NovelToon NovelToon
My Bos Misofobia

My Bos Misofobia

Status: tamat
Genre:CEO / Cinta Seiring Waktu / Diam-Diam Cinta / Kehidupan di Kantor / Tamat
Popularitas:147.4k
Nilai: 5
Nama Author: Aisyah Alfatih

Tahap Revisi 🙏

Jihan Shafira (22tahun)adalah seorang wanita yang Keras kepala,tangguh dan mandiri.Dia sudah bekerja di perusahaan Royal Garden selama 5th.Proyek yang dikerjakan nya tidak pernah gagal.

Namun,kesialan itu muncul ketika perusahaan milik tempat Jihan bekerja di ganti dengan CEO baru,yang super higenis,dan juga dingin.

Apakah Jihan akan bertahan di Royal? perusahaan yang telah membuat nama nya menjadi di kenal banyak orang,atau memilih mundur ketika di hadap 'kan dengan seorang CEO yang menurut nya super aneh.

Ikuti cerita Jihan ini sampai end!
Alur nya London-Inggris.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Aisyah Alfatih, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

MBM-Peduli

Arnav bergerak lagi,ingin pergi,saat melihat raut wajah Jihan yang kesal.

"Mau kemana?"Jihan kembali menarik tangan nya.

"Aku hanya bercanda,Aku minta maaf,jika Bapak tersinggung dengan ucapan Ku sebelumnya!"Sambung Jihan.

Arnav menatap Jihan dengan dalam ,ia dapat melihat ketulusan dari Jihan saat meminta maaf.Tanpa sadar Jihan,menarik Arnav agar bersandar di bahu nya.Jihan segera melanjutkan untuk menggaruk punggung Arnav yang masih terasa gatal,karena alergi makanan.

Arnav menceritakan kisah nya di masa kecil,dimana ibu nya,selalu membantu ia untuk menangani kemunculan alergi tiba-tiba yang membuat dia sulit untuk mengatasi nya.

"Ibu Ku,sering melakukan hal yang sama yang saat ini sedang Kamu lakukan !"Ucap Arnav,masih bersandar di bahu Jihan,dengan nyaman.

"Apa ini akan terasa sakit,jika Aku menggaruk di bagian bekas luka Bapak?"

"Kamu pernah melihat nya ?"Arnav menatap Jihan.

Jihan mengangguk nya."Tanpa sengaja Aku pernah melihat nya sekali!"Ungkap Jihan,dengan ragu.

"Kenapa Bapak tidak menceritakan penyebab bekas luka ini?"

"Jika Aku memberitahu mu.Apa Kamu bersedia menceritakan kepada Ku,tentang percintaan mu yang tidak pernah kesampaian seperti kepada Danil?"

"Aagrh!"Arnav mende sah,saat Jihan menekan dengan kuat punggung nya.Lalu Arnav menatap Jihan yang saat ini juga sedang melihat nya.

"Eeem,maaf.Aku tidak sengaja,biarkan Aku melihat nya!"Jihan segera menaikan kaos yang dikenakan Arnav,agar ia dapat melihat bekas garukan itu.

"Aku akan mengambilkan obat oles untuk Bapak!"Jihan segera berdiri,dan hendak pergi.Namun,secepat kilat Arnav menarik tangan Jihan,sehingga membuat Jihan kembali berbalik,dan Arnav segera memeluk pinggang Jihan yang kini berdiri di depan nya.

Arnav memejam 'kan mata nya,Jihan hanya terpaku,saat diri nya di peluk begitu erat.Jihan menatap Arnav begitu lama yang berada di bawah nya.

Flashback!

Satu tahun yang lalu,tanpa sengaja Arnav melihat Jihan yang sedang mempromosikan barang produksi dari royal.

Saat itu Jihan bersama dengan Agnes,mengadakan promosi di luar kantor.Arnav yang pada saat itu kebetulan lewat melihat Jihan dan Agnes.

