Sin liong yg terkenal pendekar pedang naga langit,terluka akibat ingin menyelamatkan anak ajaib yg di perebutkan oleh dunia persilatan, anak yg istimewa dengan kekuatan besar di dalam tubuhnya..
Menjadi perebutan para pendekar di dunia persilatan, akhirnya sin liong berhasil menyelamatkan anak itu, dan mengasingkan diri ke pulau yg tidak berpenghuni, di pulau es..
Sin liong jg menemukan sebuah mayat yg masih utuh dan sebuah kitab, yg sudah berusia ratusan tahun.
Ikuti kisah selanjutnya..
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon BilQis Natasya Putriyanti, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
PENYERANGAN KE MARKAS PERAMPOK HARIMAU.
sudah beberapa hari ini cia tong lay tinggal di desa itu, tetapi belum ada tanda tanda gerombolan perampok harimau itu untuk datang kembali.
cia tong lay, yg di tugaskan oleh gurunya untuk mengantarkan dua buah kitab ke perguruan kun lun pai merasa tidak enak hati untuk meninggalkan desa.
karena ancaman para perampok itu akan datang lagi ke desa ini apa lagi banyak penduduk desa yg terluka akhirnya cia tong lay, menemui koe lan.
cia tong lay meminta pendapat bagaimana kalau mereka menyerang markas gerombolan perampok harimau itu.
koe lan merasa terkejut, dengan pendapat cia tong lay, tetapi dengan kemampuan pemuda itu membuat dia setuju usul dari cia tong lay.
" baiklah tuan pendekar, kapan rencana tuan untuk menyerang markas perampok itu?"
" lebih cepat lebih baik kalau menurut saya."
" bagaimana kalau besok pagi tuan?"
" hemmmm..baiklah tuan saya hanya butuh satu orang untuk penunjuk jalan."
" apa,,??"
koe lan terkejut, mendengar cia tong lay hanya membutuhkan seorang saja untuk menunjukan markas perampok itu.
cia tong lay hanya tersenyum
melihat raut wajah koe lan sangat heran dengan perkataanya.
" maaf tuan, bukan saya merasa mampu untuk menghadapi mereka sendirian.
saya hanya tidak ingin ada korban jiwa lagi dari penduduk desa ini."
koe lan akhirnya mengerti apa yg di maksud dari anak muda di depannya.
" baiklah tuan, saya akan menemani tuan besok pagi ke markas perampok itu."
keesokan harinya, koe lan bersama cia tong lay pergi ke markas gerombolanperampok harimau.
koe lan tidak lupa untuk mengingatkan para penduduk untuk tidak lengah berjaga jaga di gerbang desa,takut serangan perampok harimau kembali lagi.
koe lan dan cia tong lay pun berangkat.
di perjalanan koe lan hanya bisa berdecak kagum bayangkan koe lan dengan menunggang kuda masih saja kalah dengan kecepatan pemuda itu yg hanya menggunakan ilmu meringankan tubuhnya.
sungguh anak muda yg luar biasa batinnya. sudah hampir satu jam akhirnya mereka sudah sampai di depan gerbang markas perampok harimau.
" tuan pendekar apa yg akan kita lakukan?"
cia tong lay berpikir sejenak.
" baiklah tuan, sekarang anda boleh kembali ke desa saya akan mengurus mereka sendiri."
" tetapi tuan???"
koe lan tidak meneruskan kata katanya, karena cia tong lay memandang dia dengan tatapan yg sangat tajam.
koe lan pun mengerti, dan dia segera pergi dari situ tetapi koe lan tidak langsung kembali dia bersembunyi di balik pepohonan agar dia bisa membantu pemuda itu apa bila pemuda itu memerlukan pertolongan.
cia tong lay dengan santainya berjalan ke markas perampok harimau. para penjaga gerbang langsung menghadangnya.
" berhenti.!!!
salah satu anggota perampok segera membentaknya.
" dia pendekar yg berhasil mengalahkan ketua, serang dia.." teriak salah satu temanya.
mereka segera mengepung cia tong lay yan masih dengan santai tersenyum pada mereka.
" cepat beri tau ketua mu, saya datang akan menghancurkan markas perampok harimau."
" apa beraninya kau berkata sesumbar di markas kami, serang dia.."
para anggota perampok mencabut senjata mereka.
mereka pun menyerang cia tong lay, tetapi mereka terkejut karena yg di serang sudah tidak ada di tempatnya, sehingga senjata mereka mengenai tempat yg kosong.
tiba tiba hawa dingin entah darimana datangnya, membuat tubuh mereka hampir saja beku. tubuh mereka menjadi kaku, sebuah pukulan mendarat di perut mereka masing masing membuat mereka terlempar, dan tidak sadarkan diri.