NovelToon NovelToon
Misteri Terbunuhnya Ceo Muda

Misteri Terbunuhnya Ceo Muda

Status: tamat
Genre:Kumpulan Cerita Horror / Romansa Fantasi / Tamat
Popularitas:29.2k
Nilai: 4.8
Nama Author: Senja

Berawal dari seorang penulis Novel yang bernama Emily yang mendapatkan tantangan menulis cerita horor.

Dia mendapatkan ide dari temannya Vanessa yaitu, menulis kisah seorang pengusaha muda yang mati dalam kecelakaan tragis.

Ternyata arwah pengusaha muda yang bernama Harva gentayangan, Emily bisa melihat arwah itu dan berkomunikasi.

Apakah Emily berhasil menulis cerita horor?

Bagaimana Kisah Emily? Mari kita simak ceritanya🤗🤗

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Senja, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

MTCM 22

Joy masih memikirkan pertanyaan Lily, dia tidak yakin dirinya bisa menghandle pekerjaan yang berbeda bidang. "Apa nanti Alena tidak curiga, kalau gue belum bisa mengendalikan pekerjaan itu," ucapannya.

"Lu, gak perlu khawatir! ada gue sama Harva yang akan bantu lu," ucap Lily meyakinkan.

Harva meminta Lily untuk menunjukkan pekerjaan yang harus Joy kerjakan nanti, agar nanti Alena tidak curiga kalau Joy belum bisa.

Joy melihat laptop yang ditunjukkan oleh Lily, seketika matanya langsung melotot. "Gue gak bisa ini! angka doang gak ada duit, pusing gue," ucapnya.

Lily terus berusaha meyakinkan Joy, agar mau membantunya. Membujuk seorang Joy merupakan tantangan tersendiri baginya. Perlahan dia mengajari Joy dengan dibantu Harva.

"Gimana bisa kan," ucap Lily lagi.

"Pusing gue! mending gue jadi ob aja, dari pada suruh mikir angka duitnya gak ada," ujar Joy.

Lily menyarankan agar Joy mendekati Alena, sehingga lengah dengan Harva. Dengan begitu Alena tidak lagi curiga, tidak harus terlibat dalam pekerjaan. Karena memang perlu belajar lebih dulu untuk berkerja dengan pekerjaan yang berbeda bidang, dan akan memakan waktu lama.

"Oke! gue setuju kalau itu, intinya gue harus membuat Alena jatuh cinta kan," ucap Joy.

"Terserah lu! mau dinikahi sekalian juga boleh," kata Lily.

"Ogah gue! entar hantu cemburu lagi," ucap Joy.

"Sembarangan aja kalau ngomong," sahut Harva yang berada dibelakang Joy. Tangan Harva hendak mencoba memukul Joy, tetapi Lily sudah melotot ke arah Harva agar tidak memukul Joy. Kalau sampai Joy tidak mau rencana mereka akan gagal.

Joy tidak mau membuang-buang waktu, dia bergegas datang ke kampus dimana Alena kuliah. Ia berangkat sendiri tanpa ditemani Lily atau Harva.

Kamus tempat kuliah Alena sangat besar, jadi Joy agak kesulitan mencari Alena. "Sial sudah keliling gedung orangnya gak ketemu," umpat nya.

Joy memutuskan untuk pergi ke kantin, karena harus ia memesan minuman lalu duduk di tempat yang tersedia. Tak lama kemudian ia melihat seorang wanita yang mau membayar makanannya tetapi uangnya tertinggal.

"m

Uang saya ketinggalan di mobil, Mbak! tunggu sebentar ya," ucap gadis itu yang tak lain adalah Alena.

Joy langsung mendekat bagaikan pahlawan kesiangan. "Pakai uang saya saja, Mbak," ucapnya sembari mengulurkan uang 50 ribuan.

Penjaga kantin langsung menerima uang itu dan mengucapkan terimakasih, Joy kemudian kembali ke tempat duduknya.

Alena berjalan ke arah Joy, ia ikut duduk di kursi dekat Joy. Alena berterimakasih pada Joy, dan akan menggantinya. Ia juga berkenalan dengan Joy lalu meminta nomor ponselnya.

Dalam hati Joy sangat senang, tidak perlu mencari dan berusaha target sudah dalam genggamannya.

"Joy, gue ada kelas sebentar! nanti gue hubungi lu," ujar Alena.

"Oke! gue tunggu," ucap Joy.

