putri duyung yang memiliki kekuatan ajaib tanpa senjaga menyelamatkan seorang gengster yang terluka di dasar lautan.
jatuh cinta pada pandangan pertama,,dan dengan tekad juga kerinduan pada ibunya di dunia manusia.
dia membahayakan dirinya sendiri,hingga suatu hari gangster itu mengecewakan nya.
lalu bagaimana dengan kisah selanjutkan,,saksikan kelanjutannya,,yuk mampir ke cerita ku ya.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon EMiliya PUtry S, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
mangsa baru
Kediaman Lemos
didalam ruangan kerja yang terlihat remang-remang,disana Daxton duduk di dekat jendela,dia menatap kearah bintang dengan perasaan tidak nyaman,entah kenapa tiba-tiba dia memikirkan wanita yang dia cintai itu,tidak seperti biasanya dia mengingat wanita penyelamat nya karna merasa rindu.
tapi malam ini, perasaan nya terasa sesak, terlihat matanya berkaca-kaca,dia merasa bingung dengan perasaan nya saat ini.
" ada apa dengan ku ?? kenapa aku merasa Ayara ku dalam bahaya ?? tidakkk...ini bukan tentang perasaan itu saja,tapi aku merasakan sesuatu dalam diriku yang tidak pernah aku rasakan sebelumnya,,," gumamnya,pemuda tampan itu terus memukul dadanya yang terasa sesak dan air matanya menetes tanpa dia sadari.
dan anehnya perasaan sesak nya semakin bertambah saat angin tiba-tiba berhembus kencang,dia menatap halaman kediaman Lemos dengan tatapan yang sulit diartikan.
TING
suara handphone nya terdengar,pemuda itu berdiri dan memutuskan untuk masuk kedalam kamar, sebelum dia pergi,daxton tidak lupa menutup jendela ruangan kerja nya.
setelah meninggalkan ruangan kerja nya,dia masuk kedalam kamar dan membuka handphone nya dan melihat email yang baru saja masuk, tangannya bergerak cepat menggeser setiap tulisan yang baru saja di kirimkan oleh asisten nya Raka.
" ini....apa ini benar...?? Ayara ku.. Ayara ku ternyata masih berada di kota ini ?? hahahhahaaaa... akhirnya aku menemukanmu,,lihatlah sayang,, kemanapun kamu pergi aku akan tetap menemukan mu,,,besok aku akan mengerahkan semua pengawal ku mencari keberadaan mu " gumannya,pemuda itu tersenyum dan tertawa dengan bahagia.
dia meletakkan handphone nya dengan hati-hati,dan kemudian mengambil foto yang terpajang di atas meja
" sayang tunggu aku,, secepatnya aku akan menjemputmu,,dan kita akan menikah dan memiliki anak yang lucu,,Ayara aku mencintai mu,,dan aku sangat yakin kamu pasti akan memaafkan ku " ucapnya,pemuda itu menjatuhkan tubuhnya di atas ranjangnya sembari memeluk foto itu dengan eratnya.
************
sedangkan di dalam gedung yang masih terdengar suara musik DJ yang begitu nyaring,disana Rania ( Ayara ) masih duduk dengan santai nya,dia menatap tajam kearah pemuda-pemuda yang terus-menerus melirik kearah nya.
" apa disini tidak ada pemuda yang tampan?? ckkk... sia-sia saja aku datang kesini, seperti nya malam ini aku akan pulang dengan tangan kosong " ucapnya dengan kesal, Rania?? wanita yang masih menggerutu tiba-tiba melihat kedatangan seorang wanita yang terlihat sudah mulai menua,dia menaikkan alisnya saat melihat wanita itu membawa beberapa pemuda.
sementara Mami Susi yang sudah berdiri dihadapan Rania,matanya membulat saat melihat kecantikan wanita itu dari dekat,baru kali ini dia melihat wanita secantik itu.
" jika dia berkerja di tempat ku,pasti aku akan mendapatkan keuntungan besar,,dan dia akan menjadi favorit para penguasa yang berkuasa,, bagaimana pun caranya aku harus mendapatkan wanita ini" batin Mami Susi,dia duduk dan tersenyum ramah pada Rania.
