NovelToon NovelToon
PESONA MARYAM (Maryam Albatul Rahmah)

PESONA MARYAM (Maryam Albatul Rahmah)

Status: tamat
Genre:Nikahmuda / CEO / Duda / Konflik Rumah Tangga-Konflik Etika / Pengantin Pengganti / Tamat
Popularitas:9.6M
Nilai: 4.6
Nama Author: Nabila.id

Pernikahan Seorang Gadis Muda Berusia 19 Tahun dengan CEO Duda Kaya Raya

Berawal dari Rencana Pernikahan Kakakku dengan Seorang CEO dingin yang berstatus sebagai Duda

Namun Karena Kesalahan Yang di Lakukan Kakaku, Membuatku harus Menerima Jika aku Harus Menggantikan Posisi Kakakku menikah Dengan CEO berhati dingin tersebut.

Pembatalan Pernikahan Yang Dilakukan Oleh Kakakku Membuat Orangtuaku Sangat sedih Dan Terancam dalam Kebangkrutan.

Apakah Aku Bisa Melanjutkan Hidupku Dengan CEO berhati dingin Tersebut, Atakah Aku Akan Menyerah

Yuk Nantikan Kisahnya

PESONA MARYAM (Maryam Albatul Rahmah)

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Nabila.id, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

7. Kekecewaan Maryam

Dan setelahnya Maryam mengetahui jika Reza hanya ingin mengambil Handphone dan Kunci mobil miliknya yang berada di atas meja tepat dibelakang Maryam.

Setelahnya Reza pergi begitu saja tanpa berpamitan pada Maryam dan tanpa mengatakan sepatah kata pun.

Brak.. Pintu kamar yang tertutup dengan begitu kencangnya.

***

Setelah Reza meninggalkan kamar . Maryam merasa sedikit lega. Maryam bergegas untuk membersihkan diri, melepaskan segala sesuatu yang menempel pada tubuhnya.

Bergegas untuk mandi dan Mengambil wudhu, dan segera melaksanakan Sholat isya, karena sebelumnya Maryam telah melewatkan waktu sholat isya nya.

Menyadari Status Maryam yang saat ini merupakan seorang istri, membuatnya sejenak melupakan sikap dan perlakuan Reza terhadap dirinya. Maryam menganggap semua sikap Reza merupakan wujud kekesalannya terhadap sang kakak yang telah mengkhianatinya.

Sehingga malam ini Maryam tetap berinisiatif untuk menyambut suaminya, Menyambutnya dengan Segala Hak Atas dirinya untuk sang suami.

Malam itu Maryam menggunakan Lingerie Berwarna hitam polos, Lingerie polos yang menampakan Lekuk tubuh Maryam yang selama ini tertutup oleh baju besar dan Kerudung yang lebar. Dengan Rambut panjang Berwarna hitam tergerai dengan indahnya Hingga ke bagian pinggang.

Memandang dirinya dari pantulan cermin besar di kamar tersebut yang sedang mengenakan Lingerie, Maryam merasa sangat malu dan merasa bahwa ini bukan dirinya.

Maryam pun tersipu Malu melihat dirinya sendiri, betapa dirinya sangat bersemangat menyambut sang suami, Beberapa kali Maryam mengusap Wajahnya dengan lembut, untuk mengatasi rasa malunya.

Sejujurnya ada rasa takut dalam diri Maryam, entah Suaminya akan menyukai dirinya berpakaian seperti itu atau kah sebaliknya.

Namun hal itu tetap dia lakukan untuk membahagiakan suaminya. Maryam telah bertekad akan menyenangkan hati seorang CEO muda yang saat ini telah sah menjadi suaminya.

Beberapa kali Maryam melihat ke arah Pintu, tidak juga Mendapati Reza kembali ke kamar tersebut.

Namun Maryam tidak sedikitpun patah semangat, Maryam tetap berusaha menunggu kedatangan Reza.

Beberapa kali Maryam merasa sangat mengantuk, Sehingga dia berusaha mengusir rasa kantuknya dengan berkeliling Ke setiap sudut Kamar tersebut.

Melihat Begitu indahnya Tempat tidur yang di siapkan oleh petugas Hotel seketika Maryam merasa sangat bahagia, Tanpa sadar Maryam menampakkan senyum simpul di bibir manisnya.

Terdapat Lembaran-lembaran kelopak mawar merah di atas tempat tidur tersebut, di sisi ujung tempat tidur terdapat hiasan yang berbentuk sepasang Angsa Kembar.

Maryam yang menyentuh lembaran-lembaran mawar merah tersebut merasa sangat Bahagia, Menyadari dirinya saat ini telah menjadi Istri dari Reza Abizar El Shirazy

Namun Hingga beberapa lilin yang di letakkan di setiap sudut kamar tersebut habis , Reza tidak kunjung datang juga.

Maryam dengan Kekeh memutuskan akan tetap menunggunya Reza , Maryam yang merasa lelah berdiri memutuskan untuk duduk di sofa kamar tersebut

Sekuat tenaga Maryam menahan rasa kantuknya, hingga pada satu titik Maryam benar-benar tidak dapat lagi menahan rasa kantuknya, dan tertidur di Atas sofa kamar tersebut.

