NovelToon NovelToon
DENDAM (ANAK) ISTRI TERBUANG

DENDAM (ANAK) ISTRI TERBUANG

Status: tamat
Genre:Lari Saat Hamil / Anak Genius / Tamat
Popularitas:1.4M
Nilai: 5
Nama Author: mama reni

Agatha harus menerima nasibnya dipenjarakan oleh suaminya sendiri atas tuduhan percobaan pembunuhan terhadap kekasih gelap suaminya.

Dalam kondisi Hamil dan tidak ada yang tahu, Agatha masuk ke dalam penjara dengan hukuman penjara sepuluh tahun.

Setelah keluar dari penjara, Agatha dipertemukan dengan anaknya yang sudah tumbuh menjadi seorang Anak Genius yang bertekad membalaskan dendam ibunya kepada sang ayah.

Follow akun IG Reni_nofita79
fb Reni nofita
Untuk mengetahui tentang novel-novel author.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon mama reni, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 22. Ibu tidak Bersalah

Gerald terdiam dan perlahan menyesuaikan aliran nafasnya. Ia benar-benar kehabisan kata-kata untuk meminta maaf kepada Agatha.

Istri mudanya Gerald, Merlin tampak sangat gelisah sekaligus risih. Wanita itu benar-benar takut jika nantinya Gerald mengetahui rahasianya selama ini. Jika itu terbongkar dan Gerald akan meninggalkannya untuk selamanya.

“Mas, ayo kita kembali saja!” pinta Merlin sambil menarik tangan suaminya. Sebelum Agatha mengatakan kebenarannya lebih baik dia bawa Gerald kembali. Merlin tidak menyangka jika Agatha berani bicara.

Gerald sama sekali tidak menggubris permintaan wanita itu. Pria itu hanya diam sambil menatap kedua bola mata Agatha yang sedang mencoba membendungkan air mata.

“Agatha, tolong maafkan aku. Aku mengaku bahwa selama ini aku salah, karena telah meninggalkanmu, dan aku yakin Gilang juga akan menyetujui permintaanku, karena dia adalah anak kita!”

Mendengar perkataan yang diucapkan oleh Gerald, air mata yang sedari tadi membendung di kedua kelopak matanya Agatha pun kini sudah tidak membendung lagi dan membasahi kedua pipinya.

“Anak kita katamu? Kau dulu lebih meninggalkan aku yang sedang hamil  sendirian di dalam penjara, Mas! Aku melahirkan Gilang di dalam penjara, dan harus menunggunya di besarkan oleh pihak panti Asuhan ….” Suaranya tangisnya memuncak dan menekannya pada kalimat ‘Asuhan’. “… sekarang kau meminta aku untuk kembali kepadamu, setelah istri mudamu ini sudah tidak bisa memberimu keturunan???” tanya Agatha dengan suara tersekat.

“Heh … kamu kalau ngomong dijaga ya!!!” Merlin yang mendengar dirinya disebut juga ikut memuncak. Wanita itu maju dan berhadapan dengan Agatha sambil menatap tajam kedua bola mata wanita itu. “Aku gugur gini, karena kamu! Aku gugur karena kamu mencoba membunuhku delapan tahun lalu!” teriak Merlin.

Gerald segara menarik pergelangan tangan Merlin saat wanita itu sudah memuncak dan hendak melayangkan tamparannya ke arah Agatha.

“Merlin, apa yang kamu lakukan? Aku sudah cukup malu dengan keributan ini! Jangan semakin membuat kericuhan!” perintah Gerald membuat Merlin terdiam seribu kata. Wanita itu mundur dan menarik nafasnya agar tidak kembali emosi.

Suara tamu undangan makin terdengar riuh. Sudah pasti sedang membicarakan mengenai keributan yang terjadi saat ini.

Bima hanya bisa diam, ia menyaksikan semuanya karena ia masih belum terlalu paham dengan apa yang sebenarnya terjadi sambil bersiap jika terjadi suatu kegaduhan yang dapat membuat kerusuhan massal.

Sementara Gilang yang sedari tadi menggandeng tangan kanan Bima ayah tirinya merasa khawatir. Dia takut akan terjadi perselisihan besar diantara kedua belah pihak.

Namun, bocah itu mencoba kembali mengontrol emosi dan pola pikirnya. Dia kembali mengingat tujuan utama dari rencana ini.

