NovelToon NovelToon
SEESAW

SEESAW

Status: sedang berlangsung
Genre:Cintapertama / Crazy Rich/Konglomerat / Identitas Tersembunyi
Popularitas:3.8k
Nilai: 5
Nama Author: Daeena

Terjebak dalam pernikahan tanpa cinta bersama Arthur Bond, Rexana Nycekerh hidup bagai pajangan mahal di dalam sangkar emas. Demi menyelamatkan perusahan ayahnya yang terancam runtuh, Rex terpaksa menelan bulat-bulat dinginnya penghinaan dan tuduhan atas rahasia masa lalu yang enggan ia bocorkan. Namun, ketika kembali ke New York, takdir memainkan lelucon paling kejam.

Lexana, kakaknya sendiri, secara terang-terangan memamerkan kekasih barunya—Diedrick Glodereus Ashford.
Pria itu adalah pemilik masa lalu Rex, cinta pertamanya yang kini hadir kembali membawa dendam dan kepahitan.

Di tengah kepungan tuntutan keluarga yang tak berhati dan intrik kekuasaan, Rex harus berdiri sendirian di antara dua pria yang membencinya.

Akankah rahasia di balik perpisahan masa lalu mereka terkuak, atau justru Rex akan benar-benar hancur dalam permainan pembalasan dendam ini?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Daeena, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

#3

Mansion megah keluarga Ashford malam itu diselimuti pendar cahaya lampu gantung kristal yang mewah, memancarkan aura keanggunan tiada tara di salah satu kawasan paling elit New York.

Namun, di dalam salah satu ruang santai bernuansa kayu jati mahoni dan lantai berlapis karpet Persia, atmosfernya terasa jauh dari kata tenang.

"Gila... kau benar-benar berpacaran dengan Lexana Nycekerh?"

Pertanyaan bernada keheranan murni itu meluncur mulus dari bibir Dominic Ashford.

Dia berdiri bersandar di tepi meja biliard dengan segelas wiski di tangannya, menatap saudara kembarannya seolah-olah pria di hadapannya baru saja kehilangan separuh otaknya.

Di samping Dominic, Draxler Ashford menyilangkan kedua tangannya di dada, menggeleng-gelengkan kepala dengan raut wajah setengah tak percaya.

Tiga pria kembar identik— Dominic, Draxler, dan Diedrick—merupakan para pewaris sah imperium bisnis Ashford, lahir dari pasangan konglomerat ternama, Kaetos dan Parrie Ashford.

Muka mereka bagai cetakan sempurna yang serupa; garis rahang yang tegas, hidung mancung yang tajam, serta tatapan mata memikat yang sanggup membuat wanita mana pun bertekuk lutut.

Namun malam ini, Dominic dan Draxler tengah melempar pertanyaan serius perihal keputusan nyeleneh saudara mereka.

Keluarga Nycekerh terkenal luas di kalangan kelas atas sebagai para oportunis ulung—keluarga yang tidak ragu memanfaatkan siapa saja demi menyelamatkan dinasti mereka yang hampir bangkrut.

Dan dari sekian banyak wanita di kota New York, Diedrick justru memilih berpacaran dengan putri pertama keluarga haus harta tersebut.

Diedrick Ashford menyandarkan punggungnya pada sofa kulit, menyesap wiskinya santai sebelum menyahut dengan nada dingin tanpa beban.

"Dia cantik. Dan dia pintar," Diedrick mendengus pelan, lalu menatap kedua saudaranya dengan sudut bibir terangkat miring.

"Apa aku perlu memperjelas permainan ranjang kami juga?"

"Wah, Brengsek kau, Brother!" umpat Dominic spontan, Hampir tersedak minuman kerasnya sendiri.

"Jika Mommy mendengarnya, kau akan langsung dicoret dari kartu keluarga malam ini juga!"

Draxler menyahut sembari mengusap tengkuknya, gorden alisnya bertaut.

"Casanova sejati... gaya bicaramu benar-benar membuatku merinding, Diedrick."

Di antara ketiga saudara kembar yang hanya berselisih beberapa menit saat dilahirkan itu, Diedrick memang terkenal paling liar dalam hal urusan asmara.

Dia terkenal suka menggonta-ganti kekasih bagai mengenakan pakaian.