***

Maryam terbangun ketika Waktu menunjukan pukul 02.55 bergegas mengecek Keberadaan Reza, namun Maryam tidak juga menemukan Reza di kamar tersebut, Hampir menyerah dengan sikap Reza saat ini , namun Maryam segera menepis rasa tersebut.

Maryam lebih memilih menuju kamar mandi dan Mengambil wudhu untuk menjalankan sholat tahajud.

Maryam menghabiskan sisa malamnya dengan Beri'tikaf dan Membaca beberapa surah dalam Al-Qur'an hingga waktu Adzan subuh pun berkumandang , Maryam segera bergegas Melaksanakan Sholat Subuh.

Namun Maryam yang masih berharap Reza akan datang saat itu mencoba mengecek kembali ke arah pintu kamar, apakah Reza telah kembali atau belum. lagi-lagi Maryam harus kecewa, mengetahui Reza tidak ada di kamar tersebut.

Setelahnya Maryam lebih memilih untuk melanjutkan amalan yang biasa dia lakukan di pagi hari dengan ucapan Dzikir pada pagi hari.

Beberapa saat kemudian Matahari mulai menampakkan sinarnya , Maryam yang masih mengenakan mukena langsung membuka Gorden Besar di kamar tersebut , seketika matanya menyempit dengan silaunya Cahaya matahari yang menyeruak masuk ke segala penjuru yang ada di ruangan tersebut.

Ada rasa kecewa yang seketika muncul dalam hati Maryam saat itu, Sehingga Maryam bergegas untuk Mandi dan Membereskan semua barang-barang miliknya.

Dengan rasa kecewa yang telah memuncak Maryam memilih masuk ke dalam kamar mandi, mendapati dirinya masih mengenakan Lingerie yang sebelumnya dia niatkan untuk menyambut kedatangan Reza. Seketika Maryam menjadi Sedih dan sangat malu terhadap dirinya sendiri.

Beberapa kali Maryam merutuki kebodohan dirinya sendiri

"Bodoh sekali aku, Kenapa Aku Melakukan semua ini, Bukankah Kau sudah mendengarnya sendiri bahwa dia tidak pernah menginginkanmu" gumam Maryam dalam hati merutuki kebodohan ya sendiri.

"Sadarlah Maryam , Sadarlah Kau terlalu berharap!!!" gumam Maryam lirih .

Maryam yang masih berdiri mematung di depan cermin, merasakan Matanya semakin panas, dan tanpa terasa butir-butir halus menetes begitu saja dari sudut matanya.

Maryam yang merasa sedikit kecewa segera memutuskan Untuk mandi dan mengganti pakaiannya.

Setelah selesai mandi Maryam mengganti pakaiannya dan mengenakan Kerudung juga cadarnya kembali.

Sudah tidak ada lagi alasan bagi Maryam untuk berlama-lama di tempat tersebut. Meski hatinya terasa sangat sakit, namun Maryam berusaha mengikhlaskan perlakuan Reza terhadapnya.

Maryam yang menyadari bahwa Reza tidak akan pernah kembali, seketika memutuskan untuk segera membereskan barang-barang miliknya , dan kembali ke rumah orang tuanya.

Maryam segera keluar dari kamar mandi dan bergegas memesan Taksi online untuk mengantarkan dirinya pada orang tuanya.

Ceklek

Ketika Maryam membuka pintu alangkah kagetnya mendapati Reza tengah berdiri di hadapannya, dengan raut muka yang sangat kacau.

Maryam yang merasa sangat bingung dan masih menyimpan sedikit rasa kecewanya, enggan untuk menanyakan pada Reza kemana saja dirinya semalam pergi.

Semua pertanyaan yang memenuhi otaknya, Urung dia pertanyakan pada Reza, Maryam lebih memilih untuk diam.

Melihat Maryam yang hanya Berdiri mematung di hadapannya, Reza mendorong dengan keras tubuh Maryam ke sisi samping , Sehingga hal itu membuat Tubuh Maryam terjerembab ke lantai kamar.

Melihat Maryam jatuh, Bukan menolong Reza malah memandangnya dengan tatapan sinis.

Reza segera masuk kedalam kamar mandi dan menutup dengan keras pintu kamar mandi tersebut, seketika Maryam merasa sangat kaget.

Setelah Reza masuk kedalam kamar mandi, menyisakan Maryam yang masih duduk di atas lantai dengan butiran butiran Air mata lolos begitu saja di pipi yang tertutup oleh cadar. Maryam berusaha kuat mengatasi dirinya Saat itu. Setelah menyeka Air mata yang terus menetes, Maryam memutuskan untuk bangkit, dan membereskan barang-barang miliknya.

Disaat Maryam tengah sibuk dengan semua barang-barang yang akan dia kemari , Reza telah menyelesaikan ritual mandinya.