Gilang maju satu langkah setelah melepaskan tangan Ayah tirinya. Agatha menoleh ke arah Gilang dengan tatapan bingung. “Ayah Gerald, apa ayah tahu, kenapa Ibu dipenjara?” sontak pertanyaan itu membuat kedua belah pihak menoleh ke arahnya.

“Bukannya sudah jelas?” dengan nada tinggi Merlin memotong perkataan anak kecil itu.

“Heh anak kecil! Asal kamu tahu ya! Ibu kamu itu pernah hampir membunuh Tante saat dia sedang hamil kamu!” Bela Merlin kembali dengan nada tinggi berharap bocah itu ketakutan.

“Merlin!!!” Gerald segera kembali menahan tangan Merlin yang ingin melayangkan tamparannya ke arah Gilang. Bima sontak menarik tubuh Gilang untuk melindunginya saat Melin hendak menamparnya.

“Apa yang kamu lakukan?” Bima mencoba menahan emosinya. Dia benar-benar tidak tahan dengan kelakukan Merlin sedari tadi.

Gilang tidak ada ketakutan, karena dia telah mengetahui fakta sebenarnya yang disembunyikan oleh Ibu tirinya itu. Bocah itu tetap saja tidak merasa ketakutan saat wanita itu membentak dan mengancamnya dengan tamparan. Namun, lagi-lagi lagi ia menyusun siasat yang tepat untuk mengungkapkan apa yang sebenarnya terjadi.

Gerald juga benar-benar sudah muak dengan apa yang dilakukan oleh istrinya. Pria itu tampak jengkel dan kembali menarik Merlin kembali ke belakang tubuhnya.”Merlin ! apa yang sebenarnya kamu lakukan dengan ingin menamparnya? Dia hanya anak kecil, mana tahu apa-apa!” bentak Gerald membuat Merlin kesal dan menggertakkan gigi-gigi gerahamnya.

“Anak kecil katamu? Mentang-mentang dia itu anak kamu, makanya kamu bela-belain???” Merlin menyentakkan tangannya dari genggaman Gerald, emosinya kini sudah memuncak membuat orang-orang di sekitarnya menonton kebingungan. “Aku ini istrimu mas! Aku lebih penting daripada anak dari mantan istri kamu ini mas … seharusnya kamu itu belain aku bukan mereka!” ucap Merlin penuh emosi.

“MERLIN!!!” bentak Gerald membuat Merlin kembali terdiam seribu bahasa.

Agatha juga yang merasa kesal, segera menyeka air matanya sambil menarik nafasnya. “Dia benar, Mas. Sebaiknya kalian pergi dari sini agar tidak membuat keributan lebih banyak lagi,” usir Agatha dengan suara isakan masih terdengar di antara rongga suaranya. Ia benar-benar merasa terpukul saat ini, hari dimana seharusnya dia merasa bahagia, kini berbalik menjadi hari yang begitu menyedihkan baginya.

Mendengar kalimat pengusiran dari Agatha Gerald tertegun. Dia benar-benar malu di hadapan semua orang. Pria itu berusaha untuk tidak mempedulikan tatapan dan bisikan yang berasal dari mulut-mulut orang disekitarnya.

“Tunggu, Bu. Jangan usir mereka dulu!” Agatha dan Gerald menatap bocah kecil itu.

“Aku ingin memberitahukan sesuatu kepada Ayah Gerald,” Bima perlahan melepaskan tubuh anak tirinya dan tetap bersiap dari belakang.

“Apa yang mau Gilang sampaikan?” Agatha perlahan mendekat dan mensejajarkan posisinya dengan Gilang sambil menggenggam pergelangan tangannya yang kecil.

Gilang menatap wajah Ibunya, lalu menoleh ke arah Gerald dan lalu terakhir ke arah Merlin. Merlin yang merasa ketakutan karena wajah anak itu begitu serius, dia segera kembali memutar akalnya untuk membawa suaminya pergi dari sini. “Udah ah mas, ayo kita pergi saja dari sini! Aku sudah malu kali!” ajak Merlin sambil menarik pergelangan tangan suaminya.

Gerald kembali menarik tangannya dari Merlin dan kembali memfokuskan kedua matanya ke arah Gilang.

