NovelToon NovelToon
Air Mata Safira

Air Mata Safira

Status: tamat
Genre:Romantis / Kehidupan Manis Setelah Patah Hati / Penyesalan Suami / Tamat
Popularitas:1.6M
Nilai: 4.7
Nama Author: momian

Menceritakan tentang kesedihan seorang istri yang tidak pernah anggap ada. Dan selalu saja di salahkan

_Akankah, Safira mampu bertahan dengan pernikahan yang tanpa cinta ini....???

_Atau mampu kah, Arjuna mempertahankan Safira atau justru melepaskan nya....???

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon momian, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

21

..."Wanita tidak bisa mengubah pria hanya karena ia mencintai pria tersebut, .. Pria akan berubah dengan sendirinya jika ia benar benar mencintai wanita".....

"Ngoek, ngoek ngoek".. Suara tangisan bayi terdengar sangat nyaring di setiap sudut ruang bersalin.. "Selamat bu, bayi anda letah lahir dan sehat, berjenis kelamin perempuan", Ucap salah satu suster sambil memyerahkan bayi Safira ke pelukan Safira..

Terima kasih sus,.."Ucap Safira dengan tulus nya".. Safira memandang wajah bayi mungil yang berada dalam dekapannya, tanpa terasa air mata Safira menetes membasahi pipi mulusnya..

"Terima kasih sayang, telah berjuang bersama ibu.."Ucap Safira sambil mencium bibir mungil bayi nya".. Sus, boleh kah saya meminta tolong...?????"

Ia, ada apa bu...???"Ucap salah satu dokter"

"Sus, bolehkan saya meminta tolong, supaya anak saya bisa di adzani oleh salah perawat pria yang beragama muslim.."

Ouh ia, bu.. Sebentar saya panggilkan teman saya dulu.."Ucap suster lalu berlalu keluar daru kamar inap Safira"..

"Selang beberapa saat kemudian, suster dan perawat pria telah datang menghampiri Safira, dan meminta bayi Safira agar segera di adzan'i.."

"Safira tak henti henti nya menangis, mendegar suara Adzan dari perawat pria tersebut.. Menangis karna sebenarnya dalam keadaan seperti ini seharusnya ayah sang bayi lah yang harus melalukan tugasnya"...

Ibu harus kuat.. Jangan menangis kasihan bayi ibu..!! "Ucap suster wanita di samping Safira"

"Dengan cepat Safira menyeka air mata, nya dan kembali meraih bayinya kedalam.pelukan nya setelah perawat pria tersebut selesai mengadzani nya.."

.

.

.

.

Bibi, dimana Safira....??? Kenapa dari tadi saya tidak melihatnya...??? "Tanya Juna kepada bibi"

Aaa-anu tuan..."Ucap bibi terbata bata".. Non Safira sekarang berada di rumah sakit..Tadi pagi bibi antar non Safira ke rumah sakit, karna non Safira mengalami kontraksi..

"Jadi Safira mau melahirkan bi..??? Di rumah sakit mana Safira sekarang bi...????"

Non, Safira sekarang berada di Rs.Hikma, tuan..

"Dan tanpa berfiri panjang, Juna melangkah dengan cepat, berjalan menuju mobilnya.. "

'Selang beberapa saat Juna telah sampai ke RS, dimana tempat Safira melahirnya,.. Juna langsung menuju kamar inap tempat Safira berada,.. Juna sudah hafal betul dengan rumah sakit ini, karna sebelum nya Juna juga pernah bekerja di sini"

"Ceklek" Juna membuka pintu, tempat Safira di rawat, Saat Juna melangkah kan kaki nya,.. Juna melihat Safira tengah tertidur".. "Cantik", Batin Juna saat melihat Safira memejam kan matanya.. Kemudian mata Juna, melihat box bayi yang berada tepat di samping tempat tidur Safira.. Juna mengampiri box bayi, melihat bayi Safira tertidur pulas, entah mengapa hati Juna merasa lebih tenang, apalagi melihat wajah dari bayi tersebut, sangat mirip dengan wajahnya,..

"Juna menggendong bayi Safira dengan lembut,.. Dan lagi lagi perasaan yang damai menyentuh hati milik Juna,.. Ada perasaan yang sulit di utarakan dengan kata kata".. Dan mungkin inilah yang di sebut dengan ikatan batin..

"Juna, meletakkan kembali bayi Safira ke dalam box bayi dengan lembut.. Dan dengan spontan Juna memotong rambut bayi Safira.., Dan tanpa Juna tahu, ternyata Safira melihat apa yang Juna lakukan.."

"Kau egois mas.. Jelas jelas wajah bayi ku sangat mirip dengan mu.. Tapi kau masih saja meragukan nya".. Batin Safira

Hhhhmmm.. "Safira berhadem".. Mas Juna, untuk apa mas berada di sini...???? "Ucap Safira"..

