NovelToon NovelToon
Transmigrasi? Aku Bisa Pulang!

Transmigrasi? Aku Bisa Pulang!

Status: sedang berlangsung
Genre:Fantasi / Penyeberangan Dunia Lain / Transmigrasi
Popularitas:3.7k
Nilai: 5
Nama Author: RAS( BY.AR)

Setelah akhirnya memasuki masa pensiun, Raya memutusakan menghabiskan hari tuanya seorang diri di sebuah vila mewah yang telah ia beli dengan hasil kerja keras selama puluhan tahun.

Namun, nasib seolah mempermainkannya. Baru sehari menikmati kehidupan sebagai pensiunan kaya, keesokan paginya ia terbangun di dunia yang sama sekali asing.

Bukan hanya itu, ia kini menghuni tubuh seorang wanita berusia tiga puluhan yang terkenal genit dan mesum.

Beruntung, ia mengetahui satu rahasia besar.

Halaman belakang rumah reyot yang tak diinginkan siapa pun itu ternyata terhubung dengan zaman lain.
Dalam ruangan penghubung dimensi, ternyata menyimpan kekuatan yang mengubah nya selangkah demi selangkah menjadi abadi.

2 Agustus 2026

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon RAS( BY.AR), isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 21 Di Tembak Bawahan

"Nyonya silahkan duduk" Ucap Shen Yuzhi dan Bai Rongxin lekas menuangkan teh untuk ya.

Keduanya terlihat ragu-ragu dan canggung, namun dalam hatinya begitu sulit untuk di jelaskan. Mereka hanya bisa mencuri-curi lirik terhadap Su Wanwan.

"Bahkan kalian membangun aula perjamuan seperti ini, teliti sekali..." Ucap Su Wanwan sambil memperhatikan sekitar.

"Ini ide Shen Yuzhi, Hu Zheng tidak mengerti banyak."

Su Wanwan mengangguk dengan senyum apresiasi. "Pekerjaan mu bagus." ucapnya sambil menatap Shen Yuzhi sebentar.

Wajah Shen Yuzhi sedikit memanas, dia mengangguk dengan kaku. "Terimakasih pujian nyonya."

"Nyonya, s-silahkan teh nya."

Su Wanwan menerima teh tersebut dan meminum nya, matanya melirik Bai Rongxin yang tiba-tiba langsung menunduk seperti seseorang yang ketahuan mencuri. Reaksinya terlihat bersalah dan takut.

Tak! Tak! Tak!

Su Wanwan mengetuk meja pelan, "Sampaikan lah sesuatu sekarang jika ada hal yang ingin di sampaikan."

Mendengar ucapan Su Wanwan, Bai Rongxin sedikit terkejut dan ragu-ragu. "Anu... Apakah anda benar-benar nyonya?"

"Hm?" Su Wanwan menaikan alisnya.

"B-bukan bermaksud buruk, a-aku hanya... Hanya..."

Melihat Bai Rongxin yang terlihat kesulitan, ingin menyampaikan pendapat namun takut menyinggung nya. Su Wanwan tertawa pelan, membuat ketiga pemuda itu menatap nya dengan takjub.

Kecantikan seperti ini belum pernah mereka lihat sebelumnya. Bahkan para nona dan nyonya dari keluarga kaya, maupun putri pejabat yang selama ini mereka anggap cantik, terasa jauh tertinggal dibandingkan perempuan di hadapan mereka. Rasanya, yang membuatnya begitu memukau bukan semata-mata kecantikan wajah, melainkan juga aura yang terpancar darinya.

Terlebih lagi, perempuan seusia Su Wanwan, meskipun masih memiliki kecantikan yang memukau seperti para nyonya bangsawan, tetap tak dapat sepenuhnya menyembunyikan jejak waktu. Kerutan halus dan tanda-tanda usia akan selalu meninggalkan bekas di wajah mereka.

Namun, nyonya mereka berbeda.

Wajahnya begitu cantik dan muda, seolah-olah masih berada di usia belasan tahun. Namun, aura yang terpancar darinya justru begitu elegan dan dewasa. Ada kehangatan yang membuat siapa pun di dekatnya merasa nyaman, tetapi di saat yang sama, terdapat pula kesan tenang dan tak tersentuh oleh hiruk-pikuk dunia.

