NovelToon NovelToon
Janji Hati

Janji Hati

Status: tamat
Genre:Romantis / Cintamanis / Perjodohan / Badboy / Spiritual / Konflik Rumah Tangga- Terpaksa Nikah / Tamat
Popularitas:67.9k
Nilai: 5
Nama Author: Ervina Dwiyanti

Mungkin kedua hati yang saling mengisi akan dipisahkan dalam waktu sejenak namun ketika dan apabila cinta itu dipegang teguh dengan hati yang tulus dan ingin bersama maka akan ada selalu jalannya.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Ervina Dwiyanti, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bagian 22. Curahan Hati Abrar

Abrar mencoba untuk mendekatkan diri kepada calon kakak iparnya yang sedang duduk di ruang tamu sendiri memainkan ponselnya karena kak Ema lagi di kamar dandan karena sebentar lagi mereka akan jalan. Abrar pun mencoba untuk menanyakan kepada Benny perihal dia meminta tolong kepada calon kakak iparnya untuk bisa membantunya agar mama bisa menerima Alya dirumah ini. Mungkin kelihatannya seperti menolak karena dengan status yang belum resmi menjadi kakak ipar ia bingung harus memilih siapa antara calon mertua atau calon adik ipar. Namun Abrar tetap meminta tolong kepada Benny terus dan terus. "Kamu beneran pengen memperjuangkan Alya?" 

"Ya kak aku pengen banget memperjuangkan Alya kemarin aja kita berdua baru aja berantem jadi ya kalau misalkan terus-terusan udah biarin ya bakalan rusak juga hubungan kami berdua kakak mau kan bantuin aku supaya mama bisa merestui aku sama Alya?" Benny menggaruk kepalanya yang tidak terasa gatal sama sekali, ia takut kalau misalkan calon mertuanya marah-marah nantinya karena sudah ikut campur dalam keluarga ini.

"Terus caranya untuk membantu kamu gimana?" 

"Aku kan lagi berantem sama Alya nah jadi aku rencananya hari ini pengen ngajakin Alya buat jalan-jalan nah kalau misalkan mama nanya ke kakak aku ke mana bilang aja ada tugas bisa kan kak?"

"Terus kalau misalkan mama nanya-nanya setuju atau enggak antara hubungan aku sama Alya kakak bilang aja setuju menurut sudut pandang kakak kayak gimana biar mama tuh dapat referensi pendapat dari orang-orang kalau cinta itu tidak mau dari dipandang harta." Abrar menjelaskan sedetail mungkin. 

"Ya udah kalau gitu kakak mau pokoknya sukses terus ya buat kamu!" Ia menepuk bahu Abrar agar selalu semangat untuk menjalani semuanya dan restu akan datang di waktu yang tepat nantinya. Abrar pun permisi untuk keluar untuk ngerjain tugas dan tak berapa lama Ema pun datang karena sudah selesai berdandan. 

Setelah Abrar keluar dari Ema pun langsung saja menanyakan kenapa tiba-tiba Abrar mendekati tunangannya, Benny menjawab kalau misalnya Abrar minta tolong untuk bisa membantu dirinya agar bisa dekat dengan Alya dan Ema hanya bisa menarik nafas sejenak. "Oh gitu ya kasihan banget sih adik aku yang nggak bisa dapatin restu dari mama. Pokoknya kita harus ngebantu dia pokoknya jangan sampai ketahuan mama ya?" Benny mengangguk dan paham. 

Tak berapa lama mama dan papa pun datang mereka berdua hanya bisa melirik satu sama lain. Mereka beradu cocok di ruang makan setiba baru keluar dari kamar. "Mama kok selalu ngomong kayak gitu sih?"

"Papah tuh yang gak pernah ngerti sama mama!" 

"Harusnya mama yang paham!" Ema pun mendekat dan seakan-akan mempertanyakan apa yang mereka sebenarnya permasalahkan dan marah-marah. Mama menjelaskan dengan nada yang emosi di depan calon menantu dan papah. Papah hanya bisa menggeleng-geleng saja dengan sikap mama. 

Mama dan papah berantem mempermasalahkan kenapa papah malah Abrar yang berhubungan dengan Alya. "Udah lah mah Abrar kan sudah dewasa jadi ngapain sih kita ikut campur sama hubungan percintaan nya dia? Lagian mama dari dulu juga selalu nggak suka sama orang yang dekat sama anak kita anak kita juga nggak sempurna mah yang sama-sama juga banyak kekurangan?" Papah yang selalu menilai orang lain dengan berbagai macam sisi dan aspek ia bahagia banget kalau misalkan semua itu dilihat dari sisi dan aspeknya bukan dari satu pihak saja apalagi tanpa materi atau keadaan. Namun perbedaan terbalik dengan mama yang selalu menilai orang lain dari materi, sering sekali papah dan mama berbeda pendapat satu sama lain karena papah sering nggak mau ribut ia pun akhirnya mengalah. Tapi untuk kali ini papa pro dengan Abrar ia tak mau kalau misalkan a kecewa dan sedih karena mama yang selalu melarangnya dekat dengan Alya orang biasa yang selalu dipandang rendah oleh mama tidak cuma Alya aja tapi untuk siapapun yang dekat dengan Abrar baginya status sosial itu tidak penting yang penting berat itu baik yang bisa membahagiakan Abrar itu lebih dari cukup. 

