Rate 18+
Cinta hilang sebelum ada
Cinta mati sebelum tumbuh
Cinta pergi, dan tak tahu kapan cinta itu kembali
Di saat hati mulai berpaling, sang cinta kembali hadir dengan wajah yang sama, nama yang sama, tubuh yang sama, namun dengan sikap serta sifat yang berbeda.
Disaat cinta mulai berkiblat, di sanalah mereka mulai berjuang!
Berjuang mempertahankan cinta yang sempat hilang.
SEQUEL Dari 'PAK PENGHULU,NIKAHI AKU!'
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Defri yantiHermawan17, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Ingatan Yang Kosong
Cia menangis tersedu didalam pelukan Arion. Wanita bergamis toska itu tidak peduli dengan tatapan anak serta suaminya saat ini. Cia tengah meluapkan emosinya selama ini, emosi yang dia bendung selama 6 tahun terakhir.
"Kamu udah ingkar janji sama Bunda!"
Janji yang mana? batin Arion.
Arion yang tidak paham dengan situasi ini, hanya mampu meringis ngeri saat melihat tatapan Alkan padanya. Sumpah demi apa pun ini bukan kemauan dia. Tadi saat Arion dan Aisya tiba- kebetulan yang pertama kali membukakan pintu adalah Bunda Cia.
Wanita berhijab itu sempat mematung, kedua matanya membola, seperdetik kemudian berembun dan berkaca kaca- sebelum Bunda Cia memeluk Arion yang tidak mengerti apa pun.
"Mana janji kamu, yang katanya mau nikahin Ais setelah anak Bunda lulus?!" omel Cia.
Aisya meringis mendengar ucapan Sang Bunda, sedangkan Alkan dan Shaka hanya menatap prihatin pada Arion. Bunda Marwah, wanita sepuh itu ikut menangis kala melihat pria muda, yang di kabarkan hilang di area jurang.
"Bun?" Aisya mengingatkan.
Namun sepertinya Sang Bunda mengabaikannya, wanita paruh baya itu kembali terisak- sembari memukul gemas punggung Arion.
"Mana janji kamu yang katanya mau ngasih cucu buat Bunda! mana? kamu malah pergi terus gak pulang pulang!" sambungnya.
Arion yang benar benar tidak paham dengan situasi ini, hanya terdiam. Dia tengah berusaha mengingat, namun lagi lagi rasa sakit di kepalanya kembali terasa.
"Kamu tau? Aisya banyak menolak cowok lain cuma buat nungguin kamu! Ais masih kekeuh kalau kamu itu masih hidup Yon. Lihat, apa kamu tega gadis cantik Bunda jadi perawan tua gara gara nungguin kamu!"
"Cimut!" kini Alkan ikut memperingati.
Cia mengurai pelukannya, kini kedua tangan wanita itu menangkub wajah Arion, lalu mengarahkan wajah itu pada Aisya. Kedua netra beda warna itu bertemu, sebelum akhirnya Aisya memilih untuk menghindari tatapan Arion- yang mampu membuat kinerja jantungnya melonjak naik.
"Apa yang kamu lihat, apa yang kamu lihat?" Cia menunjuk pada Aisya.
"Cantik," sahut Arion tanpa sadar.
Perlahan salah satu sudut bibirnya terangkat, namun Arion segera mengerejabkan kedua mata- kala menyadari ucapannya. Apa lagi saat melihat Aisya menunduk karena malu, Arion ikut menggaruk ujung hidungnya karena gugup.
"Cantik?" beo Shaka geli.
Saudara kembar Aisya itu menatap geli pada Arion dan Aisya. Arion memang kehilangan seluruh ingatannya saat ini, namun saat hati berbicara seluruh kenangan itu tidak akan pernah ada gunanya lagi. Kalau bisa di terima, Shaka akan menyarankan keduanya untuk membuat kenangan baru.
Saling mengenal kembali, misalnya?
"Maaf Tante, aku benar benar tidak ingat," Arion mencoba mengalihkan perhatian semua orang, dari kata Cantik tadi.
Aisya pun seolah paham saat melihat wajah ketidak nyamanan Arion- dia akhirnya memutuskan untuk pergi ke arah dapur.
Plaak!
Dengan entengnya Cia memukul kepala bagian belakang Arion. Kedua matanya menatap tajam, pada pria muda yang dulu pernah berseloroh akan menikahi putri semata wayangnya- setelah dia lulus dan bekerja.
"Bagian mana yang dulu kepentok, sini biar Bunda jedotin lagi!"
Arion meringis ngeri melihat Cia sudah mengangkat sandalnya. Dia tidak menyangka, kalau wanita cantik yang usianya tidak muda ini- terlihat bersikap begitu dekat padanya. Apa dulu mereka sedekat ini? kenapa Arion malah merasa tengah di omeli oleh seorang ibu, karena kenakalannya.
"Sudah sudah, kita bawa Arion duduk. Kamu bisa bercerita sambil kita duduk, Ayo!" Alkan segera meraih lengan Cia, membawa sang istri mendekat- lalu merengkuh pinggangnya posesif.
Sementara Arion, pria itu hanya mengikuti langkah Alkan dan Cia- di susul oleh Shaka yang saat ini tengah merangkul pundaknya.
JAUHAN DIKIT NGAPA BANG 😭😭😭
efek kebanyakan nonton anime
pas gk ada aja baru terasa...
merebut darimu? gk salah ngomong?
Rimba milik Aisya sedari zaman masih ingusan
yg dipikirin harta harta dan harta terus...
toh gk punya cucu lagi loh situ tuh 😜
jadi bang Shaka ngincer gadis berhijab temennya Aisya 🤭
dikekepin mulu