Kecantikannya bukan sekadar sesuatu yang dapat dilihat oleh mata. Ada sesuatu dalam dirinya yang membuat orang sulit mengalihkan pandangan, seolah kecantikan itu berasal dari tempat yang jauh lebih dalam daripada sekadar wajah.

"Baiklah, aku tidak akan membuat kalian kebingungan lagi. Sebenarnya, di perjalanan menuju rumah teman aku bertemu seorang kultivator."

"K-kultivator?"

Su Wanwan mengangguk. "Ya, atau kita bisa menyebut nya sebagai orang abadi. Ia bilang aku memiliki takdir dengan jalan abadi, dan di tubuh ku terdapat sebuah Gu racun yang membuat penampilan jelek."

"G-gu racun?" Terkejut Shen Yuzhi, Bai Rongxin dan Hu Zheng memang tidak tahu. Namun sebagian sarjana, Shen Yuzhi pernah membaca sebuah buku mengenai Gu racun tersebut.

"Benar, untungnya ia bilang Gu racun ini hanya Gu tingkat rendah. Bisa di hilangkan dengan melakukan kultivasi dan menyucikan tubuh, jadi dalam sebulan ini di bawah bimbingan sang abadi aku berhasil berkultivasi dan menyingkirkan racun Gu di tubuh ku, hingga akhirnya tubuh bisa kembali seperti semula."

Melihat ekspresi terkejut, simpati, khawatir yang berbeda-beda dari ketiganya membuat Su Wanwan ingin tersenyum dalam diam.

Sebenarnya dia juga hampir sepenuhnya percaya dengan ucapannya sendiri, namun itulah alasan yang cukup masuk akal. Di dunia spiritual ini, racun Gu pasti tentu ada bukan? Jika begitu bagaimana dia bisa memberikan alasan bahwa tubuhnya menjadi kurus dalam sebulan?

Kultivasi sebulan tidak akan bisa menurunkan berat badan secepat itu.

"Ternyata begitu, syukurlah nyonya baik-baik saja."

"Nyonya, bagaimana jika nyonya istirahat lah dahulu. Kami akan menyiapkan makan untuk nyonya." Ucap Hu Zheng dengan sopan.

"Benar nyonya, aku akan membuat daging panggang yang sering nyonya makan!" Seru Bai Rongxin dengan antusias dan di angguki Shen Yuzhi.

Su Wanwan mengangguk setuju. "Baiklah, aku akan menunggu masakan kalian." ucapnya sambil pergi.

Krekk...

Su Wanwan masuk ke dalam kamar nya yang dulu, dia kemudian melihat kamar baru nya-- namun hanya sebentar hingga akhirnya masuk ke dalam ruang nya.

Tidak ada yang lebih nyaman di bandingkan dengan ranjang modern di ruang dimensi nya.

Sambil berbaring, ia seketika teringat pada ketiga pelayan bujang nya. Selama sebulan ini, sepertinya selain Hu Zheng-- keduanya juga mengalami perubahan.

Bai Rongxin yang penurut dan lembut ternyata bisa berubah menjadi cukup galak, dan perhitungan. Meskipun bukan dari sikap nya langsung, namun dari tatapan nya yang tidak selugu dulu sudah bisa membuat Su Wanwan mengetahui nya dengan jelas.

Dan Shen Yuzhi, anak bujang itu memang sangat berubah. Saat melihatnya, matanya tidak lagi memancarkan rasa dingin dan jijik. Malah terlihat bersinar dan malu-malu.

Apakah anak itu malah menyukainya setelah dia cantik? Namun rasanya tidak mungkin, tatapan nya terasa seperti ia telah menunggu-nunggu bertemu dengan dirinya sejak lama.

Sudahlah, Su Wanwan tidak boleh berpikir aneh-aneh. Masa laki-laki muda seperti nya menyukai bibi-bibi sepertinya.

5 Jam kembali.

Setelah selesai makan malam bersama mereka bertiga, Su Wanwan segera kembali ke dalam kamarnya. Rasanya cukup merepotkan menghadapi dua pemuda bujang (Bai Rongxin dan Shen Yuzhi) yang berebut memberikan lauk ke mangkuk nya.

Meskipun sikap mereka berdua terlihat jelas, namun jiwa nya yang sudah merasakan asam pahit kehidupan membuatnya cukup yakin untuk tidak lagi terlibat urusan asmara. Apalagi dengan anak bujang di bawah umur nya seperti ketiga pelayan nya.

