NovelToon NovelToon
Takdir Cinta Dua Dunia : Baby Alexie

Takdir Cinta Dua Dunia : Baby Alexie

Status: sedang berlangsung
Genre:Anak Yatim Piatu / Romansa Fantasi / Ibu Pengganti / Mafia / Reinkarnasi / Fantasi Wanita
Popularitas:5.7k
Nilai: 5
Nama Author: riniasyifa

Malam itu, di balik rimbun ilalang takdir seorang gadis muda yang baru saja lulus sekolah menengah atas itu berubah selamanya. Seorang wanita sekarat menitipkan seorang bayi padanya, membawanya ke dalam pusaran dunia yang penuh bahaya.

Di sisi lain, Arkana Xavier Dimitri, pewaris dingin keluarga mafia, kembali ke Indonesia untuk membalas dendam atas kematian Kakaknya dan mencari sang keponakan yang hilang saat tragedi penyerangan itu.

Dan kedua orang tua Alexei yang di nyatakan sudah tiada dalam serangan brutal itu, ternyata reinkarnasi ke dalam tubuh kucing.

Dua dunia bertabrakan, mengungkap rahasia kelam yang mengancam nyawa Baby Alexei

Bisakah Cintya dan Arkana bersatu untuk melindungi Alexei, ataukah takdir akan memisahkan mereka selamanya?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon riniasyifa, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 22

Arkana menyandarkan tubuhnya di kap mobil, memasukkan kedua tangannya ke dalam saku celana. Gestur santai yang kontras dengan ketegangan yang menguar di sekitarnya. Gang sempit ini gelap dan pengap, bau sampah dan pesing menusuk hidung. Lampu remang-remang di ujung gang hanya menambah kesan suram. Tapi mata Arkana awas, menyisir setiap sudut, memastikan tidak ada lagi tikus yang berani keluar dari sarangnya.

"Gak asik!" sahut Cintya dari dalam mobil, memecah keheningan. "Kayak lagi nungguin tukang sayur aja, bukan lagi di film action!" cibiknya cemberut.

Arkana mendengus tanpa menoleh. "Tetap di mobil," perintahnya datar. "Jangan mencoba jadi pahlawan."

"Yaelah, Kak. Aku kan cuma pengen bantu," balas Cintya dengan nada merajuk.

Arkana terdiam sejenak. Ia tahu, Cintya bukan gadis biasa. Kemampuannya melempar pisau tadi membuktikan itu. Tapi ia tetap tidak ingin melibatkan Cintya dalam pertarungannya. Ini bukan dunianya. Dunia yang penuh dengan darah dan pengkhianatan.

"Dengar," ucap Arkana akhirnya, menoleh ke arah Cintya. Matanya menatap lurus, tajam dan penuh peringatan. "Ini bukan permainan. Ini nyata. Kalau kau keluar dari mobil ini, kau bisa- bisa tak bisa melihat mentari esok pagi."

Cintya terdiam. Ia bisa merasakan keseriusan dalam nada bicara Arkana. Ia tahu, pria ini tidak main-main. Ada aura gelap yang menguar dari dirinya, membuatnya merasa sedikit takut.

"Oke, oke," jawab Cintya akhirnya, mengangkat kedua tangannya menyerah. "Aku diem di sini. Tapi kalau Kakak tersudut aku gak bisa tinggal diam!"

Arkana mengangguk singkat, lalu kembali mengalihkan pandangannya ke sekeliling. Ia bisa merasakan kehadiran para musuh. Mereka sudah dekat.

Tiba-tiba, suara deru mesin mobil terdengar dari kedua ujung gang. Bukan satu melainkan ada dua mobil sedan hitam lain yang muncul, mereka menghalangi jalan keluar. Moretti tidak main-main. Mereka datang untuk menghancurkan keluarga Dimitri dan Arkana akan memberikan mereka apa yang mereka inginkan.

"Ck!" gumam Arkana pelan. Ia sudah menduga ini akan terjadi. Ini adalah bagian dari permainannya.

Arkana menjauh dari mobil, bersiap menghadapi musuh. Ia mencabut pistol Glock 19 dari balik jaketnya, memeriksa magasin sekali lagi, memastikan peluru terisi penuh. Ia tidak akan memberikan mereka kesempatan untuk menyerang terlebih dahulu. Ia akan menghabisi mereka tanpa ampun kali ini.

"Kak, hati-hati!" seru Cintya dari dalam mobil.

Arkana tidak menjawab. Ia hanya mengangguk singkat, lalu mulai bergerak maju, mendekati mobil yang menghadang di ujung gang sebelah kanan. Ia berjalan dengan tenang, namun setiap langkahnya penuh perhitungan. Ia tahu, ini bisa jadi pertarungan terakhirnya. Tapi ia tidak takut. Ia sudah terbiasa dengan kematian.

Para yang melihat pergerakan Arkana, gegas mereka jugu bersiap, pintu mobil terbuka dan beberapa orang keluar, membawa senjata api. Mereka adalah anak buah dari klan keluarga Moretti, siap melakukan apa saja untuk Tuannya.

"Tuan Muda Arkana lebih baik kamu menyerah saja!" seru salah seorang dari mereka, dengan nada meremehkan. "Kau sudah membuat kesalahan besar dengan menentang Tuan kami!"

Arkana berhenti sejenak, menatap mereka dengan tatapan dingin. "Kalian yang membuat kesalahan dengan mengganggu jalanku!" sahutnya datar, tapi mengancam, membuat mereka merinding ketakutan.

"Kami akan membuatmu membayar atas semua yang telah kau lakukan pada Tuan kami!" balas satu dari mereka tak mau kalah.