Arnav tertarik dengan Jihan,dari cara dia berbicara dan mempromosikan barang nya.Lalu Jihan mendekat ke arah tempat mereka berdiri.

Senyuman Jihan mampu menarik Arnav lebih dekat dengan nya,Jihan tergolong orang yang murah senyum saat sesi promosi barang produksi royal.

Flashback Selesai!

Arnav masih dengan posisi sebelumnya,memeluk pinggang Jihan dengan erat.

'Sebenarnya Aku sudah lama melihat mu.Tapi,Aku baru mengenal mu sekarang.Ini akan baik-baik saja,bukan kah seharusnya begitu ?.Kenapa Aku harus takut,sebelumnya kita tidak pernah berbicara,kita tidak pernah kenal satu sama lain.Tapi,sekarang Kita begitu dekat dan tinggal satu atap'

Arnav terus saja berbicara dengan hati nya,dia tidak berani berbicara langsung kepada Jihan.

"Pak,tunggu lah disini,Aku akan mengambil obat oles di kamar !"Jihan segera melepaskan pelukan Arnav.

Dengan langkah cepat,Jihan pergi ke kamar nya.

Blam!

Jihan menutup pintu kamar,lalu berdiri di belakang pintu,sembari memegang dada nya.

"Astaga...."Gumam Jihan,saat menyentuh dada nya yang berdegup begitu kencang.

"Tenang Jihan,apa yang Kau pikirkan,itu hanyalah kebetulan!"Jihan segera melangkah untuk mengambil obat oles di laci nya.Begitu ia dapat ia segera keluar dari kamar menuju ruang tamu.

Tapi,tiba Jihan disana,Arnav malah tidak ada.Jihan tahu,jika Arnav pasti sudah kembali ke kamar nya.

Jihan bergegas menuju kamar Arnav untuk melihat keadaan nya,dan membawa obat oles bersama nya juga.

Ceklek !

Arnav terkejut,saat Jihan membuka pintu kamar nya.

"Apa yang terjadi,kenapa Kamu menggaruk nya lagi,nanti terluka!"Jihan segera melihat punggung Arnav yang memerah.

"Tahan sedikit,Aku akan mengoles obat di punggung mu!"

Arnav mengangguk nya,Jihan segera duduk di tepi ranjang,dan mengoles obat di punggung Arnav.

"Terimakasih sudah perhatian sama Aku!"Ucap Arnav,tanpa melihat ke arah Jihan.

"Rupanya bapak tau cara berterimakasih juga!"Cibir Jihan.

Arnav segera bergerak untuk menyudahi Jihan.Namun,Jihan memaksa untuk melanjutkan nya.

"Jangan bergerak!"Ketus Jihan yang kesal.

"Royal akan kacau kalau Bapak tidak hadir di kantor!"Timpal Jihan lagi.

"Apa hanya karena Aku bos mu,Kamu memberi perhatian ini?"

Pertanyaan Arnav membuat Jihan terdiam.

"Sebelumnya Kau sangat membenci Ku,bukan kah jika Aku sakit dan tidak bisa datang ke kantor,ada baik nya Kalian akan mendapatkan bos yang baru!"

"Aku hanya khawatir tentang pekerjaan Ku sendiri!berhenti berpikir berlebihan!"Jihan menekan begitu kuat,saat mengoles obat tersebut membuat Arnav menahan sakit.

"Lagian Kau senang tinggal bersama dengan teman-teman mu disini.Disaat Aku akan pergi,Kau bisa meminta mereka untuk kembali!"Arnav menoleh,

"Bukan kah Apartemen ini milik Bapak?kenapa Bapak berbicara begitu?"

Arnav kembali menoleh ke arah Jihan,Wanita ini segera menekan punggung Arnav,agar kembali duduk dengan tenang,supaya dia dapat mengoles obat dengan benar.