Joy langsung kembali ke kantor, Lily dan yang lain sudah menunggu kedatangannya. Baru juga masuk ke dalam kantor, Lily sudah memberondong pertanyaan untuk Joy.

"Jadi kalian berencana untuk mendekatkan Joy dengan Alena?" tanya Vanessa yang belum tau rencana mereka.

"Gak kok! Joy aja yang mau deketin Alena," kata Lily.

"Bener, Joy," ucap Vanessa menatap tajam Joy.

"Iya gimana lagi, terpaksa kok," ujar Joy.

Vanessa mengerucutkan bibirnya, lalu mengambil berkas di meja dan pergi ke ruang kerjanya.

"Van!" teriak Joy.

"Hahaha... Vanessa ngambek," ucap Lily.

Joy menyalahkan Lily karena asal bicara, kalau Lily tidak berbicara sembarangan pasti Vanessa tidak akan marah.

"Kenapa lu, nyalahin gue! Vanessa tumben ngambek, jangan-jangan kalian...

Lily tidak melanjutkan ucapnya, ia langsung berlari menuju ke meja kerja Vanessa dan menjelaskan soal Joy kenapa menemui Alena.

"Udah kerja sana!" ketus Vanessa.

Lily meminta maaf pada Vanessa, dia benar-benar tidak tau kalau Vanessa akan marah padanya. "Lu, kenapa sih? cemburu ya," ucapnya.

"Gimana gue gak marah, baru kemarin Joy bilang tidak akan mendekati wanita manapun. Buktinya dia deketin Alena, semua ini gara-gara hantu," kata Vanessa.

"Hey... kan lu sendiri yang nyuruh gue tinggal di rumah hantu! gini kan jadinya, emang repot sih," ujar Lily.

"Iya juga! Udah sana kerja... kerja," ujar Vanessa.

"Gue masih penasaran lu suka kan sama Joy," ucap Lily.

Vanessa salah tingkah sendiri, dia seperti malu-malu. Tak lama kemudian setelah Lily pergi, ia masuk ke dalam ruangan Joy untuk menanyakan soal Alena.

"Van, gimana kerjaan lu?" tanya Joy ketika melihat Vanessa masuk ke dalam ruang kerjanya.

"Udah kelar kok! ini gue bawa," ucapnya meletakkan berkas di meja.

Harva ternyata ada didalam ruang kerja Joy, dia duduk di sofa sembari memperhatikan Joy dan Vanessa.

Joy melihat hasil kerja Vanessa, walaupun teman dekat kalau kerjanya salah Joy akan menegur dan menyuruh memperbaiki dengan cepat. Dia sangat profesional dalam hal pekerjaan, berbeda dengan yang lainnya. "Bagus sih! cuma kurang cepet aja," ucapnya.

"Lu, pikir otak gue gak mikir apa! asal nyuruh cepetan," ujar Vanessa kesal dengan Joy lalu keluar dari ruangan kerja Joy sembari membanting daun pintu.

Joy tersenyum melihat Vanessa yang terlihat kesal dengannya.

***

Malam hari Mayang berada di rumah Harva sendiri, kebetulan ia pulang dari kantor lebih awal. Mayang membawa makanan dari kantor begitu banyak, dia berencana hendak memakannya bersama Lily.

"Kalau dibuang sayang ini makanan, lebih baik gue kasih Pak Darto saja," ucapnya.

Baru beberapa langkah dia berjalan tiba-tiba lampunya mati, Mayang kemudian mengambil ponsel yang ada didalam saku celananya. Dia menggunakan ponsel itu sebagai alat penerangan, tetapi nasib sial menghampirinya.

Saat mengarahkan ponselnya ke pintu, ada sosok yang menakutkan hingga membuatnya kencing di tempat.

"Po... pocong!" teriaknya hendak lari tetapi tubuhnya seperti terpaku ditempat.

Entah muncul dari mana sosok itu tiba-tiba melompat-lompat didepannya, dan membuatnya hanya bisa menahan rasa takut.

Diluar rumah ada Lily dan Harva yang baru saja datang, mereka berdua keheranan karena lampu didalam rumah mati sedang di teras rumah hidup. Mobil Mayang juga ada, mereka menebak kalau Mayang juga sudah pulang.

"Gelap didalam," ucap Lily hendak membuka pintu rumah.

Saat Lily membuka pintu, ternyata didalam lampunya juga hidup. Tetapi dia terkejut melihat Mayang dengan tubuh menggigil dan mengompol.