Tidak pernah ada satu pun gadis yang ditatapnya dengan rasa sungguh-sungguh Selama 27 tahun Umurnya.

Kedua kembarannya bahkan sering kali bingung dan kehabisan akal ketika harus mengarang alasan di hadapan sang Mommy— Parrie Ashford, perihal tingkah laku saudara mereka yang satu ini.

Padahal sejak awal, sang Mommy sudah mewanti-wanti ketiga putra kembarnya untuk tidak bermain-main dalam berpacaran.

Jika saatnya tiba, mereka akan langsung dituntut untuk menikah dengan cinta yang setara dan orang yang tepat—seperti yang dilakukan oleh Penelope, kakak tertua mereka yang telah menikah lebih dulu dan hidup tenang bersama suaminya.

Namun, tidak ada satu orang pun di dunia ini—bahkan kedua kembarannya sendiri—yang tahu kenyataan pahit di balik kelakuan liar Diedrick.

Diedrick hancur.

Jiwanya telah luluh lantak sejak hari di mana dia diputus secara kejam oleh wanita dari masa lalunya.

Cinta pertamanya.

Bertahun-tahun mereka menjalin kasih secara sembunyi-sembunyi sejak masih duduk di bangku High School.

Hubungan yang dia jaga dengan seluruh jiwanya itu mendadak dihancurkan begitu saja oleh sang gadis, hanya dengan alasan tidak terima harus menjalani hubungan backstreet—dan yang lebih tragis, gadis itu justru memilih menikah dengan pria lain.

Tidak ada alasan lain kenapa Diedrick kini memilih memacari Lexana Nycekerh.

Lexana hanyalah bidak papan catur.

Wanita itu adalah satu-satunya alat yang bisa dia gunakan untuk membalaskan rasa sakit hati dan dendam yang menggerogoti dadanya selama bertahun-tahun.

Setelah bertahun-tahun melarikan diri dan tinggal di luar negeri, Diedrick akhirnya memutuskan kembali ke New York tepat setelah mendengar kabar bahwa wanita dari masa lalunya itu juga telah kembali ke tanah air.

Dengan dingin dan penuh kalkulasi, Diedrick segera mengatur skenario balas dendam atas rasa sakit hatinya.

Dengan memacari kakak kandung wanita itu.

Seluruh keluarga Ashford tidak ada yang tahu soal riwayat asmaranya di masa SMA.

Diedrick rela mengabaikan segala larangan keras sang Mommy soal jangan berpacaran dan merusak kehormatan wanita demi bisa mempertahankan prinsip menikah di usia matang.

Sebab baginya, prinsip itu telah mati di hari wanita itu menginjak-injak hatinya.

Bagaimana kabarmu, Bellerina? batin Diedrick mendadak berbisik tajam.

Bellerina.

Panggilan manis yang dulu diciptakan khusus oleh Diedrick untuk Rex—gabungan dari nama indah Bellerina di antara nama asli Rexana Nycekerh.

Nama pemberian Diedrick yang menurut kabar burung masih tetap dipakai oleh gadis masa lalunya itu hingga detik ini.

Kata Bellerina adalah poros dari seluruh hubungan mereka yang rumit.

Berputar dan terus berputar bagai komedi putar yang tak berujung.

Hingga empat tahun lalu, peristiwa berdarah di hatinya terjadi.

Diedrick melihat dengan mata kepalanya sendiri bagaimana sang pujaan hati berciuman mesra dengan pria lain—yang ironisnya adalah Pria Random Kampus yang bahkan tidak Diedrick kenal.

Diedrick tidak mengamuk atau membuat keributan saat itu.

Dia hanya berdiri terpaku dengan dada yang sesak, mendatangi sang gadis dan bertanya-tanya:

Kenapa mengkhianatiku? Apa alasannya?

Dan jawaban yang keluar dari bibir Bellerina sore itu meremukkan seluruh dunianya tanpa sisa.

"Aku muak disembunyikan selama ini, Diedrick! Aku tidak mencintaimu lagi," ucap gadis itu dengan raut wajah dingin yang tak pernah dia lihat sebelumnya.

"Dan maafkan aku... aku akan menikah dengan kekasih yang selama ini menjadi selingkuhanku. Aku hamil anaknya!"