Saya hanya ingin melihat mu dan melihat bayi mu.., Kenapa kau tidak memberi kabar jika mengalami kontraksi tadi pagi,.."Ucap Juna",..

"Untuk apa memberi kabar,.. Bukan kah saya hanya seorang pengasuh???.. Dan seperti janji ku mas, setelah bayi saya lahir maka saya akan mengurus surat perceraian secepat mungkin"..

"Oke.. Kalau itu mau mu Safira, aku hanya meminta sebelum perceraian terjadi,. Lebih baik kau tinggal di rumah.. Karna saya tak ingin Alira terus mencari mu dan menanyakan kabar mu..."

"Aku tahu tuan, itu hanya alasan mu saja.. Kau pasti sengaja ingin mengulur waktu sampai hasil tes DNA itu keluar, dan saat hasilnya keluar akan ku pastikan kau telah menyesal karna tidak mengakui anak yang ku kandung"...Batin Safira

"Maafkan Safira ya Allah,.. Safira telah berniat jahat,..Hanya ini yang dapat Safira lakukan, agar bisa membalas sedikit rasa sakit hati yang telah tuan Juna lakukan"..

..

..

..

..

"Tiga hari sudah telah berada di rumah Juna,.. Dua hari setelah melahirkan di rumah sakit, Juna menjemput Safira dan bayinya.." Perlakuan Juna tiba tiba menjadi hangat terhadap bayi Safira.. Bahkan Juna memaksa Safira agar dia kembali tidur bersama di dalam kamar utama dengan bayinya, tapi Safira terus menolak dengan alasan, dia hanya seorang pengasuh..."

"Hari ini, Juna telah mengetahui kebenaran bahwa ternyata bayi Safira adalah darah dagingnya sendiri"... Maafkan ayah nak yang sempat meragukan mu.."Batin Juna,".. Lalu dengan sunyum yang melebar,. Juna menyelesaikan semua pekerjaan nya agar cepat pulang ,karna Juna sudah tidak sabar lagi ingin menggendong putri kecilnya"..

Saat Juna telah sampai di rumah, Juna mencari Safira dan bayi nya..

Safira.. Safira... "Panggil Juna dengan semangat nya"... Bibi, apa bibi melihat Safira...????"

Maaf tuan non Safira dan dede bayi telah pergi.."Ucap bibi dengan wajah yang bersedih"..

Maksud bibi...????

Itu tuan, non Safira kata nya tidak akan tinggal di sini lagi.. Dan non Safira menitip ini ke bibi.."Ucap bibi sambil menyerahkan amplop besar ke arah Juna"..

"Dengan cepat, Juna membuka amplop tersebut dan membaca semua isinya dengan wajah yang sangat serius, tapi seketika raut wajah Juna menjadi sendu dan tanpa di minta air mata Juna menetes, kala membaca isi amplop yang Safira beri yang berisi surat perceraian"

**Up nya sampai di sini dulu yah kak.. Ntar malam baru di lanjut lagi 🙏..

Jangan lupa, like, komen, dan vote yah'... Salam sayang untuk kalian semua 🥰🥰🥰**

1
Ellasama
bener bener ni juna jahat banget nggak punya hati apa 😠
Ellasama
aku berharap ni Safira cerai aja deh dari Juna terus nikah sama Brian😠
Wenny Prakoso
biasanya manggil brian kak thor. ini langsung nama. nggak enak dengernya
kalea rizuky
brian gk tulus
kalea rizuky
brian baik bagt
kalea rizuky
yg nemenin hamil. lahiran dimana nih cwok enak aja suami dajjal. mau balikan
kalea rizuky
karma buat suami dzalim mana
kalea rizuky
hadeh ujung nya balikan serunya di mana
kalea rizuky
bodoh aja uda di sakitin sekian rupa mau balik
kalea rizuky
arjuna gk tau diri
Silvia Tatipikalawan
lanjut thor
Holipah
lanjut Thor
Rohiyah
wajar aja kalau salah mengetik nama mba .nikmatin aja karya orang kita tinggal membaca .orang sudah susah cari ide situ cuma baca aja repot kalau engga suka tinggalin aja .semangat thor karyamu bagus
Risa Kemala Sari
👍👍👍👌👌👌⚘️⚘️⚘️🌷🌷🌷💐💐💐🌺🌺🌺
Patrick Khan
.bagus ceritanya😊
Patrick Khan
.😭😭😭
Patrick Khan
..kak..q nangis boleh kah😭😭😭.sedih bgt kak..sakit q baca nya
Andaru Obix Farfum
bagus ceritanya cm penulisannya bnyk yg salah
Eti Hermayanti
Brian pengecut banget sampai part ini nangis bombay bacanya thor terus kPan safira bahagianya thor???
Eti Hermayanti
mewek
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!