergeletak di lantai ruang tamu.

"Sudah. Jadi Ibu sekarang ada di rumah Pak Lek Leman ya?"

Iqbal duduk berseberangan dengan Novia.

"Iya. Aku langsung ke sini begitu Ibu sudah bertemu Pak Lek."

"Kamu yakin, sudah benar-benar siap Nov?"

Novia sedikit mengangguk.

"Baiklah. Kalau begitu kita langsung berangkat saja untuk menghemat waktu. Kita bisa lanjutkan mengobrol di jalanan nanti."

"Iya."

Iqbal mengangkat tas Novia lalu memasukannya ke bagasi. Novia sendiri mengunci pintu rumah dan pintu pagarnya.

Mereka pun berangkat. Mobil mulai melaju setelah memasuki jalan raya ibu kota.

"Jadi Ibra kamu titipkan ke Kak Desi?" Tanya Iqbal membuka percakapan.

"Iya."

"Kasihan anak itu." Iqbal menghela napas sesaat sebelum berbicara lagi. "Bang Dika kemarin menelpon Ibu, dan dia meminta Ibu datang kesana minggu depan."

Deg,

"Untuk apa? Apa jangan-jangan..." Kalimat Novia menggantung. Lalu sedetik kemudian ia menutup mulutnya dengan kedua tangannya.

Iqbal menoleh sesaat pada Novia. Sapa ia lihat sekilas kelopak mata yang bening itu mengembun menatap ke arahnya.

Pandangan Novia beralih ke depan. Tangan saling menggenggam erat di pangkuannya. "Jadi Ibu sudah tahu." Ucap Novia dengan nada bergetar.

"Ibu baru tahu kemarin. Dan Ibu juga menyangkan perbuatan Bang Dika."

"Jadi Mas Dika sudah sampai pada tahap mau ngenalin wanita itu ke Ibu? Itu berarti mereka sudah lama berhubungan."

"Haaaah...,lebih dari itu. Bang Dika berencana menikahinya saat Ibu datang nanti."

Deg,

Jantung Novia serasa luruh di tempatnya. Hatinya sakit seakan-akan dikoyak dengan paksa. Dan air mata yang tadi hanya mengembun, kini terjun bebas di pipinya seperti sungai yang mengalir. Bukan hanya suaranya saja yang bergetar, kini bahkan tubuhnya pun ikut gemetar. Penuturan Iqbal bagai petir yang menyambar pondasi kehidupan rumah tangganya. Menggelegar, dan meruntuhkan semua yang tertuang di dalamnya, kepercayaan, penghormatan, kasih sayang dan juga cinta.

Iqbal tahu apa yang di sampaikannya pada Novia itu adalah hal terberat ketika seseorang telah menjalin biduk rumah tangga. Bahkan ia sendiri sulit untuk menerima. Tak ada satu pun wanita yang rela berbagi suami, kecuali hatinya memang seluas samudra. Dan hanya ada 1:1000 untuk wanita seperti itu.

Iqbal menepikan mobilnya. Hatinya ikut sakit melihat Novia berderai air mata menangis sesunggukan.

-

-

-

POV Novia

Ya Allah... Sakitnya... Sakit sekali, ya Allah... Rasanya seperti jantungku diremas, dihancurkan berkeping-keping.

Tega Mas Dika mengkhianati pernikahan ini! Pernikahan yang kubangun dengan cinta, yang kujaga dengan kesetiaan. Setiap nafkahnya kuhargai, setiap keputusannya kuhormati. Bahkan, setiap keinginannya selalu kuturuti, kulayani dengan segenap jiwa. Apa salahku, ya Allah? Dosa apa yang telah kuperbuat hingga ia tega mengkhianatiku seperti ini? Sakit... Sungguh sakit yang tak terperi...

Pandai sekali Mas Dika menyembunyikan perselingkuhannya di balik kebohongan-kebohongan yang terukir indah di bibirnya. "Tidak bisa ditelepon malam hari," katanya. Pasti, ia sedang bersama wanita itu. Tak pernah lagi ku cium aroma keringatnya di pakaian kotor yang dibawanya pulang. Tentu, wanita itu yang mencucikannya. Dan pola sandi ponsel yang selalu berganti setiap minggu... Itu semua agar aku tidak tahu aibnya, agar aku tetap percaya pada kepalsuannya. Kejam! Sungguh kejam dia mempermainkan perasaanku!

Kuremas dadaku yang terasa sesak. Setiap tarikan napas justru semakin menyayat luka di hati. Aku benci dikhianati! Benci! Benci semua kebohongannya!

Kulihat Iqbal menatapku dengan tatapan sedih dan iba. Sorot matanya tak mampu menyembunyikan kekecewaannya pada kakaknya. Aku tak peduli. Biar saja ia tahu betapa hancurnya aku saat ini. Ingin rasanya kulabrak mereka berdua, kucakar wajah wanita itu, kuberikan Mas Dika pelajaran yang setimpal. Tapi... aku masih ingat Ibra. Anakku. Buah cintaku dan Mas Dika. Ia selalu menunggu ayahnya pulang, selalu merindukan pelukan hangatnya.