Arnav terdiam,menahan sentuhan jari jemari Jihan,saat ia mengolesi obat gatal di punggung nya,membuat Arnav sedikit tersenyum dengan sikap Jihan yang peduli kepada nya.

* * *

Melihat cuaca di pagi hari dengan mentari yang menyinari bumi,membuat Jihan sedikit lebih bergairah.

Jihan segera menelusuri jalan ke arah kantor,dengan berjalan kaki.Pagi ini dia tidak melihat ada nya Arnav di meja makan.Mungkin saja Arnav mengambil cuti untuk satu hari.

Tiba di kantor,semua orang terlihat sibuk dengan aktivitas mereka.Dari lobi dan bagian resepsionis terlihat sangat sibuk.

Tiba di ruangan nya,Jihan segera mengambil beberapa berkas dan juga map proyek baru yang di terima oleh Arnav.Dari arah meja lain,Kevin dan Agnes memperhatikan mereka.

"Aku melihat mu akhir-akhir ini terlalu sibuk?"Seru Agnes,yang menghampiri Jihan,dengan di ikuti oleh Kevin.

"Proyek dengan Tuan Lois sudah selesai,permintaan customer juga sedang di kerjakan,seperti nya Aku tidak terlalu sibuk?"Jihan menatap sahabat nya itu,yang saat ini memandang nya dengan penuh kecurigaan.

"Kami sedang tidak membahas Proyek Tuan Lois"Timpal Kevin,yang berdiri di sebelah Agnes.

"Tapi,Kami mau mengatakan,jika Kamu sangat sibuk belakangan ini dengan Bos mu itu!"Sambung Kevin lagi,Jihan membulatkan mata nya menatap ke arah Kevin.

Agnes mengangguk nya,ikut membenarkan ucapan Kevin,Jihan segera memalingkan wajahnya,dan melanjutkan memeriksa berkas yang ada di atas meja kerja nya.

Mohon dukungan untuk karya baru ini 🙏😇

1
fatin Rahman
dua-dua egois🤭
fatin Rahman
1/2/2026 Ahad
singgah sini.👍
Permulaan yang baik
Aisyah Alfatih: hai kakak 🤭
total 1 replies
Iis Yuningsih
ga seru knp mudah bgt jihan mema'afkan arnav,ga ada tantangannya ma'af yach ka athor aku ga suka dgn tokoh arnav plin plan dan mudah bgt di ma'afkan oleh jihan
nobita
aku mampir kak
Uba Muhammad Al-varo
Q.....suka Jihan pemeran wanitanya memiliki kepribadian yang kuat,tegas, berani dan nggak gampang ditindas 👍👍👌
Uba Muhammad Al-varo
bagus👍👍👌
ira rodi
masa jam 8.30 dini hari...itumah sudah pagi....
Aisyah Alfatih: 🤭🤭🤭🤭 typo
total 1 replies
QiDi
kebenaran ttp akan menang, dan cinta akan menemukan jalannya, tp itu smua jga perlu perjuangan..
trimakasih thor 🤗
QiDi
wah bunga mulai mekar, tp bakal ada serangga pengganggu kyk nya..
QiDi
gimana kalo kliennya mantan cinta nya Arnav
QiDi
saking gemesnya ya Ji, pengen ikut ngulek-ulek 😅
QiDi
bukan buat kmu jihan..
siap" patah hati nii
QiDi
alergi ya, parah itu..
Jjlynn Tudin
x di ofic x di rumah jadi bawahan adehh...di rumh ko bukn boss bilang jihan 🤣🤣🤣
Dara Utami
kasih visual dong thor
Dara Utami
😂😂😂
Dara Utami
kasih visual dong thor
Dara Utami
visualnya dong thor
Tija Hartija
sweet bgt ceritax
Alexa Juliana
Bagus Ji..klo ngomongin org jgn dibelakangnya tp didepannya langsung jd jatuhnya bukan ngeghibah 😄😄
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!