Berjalan lurus ke arah Maryam berada, Reza yang melewati Kasur tempat tidur tersebut masih dalam keadaan Rapi, seketika Reza merasa sangat bingung.

Bahkan Tidak ada satupun dari kelopak mawar di sana yang jatuh ke lantai, Seketika Reza berfikir Dimana semalam Maryam tidur? .

"Dimana Gadis itu semalam tidur, Bahkan Tempat ini masih sama seperti sebelum ku tinggalkan??!!" Gumam Reza dalam hati.

"heh!!!" Ucap Reza ketus kepada Maryam. Maryam yang mendengarnya pun hanya diam dan menundukkan kepalanya. Menyibukkan diri dengan barang-barang bawaannya.

"Kemasi Semua Barang-barangmu , dan Kita akan Pulang Sekarang Juga " Ucap Reza Kepada Maryam.

Mendengar ucapan Reza, Maryam hanya diam tidak menjawab sepatah katapun. Bahkan Maryam tidak Mampu mengartikan ucapan Reza, Kemana saat ini dirinya akan di bawa pulang oleh laki-laki tersebut

Jika pun dirinya akan di bawa kerumah orang tuanya, Maryam telah siap dan sudah ikhlas menerimanya.

Maryam merasa sudah cukup Jengah dengan sikap Reza yang selalu mengacuhkan dirinya.

[[Jangan Lupa Dukung Karya Saya ya dan Mohon Maaf masih banyak kekurangan Dalam Penulisan ]]

1
amilia indriyanti
lebay....
Puspa Sella
MARYAM INI SDH KYAK MAU MATI BLNG GSK APA"
Mamah Dini11
gk tau ini selalu ada gangguan, apa sengaja thor lama karna agak bertele2 ni cerita, udh gereget lai lgi kan jdi jengkel
Mamah Dini11
kapan malpernya thir
Mamah Dini11
ayo reza jujur sm istrimu apapun itu
Mamah Dini11
gitu aja di tanyain maryam maryam reza kan duda pastikan lbh tau, polosnya kmu maryam
Mamah Dini11
blm apa apa udh ke tahuan , biar pikiran kmu tenang tuan reza pindahin maryam nya, kalau harus slalu datang di mata kuliah maryam bisa terbengkalai pekerjaanmu
Mamah Dini11
reza kalau kamu gak nyaman maryam kuliah di situ karna ada tama, me! mendingan pindahin maryam nya mau tdk mau kmu kan orang berkuasa, dn katakan pd istrimu apa yg di ucapkan tama pdmu biar jelas semuanya, mungkin dgn itu maryam juga akan mengerti
Mamah Dini11
bergidik apa merinding thor
Mamah Dini11
kok ada rasa bosan ya baca, adegan nya gitu gitu aja, maryam itu ngerti agama tpi gk ngerti ke mauan suami, mungkin kurang jelas ya nasehat uminya.
Puspa Sella: karena alur cerita nya gitu aja gak ada romantis nya
total 1 replies
Mamah Dini11
maryam kalau kau terus2an ingat pengalaman malper mu, pasti tdk akan ada ujung mlh keburukan reza yg kmu bayangkan, Udhlah mulai sekarang harus saling memaafkan dn saling memahami itu lbh baik, jgn ke jelekan suamimu yg slalu kmu ingat, kmu itu orang yg ngerti agama bkn.
Mamah Dini11
gugup terus kmu maryam, kapan tenang nya deket suami
Mamah Dini11
kenapa siiihhh slalu ada gangguan, ini art gk peka ya, kayak sengaja, lama lagi cairnya, cepat pulang aja reza bawa maryam gk aman di rumah mertuamu mh, orangnya gk pd ngerti 🤣🤣🤣
Mamah Dini11
tobatnya baru setengah nya kali si reza mh
Mamah Dini11
kurang suka ih si reza kok gitu banget katanya mau baikan karna telahbanyak nyakiti maryam tpiii mana bukti nya marah di duluin, si dok tama juga seperti sengaja menggoda maryam aduuhh ruwet ini mh
Mamah Dini11
kayak gk ada ketenangan dlm rumah tangga tuan reza mh, blm juga kelar sm maryam udh datang masalah lain, ya itu dok tama, hadehhhh maaf ya thor, turunkan ego nya suami maryam bolehkan thor, 🙏
Mamah Dini11
maryam lbh mengutamakan uminya daripada suaminya
Mamah Dini11
cari penyakit lgi si maryam dan aneh nya di novel masa gk nyambung2 sm supri nya abi hanif aneh aneh, atau sengaja ya ini perbuatan author biar maryam bertengkar lgi sm reza, ahhhh kapan cairnya ath begitu terus mh membosankan.
Mamah Dini11
untuk apa punya supri tpii ke mana2 naik taksi online, bodohnya kmu maryam
Mamah Dini11
aduuhh reza ke mana sih kmu kok tiba2 pergi baru aja baikan sm istrimu , mulai lgi arogan nya, tenang aja tuan reza Maryam milikmu bkn milik dok tama , 🤭 ayo reza ingat pesan ustd hamzah
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!