Ya Allah... Aku harus bagaimana? Bagaimana aku menghadapi semua ini? Di satu sisi, hatiku hancur berkeping-keping, sakitnya tak bisa lagi kuungkapkan dengan kata-kata. Di sisi lain, ada Ibra, anakku, yang perasaannya tak bisa kuabaikan begitu saja.

Haruskah kulepaskan Mas Dika demi kebahagiaanku sendiri, meski itu berarti melukai Ibra? Atau haruskah aku bertahan, memaafkan semua khianatnya, meski cinta dan kepercayaanku tak lagi utuh seperti dulu?

Ya Allah... Pilihan mana pun terasa begitu berat..., begitu menyakitkan...

-

-

-

Bersambung...

Jangan lupa dukung Author dengan like dan komen ya, terima kasih 🙏😊

1
🍃⃝⃟𝟰ˢ🫦🏘⃝Aⁿᵘ🍒⃞⃟🦅ᴳᴿ🐅Kᵝ⃟ᴸZ
dika itu udah cinta mati smaa lyra..lyra pergi pastilah hatinya ikutan pergi, masih ada harapan' buat pertahankan??
🍃⃝⃟𝟰ˢ🫦🏘⃝Aⁿᵘ🍒⃞⃟🦅ᴳᴿ🐅Kᵝ⃟ᴸZ
bertahan Krn anak pasti nantinya tetap gakan baik" aja Novia..yakin kamu akan bahagia setelah kepergian lyra??
🏘⃝Aⁿᵘ🍒⃞⃟🦅♉🍃⃝⃟𝟰ˢ🫦Kᵝ⃟ᴸ
lyra pergi .. taunya nanti malahan hamil bawa 😄
🏘⃝Aⁿᵘ🍒⃞⃟🦅♉🍃⃝⃟𝟰ˢ🫦Kᵝ⃟ᴸ
hhhhhh... tersangkanya msh dikantor.🤣
pas pulang lyra udah pergi.. kayaknya bakalan nambah Maslah deh Novia.. mending ber3 bicaranya..klo sepihak gitu nantinya badan dika dikamu tapi hati dan jiwanya di lyra
Author abal-abal
setelah Lyra pergi, Novia harusnya ceraikan Dika. biar double sakitnya 😤
💜Bening🍆
percuma kamu pastiin lyra pergi klo suamimu gk bisa berubah.... yg lbh perlu itu pastiin dika tobat bkn hanya sekedar mastiin kamu berhasil nyingkirin lyra... kamu kira setelah sukses bikin lyra pergi semua bakal baik2 aja n dika jd suami idaman yg setia... preettlah, yg ada bisa aja dika malah sibuk nyari lyra atw bahkan nyari lyra2 yg lain utk menuhin egonya
💜Bening🍆
setelah lyra pergi jd kamu mau bertahan? suamimu yg inisiatif selingkuh bkn di goda wanita lain... kamu mau diem2 aja n kembali lanjutin rumah tanggamu gitu
💜Bening🍆
bojomu yg sengkelek novia.... jgn krn cinta kamu nutup kemungkinan bahwa yg buaya emang suamimu bkn wanita lain yg menggoda suamimu
💜Bening🍆
bkn e kamu dah ada curiga kemaren2 lyra... meski wajar terkejut tp hrsnya kamu punya kemungkinan soal kebohongan dika yg ini
Author.N.
kirain mau jambak2an duluuu
༄༅⃟𝐐.𝓪𝓱𝓷𝓰𝓰𝓻𝓮𝓴_𝓶𝓪
terus setelah kamu nyingkirin lyra kamu akan baik2 saja dan seperti semula sama dika begitu?
༄༅⃟𝐐.𝓪𝓱𝓷𝓰𝓰𝓻𝓮𝓴_𝓶𝓪
lyra tapi gak ngejar looo
༄༅⃟𝐐.𝓪𝓱𝓷𝓰𝓰𝓻𝓮𝓴_𝓶𝓪
harusnya kamu udah memprediksikan hal ini ly
𝐀⃝🥀𒈒⃟ʟʙᴄ🦆͜͡Lie𝐙⃝🦜🅟ᴳ᯳ᷢ
Bagus lira kebahagian kamu diluar sana pasti lebih baik, Novia sekali selingkuh tetep susah di maafkan bersama hanya karena anak? apa mungkin bisa ya??
𝐀⃝🥀𒈒⃟ʟʙᴄ🦆͜͡Lie𝐙⃝🦜🅟ᴳ᯳ᷢ
Semangat mom, ceritanya bagus gak semua pelakor itu jahat, meski salah apapun caranya.
Author.N.
Pas labraknya jangan lupa video ya wak, nanti kita up di tik tok. Biar kalau viral novia diundang di pagi2 amburadul sama podcast Danny sumarso 😆
Author.N.
Lahhhh malah nunggu dika pergi 🤣
Author.N.
😅 bakarrr Ball, iqbal. bakarrr sekalian emosi novia
Author.N.
Dika harus kamu cabik2 mah nop
Author.N.
iparku cinta pertamaku
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!