Pertemuannya di Club malam dengan Ammer pada hari ulang tahunnya membuat Mita terpaksa menerima ajakan Ammer menjadi kekasihnya.
Mita harus terperangkap dengan Ammer yang ternyata Bossnya sendiri di kantor, karena Zaky, lelaki bule yang tidak membayar tagihan pada malam itu.
Kisah cinta Mita, wanita dengan sejuta pesona dan tingkahnya sebagai wanita yang tidak biasa dimulai sejak hari itu.
Kisah cinta yang tidak seharusnya terjadi di antara Mita dan Ammer. Mita bahkan berjuang keras untuk selalu menahan hatinya agar tidak mencintai Ammer.
Bagaimana pernikahan itu terjadi, akankah Mita bertahan pada kisah cinta yang tidak diharapkannya ini.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Madamme Yellow, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Kedatangan Zaky
"Aku pulang yah," ucap Ammer setelah mereka merayakan ulang tahun Mita malam ini, ulang tahun yang sederhana yang akan menjadi kenangan indah untuk Mita.
Mita menarik tangan Ammer sebelum Ammer keluar dari apartemennya, Mita bukan wanita yang munafik yang suka tarik ulur dan menolak apa yang diberikan padanya. Namun, Mita wanita yang tahu diri. Jika hubungan itu selesai, Mita akan mengembalikan semuanya pada Ammer.
Tidak akan diberitahunya sekarang tapi begitulah cara Mita.
"Cium dulu dong," ucap Mita menunjuk bibirnya dan berayun dengan pinggang Ammer. Mita tersenyum dengan cantiknya menggoda Ammer dengan mengedipkan matanya.
Dia wanita nakal.
Ammer tersenyum simpul dan menundukkan kepalanya kemudian menyentuhkan bibirnya pada Mita.
"Jangan nakal, besok aku tidak bisa menemanimu. Aku ke Jepang selama dua hari, ada yang kamu inginkan Sweety?" tanya Ammer dengan lembut.
"Aku cuma mau kamu," jawab Mita menggoda.
Laki-laki mana yang sanggup dengan godaan Mita, Mita berucap dengan sangat manisnya, seolah Mita sangat mencintai Ammer. Seolah mereka sudah lama sekali mengenal. Seolah mereka tidak akan pernah terpisahkan.
"Tunggu aku pulang," ucap Ammer mengecupi kening Mita dengan hangat. Ammer pun pulang dan keluar dari apartemen Mita. Ingin sekali Ammer menginap di tempat Mita. Tetapi dia tidak akan mungkin bisa bersabar menghadapi godaan Mita. Mita pasti akan memeluk dan menciumnya setiap waktu, baru jadian berapa hari mereka bahkan sudah seperti pacaran lama dan kecupan itu, Mita sendiri yang menginginkannya dan tidak malu mengulang untuk memintanya pada Ammer.
Setelah kepulangan Ammer. Mita tinggal di apartemen berlantai dua ini sendirian. Apartemen mewah yang diberikan Ammer pada Mita.
Mita masuk ke dalam kamarnya yang ada di lantai dua. Melihat apa saja isi di dalam apartemen ini.
Mita bahkan menyunggingkan senyumnya. Bagaimana Ammer tahu ukurannya dari atas sampai bawah, bukankah ini namanya penguntit.
CK!
Dia bahkan tahu aku suka pakaian yang kurang dasar.
Mita melihat koleksi bajunya yang dilengkapi Ammer dan ….
"Apa ini?"
Mita melihat ada juga pakaian Ammer di dalam lemarinya. Namun, Mita tidak marah dan hanya melihat berapa ukuran kemeja dan sepatunya, Ammer begitu tinggi dan tubuhnya juga kekar.
Baru Mita melihat-lihat ponselnya berbunyi.
Terlihat nama Zaky yang menghubunginya. Panggilan Video Call. Mita mengangkatnya dan duduk di sofa kamarnya.
"Hallo," ucap Mita dengan lembut.
"Sedang apa Honey?" tanya Zaky dengan mesranya. Mita tersenyum dan melihat Zaky yang tampan sekali hari ini. Setelan jas itu tampak membuat Zaky seperti lelaki berkelas tinggi.
"Sedang merindukanmu," jawab Mita menggoda Zaky.
"Kenapa kita selalu punya pikiran yang sama?" tanya Zaky. Zaky menatap Mita yang masih cantik dengan pakaian kantornya.
"Honey, kamu punya waktu besok malam, aku ke Jakarta dan aku ingin bertemu denganmu," ucap Zaky dengan semangatnya. Mita bahkan ikut bersemangat mendengar Zaky yang kembali lagi ke Jakarta.
"Benarkah? aku akan menjemputmu di Bandara," ucap Mita dengan semangat.
Zaky yang baru selesai dari urusan kantornya berjalan menuju parkiran mobil. Malam ini dia mengemudi sendiri menuju mansion mewahnya. Bahkan Zaky belum berkeinginan memutuskan panggilannya dengan Mita.
"Sepertinya kamu belum mandi,Honey?" tanya Zaky. Zaky masuk ke dalam mobilnya dan meletakkan ponselnya agar Mita dapat melihat keseluruhan tubuh Zaky.
