NovelToon NovelToon
Terpaksa Menjadi Istri Tuan Muda

Terpaksa Menjadi Istri Tuan Muda

Status: tamat
Genre:Romantis / Tamat
Popularitas:1.3M
Nilai: 4.9
Nama Author: heni

Seorang kakak laki-laki, harusnya menjadi pelindung bagi keluarganya, khususnya adik perempuannya. Tapi, hal itu dilupakan oleh Gildan. Demi mimpinya, Gildan nekat pergi bersama calon istri, seorang tuan muda. Hingga tuan muda itu marah, dan membalas dendam pada adik perempuan Gildan.

Rashita sangat tahu, pernikahan ini adalah awal kegelapan dalam hidupnya, namun dia harus menikah dengan tuan muda itu, demi menyelamatkan kedua orang tuanya.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon heni, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 22 Kebahagiaan Shita

Mark mengadakan pesta khusus para model di sebuah cafe, para model di janjikan oleh rumah Production, mendapatkan kontrak yang luar biasa, jika bisa membuat wanita yang bernama Tsamara itu senang hari ini.

Tiga model cantik papan atas saat ini hanya menatap tajam kearah Ara yang duduk seorang diri di sebuah bar.

"Siapa dia? Kenapa kita harus berteman dengan anak kecil itu?!" Seru Lhiana.

"Kabar yang beredar, dia simpanan tuan muda Mark, kamu tahu kan, kalau wanita tuan muda adalah ratu!" Seru Harena.

"Kamu benar Ren, ingat Nesya? Dia begitu di istimewakan karena statusnya," seru wanita yang satunya yang bernama Izma.

"Gila! Aku harus jadi penjilat lagi untuk karier ku!" Ucap Lhi kesal.

"Aku lebih suka jadi penjilat kayak gini Lhi, dari pada membuka paha ku untuk hidung belang seperti Mark." Seru Izma.

"Aku juga, yukkk kita buat itu anak happy, dia happy karena kita, maka karier kita yang semakin bersinar." Seru Haren.

Mereka bertiga berjalan bersama kearah bar, dimana Ara duduk melamun seorang diri.

"Hai anak baru, kenalan dong, aku Lhiana, panggil Lhi, dia Haren, itu Izma," seru Lhiana.

"Waw … apa aku mimpi?" Mata Ara berbinar melihat siapa yang menghampirinya.

"Kamu sendirian aja sih, kita gabung ya …." ucap Haren dengan manjanya.

"Aku nggak kenal siapa-siapa di sini kak," rengek Ara.

"Jangan kaka manis, panggil nama biar kita lebih dekat," seru Lhi sambil duduk di sebelah Ara.

"Ini bukan mimpi kan?" Tanya Ara lagi, dia seakan tidak percaya di kelilingi model papan atas saat ini.

"Ini nyata manis," seru Lhi.

Ara tersenyum bahagia, tidak menyangka sama sekali akan bertemu dan berdekatan selama ini dengan model-model yang sangat dia kagumi.

"Ayo Ara, jangan melamun, gabung sama kita-kita seru Haren.

Tanpa buang waktu, Ara mengikuti ketiga wanita seksi itu bersenang-senang.

Tanpa Ara sadari, di pojokan tempat itu beberapa pasang mata sedang mengawasinya, siapa lagi, mereka orang utusan Mark, untuk mengawal Ara dan memastikan wanita itu bisa bersenang-senang. Salah satu rekannya langsung menelpon Abi, melaporkan kejadian saat ini.

"Ada apa?" Tanya Abi langsung.

"Pak Abi, wanita tuan muda sangat bahagia."

"Siapa yang membuatnya bahagia?"

"Tiga wanita cantik itu, Lhi--"

"Aku tahu, lanjutkan tugas kalian," potong Abi, dia sudah tahu kemana melempar kontrak kerja sama baru itu.