" apa kamu membutuhkan sesuatu?? aku lihat kamu terlihat sedikit mabuk,,kamu tenang saja aku adalah pemilik bar ini,,jika kamu ingin beristirahat aku akan mengantarmu kedalam kamar" Mami Susi berusaha terlihat sopan dan ramah dihadapan Rania.
beberapa pemuda yang dibawa oleh Mami Susi saling memandang saat melihat kecantikan Rania,mereka tersenyum mesum sembari menjilat bibirnya dengan nakal.
" wanita Ini sangat cantik sekali,,pantas saja tuan Kelvin sangat menginginkan nya dan dia juga terlihat sangat bersemangat,, sepertinya kita akan mendapatkan bonus besar malam ini " biisk salah satu pemuda dengan tangan mengepal,dia sudah tidak sabar mendapatkan bonus dari Mami Susi maupun Kelvin.
temannya mengangguk setuju mendengar itu,dia menatap Rania dengan tatapan mesumnya, sedangkan Rania yang mendengar ucapan Mami Susi?? dia tersenyum dingin lalu menatap mereka semua dengan datar.
" aku tidak mabuk,hanya karna sebuah minuman, pergilah jangan ganggu ketenangan ku !! aku sedang ingin sendirian " Rania mengatakan nya dengan acuh,dia sama sekali tidak perduli dengan wajah Mami Susi yang terlihat masam.
" ehemmm....nona tidak usah sungkan pada kami,dan minuman yang anda minum itu minuman berarkohol jadi tidak mungkin nona tidak mabuk,,apalagi dari yang aku lihat pasti nona baru pertama kali,memasuki tempat yang seperti ini," mendengar ucapan salah satu pengawal Kelvin,Mami Susi mengangguk setuju,,dia mencoba menggeser posisi duduknya dan ingin menyentuh pundak wanita itu tapi.
brakkkkkkkkkkk
Mami Susi terkejut saat Rania memukul meja dengan kerasnya,dan anehnya meja itu terbelah menjadi dua,dia berdiri dan menatap Rania dengan tidak percaya.
sama seperti semua orang yang tadinya sedang sibuk dengan dunia nya masing-masing,menoleh kearah mereka,begitu juga musik DJ yang tadinya terdengar nyaring tiba-tiba berhenti saat mendengar suara keributan.
" aku sudah mengatakan jangan menganggu ku !! apa kalian tidak mengerti bahasa manusia?? pergilah sebelum kesabaran ku habis ! " kecam Rania yang sudah terlihat berdiri.
para pengawal Kelvin menelan ludah melihat tatapan tajamnya,mereka berjalan mundur dan berlari memanggil pemuda yang bernama Kelvin.
" kamu....kamu sudah membuat kekacauan di tempat bar milikku !! dan kamu begitu berani membentak ku !! pengawal!!! bawa wanita ini ke dalam kamar tuan Kelvin, jika kamu tidak mau diperlakukan secara lembut aku akan membawa mu secara paksa !! " marah Mami Susi,dia merasa harga dirinya sebagai pemilik bar tercoreng.
" wah siapa wanita itu ?? dia sangat berani, aku tidak bisa membayangkan bagaimana nasibnya nanti,"
" benar,, apalagi yang dia hadapi sekarang ini Mami Susi, pemilik bar terbesar di negara ini,,kasihan wanita secantik dia harus menjadi korban berikutnya "
" salah nya sendiri,,dia bersikap lancang pada Mami Susi,,dan dia sangat sombong sekali,sejak dia memasuki bar ini aku sudah menduga dia wanita yang tidak tau diri "
drapppppppppppp
drapppppppppppp
suara langkah kaki terdengar,para pengawal mami Susi berdatangan,mereka mendengar suara teriakan Mami Susi dan langsung berlari menuju wanita paruh baya itu.
" ada apa ini ?? Mami?? ada apa ? kenapa kamu terlihat marah ? " tanya salah satu pengawal itu.
