NovelToon NovelToon
My Senior, Single Mom

My Senior, Single Mom

Status: tamat
Genre:Romansa / Dikelilingi wanita cantik / Tamat
Popularitas:12.2k
Nilai: 5
Nama Author: Daeena

Di usia 24-th Paroline Benedicta adalah wanita yang paling banyak dibicarakan di kampusnya di Los Angeles. Menawan, kaya, dan penuh teka-teki, ia menyusuri lorong kampus bukan dengan tas desainer, melainkan dengan kereta bayi yang membawa Andreas Sunny yang berusia dua tahun. Rumor yang beredar sangat kejam, mereka bilang dia adalah sosialita yang jatuh, seorang gadis yang ditinggalkan kekasihnya setelah melakukan kesalahan yang ceroboh.
Kenyataannya, Paroline adalah wanita yang memegang teguh janjinya, membesarkan putra yatim piatu dari mendiang sahabatnya seolah anaknya sendiri. Ia telah menukar malam-malam liarnya dan gaun pesta sutranya dengan kekuatan tenang dari seorang ibu, mengubur masa lalu pemberontaknya demi memberikan kehidupan yang sempurna bagi Andreas.
Masuklah Fharell Desmon, mahasiswa baru berusia sembilan belas tahun sekaligus pewaris karismatik dari Desmon Group.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Daeena, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

#21

Hari yang dinanti akhirnya tiba. Gereja katedral di pusat Los Angeles didekorasi dengan ribuan bunga lili putih dan mawar pastel yang memancarkan aroma surgawi. Karpet merah membentang panjang menuju altar, tempat di mana seorang pemuda dengan setelan tuksedo hitam sempurna berdiri dengan kegugupan yang tidak bisa disembunyikan.

Fharell Desmon berkali-kali merapikan kerah bajunya. Di barisan depan, Bundanya tampak sibuk menyeka air mata haru, sementara Tuan Desmon mengangguk bangga. Sahabat-sahabat Fharell dari kampus, para mahasiswa yang biasanya riuh dengan jaket universitas mereka kini tampil necis, bersiul pelan menggoda sang mempelai pria.

Pintu besar gereja terbuka. Musik Canon in D bergema.

Paroline Benedicta melangkah masuk, begitu anggun dalam gaun pengantin lace yang memeluk lekuk tubuhnya dengan sopan namun mewah. Cadar transparan menutupi wajahnya yang bersinar. Di sampingnya, Tuan Benedicta berjalan dengan wajah kaku namun matanya berkaca-kaka. Di barisan kursi terdepan, Andreas Sunny digendong oleh pengasuh, mengenakan tuksedo mini yang sama persis dengan Fharell, melambaikan tangan kecilnya.

"Papa! Papa!" celoteh lirih Andreas memecah keheningan yang sakral, membuat para undangan tersenyum gemas.

Di depan altar, Fharell meraih tangan Paroline. Janji suci diucapkan dengan suara yang bergetar namun penuh keyakinan. Saat pendeta menyatakan mereka sah sebagai suami istri, Fharell mencium Paroline dengan begitu dalam, seolah ingin menegaskan pada dunia bahwa wanita ini adalah miliknya selamanya.

Resepsi besar-besaran langsung digelar di ballroom hotel bintang lima milik keluarga Desmon. Kolega bisnis kelas atas, pejabat, hingga sosialita Los Angeles memenuhi ruangan. Namun, di antara kerumunan itu, sosok Danesha Smith muncul dengan senyum miring yang penuh racun. Sebagai rival bisnis abadi keluarga Desmon, ia tidak mungkin melewatkan kesempatan untuk merusak suasana.

Saat Fharell dan Paroline sedang menyapa tamu di dekat meja champagne, Danesha melangkah mendekat dengan gelas di tangan.

"Luar biasa, Fharell. Pernikahan yang sangat... cepat," ujar Danesha dengan nada meremehkan. Ia menatap Paroline dari ujung kaki hingga ujung kepala. "Haha, tidak kusangka seleramu seperti ini, Rhell. Kau benar-benar lebih suka yang berpengalaman untuk dijadikan istri? Aku pikir pewaris Desmon akan mencari gadis suci dari biara."

Paroline menegang, namun Fharell justru melingkarkan tangannya di pinggang Paroline, menarik istrinya lebih rapat ke dada bidangnya.

"Tentu saja, Danesha," jawab Fharell dengan seringai percaya diri yang mematikan. "Karena yang berpengalaman tidak perlu diajari bagaimana caranya menjadi liar di tempat tidur. Dia tahu persis apa yang aku inginkan."

Paroline membulatkan matanya, mencubit pinggang Fharell dengan keras hingga suaminya itu meringis kecil. "Fharell! Jaga bicaramu," bisik Paro sambil menggelengkan kepala, merasa malu sekaligus geli dengan sifat labil suaminya yang terkadang masih suka bicara vulgar demi membalas ejekan orang.

Danesha tertawa hambar, matanya berkilat tidak senang melihat kebahagiaan mereka. Ia menyesap minumannya lalu kembali menyerang.

"Tapi ayolah, Rhell... kau baru berusia dua puluh tahun. Kau pria paling potensial di kota ini. Bagaimana mungkin kau rela terkekang dalam pernikahan yang membosankan secepat ini? Setidaknya dengan nama belakang Desmon, kau harusnya bisa mencoba beberapa gadis perawan sebelum menetap."

Danesha menggelengkan kepala, berpura-pura prihatin. "Astaga, aku malu mendengar kabar pernikahanmu, Bung. Ini seperti kau sedang menyerahkan kebebasanmu pada seorang janda tanpa surat nikah."