"Kalau begitu, mari kita mulai," jawab Arkana, menyeringai sinis.

Tanpa menunggu aba-aba, Arkana mengangkat pistolnya dan menembak.

DOR! DOR! DOR!

Tembakan Arkana begitu cepat dan akurat, mengenai beberapa orang di antara mereka. Mereka jatuh tersungkur ke tanah, mengerang kesakitan. Darah membasahi aspal, menciptakan pemandangan yang mengerikan.

Melihat rekannya tumbang, anak buah Moretti tidak tinggal diam. Mereka membalas tembakan dengan membabi buta. Peluru berdesingan di sekitar Arkana, mengenai dinding dan mobil di sekitarnya.

Arkana bergerak lincah, menghindari hujan peluru yang datang. Ia bersembunyi di balik mobil, ia terdesak. Kini ia sendiri melawan puluhan musuh dengan bersenjata lengkap, jika dengan tangan kosong ia tak akan khawatir apa lagi kini ada Cintya di tengah pertempuran.

Ia harus memikirkan cara untuk keluar dari situasi ini. Tiba-tiba, suara pintu mobil terdengar terbuka dari dalam. Arkana terkejut dan menoleh.

Cintya membuka kaca jendela dan menjulurkan tangannya keluar, membawa sesuatu.

"Kak, tangkap!" seru Cintya, melemparkan sesuatu ke arah Arkana.

Arkana menangkap benda itu. Ternyata itu adalah granat asap! Yang entah ia dapatkan dari mana?

"Cintya, apa yang kau lakukan?!" seru Arkana geram. Ia tidak ingin Cintya ikut campur dalam pertarungannya. Dan lebih tepatnya tak ingin gadis itu terluka.

"Udah diem aja, Kak! Nikmatin aja pertunjukannya!" balas Cintya dengan tersenyum jahil.

Arkana menggeleng-gelengkan kepalanya, tidak percaya dengan apa yang baru saja dilihatnya. Gadis ini benar-benar gila! Tapi ia juga mengakui, ia membutuhkan bantuan Cintya.

Namun, ia tidak punya waktu untuk memarahi Cintya. Ia harus memanfaatkan kesempatan ini.

Arkana menarik pin granat asap dan melemparkannya ke arah musuh.

BUM!

Granat asap meledak, mengeluarkan asap tebal yang memenuhi seluruh gang. Orang-orang suruhan Moretti terbatuk-batuk dan kehilangan arah.

Arkana memanfaatkan kesempatan ini untuk bergerak maju, mendekati mereka. Ia menembak dengan akurat, menjatuhkan satu per satu musuhnya. Ia tidak memberikan mereka ampun. Ia menghabisi mereka dengan kejam dan tanpa perasaan.

Dalam waktu singkat, semua anak buah klan Moretti berhasil dilumpuhkan. Mereka tergeletak di tanah, tidak berdaya. Bagi Arkana mereka adalah sampah masyarakat yang pantas mendapatkan kematian.

Arkana menghampiri mereka, memeriksa keadaan mereka. Ia memastikan hanya pemimpin mereka yang masih hidup, walau dengan luka parah. Ia menyeringai puas, lalu mengeluarkan ponselnya dan menghubungi Devano.

"Dev, bereskan semua ini," perintah Arkana dengan nada dingin. "Pastikan tidak ada jejak yang tertinggal. Dan kirimkan paket ke Moretti sebagai hadiah dariku."

"Siap, Bos!" jawab Devano dari seberang sana.

Bersambung ...

1
Marsya
lanjut kak, makin keren dan bikin penasaran, gak sabar deh apa yang akan terjadi selanjutnya. kalau bisa up Doble kak
Eridha Dewi
next thor
Ai Sri Kurniatu Kurnia
bagus thor
riniandara
Assalamualaikum semua! semoga semua dalam keadaan sehat ya. bagaimana menurut kalian karya ini. jangan lupa support dan tinggalkan jejak ya biar author semangat upnya terimakasih./Applaud//Kiss/
Marsya: lanjut kak seru banget aku suka/Heart//Heart//Heart//Heart/
total 2 replies
☘️💮Jasmine 🌸🍀
kgn baby al thor
riniandara: baby Al menyapa kak /Facepalm/
total 1 replies
Marsya
lanjut thor
Marsya
Ngeri juga ya
Marsya
siap-siap saja mendapatkan murkanya Arkan
Marsya
semangat Arkana, baby alexie aman sama bundanya
Marsya
makin seru Thor lanjut terus ya.
Miu Miu 🍄🐰
next thor
Marsya: lanjut thor
total 2 replies
Iqlima Al Jazira
🤩🤩
Eridha Dewi
next thor
riniandara: siap kakak/Good/
total 1 replies
Inah Ilham
baru juga keluar... dah main dor doran aja sih thor
Iqlima Al Jazira
next thor👍
ngga sabar nunggu paman & bunda sah.
kopi untuk mu
Marsya: lanjut Thor, semakin penasaran aja
total 2 replies
V3
Arkana bakal mengamuk nih , siap-siap ja dibantai sama Arkana 🤣🤣
V3
waalaikumsalam kak Rini 🤗
aku mencoba mampir di novel mu 🤗
di awal Bab ceritanya dh seru bgt ,, smg selanjutnya ceritanya bagus
V3: Ok kak Rini 🤗
total 2 replies
Iqlima Al Jazira
vote untuk mu👍
riniandara: terima kasih banyak kakak
total 1 replies
Iqlima Al Jazira
crazy up thor
Iqlima Al Jazira
next thor
riniandara: suap kk
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!