“Ayah Gerald, sebenarnya yang jahat itu bukan Ibuku,” kalimat pertama yang diucapkan oleh bocah itu berhasil membuat Merlin menahan nafas panik.

sementara  Gerald mengerutkan keningnya bertanya-tanya. “Maksud kamu, apa?”

Gilang kembali menatap Ibunya yang sedang meneteskan air mata, lalu kembali menghadap Gerald. “Sebenarnya, Ibu tidak pernah membuat istrinya Papa Gerald keguguran, justru semua itu hanya akal-akalan Tante Merlin untuk membuat Papa mutusin hubungan dan memenjarakan Ibu sehingga tante bisa menikah sama Papa. Aku memiliki buktinya. Papa bisa dengar nanti di rumah."

Agatha kini kembali terisak dengan deras. Dia benar-benar belum bisa menerima kenyataan bahwa semua ini dilakukan oleh mantan suaminya sendiri demi mendapatkan wanita yang lebih cantik dari dirinya.

Gerald membelalakkan mata, ia mencoba mencerna kembali perkataan yang disampaikan oleh bocah itu.

“Engga, itu engga benar. Mas, nggak usah percaya sama kata-kata dia, dia itu cuma anak kecil biasa mas, bisa aja kan Agatha yang mengajarkannya untuk membohongi mas dan merusak hubungan kita,” ucap Merlin dengan suara gugup.

Gerald tampak bimbang, dia tahu bahwa mustahil bagi seorang anak kecil untuk mengatakan kata-kata seperti itu tanpa sebuah alasan.

Dia menatap wajah Agatha yang sedang menangis tanpa menggubris pembelaan yang dilontarkan oleh istri mudanya. “Apakah itu benar, Agatha?” tanya Gerald.

Agatha kembali menarik nafas, dan mengangguk sebagai jawaban. Merlin menahan nafas saat melihat tatapan Gerald yang sedang menggertakkan gigi kearahnya. “Apakah itu benar, Sayang?”

Tak berani berbohong dan berkata-kata, dia benar-benar ketakutan melihat tatapan tajam dari suaminya itu dan ikut mengangguk sebagai jawaban. 

...****************...

1
Nani Te'ne
suka
Leocin Roddriquespereira
biasa dunia nyata SM dunia novel SM,laki2sll bodoh..LBH memilih pelakor dr PD yg sah.....
Leocin Roddriquespereira
memang Agatha mau???
Leocin Roddriquespereira
makax kena karma TDK punya anak...rasain...
Leocin Roddriquespereira
good job boy....sampai hancur ..
Omah Tien
bodoh gapain mau kg sm papa mu lah yg jht
umi istilatun
👍
Bahari Sandra Puspita
finally happy ending for all..
semua kebenaran sudah terungkap..
penyesalan dan hukuman sudah dirasakan..
maaf telah didapatkan dan akhirnya dendam terhapuskan..
akhirnya tiap tokoh mendapatkan jodohnya masing2 and hopefully happily ever after..

good job mam, cerita yg menarik..
semoga sehat terus ya mam..
tetap semangat berkarya dan semoga sukses selalu..
💪🏻🙏🏻😘🥰😍🤩💕💕💕
LENY
MERLIN DI PENJARA
LENY
SDH BACA THOR DULUAN BAGUS CERITA NYA 👍👍
LENY
BIMA BEGITU MULIA HATIMU BERUNTUNG AGATHA DAN GILANG MEMILIKI BIMA❤
LENY
SEDIH 😭😭😭
LENY
KASIHAN JG GERALD DIA SDH MENYESAL. GILANG MAAFIN PAPA KAMU NAK😥
NaNa
Luar biasa
LENY
YA ITU GILANG MEMANG ANAK KAMU GERALD IKATAN BATHIN GAK BISA DIPISAHKAN.
LENY
DOKTER BIMA GANTENG COCOK SAMA AGATHA
LENY
cakep2 dan cantik visual nya
LENY
DASAR SUAMI GOBLOK TUNGGULAH KARMA DIBATAR TUNAI NNT 😡
LENY
JAHAT SEKALI SUAMI DAN SELINGKUHAN AGATHA 😭😭
Sri Puryani
lha merlin berthn" nikah cm siri? kenapa gk minta nikah sah mer....oon jg kamu
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!