" bawa wanita ini kedalam kamar tuan Kelvin,,jangan biarkan dia pergi dari sini !! karna sekarang dia akan menjadi wanita penghibur disini !! " Mami Susi tersenyum jahat pada Rania yang masih berdiri dengan tegak dan menatap nya dengan datar.
para pengawal menatap Rania dengan melotot mereka terpesona dengan kecantikan wanita itu,dan tanpa basa-basi mereka mendekati Rania dan menyentuh tangannya tapi.
buggggggggg !!!!!
bungghgggggggg !!!!
krekkkkkkkkkkkkk
aaahhhhhhkkkkkkkkkkkkk
semua orang yang ada disana tidak percaya dengan apa yang mereka lihat,seorang wanita cantik mampu melumpuhkan para pengawal Mami Susi?? sedangkan para wanita berteriak keras melihat kekejam Rania yang mematahkan tulang-tulang para pengawal itu.
" aku tidak suka di ganggu !! apalagi kamu yang bukan siapa-siapa ku berani mengatur ku !! kamu sama saja mencari mat1 !!! " desis Rania yang sudah terlihat marah,dan dia berjalan mendekati Mami Susi yang terlihat mematung disana.
plakkkkkkkkkkkk
brukkkkkkkkkkkkkkkkk
" kamu...siapa kamu....jangan bunu* aku,,,maafkan aku,,aku..aku " ucap Mami Susi dengan suara bergetar hebat,dia menatap para pengawal nya yang sudah tidak bernyawa,dan dia sangat jika Rania bukan wanita sembarangan,sungguh dia sangat menyesalinya karna berani menganggu ketenangan wanita ini.
" memaafkan mu ?? sayangnya aku tidak sebaik itu,,!! " kekeh Rania yang membuat para pria dan wanita langsung berhamburan keluar dari dalam gedung itu.
bagaimana tidak,,saat Rania dengan mudahnya membunu* para pengawal Mami Susi tanpa mengeluarkan dar4h.
pranggggggg
sreeeeeettttttttt
Mami Susi merasakan sakit dibagian leher nya,dia menatap Rania dengan tatapan kosong,sungguh dia tidak percaya malam ini adalah hari kematian nya.
karna merasa tidak kuat menahan sakit di bagian lehernya, tubuhnya tergeletak di lantai dengan mata terbelalak.
Kelvin dan para pengawal nya yang melihat kejadian itu,mereka berjalan mundur dan menatap Rania dengan ketakutan setengah mat1.
" dia wanita iblis,,aku tidak boleh menyinggung nya " gumam Kelvin,karna tidak ingin Rania membunu* nya,pemuda itu berlari terbirit-birit kembali kedalam kamarnya,yang di ikuti oleh para pengawal nya.
sedangkan Rania ? dia menatap bar itu dengan kebingunan.
" dimana semua orang ?? kenapa mereka semua tiba-tiba menghilang?? ini sangat aneh,," gumam Rania yang sedang menggaruk kepala nya.
karna melihat bar itu sudah kosong,dia memutuskan kekamar mandi dan tidak memperdulikan mayat Mami Susi.
***********
sementara di lantai dua,,disana ketiga pemuda yang sedang berbicara serius tiba-tiba saling memandang dengan wajah keherannan,mereka menggeleng dan berdiri dengan raut wajah kebingunan.
" kenapa aku tidak mendengar suara musik lagi ?? apa bar ini akan tutup ?? " tanya Brayen dengan serius.
" tidak mungkin,bar ini tutup di pagi hari,, bagaimana mungkin malam ini tutup lebih awal,,pasti ada masalah dibawah " ucap Willi dengan santainya.
Max pemuda tampan itu yang sejak tadi terdiam, akhirnya membuka suaranya,dia menatap Willi dengan dinginnya.
" pergi lihat apa yang terjadi,," setelah mengatakan itu, Max meninggalkan ruangan itu,dia berjalan menuju kamar mandi.
disaat yang sama,Rania yang sedang memainkan handphone nya tiba-tiba mendongak dan menatap punggung lebar seorang pemuda yang terlihat mempesona itu.