"Kamu tahu sekali, apakah sebelumnya kamu peramal?" tanya Mita terkekeh. Zaky ikut terkekeh dan malah dia suka sekali dengan jawaban Mita.
"Andai aku di sana, aku akan membawaku ke dalam toilet dan membasahimu dengan air," ucap Zaky mulai menggoda Mita dengan otak laki-lakinya.
"Aku berharap itu terjadi!" seru Mita. Mita bahkan menantang Zaky untuk melakukannya.
Zaky menggigit bibirnya dan membasahinya dengan lidah.
"Bagaimana rasanya bibir itu?" tanya Zaky yang belum berniat menjalankan mobilnya.
"Rasanya manis seperti madu," jawab Mita dengan senyum nakalnya.
Oh Mita. Kamu membuat kepala Zaky pusing dan dia sudah tidak sabar lagi bertemu untuk kedua kalinya.
"Apa aku bisa menikmati madu itu?" tanya Zaky serius. Dia ingin memiliki Mita dan menjadikan Mita kekasihnya. Malah dia berkeinginan membawa Mita ke Jerman dan tinggal bersama dengannya.
Jika hubungan seperti itu tabu di Indonesia, bagi lelaki Jerman itu hal biasa bahkan mereka jarang yang berkeinginan menikah meski umur mereka sudah tiga puluh.
Tetapi Zaky ingin menikah. Dia memang mencari wanita Indonesia untuk menjadi istrinya sepertinya Mita akan cocok.
"Apa kamu yakin bisa membuat aku puas dengan bibirmu?" tanya Mita dengan memiringkan kepalanya. Zaky menyunggingkan senyumnya.
Bukankah Mita sedang menantangnya sekarang.
"Aku takut membuat kamu tidak akan melupakan aku karena itu," jawab Zaky dengan mengelus wajah Mita dari ponselnya.
"Tunggu aku, kita bisa mandi bersama meski berjauhan," ucap Zaky. Bagi Zaky wanita dewasa seperti Mita tidak perlu lagi di jelaskan apa yang sedang Zaky inginkan.
"Kamu yakin tidak akan bermimpi karena melihat semuanya," ucap Mita dengan senyum nakalnya.
Tentu saja Mita, itu akan membuat Zaky frustasi karena kelakuanmu.
"Aku tidak yakin!" Zaky tersenyum.
Telpon mereka terputus dan Zaky dengan cepat kembali ke Mansionnya. Sedang Mita bersiap mandi kembang tengah malam dengan kekasih jauhnya.
Kenapa dia harus peduli dengan Ammer? Mereka hanya sebentar. Ammer tidak mencintainya dan Zaky juga hanya bermain. Mita masih muda, dia bukan wanita munafik dan memang suka menggoda lelaki yang menyukainya.
Mita akan membuat mereka tidak akan melupakan namanya.
Mita mengecek bikini yang ada di dalam lemarinya. Sepertinya warna putih dengan tali menggantung di leher sangat cantik dipandang di mata, apalagi bentuk Mita yang bulat dan kencang.
Mita menyanggul rambutnya dan masuk ke dalam bathtub dengan busa sabun yang berlimpah. Menyiapkan minuman dan lilin aroma terapi di dalam toilet.
Menikmati hidupnya yang mewah karena kekasihnya yang memanjakannya. Sebenarnya Mita menunggu Zaky tetapi yang menghubunginya malah Ammer.
Mita mengkerutkan keningnya dan menjawab panggilan video call itu.
"Hallo Handsome, lagi dimana?" tanya Mita. Mita langsung melihat tampilan Ammer yang sepertinya baru selesai mandi dan masih mengenakan bathdrobe.
"Baru selesai mandi Sweety, ini sudah malam kenapa belum tidur, kamu berendam malam sekali nanti sakit Sayang," ucap Ammer. Ammer benar-benar mengkhawatirkan kekasihnya ini.
Maafkan aku Mita tetapi setelah pulang, aku tidak bisa melupakanmu. Aku selalu mengingatmu dan selalu ingin berada dekat denganmu.
"Tubuhku lengket sekali Handsome, aku tidak bisa tidur kalau belum mandi, besok hati-hati yah Sayang, jangan lama. Aku rindu kamu," ucap Mita dengan senyum nakalnya.
Wow Mita, bagaimana dia bisa sehebat ini? Dia tidak cinta Ammer tetapi kata-kata lembutnya membuat Ammer menggila. Padahal Ammer tahu betul kalau itu tidak jujur.
"Rasanya malam ini aku ingin tidur di ranjangmu," ucap Ammer membasahi bibirnya.
Dia rindu kecupan Mita yang hangat dan pelukan Mita yang erat. Mita sangat memanjakan Ammer. Ammer suka dengan kelakuan Mita yang lembut seperti itu.
Mita terkekeh, kali ini dia tidak ingin menantang Ammer.
"Pagi sekali, kesini ya Handsome, sebelum pergi aku ingin bermesraan denganmu, itupun kalau kamu bisa," ucap Mita dengan lembut.
Tentu bisa Sayang! Aku akan kesana pagi sekali sebelum aku pergi.
"Ok!"
To Be Continued….
mana udah sadar lagi siapa yg digandeng😅😅
sukses
semngat
mksh
sekarang