Fharell tetap tenang, namun matanya menatap Danesha dengan tatapan yang sangat dingin.

"Lalu soal anak itu," Danesha menunjuk Andreas yang sedang bermain di dekat kursi kakeknya. "Jika Andreas benar-benar anak kandungmu, lalu kapan kau menanamnya, hah? Melihat usia anakmu yang sudah sebesar itu... kutebak usia tujuh belas tahun kau sudah langsung mengenal Paroline? Luar biasa untuk pengalamanmu di masa SMA, Fharell. Kau benar-benar bergerak cepat."

Danesha mencoba memancing reaksi. Ia tahu hitungan matematikanya tidak masuk akal jika Fharell adalah ayah biologis Andreas, mengingat Paroline menghilang saat Fharell masih sangat muda.

Fharell terkekeh pelan, sebuah tawa yang terdengar sangat merendahkan Danesha.

"Danesha, Danesha... kau terlalu banyak menghitung angka tapi lupa menghitung kualitas," ujar Fharell tenang. "Usia tujuh belas, delapan belas, atau dua puluh tidak ada bedanya jika aku menemukan wanita seperti Paroline. Soal Andreas? Dia adalah bukti bahwa aku adalah pria yang lebih hebat darimu. Aku tidak hanya menanam, tapi aku menjaga dan bertanggung jawab. Sesuatu yang sepertinya asing bagi pria pengecut sepertimu."

Paroline menggenggam tangan Fharell, mencoba meredam emosi suaminya. Ia menatap Danesha dengan tatapan yang sangat berani.

"Danesha, terima kasih sudah datang. Tapi jika kau hanya ingin membahas masa laluku yang kau anggap liar, sebaiknya kau pergi ke meja dessert. Mungkin rasa manis di sana bisa menghilangkan kepahitan di hatimu karena melihat Fharell lebih bahagia darimu," ujar Paro tegas.

Danesha terdiam, wajahnya memerah karena malu disindir secara halus oleh Paroline di depan beberapa kolega yang mulai memperhatikan.

"Nikmatilah malammu, Smith. Karena besok pagi, Paroline sudah resmi menjadi Nyonya Desmon, dan kau tetap menjadi pria kesepian yang hobi mengurus selangkangan orang lain," tutup Fharell dengan kalimat pamungkas yang membuat Danesha terbungkam seribu bahasa.

Fharell kemudian menuntun Paroline menjauh. Saat mereka sudah agak jauh dari kerumunan, Fharell berbisik nakal di telinga istrinya.

"Maaf soal kata liar tadi, Sayang. Tapi aku hanya mengatakan kebenaran yang aku rasakan semalam, kan?"

"Fharell! Berhenti menjadi mesum di depan umum atau aku akan mengurung mu di luar kamar saat malam pertama kita nanti!" ancam Paroline, meski ia tidak bisa menyembunyikan senyum bahagianya.

Malam itu, di bawah kerlap-kerlip lampu diskotik yang mewah, Fharell membuktikan bahwa meski usianya baru 20 tahun, ia mampu melindungi harga diri istrinya lebih baik dari pria manapun. Sementara Danesha Smith hanya bisa menatap dari kejauhan dengan rasa curiga yang kian membara, bertanya-tanya dalam hati, Siapa sebenarnya ayah dari anak itu?

🌷🌷🌷🌷

Happy reading dear 🥰

1
awesome moment
sll punay senjata disaat yg kritis
awesome moment
slese. saat pisah.
awesome moment
kekuatan cinta yg tdk biasa. skrg...kemana danesha? kemana org yg sdh diberi pengorbanan bgitu besar oleh paro, fharell dan andreas? ttp jd pecundang? ttp jd pengecut? yg tdk mengakui darahnya sndiri?
awesome moment
namanya jg digosok makin sip. tu lah gosip
awesome moment
smg andreas ttp jd beteng utk boo dan babynya
awesome moment
kenyataan mmg hrs dihadapi. sepahit p pun. andreas g sepenuhnya salah. bgitupun Boo. Paro jg g salah kecewa. tp...skrg d nyawa yg hrs lbh diperhatikan. toch andreas dan boo g sedarah. g sesusuan jg. takdir kak author mmg rada istimewa. restui mrk lbh aman. krn boo sdh ditangan yg tpt. tangan yg sdh paro dan fharell bentuk dan asuh. yg sdh jelas
awesome moment
duh...bnr2 nekat n boo
awesome moment
smg fharell dan paro menerima dan memahami
awesome moment
duh malah q yg 😭😭😭
ros 🍂: Harap tenang ini ujian kak😭
total 1 replies
awesome moment
leganya...mrk punya rasa yg sama. dan...smg paro dan fharell paham dan merestui
awesome moment
labelnya...bntar lg brubah
awesome moment
antara gumush dan cemas. jd 1. 7 hr lho. lumayan lama.
awesome moment
scra g sadar...boo jg punya rasa yg sama
awesome moment
jgn smp kebablasan y. mendingan bicara terbuka. krn akan menyakitkan banyak org. terutama paro dan fharell
awesome moment
duh...wor2 klo d badai
awesome moment
bnr2 anak dgn hati yg lembht dan teguh bersamaan
awesome moment
😄😄😄andreas mencintai boo. skrg tinggal boo gmn. klo mrk punuabrasa saling, g masalah. toch tdk ada ikatan darah dan...berarti hrs buka kotak pandora yg slama n disimpan rapat dan rapi
awesome moment
sifat melindunginya kloningan fharell bgts.
awesome moment
👍👍👍👍👍
awesome moment
perlindungan dan cinta yg tpt
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!