Ketiga anak itu masih bau kencur untuk dapat menggoda ataupun memikatnya.

Tok!

Tok!

Tok!

"Siapa?" Tanya Su Wanwan dari dalam.

"Nyonya, ini Hu Zheng. Ada hal yang ingin di sampaikan."

"Baiklah masuk"

"Nyonya, Hu Zheng membawa laporan keuangan selama anda pergi. Hu Zheng mencatatnya di sini..." Ia menjelaskan sedikit banyak nya beberapa kata hal sebelum akhirnya Su Wanwan menerima nya.

"Oh, ya... Kau cepat belajar. Terimakasih sudah bekerja keras." Su Wanwan sebenarnya tidak terlalu peduli, dengan bukti berdirinya rumah besar ini saja ia sudah sangat percaya. Jadi dia hanya membaca nya asal dan langsung meletakkan nya kembali.

"Terimakasih pujian nyonya..."

Su Wanwan. "..." Melirik Hu Zheng.

Hu Zheng. "..." Tersenyum lebar tanpa Pepsodent.

"Apakah... Masih ada urusan?" Tanya Su Wanwan dengan ragu-ragu. Dia pikir kenapa orang ini malah terus berdiri diam disana.

Brukh!

Suara lutut yang menyentuh lantai itu membuat Su Wanwan tersentak kaget. Dia menatap dengan bingung dan terkejut dengan apa yang di lakukan Hu Zheng.

"Nyonya, Hu Zheng tak bisa berkata-kata indah. Namun Hu Zheng menyukai nyonya, apakah nyonya mau memberi Hu Zheng kesempatan."

"?!!"

1
Dern
hah mana lanjutannyaa
Kyyy: Sabar~
total 1 replies
Dern
heh kamu jangan jadi pedofil 😭
Dern
nah bener ini kadang sistem di nt langsung bikin pu kuat tak terkalahkan bikin gak seru gak ada petualangan perkembangannya
Dern
padahal 300 cukup 😭 ini dari tadi uang kebanyakan ga si ka?
Kyyy: Sekalian bangun rumah kak...😌
total 1 replies
Dern
mungkin 7 tael lebih ok karena kan tabib desa bukan tabib kota
Kyyy: Kompensasi mental dari orang kaya kak, Su Wanwan pernah fitnah bilang kalau obatnya bermasalah dan sampe mau bawa ke pengadilan.
total 1 replies
Dern
hah apa gak kebanyakan 50 tael? 1 tael aja bisa hidup 1 tahun untuk kalangan bawah
Dern
akhirnya terpecahkan, jadi misal dia pindah ke kota, dia masih bisa akses ke dunia modern
Dern
HEH WKWKWK AIR WUDHU BJIR WKWKWKWK
Dern
baru w pertanyakan hal ini di bab sebelum, eh muncul bagian ini wkwkwk
Kyyy: Harus agak realistis 😌
total 1 replies
Dern
tapi kalau mendadka berubah banyak sedangkan dia gak keluar rumah untuk beraktifitas fisik jadi aneh gak sih ??? orang2 jadi curiga
Dern
kepo, apa bakal ada pergantian tael ke yuan. kan siapa tau dia mulai bisnis trus uang dari jaman dulu ke modern bisa dituker
Dern
emang dasarnya ibu2 nenek2 pasti ada aja yang dipamerin 🤣🤣
Dern
wow bahaya nih kalau dia tiba2 tau ada pintu ke mana saja
Dern
ini nanti 3 budak itu merasa janggal gak sama bantal selimut dan bahan masakannya?
Kyyy: Nggak deh, soalnya dulu Su Wanwan pelit dan hemat. Jadi kalo dia ngeluarin barang, dikira gak pelit, juga mereka tau Su Wanwan pernah kerja di kota (tempat bangsawan gitu) jadi barang2 bagus itu nanti di kira dari kota /bangsawan
total 1 replies
Dern
kirain tempatnya bakal stay frozen gitu, tenryata masih "normal" mengikuti waktu yang ada ya? berarti lama2 bisa habis barangnya dan gak infinite. bole2 siapa tau su wan2 belanja di dunia modern
Dern
make sense sih, tapi kan surat budak sampai mati ada di tnagan su wen2
Dern
WKWKWK MEME TIDAK FANTASSTHH
Dern
green tea bitxh 🤣🤣🤣
Fauziah Daud
lanjuttt
Fauziah Daud
hahaha 🤣🤣
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!