Siapa yang tidak akan hancur mendengar runtutan alasan sampah seperti itu?

Setiap malam mereka melalui masa-masa bersama, saling berbagi kehangatan dan tidur dalam satu dekapan—bagaimana mungkin gadis itu tiba-tiba mengaku hamil anak pria lain?

Ya, Diedrick mengakui bahwa mereka selalu bermain aman selama bertahun-tahun berpacaran.

Tapi apakah karena alasan "bermain aman" itu, sang gadis bisa langsung tahu dan mengklaim sedang mengandung anak dari pria lain? Sungguh menjijikkan.

Jadi selama bertahun-tahun mereka bersama, gadis itu telah berselingkuh di belakangnya!

Sejak malam yang terkutuk itu, Diedrick akhirnya sadar.

Peringatan keras sang Mommy agar anak-anaknya tidak sembarangan berpacaran ternyata lahir dari rasa trauma—Sang Ayah hanya tidak ingin anak-anaknya merasakan rasa sakit hancur akibat ulah wanita yang hanya bermain-main dengan perasaan pria.

Dan Diedrick harus mengalaminya sendiri dengan cara yang paling brutal.

Tak berselang lama—bukan dua hari atau tiga hari setelah mereka putus—kabar pernikahan mewah antara keluarga Nycekerh dan keluarga Bond digelar secara mendadak dan besar-besaran.

Diedrick bahkan terpaksa menghadiri pernikahan itu bersama Dominic dan Draxler sebagai perwakilan dari orang tua mereka yang sedang berada di luar kota.

Yang paling membuat dadanya dihantam gada besi adalah ketika melihat sosok mempelai wanita di atas pelaminan: dia adalah kekasih yang baru saja memutuskannya kemarin.

Kedua kembarannya yang sama sekali tidak tahu-menahu soal hubungan rahasia mereka, justru dengan santainya melontarkan lelucon gila soal bagaimana malam pertama kedua pengantin baru itu akan berlangsung di dalam kamar pengantin.

Sejak hari itu, Diedrick bersumpah di atas kehancuran jiwanya: dia tidak akan pernah lagi memberikan hatinya pada siapapun.

Bertahun-tahun dia sengaja menyebarkan rumor bahwa dirinya adalah pria berengsek yang suka bergonta-ganti kekasih, bahkan dengan rumornya suka membawa wanita-wanita itu ke atas ranjangnya.

Semua rumor busuk itu disebarkan hanya demi satu tujuan: agar sampai ke telinga wanita yang telah melarikan diri dari New York dengan kedok "bulan madu" ke Swiss bersama suami barunya.

Diedrick menghela napas panjang, menghentikan kilasan memori kelam yang menari-nari di kepalanya.

Pikirannya kembali menatap dua saudara kembarnya yang masih asyik memperdebatkan soal Lexana.

Diedrick berdiri dari sofa, membetulkan kancing jas mewahnya.

"Aku ingin mencari udara segar," kata Diedrick datar.

"Mau ikut?"

Dominic dan Draxler saling bertukar pandang sebentar, lalu kompak menganggukkan kepala. "Boleh juga, mumpung pesta malam belum dimulai."

...•••...

Tiga mobil sports mewah meluncur beriringan menembus jalanan kota New York yang dipenuhi lalu lalang kendaraan. Diedrick memimpin di depan dengan mobil Ferrari hitamnya, disusul oleh Dominic dan Draxler di belakang.

Suasana jalanan mulai padat menjelang malam.

Ketika deretan kendaraan melambat di sebuah perempatan besar, lampu lalu lintas berganti warna menjadi merah.

Mobil yang dikendarai Dominic berhenti tepat di samping sebuah mobil sedan hitam berinterior mewah.

Dominic yang sedang santai menyesap kopi di dalam mobilnya tiba-tiba menyipitkan mata, menatap menembus kaca mobil di sebelahnya yang tidak terlalu gelap.

Wajah seorang wanita yang duduk kaku di kursi penumpang belakang menangkap perhatiannya.

Mata Dominic membelalak kaget.

Dia langsung menurunkan kaca mobilnya dan menekan tombol klakson pelan.

"Rex?!" seru Dominic setengah berteriak.

