NovelToon NovelToon
Diremehkan Karena Miskin, Ternyata Aku Punya Sistem Analisis Nilai

Diremehkan Karena Miskin, Ternyata Aku Punya Sistem Analisis Nilai

Status: sedang berlangsung
Genre:Sistem / Kebangkitan pecundang / Anak Lelaki/Pria Miskin
Popularitas:8.1k
Nilai: 5
Nama Author: R.A Wibowo

Rahmat hanyalah siswa SMA biasa—miskin, bodoh, diremehkan, dan dipaksa menanggung hutang satu miliar yang ditinggalkan ayahnya.

Ibunya terbaring di rumah sakit, deb collector bernama tomy terus mengancamnya, memukuli Rahmat sampai hampir mau mati, ia diberi waktu lagi selama dua bulan.

Waktu hanya tersisa dua bulan. Saat segalanya terasa mustahil, sebuah suara muncul di kepalanya.

[Sistem Analisis Nilai Aktif.]

[Menampilkan nilai sebenarnya dari segala hal]

Dari jam tangan rongsok bernilai jutaan, hingga saham perusahaan raksasa yang diam-diam akan runtuh—Rahmat kini bisa melihat apa yang tak terlihat orang lain.
Namun dunia investasi bukan taman bermain.

Satu kesalahan berarti kehancuran.
Satu langkah terlambat berarti ibunya menjadi “jaminan”.

Bisakah seorang bocah 16 tahun membalikkan nasibnya, menembus dunia finansial yang penuh manipulasi, dan menumbangkan perusahaan yang menghancurkan keluarganya?

(bismillah, ayo ramai, support penulis kecil ini yaallah 😭🙏wkw)

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon R.A Wibowo, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

BAB 2—Mendapatkan Keuntungan

Rahmat berdiri di depan minimarket tempat ia kerja.  Jam menunjukkan pukul 21.37. Sebentar lagi ia akan menutup toko, pulang ke rumah dan bisa istirahat.

Hujan sudah reda.Suasana luar menjadi ramai dipenuhi oleh kendaraan yang saling menyalip.

Lalu Ia menatap layar transparan yang hanya bisa dilihat. Ia teringat akan kejadian kemarin

[Sistem analisis Analisis Nilai]

Menampilkan nilai ekonomi, potensi pertumbuhan, dan risiko dasar suatu objek.

Rahmat menarik napas panjang. Ini jadi mirip investasi.

“Kalau ini cuma bisa lihat nilai… berarti aku harus cari barang yang harganya salah, lalu menjualnya.”

Ia mulai memperhatikan sekitar. Melihat barang-barang yang layak, tapi isinya hanya sampah tidak bernilai. 

Ia menghela napas, tidak semudah itu ya dia menemukan barang berharga. Lalu saat Rahmat sibuk menata barang di toko, tiba-tiba saja sistemnya berbunyi

[Ding!]

[Menemukan barang kuno!]

[Barang berharga ada di sekitar anda!]

Rahmat terkejut, dia langsung melihat sekitar sekali lagi, dan sistemnya memang aktif, Seorang bapak tua berhenti di depan minimarket. Membuka karung kecil.

Rahmat tanpa sadar mengaktifkan kemampuan sistem tersebut.

[Objek: Jam Tangan Mekanik Tua]

[Merek: Terhapus]

[Nilai Pasar Saat Ini: ± Rp300.000]

[Nilai Sebenarnya: ± Rp18.500.000]

[Alasan: Produk langka, edisi lama, kolektor item]

Jantung Rahmat berdetak keras. 18,5 juta, gila itu angka yang sangat fantastis dan tidak pernah ia dengar! Dan ia bisa mendapatkan uang segitu banyak dengan modal uang ratusan ribu ?

Bapak itu jelas tidak tahu harga nilai sebuah barang yang dia kira rongsok tersebut, padahal barang kuno itu laku dengan harga tinggi.

Bapak itu masuk ke dalam toko dan berbicara ke kasir sebelahnya, rekan kerja Rahmat bernama Danu, bisa dibilang dia senior disini.

“Mas, ini jam bisa digadaikan nggak? Saya butuh uang cepat. Tiga ratus ribu saja cukup.”

Rahmat menelan ludah.