Abi menatap lekat foto ayah Mark yang ada di meja kerjanya. "Maafkan saya tuan besar, saya tidak bisa membantu Mark menemukan jalan pulang, saya hanya bisa membiarkan dia bahagia dengan kesenangannya," ucap Abi penuh penyesalan.

Pikiran Abi menerawang memikirkan Ara. "Wanita itu, entahlah … tapi aku harus bagaimana? Tuan muda begitu bahagia dengan anak itu, bagaimana mungkin aku membuatnya jauh dari tuan muda, dia bukan wanita yang baik kalau aku lihat," ringis Abi meratapi ketidak berdayaannya.

***

Waktu terus berjalan, Shita selalu nampak riang dengan pekerjaannya. Dia hanya melakukan tugasnya, dia tidak perduli dengan apa yang dia lihat. Dia sering melihat Ara bersama laki-laki. Tapi dia tidak bisa melihat laki-laki itu dengan jelas, karena tempat duduk mereka di kawal begitu ketat.

Sedang Ara, dia seakan berada di awan, apapun ke inginannya Mark penuhi dengan mudah, bahkan dia diberi Mark, kartu debit bebas batas. Membuat jiwa shoppingnya semakin menggila. Kini Ara sudah masuk sebuah fakultas yang dia pilih, hanya beberapa saja yang berteman dengannya, melihat gayanya yang angkuh, para mahasiswi di fakultas itu mundur dengan manis. Karena takut pada Ara.

***

Jika siang hari, seperti biasa Shita membersihkan istana kecilnya itu.

"Selamat siang,"

Sapu yang di pegang Shita seketika terlepas melihat siapa yang datang. Air matanya tidak bisa di bendung melihat sosok yang berdiri di depan pintu.

"Papaaa," ringis Shita, dia segera berlari menuju Sammy. Sammy membuka tangannya menyambut putrinya. Ayah dan anak itu berpelukan.

"Shita bahagiaaa banget! Lihat papa sehat," seru Shita.

"Maafkan papa," ucap Sammy.

"Gak ada yang perlu maaf-maafan, papa sembuh adalah hal yang paling indah saat ini," seru Shita yang masih tenggelam dalam pelukan Sammy.

"Hei sudah, ayo papa istirahat dulu," seru Ana.

Shita segera melepaskan pelukannya pada Sammy.

"Mamaaa," seru Sammy.

"Astaga, mama lupa, Shita, kami bawa orang lagi, sebentar mama panggil dia dulu," seru Ana.

"Hei, ayo masuk, maaf aku lupa namamu," seru Ana memanggil seseorang yang ada di luar.

"Kak Jane?!" Seru Shita, saat melihat sosok yang di panggil Ana.

"Dia yang mengantar kami, kami bertemu dia saat di rumah sakit," terang Ana.

"Ayo masuk dulu," seru Shita.

Mereka semua segera masuk kedalam rumah tersebut.

"Waw, inikan kursi tamu yang pertama kita miliki?" Seru Ana ketika melihat kursi tamu yang ada.

"Aku kurang tahu mah, saat aku masuk semua ini sudah ada, aku hanya menatanya sedikit," seru Shita.

Mereka semua duduk di kursi tersebut.

"Aku mencari kamu, untuk mewujudkan perkataan ku malam itu, kamu ingat, kalau aku bilang, aku nggak rela anak berprestasi seperti kamu mengubur mimpi kamu, nah sekarang aku membawa kabar gembira buatmu, jika kamu lolos tes nanti, kamu akan dapat beasiswa untuk kuliah kamu," seru Jane sambil memberikan satu amplop.

Dengan semangat Shita menerima amplop pemberian Jane. "Ya ampuuun, kak Jane!" Ringis Shita, saat melihat nama fakultas impiannya dalam surat itu.

"Berusahalah Shita, jika kamu berhasil, kamu bisa kuliah gratis!" Seru Jane.