Di dalam sedan hitam tersebut, Rex yang sedang melamun menatap jalanan mendadak menoleh.

Matanya membulat sempurna saat mendapati Dominic Ashford—teman sekelasnya semasa SMA yang juga merupakan salah satu sahabat baiknya—sedang melambaikan tangan dari dalam mobil sports.

Rex buru-buru menurunkan kaca mobilnya sedikit.

Topeng dingin yang dipasangnya seharian agak melunak saat melihat wajah familier Dominic.

"Dominic?" sapa Rex dengan suara agak serak.

"Hei! Benar-benar kau!" Dominic tertawa lebar, wajahnya memancarkan kegembiraan murni.

Dia sama sekali tidak tahu-menahu soal lika-liku hubungan rahasia antara Saudara nya—Diedrick, dengan wanita di hadapannya ini.

Bagi Dominic, Rex hanyalah teman baiknya sewaktu sekolah yang tak sengaja menghilang setelah menikah.

"Lama sekali tidak melihatmu, Rex! Kau makin cantik saja dengan potongan rambut pendek itu," puji Dominic ceria, mengabaikan fakta bahwa kendaraan di belakang mulai melambat.

"Bagaimana kabarmu? Aku mendengar kau baru saja kembali dari Swiss bersama Arthur!"

"Aku... aku baik-baik saja, Dom," jawab Rex pelan, mencoba mengulas senyum tipis meski hatinya terasa diremas.

Dominic yang memang terkenal sebagai sosok yang banyak bicara dan ceplas-ceplos, langsung melanjutkan percakapan tanpa menyadari betapa setiap katanya bagaikan sembilu yang menusuk dada Rex.

"Sial, waktu cepat sekali berlalu, ya? Kau sudah empat tahun menikah dengan Arthur," tutur Dominic dengan nada antusias.

"Bagaimana kehidupan pernikahan kalian? Apa Arthur memanjakanmu dengan baik di Swiss?"

Rex hanya sanggup mengangguk kaku, tak berani mengeluarkan suara karena takut tangisnya pecah di hadapan sang sahabat.

"Aku selalu mendoakan yang terbaik untukmu, Rex," lanjut Dominic tulus, matanya berbinar.

"Suamimu itu pria yang sangat beruntung mendapatkanmu. Semoga kalian berdua selalu bahagia, ya! Dan... oh ya! Aku mendoakan agar kau dan Arthur bisa segera dikaruniai momongan. Biar cepat dapat anak yang lucu-lucu! Kau pasti akan jadi seorang ibu yang hebat!"

Deg.

Kata-kata Dominic bagaikan tembakan tepat di ulu hati Rex.

Anak?

Segera hamil?

Rex menggigit bibir bawahnya kuat-kuat hingga rasa amis darah menyengat lidahnya.

Di saat keluarganya sendiri memaksa dan memaki dirinya karena tak kunjung hamil anak Arthur, kini sahabat baiknya dengan tulus mendoakan hal yang paling mustahil dan paling menyiksa dalam hidupnya.

"Terima kasih, Dom..." bisik Rex rapuh, pandangannya mulai kabur oleh selaput air mata yang ditahannya setengah mati.

Tepat saat itu, di dalam mobil Ferrari hitam yang berada dua kendaraan di depan mereka, Diedrick melirik ke kaca spion tengah.

Pandangannya tertuju pada mobil Dominic yang tampaknya sedang berbicara dengan seseorang di sedan hitam.

Melalui pantulan kaca spion, mata tajam Diedrick menangkap sosok wanita berambut pendek di dalam sedan tersebut.

Wajah porselen itu.

Mata redup yang penuh duka itu.

Jantung Diedrick berdegup kencang secara tidak teratur.

Bellerina?

Lampu lalu lintas mendadak berganti menjadi hijau. Suara klakson kendaraan di belakang mulai bersahut-sahutan nyaring, memecah interaksi singkat di perempatan jalan tersebut.

"Ah, lampunya sudah hijau!" seru Dominic gembira.

"Sampai jumpa di pesta nanti malam, Rex! Kau dan Arthur harus datang, oke?!"

Dominic melambaikan tangannya lalu menancap gas mobilnya, menyusul mobil Diedrick yang sudah melaju lebih dulu di depan.

