Setelah lima tahun menderita karena perlakuan dingin orang lain, serta dibenci oleh suaminya setelah menikah, dan mengalami kebangkrutan, akhirnya Lowellyn memutuskan untuk mengajukan permohonan perceraian.
mendapatkan informasi tentang pengajuan perceraian dari sang istri, Lionel Valden langsung bergegas untuk kembali.
Namun saat di perjalanan pulang, Lionel Valden mengalami kecelakaan, yang membuatnya tiba-tiba kehilangan ingatannya dan jatuh cinta pada sang istri.
Akankah dari amnesia akan membawa hasil yang dinantikan oleh lowellyn setelah leonel pulih.
Skip kalau gak suka>>>
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Puputlupitasari, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Chapter 22- Lionel Keluar Dari Rumah Sakit
Chapter 22- Lionel Keluar Dari Rumah Sakit
Lowellyn memandanginya dan berkata, "Bagaimana kamu bisa tahu kata selingkuh?" Tatapan matanya sedikit curiga, dia menundukkan kepalanya dan berpikir dalam hatinya, jika salah satu dari mereka selingkuh, sudah jelas orang itu adalah Lionel!. Lagi pula, dia sudah terpesona oleh suaminya yang rupawan. Dan dia tidak pernah berpikir untuk terlibat dengan pria lain selain suaminya.
Dia menyentuh dagunya dan berkata, "Semalam aku melihat topik yang sangat ramai akhir-akhir ini. Dan itu adalah topik tentang perselingkuhan". Wajahnya terlihat sedikit tidak suka saat dia membicarakan hal ini.
"Oh!" Dia sedikit terkejut saat melihat wajah suaminya, "Hmm... Bukankah kamu tidak suka, jika membuka topik-topik seperti ini?"
"Semalam aku terlalu bersemangat, jadi aku sedikit mencari informasi dan mempelajari bagaimana caranya berhubungan dengan pasangan!" Dia menyalahkan gelang komunikator di tangan kirinya dan terus menggeser layar cahaya kebawah.
Saat dia melihat ke arah layar cahaya, sontak saja dia sangat terkejut, saat melihat topik yang di cari suaminya. Dia tidak pernah menyangka bahwa seorang jenderal Lionel akan mencari informasi masalah pernikahan dan cinta.
Di layar cahaya saat ini terlihat informasi masalah pernikahan dan cinta.
•Bagaimana caranya membahagiakan pasangan?
•Bagaimana caranya memuaskan pasangan?
•Perilaku seperti apa yang harus ditunjukkan ke pasangan?
•Apa Hukum pernikahan di kota S?
•Apa itu perselingkuhan?
•Apa tanda-tanda dari perselingkuhan?
•Apa alasan tidak memiliki anak setelah bertahun-tahun menikah?
•Bagaimana cara menghadapi pasangan?
Dia memandangi Lowellyn dengan lekat dan berkata, "Cara terbaik untuk bercinta adalah mencari titik sensitif dari pasangan itu?" Dia menarik Lowellyn kedalam pelukan, lalu menjilat telinganya dengan panas sambil berkata, "Apakah di bagian ini? atau di bagian bawah sana?" Matanya melirik kebawah.
Seketika Lowellyn memerah, wajahnya sangat tersipu ketika telinganya dijilat oleh Lionel. Nafasnya terengah-engah dan sedikit berantakan, dan tanpa rasa malu dia berkata dengan suara rendah, "Akh!... Ah, apa! Apa pendapatmu tentang ini...?"
"Karena aku sedang sakit dan hanya ada sedikit hal dalam pikiranku, jadi, aku perlu belajar." Dia meniup pelan telinganya.
Wajahnya semakin merona, "Bisakah, kamu melepaskan ku dulu? sepertinya ini sedikit..." Dia melirik di sebelahnya dan mengambil sesuatu lalu berkata dengan lembut, "Bukankah kamu sangat menyukai buah ini? aku akan mengupasnya untukmu! jadi sekarang ayo lepaskan tanganmu dulu?"
"Tidak! Tidak mau" Dia mengambil buah yang ada di tangan Lowellyn dan bertanya padanya, "Ini disebut apa?" Dia melepaskan tangan kanannya untuk memegang buah, dan tangan kirinya untuk memeluk Loweellyn.
Lowellyn sedikit tercengang saat mendengar pertanyaan dari Lionel, dan dengan rileks dia berkata, "Itu buah. Ini adalah jenis buah persik. Buah ini mengingatkan kita pada musim panas yang berair, buah persik ini memiliki daging manis yang diimbangi dengan sedikit keasaman."
Dia tersenyum, lalu memberikannya pada Lowellyn. Dia melihat disebelahnya dan mengambil buah lainnya, "Kalau ini apa?".