Uangnya sendiri cuma ada Rp520.000 di rekening.

Itu pun untuk makan dan biaya rumah sakit ibunya.

Sistem berbunyi.

[Peluang Terdeteksi.]

[Tingkat Risiko: Rendah]

[Tingkat Keuntungan: Sangat Tinggi]

Rahmat mengepalkan tangan. Kalau gagal?Dia bisa kelaparan. Kalau berhasil? Ini langkah pertama.

"Ah, maaf pak. Disini kami tidak menerima pembelian barang aneh," ucap Danu yang terikat akan peraturan toko

Bapak itu tampak kecewa, ia mengangguk paham dan hendak pergi.

Dan saat itulah Rahmat mendekat pelan.

“Pak… kalau Bapak mau, saya bisa beli langsung. Tiga ratus lima puluh ribu.”

Langkah bapak itu terhenti begitu saja saat mendengar perkataan dari Rahmat. Sementara Danu melongo, ia menatap Rahmat tajam.

"Apa yang kamu lakukan mat? Jangan sembarangan, ini melanggar SOP kalau Lo tahu!?"

Tegurnya. Rahmat agak sedikit ragu, tapi meyakinkan rekannya tersebut.

"Jangan khawatir, kak. Aku yakin tidak akan terjadi apapun, lagian ini buat kegunaan pribadiku!"

Danu menghela napas, sungguh junior yang merepotkan. ia tahu bahwa Rahmat hanya bocah part time bukan pegawai tetap sepertinya, itu artinya apapun yang terjadi pasti dia akan kena imbasnya.

"Gue gak peduli sih, kalau Lo mau beli jam rongsok itu ya silahkan, tapi diluar ya! Jangan melakukan transaksi kecuali barang kita di dalam toko! Ngerti?”

Rahmat mengangguk. “Siap, kak! Ayo pak, kita transaksi diluar.”

Bapak tua itu juga menyadari dan paham yang terjadi. Mereka pun sekarang berada di depan minimarket.

“Kamu yakin kan, nak mau beli jam tua ini?”

“Ya saya yakin, pak! Saya suka koleksi barang kuno.”

Transaksi terjadi.  Rahmat gemetar saat memberikan hampir seluruh uangnya.

Di tangannya kini ada jam tua itu. Sebuah jam yang jika dilihat tidak terlalu bernilai bahkan tampak usang dan kumuh, tapi nilai jualnya akan tinggi di tangan orang yang tepat.

Layar sistem muncul.

[Transaksi Berhasil.]

[Estimasi Keuntungan Bersih Jika Dijual Tepat: +Rp18.150.000]

Napas Rahmat terasa berat. Dia akan mendapatkan uang 18 jutaan hanya dengan modal 350 ribu, tapi sekarang pertanyaan terbesit di pikirannya. Ia harus menjual ke siapa? Ia tidak punya kenalan untuk masalah beginian.

“Kalau begitu terima kasih, nak!” Ucap bapak tua itu lantas pergi begitu saja.

Rahmat menganggukan kepala, ia justru yang berterima kasih karena mendapatkan uang besar secara cuma-cuma.

Setelah kembali ke toko, ia pun langsung disapa Danu selaku rekan kasir minimarket.

“Gimana jadi beli tu jam?” Tanya dia sambil berselancar di dunia sosial media.

Rahmat menjawab, “iya kak Danu, jadi, hehe.”

“Kamu juga punya selera yang aneh, mat. Ini bukan urusanku juga sih, tapi jam kuno murahan kaya gitu kamu suka?”

Murahan? Rahmat tertawa di dalam hatinya. Dasar orang bodoh yang tidak tahu nilai sebuah benda—walau kemungkinan kalau saja ia tidak punya sistem, ia juga akan berpendapat demikian.

“Aku punya hobi koleksi ginian, kak, barang-barang kuno, hehe.”

“Terserah kamu sih, yuk semangat. Waktu cuma tinggal 30 menit buat jaga toko. Setelah toko tutup, aku traktir makan nanti.”

Danu tahu kondisi keuangan yang terjadi di kehidupan Rahmat, ia merasa iba, sekaligus salut karena anak muda seperti ini bisa berjuang, tentu sebagai senior dan orang yang lebih tua dan berhati mulia dia akan mendukung paling tidak mengratisi makanan.