Rex perlahan menaikkan kembali kaca mobilnya.

Dia menyandarkan kepalanya yang terasa sangat berat pada sandaran kursi, membiarkan air mata yang ditahannya sejak tadi akhirnya jatuh menetes basah di atas pangkuannya.

Di depan sana, di dalam mobil Ferrari yang melaju kencang menembus jalanan New York, jemari Diedrick mencengkeram kemudi dengan sangat kuat hingga buku-buku jarinya memutih.

Kau sudah kembali, Bellerina, batin Diedrick penuh dengan kebencian dan kerinduan yang membakar habis dadanya.

Dan malam ini... permainan kita baru saja dimulai.

1
Mei TResna Rahmatika
banyak bgtt tantangan hubungan mereka thor
Yusry Ajay
lanjut Thor 🤗
winpar
smngt kk 💪
Rosdianah 🌷: ma'aciww kak🫶
total 1 replies
Yusry Ajay
terus semangat berkarya Thor 💪💪
Rosdianah 🌷: Ma'aciww kak reader 🫶 sehat selalu Dimana pun berada 😍
total 1 replies
Yusry Ajay
ya gpp thor dimaklumi 🤗🤗🤗
Yusry Ajay
up lg Thor kurang...
Rosdianah 🌷: huhu maafkan author 🙏🏻 beberapa hari ini author sibuk dunia nyata
total 1 replies
Mei TResna Rahmatika
ugal"an bangettt cinta nya pria ashford satu ini😍
Rosdianah 🌷: wkwkw🤭
total 1 replies
nayla tsaqif
Baru kali ini keturunan asford jd gembel,, 😌
Rosdianah 🌷: ya Tuhan nggak jadi dramatis saya🤣🤣
total 1 replies
Mei TResna Rahmatika
🤣 diedrick malang sekaliii
Rosdianah 🌷: author baru update 🤭🙏🏻
total 1 replies
Yusry Ajay
menegangkan thor bacanya 🤗🤗
Yusry Ajay
lanjut Thor 🤗🤗🤗
Mei TResna Rahmatika
nanggung kak, penasaran 🤣
Rosdianah 🌷: siap kak, Ma'aciww sudah stay baca cerita ku🌷
total 3 replies
Mei TResna Rahmatika
wahh gercep ini sophi,pliss kak jangan pisahin rexana sama diedrick lagi kesian banget kisah mereka 😭
Mei TResna Rahmatika: keturunan ashford yg kisah cintanya gak banyak hura hara cuma leander sama pearl
total 2 replies
Mei TResna Rahmatika
dari berita ini semoga kembarannya rexana tau keberadaan rexana🤭
Mei TResna Rahmatika: udah mulai klimaks ini ceritanya, tambah penasaran apakah deidrick bakalan dapet bogeman dari kaetos🤭
total 2 replies
Mei TResna Rahmatika
ceritanya agak mirip sama kisahnya aurora,braxley sama jonathan bedanya disini ternyata Arthur terobsesi sama rexana, lanjut kak penasaran 🤭
Mei TResna Rahmatika: soalnya aku udah baca semua karya mu kak jadi inget🤣
total 2 replies
Mei TResna Rahmatika
gak pernah gagal karya" mu kak
love sekebon
Rosdianah 🌷: Lopyuu Setaman kak🤭🌷
total 1 replies
Mei TResna Rahmatika
kisah cinta rexana dan diedrick kaya nya penuh liku nih kaya kisahnya emak bapaknya
Mei TResna Rahmatika: banyak bangett yg perlu di bahas di kisah mereka🤭selalu nunggu up nya kak😍
total 2 replies
Debu Nakal
bunga n like q kirimkan sebagai ucapan terimakasih krn dikau sdh mbuat karya yg woowwww
happy graduation eh happy birthday mksdnya
Rosdianah 🌷: Uhuuuuuiii ma'aciww kak reader 🫶
total 1 replies
Mei TResna Rahmatika
up lagi thor kurang ihh🤭
Asriani Rini
Arthur yg bodoh kamu sudah trrlambat rexena sudah kembali kepelukan diedrick kamu tidak akan parrnah ada lagi kesempatan untuk memilikinya
Rosdianah 🌷: Nah Arthur terlambat 🤭
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!