Lowellyn melirik sejenak dan berkata, "Itu buah pir, buah ini dikatakan sebuah buah berserat. Tetapi, sebenarnya buah itu penuh dengan air dan manis. Sama halnya dengan buah tin yang mengandung tinggi serat. Itu adalah tiga jenis buah yang kebanyakan disukai orang, selain rasanya juga tinggi akan manfaatnya."
Lionel mendengarkan dengan baik dan berkata, "Kamu tahu apa namanya, tapi aku tidak tahu. Dan aku baru tahu setelah bertanya, aku hanya tahu kalau ini buah tapi tidak dengan namanya. Itu sama halnya, meskipun hanya sembilan bulan atau satu tahun masa sakit. Akan tetapi, aku tidak bisa menjalani hidupku dengan kepala kosong. Aku harus belajar dari awal."
"Dan aku mendapatkan kabar baik dari sekretaris pribadiku, Austin bilang aku tidak perlu pergi ke medan perang untuk sekarang. Jenderal besar Qilian memberiku satu tahun cuti berbayar sebagai kompensasi. Jadi, sekarang aku seharusnya menghabiskan hidup denganmu. Aku tidak ingin bertindak bodoh, jadi aku harus belajar bagaimana tinggal dengamu." Dia tersenyum hangat.
Mendengar perkataan ini, Lowellyn sangat tercengang dan membuka matanya lebar-lebar. Dan Lionel telah sampai pada kesimpulannya, dia tersenyum dan berkata, "Lalu, apakah kamu masih berpikir aku tidak boleh melihat ini sekarang?" Dia mengangkat sedikit alisnya, lalu mendekat ke telinga Lowellyn dan berkata lagi, "Hmm.. Atau ada sesuatu yang bisa kamu ajarkan kepadaku? Aku akan merasa sangat senang jika itu kamu".
Karena nada suaranya terlalu dekat di telinga Lowellyn. Jadi, nada suaranya terdengar rendah dan begitu ambigu. Hal ini memiliki efek panas yang dengan cepat membuat wajahnya semakin memerah lagi.
Karena Lionel yang tidak mau melepaskan pelukannya. Jadi, Lowellyn hampir menghabiskan sepanjang hari menjawab pertanyaan dan memecahkan teka-teki untuk Lionel. Setiap kali Lowellyn salah memecahkan teka-tekinya, maka Lionel akan menghukumnya dengan ciuman maupun kecupan di setiap tubuhnya.
Waktu semakin sore, setelah mengalami ciuman perpisahan yang bergairah dan berdebar-debar lagi untuk ketiga kalinya, Lowellyn memutuskan untuk pulang naik bus. Rencana awalnya, setelah dia mengantarkan sup nutrisi pada Lionel, dia akan langsung segera pulang untuk memulai membuat gaun mahal itu hari ini. Tapi pada akhirnya, dia malah di tertahan dan menghabiskan waktu dengan Lionel hampir sepanjang hari.
Beberapa hari kemudian, karena kesehatan dan fisik jenderal Lionel yang sangat bagus. Dan terlepas dari kenyataan bahwa dia tidak memiliki ingatan sama sekali, dia tidak memiliki masalah fisik lainnya dan dokter memberitahukan bahwa dia dapat keluar dari rumah sakit, setelah seminggu lagi di rumah sakit.
..................
Seminggu kemudian
Pada hari Lionel keluar dari rumah sakit, Lowellyn datang lebih awal, setelah kedatangannya tak lama kemudian disusul dengan kedatangan nenek serta bibinya. Neneknya memiliki keinginan yang kuat untuk membawanya pulang ke rumah lama. Akan tetapi, Lionel menolaknya dengan tegas. Lionel lebih memilih pulang bersama istrinya, karena penolaknya. Sang nenek tidak punya pilihan selain melihat cucunya pergi menjauh bersama Lowellyn.
Lowellyn sangat terkejut saat mendengar pilihan Lionel. Awalnya dia sudah berpikir akan merelakannya, jika Lionel ingin pulang bersama neneknya ke kediaman lama. Maka dia tidak bisa berbuat apa-apa dan mengikhlaskannya, akan tetapi ketika Lionel berkata akan pulang dengan istri kecilnya. Dia membuka matanya dengan lebar-lebar, dalam hatinya dia merasa sangat senang karena Lionel lebih memilihnya dibandingkan neneknya.
Tetapi, dia juga merasa bersalah ketika sang nenek memelototinya dengan dingin. Dalam mata sang nenek, Lowellyn terlihat seperti tengah merampas sesuatu darinya. Sebelum mereka meninggalkan rumah sakit, sang nenek memperingati Lowellyn dengan keras agar tidak bertindak bodoh dan mempengaruhi Lionel yang amnesia, karena itu hanya akan berakhir sia-sia.
-
^^^Bersambung... ^^^