Rahmat melonggo, ia tersenyum ke arah rekan Danu, dia  memang agak kolot kalau masalah aturan toko dan pekerjaan tetapi sejatinya dia adalah orang baik, dia banyak mendapatkan pertolongan darinya. Mungkin jika dia sudah menjual jam ini ditangan yang tepat, ia akan balik traktir Danu.

“Siap, makasih kak.”

Ia kembali ke kasir, lalu mengaktifkan Analisis Nilai ke internet melalui ponselnya.

Ia membuka forum kolektor jam.

Sistem menampilkan highlight pada satu akun.

[Akun: KolektorPremium_ID]

[Tingkat Kepercayaan: Tinggi]

[Riwayat Pembelian: Barang Langka]

Rahmat mengirim pesan, memfoto barang dan menawarkan kepada pemilik akun beberapa saat kemudian—balasan datang.

“Masih ada? Saya cari seri ini dari lama. Saya berani 18 juta langsung.”

Rahmat hampir menjatuhkan ponselnya. Benar-benar laku terjual 18 juta dalam satu malam bermodal dari 350 ribu.

Tangannya gemetar saat mengetik.

“Deal. Mari kita ketemuan besok.”

Keesokan Harinya

Transfer masuk.

Rp18.000.000.

Rahmat menatap angka itu lama sekali.

Bukan 1 miliar,  bahkan masih sangat jauh untuk membayar hutangnya,tapi ini awal dari semua.

Layar sistem muncul lagi.

[Anda Naik leve.]

 

Sekarang anda Nilai Lv.2

Kemampuan meningkat

-Dapat membaca tren jangka pendek

-Dapat mendeteksi barang undervalue dalam radius 10 meter

Rahmat tersenyum tipis. “Kalau begini…aku bisa dengan cepat kaya!”

Dia mulai berpikir lebih besar,

Sistem luar biasa, bukan cuma lihat harga, tapi lihat masa depan nilai.

1
adib
cukup menarik. pace dah oke sih
Manusia Biasa: Baik Terima kasih kak atas pendapatnya🙏😁
total 1 replies
Martono Tono
bagus
Manusia Biasa: Terima kasih kak sudah membaca
total 1 replies
isnaini naini
cie..cie..aq baca smbil snyum2 ini thor....
Manusia Biasa: hehe terimakasih sudah membaca kak. emang dua pemuda pemudi ini lucu cara interaksinya
total 1 replies
isnaini naini
aq ikut grogi nih al....😄
isnaini naini
astaga mat...alya sdh jungkir balik km nya lempeng...trlalu polos apa gimana sih km ini...😄
Manusia Biasa: wkwkw anakku emang gitu kak🗿 terlalu serius
total 1 replies
Jujun Adnin
lanjut
Manusia Biasa: Baik kak ditunggu updatenya ya kak, setiap hari saya usahakan 3x😁🙏
total 1 replies
isnaini naini
alya kah yg diajak nonton konser thor????
Manusia Biasa: di konser nanti bakal banyak plot terbuka, dijamin asik hehe. terima kasih sudah membaca kak
total 2 replies
Gege
apik dan epic bangeed...lanjoot Thor.. 10k kata tiap update
Manusia Biasa: siap, kak. ditunggu updatenya lagi ya
total 1 replies
Yuliani Jogja
sumpah aku ngakak Baca ini
Manusia Biasa: Terima kasih kak
total 1 replies
Yuliani Jogja
Gaz Ayo jual mamat
Manusia Biasa: gazzz
total 1 replies
Yuliani Jogja
noir plot twist banger wkwk
Manusia Biasa: wkwkwkwk emang kakak
total 1 replies
Yuliani Jogja
kann
Yuliani Jogja
putri? celebrate yang Diselamatin itu paling🤭
Yuliani Jogja
💪mantap gas terus rahmat
Gege
ide ceritanya warbyasaah...mungkin sekali update 10k kata kereen Thor..
Manusia Biasa: terima kasih kakak sudah membaca, ditunggu updatenya besok ya, saya usahin 3x setiap hari kalau gak ada kesibukan wkwk
total 1 replies
Yuliani Jogja
Karya luar biasa
Yuliani Jogja
mantapp
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!