"Papah kenapa sih selalu ngebela perempuan itu emang papa diberi uang berapa sama dia? Mama kan udah selalu bilang kalau misalkan mama pengen Abrar tuh mendapatkan perempuan yang baik. Kenapa papah nggak ngerti ngerti maksudnya apa!"

"Iya papah tahu maksud mama pengen kayak gimana tapi kan seharusnya jangan kayak gitu juga kita juga harus mentingin kebahagiaan Abrar?" Dengan nada lembut papah menjelaskan mama dan memegang pundak mama. Sedikit rada drama mama pun meneteskan air mata karena tak terima orang-orang malah membela Abrar dengan perempuan itu. 

"Ya udah deh kalau gitu aku sama Benny berangkat dulu ya Mama jangan emosi-emosi ya!" Ema dan Benny pun memilih untuk berpamitan kepada mama karena ia tidak mau ikut campur perdebatan diantara kedua orang tua. 

Mereka berdua pun masuk ke dalam mobil dan melaju begitu saja. Perdebatan tetap saja terurai. 

***

Abrar pun mengajakku untuk bertemu. Aku berusaha untuk menurunkan egoku dan berusaha untuk tidak membahas hal-hal kemarin karena tadi malam kebetulan Abrar menghubungiku dan ingin mengajak ketemuan pertemuan kita ada di sini. Kita memang terlihat sama-sama gengsi untuk mengungkapkan apa yang sebenarnya terjadi kemarin namun aku tetap saja salah dan ingin mengalah untuk menjelaskan semuanya yang terjadi kalau misalkan apa yang ia lihat kemarin itu tidak benar dan cuma salah paham doang. "Aku pengen minta maaf sama kamu kalau misalkan udah bikin kamu emosi kemarin tapi kalau boleh jujur aku sama sekali nggak ada niatan untuk selingkuh mas Abrar!" Aku yang sedikit merendahkan nada suara seperti tak biasanya. Hanya diam dan menggangguk. 

"Aku pengen hubungan kita nggak ada yang ganggu-ganggu makanya waktu itu aku marah-marah ngeliat kamu sama Ryan sahabat aku sendiri. Aku nggak pikir panjang juga buat marah-marah waktu itu kan aku saking emosinya melihat kamu sama orang lain. Tapi karena Ryan ngomongnya aku dan menjelaskan semuanya kalau misalkan kalian nggak ada apa-apa yaudah aku berpikiran kenapa aku begitu bodohnya terlalu emosi tanpa harus dijelaskan oleh orang lain. Dan aku juga yakin kamu enggak akan pernah kayak gini maafin aku ya kalau misalkan udah bikin kamu sedih karena sikap aku yang kurang baik dan kekanak-kanakan." Aku bersyukur banget ketika Abrar mengatakan hal ini sama sekali tak menyangka kalau misalkan Abrar memaafkan secepat mungkin. 

"Oh gitu ya nggak apa-apa mungkin kita emang salah paham dan kalau misalkan enggak ada bumbu-bumbu berantem ya itu mah bukan pacaran namanya manusia yang memiliki dua kepala yang memiliki pola pikir yang beda-beda."

"Iya kalau begitu kita sudahi drama ini," ajaknya yang mengajak untuk jalan-jalan. Akhirnya kita berdua pun jalan-jalan melupakan semuanya dan selalu berpikiran positif kalau misalkan setiap hubungan itu pasti ada aja cerita dan pasti ada aja masalah.

Ternyata taman ini membuat kita berantem dan membuat kita saling memaafkan satu sama lain karena di mana pertemuan kita dan di mana juga kita akan menyelesaikannya berdua. 

1
Nur hikmah
ko g jujur aj c alya..uuh
Nur hikmah
ko abrar g liat lngsung klw kluarganya g suka kecuali kak ema yg baik hti
Nur hikmah
mmpir..like deh
Kepala Pil
Up lgi yha.. bagus critanya... semoga kedepan nya gk ngebosenin lope lope dah pokok nya
seizy Kurniawan
hai kak aku slmampir. sudh aku bom like juga. di tunggu jejaknya

salam my enemy is my love
Kochenk Liar
Mampir juga yuk ke karyaku "My Ghost Friend" Ayo saling dukung & jangan lupa tinggalkan jejak😊🙏
_sshinta
aku boomlike nih, back ya kalau mau wkwkw
_sshinta
next kak, semangat
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!