" tunggu !! " Max yang mendengar suara seorang wanita tiba-tiba menghentikan langkahnya,dia berbalik badan dan menatap seorang wanita yang begitu cantik sedang berjalan kearahnya.
" tidur dengan ku,,aku akan membayar mu dengan mahal!! " ucap Rania yang sudah berdiri dihadapan Max dengan tatapan datar nya,dia juga melihat penampilan pemuda itu yang terlihat rapi ,juga wajahnya yang sangat tampan.
deggggg
mata Max melotot mendengar ucapan wanita itu,dia hampir oleng mendengar nya, apalagi melihat tatapan mesum Rania membuat dia merasa geram.
" kamu wanita tidak tau malu,, beraninya kamu merendahkan ku !! apa kamu tidak tau siapa aku ?? " marah Max dengan rahang mengeras.
Rania tentu saja merasa kebingunan,dia menaikkan alisnya dan merasa pemuda itu semakin terlihat tampan.
" tentu saja aku tau siapa kamu,kamu hanya seorang pekerja keras yang membuat wanita-wanita disini merasa puas,,dan kamu sangat beruntung bertemu denganku ,, sudahlah jangan terlalu banyak berfikir aku akan membayar mu 2 milliar untuk satu malam,,dan tenang saja aku hanya memerlukan sperm4 mu agar aku bisa hamil dan melahirkan anak-anak yang lucu " ucap Rania tanpa memperdulikan perubahan wajah pemuda itu.
sungguh Max tidak menyangka ada wanita seperti Rania yang tidak memiliki rasa malu atas ucapannya.
bahkan Max tidak tau apa yang harus dia katakan,tapi terlihat nafasnya memburu karna ucapan Rania yang tidak masuk akal.
sedangkan Rania yang masih melihat
keterdiaaman pemuda itu,dia merasa geram dan tanpa basa-basi dia menggendong Max di pundak nya dan membawa nya memasuki kamar.
Max?? dia seperti kehilangan jiwa nya saat tiba-tiba tubuhnya melayang dan.
brukkkkkkkkkkkkkkkkk
Max tersadar saat tubuhnya di lempar keatas ranjang, nafasnya tercekat dia menatap Rania yang sedang melepaskan pakaian nya.
" wanita tidak tau malu !!! aku akan membunu* mu,,,!!! " teriak Max yang sudah terlihat marah karna sikap Rania yang begitu lancang ,dia yang ingin mengambil pistol di pinggang nya tiba-tiba menyadari ada yang tidak beres,dan benar saja.
" apa kamu mencari ini?? tenang saja aku akan memberikan nya jika tugasmu sudah selesai,,cepat buka baju mu aku tidak punya banyak waktu !! " ucap Rania yang sedang memperlihatkan pistol milik pemuda itu,tentu saja Rania mengambil nya saat menggendong pemuda itu tadi.
Max menggeleng dengan tidak percaya,dia yang ingin turun tiba-tiba ditimpa oleh tubuh Rania, jantung nya berdebar kencang dia ingin menolak tapi tiba-tiba Rania menciumnya dengan rakus.
merasa tidak berdaya karna permainan wanita itu, Max hanya bisa pasrah,dan mereka melakukan nya beberapa kali yang membuat Rania tersenyum puas.
" setelah aku hamil,, Daxton tidak akan punya kesempatan untuk menganggu kehidupan ku lagi,," gumamya, Max yang pertama kali melakukan nya,dia merasa ket4gihan bahkan dia terus mengg0yangkan p1nggulnya dengan bersemangat.
" seorang Max di perkaos oleh seorang wanita ??? ini sangat lucu,jika semua orang tau aku mungkin tidak akan memiliki wajah lagi,,," gumam Max,dia menatap wajah Rania yang terlihat sangat cantik.
pemuda tampan itu tersenyum tipis mendengar suara rintihan wanita itu,entah kenapa jantung nya berdebar kencang.
dan malam itu keduanya melakukan nya hingga matahari terbit, Max yang sudah tidak sanggup lagi hanya bisa melihat Rania yang masih terlihat bersemangat,dan karna tidak memiliki tenaga lagi dia akhirnya jatuh pingsan.