Shita langsung berteriak histeris, karena kebahagiaan yang luar biasa, papanya sembuh, juga impiannya yang akan terkabul jika usahanya berhasil.

Shita langsung memeluk, Ana dan Sammy bergantian. Melihat keceriaan di wajah Shita, kekhawatiran Sammy tidak terbukti. Tadinya dia mengira Shita akan sangat berduka, karena kejadian ini, persahabatannya dengan Ara yang terjalin sejak kecil kandas karena ulah Gildan.

Melihat kebahagiaan Shita, tidak terasa crystal bening terlepas dari mata Sammy.

"Papa kenapa?" Tanya Shita.

"Papa ikut bahagia, walaupun kami tidak berdaya, papa senang, akhirnya mimpimu untuk kuliah akan terwujud," seru Sammy.

"Tapi maaf! Aku bukannya merusak kebahagiaan kalian, tapiii kalau Shita gagal tes besok, beasiswa batal!" Seru Jane.

"Kami yakin dengan kemampuan anak kami," seru Ana, dia berdiri di samping Shita dan melingkarkan lengannya di bahu Shita.

"Aku juga yakin kalau Shita pasti bisa, ya sudah, aku pamit," seru Jane. Dia tidak sanggup berlama-lama di tempat itu, hatinya sungguh tersiksa melihat keadaan rumah yang di tinggali Shita.

"Sekali lagi terimaksih banyak Jane," seru Ana sambil menggenggam erat tangan Jane.

Jane hanya membalas dengan senyuman dan anggukan kepala.

"Terima kasih banyak!" Seru Shita dia berjalan mendekati Jane.

"Sama-sama, semangat!" Seru Jane sambil menepuk lembut bahu Shita.

Jane pergi dari rumah itu dengan perasaan yang campur aduk, bahagia namun juga sedih melihat keadaan Shita.

1
Jasmine
udh baca thor
Jasmine
perdana dirimu author buat tgl rilis dan berakhirnya...sdh byk aku baca novel masih ga tau author A buat karya xxx dirilis ataupun berakhirnya kpn
Jasmine
🤣🤣🤣🤣🤣
oneng kau mark...bayi disitu lahir hrs menangis
Jasmine
anaknya cwo kah?? krn tak ada diberitahukan setiap periksa kandungannya shita
Jasmine
akhirnya petualangan Mark berlabuh ditepian shita....happy ending
Jasmine
memang ide abi cemerlang bgt...dan benar2 profesional
Jasmine
pintar bgt skenario Mark .... cium peluk jauh mark
Jasmine
tipu..tipu...mark merekayasa kematiannya pd andreas sahabatnya biar dianggap dramatisir shita mengakui rasa cintanya dan mau memaafkan mark...abi...aku pdmu
Jasmine
mana tim keamanan yg menjaga mark 24 jam
Jasmine
hahaha...mau bunuh diri dgn obat tidur atau merangsangg si paman
Jasmine
cinta itu tulus bukan menyakiti...km menyakiti dirimu sendiri dan org2 yg km rugikan cin...sadarlah sebelum karma menghampirimu
Jasmine
helehhh...ular bludak blm insaf jg toh...kasih ganjaran pd cindy segera Mark
Jasmine
🤣🤣🤣🤣🤣
aura pembunuh Gimar membuat Shita mau muntah...kecian calon anak Mark
Jasmine
Mark senangnya ruarrr biasa...tanpa ragu dan bimbang Abi rencananya berhasil
Jasmine
hampir kecolongan tuh abi...mark suka ingkar janji
Jasmine
Abi bisa aja membuat Mark kelimpungan dgn perasaannya
Jasmine
Abi....kamu genius bgt!!!
Jasmine
benarkan dugaanku...shita tinggal ditempat panti abi dulu
Jasmine
Abi mungkin membawa shita ke panti aauhan tempat dia dulu tinggal
Jasmine
Abi...abi...banyak akal jg dirimu
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!