"Lu ngapain? kok ngompol disini, jorok banget sih," kata Lily.

Mayang langsung memeluk Lily, dan mengatakan kalau tadi ada pocong. Lily pura-pura tidak percaya, agar Mayang tidak takut padahal dirinya sudah berapa kali saja didatangi sosok makhluk tidak jelas.

"Gue mau pulang aja kalau begini," ucap Mayang masuk ke dalam kamarnya.

Lily mengikuti Mayang dan meyakinkan kalau di rumah ini tidak ada pocong, dan mengatakan kalau itu semua halusinasi Mayang saja.

Mayang tetap tidak percaya dengan Lily, dia mengambil koper hendak memasukkan baju tetapi Lily menahannya.

1
🖤⏤͟͟͞R🔰π¹¹™❤💋👻ᴸᴷ
huwaaaaa, kok udah tamat aja sich, kak😭😭😭, padahal akunku baru bisa dibuka😭😭 malah udah tamat aja ceritanya 😭😭😭
🖤⏤͟͟͞R🔰π¹¹™❤💋👻ᴸᴷ
sebenarnya apa yg sedang direncanakan oleh Harva untuk bekas dendam pada Alena ya???
.
waahh .akhir yang seru dan romantis... koq end sih Thor
lanjutin donk ..,....
pєkαᴰᴼᴺᴳ: Misinya udah tercapai hehehe..... baca yg baru 🤭😂
total 1 replies
𒈒⃟ʟʙᴄ 🅲🅰🅽🆃🅸🅺𝐀⃝🥀
nahhh sedikit demi sedikit mulai terungkap kejelasan tentang harva
.
knapa harva ga jujur sih pada teman2 nya lily
.
makin seru cerita nya ....
.
oo ternyata harva sudah sadar dan hanya berpura2 ga ingat ya thor
F. A.
mampir dlu deh di bab awal., berarti ini hantunya cogan pasti ya🤣🤭
F. A.: idiih ogah jodoh sama setan🤣🙈🙈
total 2 replies
.
harva udah ingat atau emang ga ingat atas smua nya sih
.
udah lama up juga ya Thor
kangen Ama karya author yang 1 ini
pєkαᴰᴼᴺᴳ: InsyaAllah nanti up🙈
total 1 replies
Rina Puspadewi
ceritanya menarik tapi sayang updatenya lama
pєkαᴰᴼᴺᴳ: terimakasih kak
tapi jangan kasih bintang 4 dong lima kalau bisa🥺😭😭
total 1 replies
𒈒⃟ʟʙᴄ 🅲🅰🅽🆃🅸🅺𝐀⃝🥀
ada yang gak beres nih kenapa tubuh harva panas
ALYCIAʷⁱˡᵍᵃ♡⁷
tebakanku yang bunuh harva alena
༄༅⃟𝐐🍃⃝⃟𝟰ˢ🫦𝐘𝐔𝐋𝐈kurnia🌿
setelah sekian lamany up lagi yukk semangat yuk up lagi
pєkαᴰᴼᴺᴳ: makasih kak
total 2 replies
༄༅⃟𝐐🍃⃝⃟𝟰ˢ🫦𝐘𝐔𝐋𝐈kurnia🌿
ambyarfr harva lupa segalanya eh lupa apa pura pura ya yukkk lahh semangat up
.
smoga aja harva bisa mengingat smua nya ..ayo harva ...semangat dan fokus ya ..jangan dekati lagi si ular mulai dua 😏😔
𒈒⃟ʟʙᴄ 🅲🅰🅽🆃🅸🅺𝐀⃝🥀
harva2 beli bunga kok sama lebahnya gak bisa bayangin hidung alena pasti bentol merah itu🤣🤣
@ѕ⍣⃝✰𝓐ⷨ𝖒ⷷ𝖊ᷞ𝖑𝖑 ♛⃝꙰𓆊
wah udah sampe rumah tuh si Harva
@ѕ⍣⃝✰𝓐ⷨ𝖒ⷷ𝖊ᷞ𝖑𝖑 ♛⃝꙰𓆊
emang iya sih katanya ilmu hitam itu gak mempan kalau nyebrang lautan
🖤⏤͟͟͞R🔰π¹¹™❤💋👻ᴸᴷ
akhirnya yg aku tungguin up juga🤗🤗🤗🤗🤗.. makasih kak Senja..
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!