NovelToon NovelToon
SHADOW OF DEATH

SHADOW OF DEATH

Status: sedang berlangsung
Genre:Action / Bad Boy
Popularitas:3.2k
Nilai: 5
Nama Author: Mr.Mounyenk

Kenzo Huang, pria keturunan Jepang&Cina yang terjebak dalam kasus palsu perdagangan barang ilegal, memasuki penjara dengan hati hampa dan sering diintimidasi oleh geng dalam tahanan. Sampai suatu hari, dia diselamatkan oleh Lin Dong – seorang tahanan yang ditangkap karena membela adik perempuannya, Lin Xian Mei. Meski berbeda latar belakang, mereka menjalin persahabatan yang seperti saudara kandung, berbagi cerita tentang keluarga dan harapan masa depan.
Demi membalas kebaikan Lin Dong, Kenzo Huang berjanji untuk mencari jejak dan menjaga adik serta ibu nya.
Dalam perjalanan mencari jejak sang adik Lin Dong, Kenzo Terlibat organisasi dunia bawah Shehua dan menjadikannya pembunuh bayaran yg di kenal dengan sebutan Shadow Of Death

(update setiap hari)

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Mr.Mounyenk, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab.21 — ASMARA TUMBUH DI BAI MA

Di tengah-tengah tidurnya Xiu Zhu tiba-tiba merasa ada yang mengganjal di telapak tangannya. Dia mulai menggerakkan tangannya, meraba-raba apa yang mengganjal di tangannya dengan mata masih terpejam dan kesadaran setengah kabur oleh kantuk.

"A-Apa ini?"

"Panjang dan... keras tetapi kenyal?"

Xiu Zhu bertanya-tanya dalam hati, napasnya sedikit tertahan. Lalu dia memalingkan kepalanya, menatap Kenzo yang sedang terlelap dan mendengkur pelan tanpa menyadari apa pun.

Dengan rasa penasaran yang bercampur gugup, dia mengangkat sedikit selimutnya dan mengintip.

"Astaga...!!!"

Dia melihat handuk yang menutupi tubuh Kenzo telah terlepas. Saat itu juga dia baru sadar bahwa tangannya berada di bagian paling pribadi Kenzo yang telah menegang.

Xiu Zhu terperanjat, jantungnya berdebar keras. Dengan segera dia menarik tangannya seolah tersengat.

Dia terdiam tak dapat berkata-kata dan tak dapat menggerakkan tubuhnya. Wajahnya memanas dan napasnya menjadi tidak teratur.

"A-Apa yang aku lakukan."

Dia bergumam lirih dan menelan ludahnya berkali-kali. Tiba-tiba bayangan yang tidak pantas melintas di pikirannya, membuatnya semakin gelisah.

"T-Tidak-tidak... Aku seorang komandan."

"Tidak pantas memikirkan hal seperti itu."

Xiu Zhu pun berusaha menahan kantuknya dan menjaga matanya agar tetap terbuka. Dia mencoba mengalihkan pikiran dengan menatap langit-langit dan mengatur napasnya perlahan.

Setelah berjalan satu jam dia menahan diri, rasa gelisah itu bukannya hilang malah semakin jelas. Tiba-tiba matanya kembali tertuju kepada tubuh Kenzo yang terbungkus selimut.

Bayangan sentuhan sebelumnya kembali muncul. Sensasinya terasa nyata di ingatannya.

Tubuh Xiu Zhu mulai gerah, keringat halus muncul di kulitnya. Beberapa kali dia menelan ludah, mencoba menekan dorongan aneh yang tumbuh di dadanya.

Tanpa pikir panjang dan dengan gerakan ragu, dia merayap masuk ke dalam selimut, mendekati kaki Kenzo dan memastikan apa yang tadi ia sentuh.

"Astaga..."

Dia terkejut melihat keadaan Kenzo yang jelas menunjukkan reaksi alami pria dewasa. Rasa malu dan penasaran bercampur menjadi satu, membuat pikirannya semakin kacau.

"A-Apa yang aku lakukan..."

Di dalam hatinya perang batin berkecamuk. Logikanya menolak, namun dorongan emosinya menariknya semakin dekat.

Dengan tangan bergetar dan napas tersendat, Xiu Zhu menyentuhnya lagi. Sentuhannya canggung, penuh rasa ingin tahu sekaligus takut ketahuan.

Dia sempat berhenti, namun dorongan itu membuatnya melanjutkan beberapa saat, bertindak di luar kendali dirinya sendiri.

"Ehmmmm... ssssst..."

"(A-Apakah seperti ini sensasi yang mereka rasakan...)"

Pikirnya dalam hati, wajahnya memerah. Tanpa sadar tangannya yang lain meremas kain pakaiannya sendiri, menahan gelombang perasaan asing yang muncul.

Tak lama kemudian Kenzo mulai terbangun, merasakan sesuatu yang berbeda.

"Ukhhhh... ada apa ini..."

Kenzo dengan cepat menyingkirkan selimut yang menutupi tubuhnya.

"A-Astaga... Xiu Zhu?!!!"

"A-Apa yang kau lakukan..."

Kenzo terkejut melihat posisi Xiu Zhu yang sangat memalukan. Refleks dia menjauh dan berusaha menghentikan keadaan.

Xiu Zhu tersentak. Rasa malu menghantamnya sekaligus. Tanpa berkata apa-apa dia segera berlari dan menyembunyikan diri di kamar mandi.

"A-Apa yang aku lakukan..."

"Mengapa aku menjadi seperti ini..."

Air matanya jatuh karena rasa malu dan penyesalan yang sangat dalam.

Kenzo bangkit dari ranjang, membetulkan handuknya lalu berjalan ke arah kamar mandi dengan hati-hati.

"Ada apa denganmu?"

Suaranya terdengar lebih lembut dari biasanya.

"J-Jangan mendekat."

"Kau kenapa?"

"Semua gara-gara dirimu."

"K-Kau membuatku seperti ini."

Kenzo menghela napas pelan, mencoba tetap tenang.

"Kenapa kau menyalahkan ku?"

"Tidak tahu... tidak tahu..."

"Xiu Zhu... buka pintunya."

"Tidak... tinggalkan aku sendiri..."

"Oke... aku tunggu di luar."

Kenzo menyalakan sebatang rokok lalu bersandar ke dinding, memberinya waktu. Wajahnya terlihat berpikir, tidak marah namun jelas bingung.

Setengah jam berlalu. Akhirnya Xiu Zhu keluar dengan mata sembab. Melihatnya, Kenzo segera mendekat tanpa berkata keras.

"Xiu Zhu."

"K-Kenzo..."

Sebelum melanjutkan kata-katanya Kenzo segera memeluk Xiu Zhu dengan erat.

"K-Kenzo..."

"Diam lah."

Xiu Zhu pun tiba-tiba luluh,dia diam dalam pelukannya, tubuhnya mulai merasakan sebuah kenyamanan dan detak jantungnya berdegup kencang.

"A-Ada apa ini..."

"Mengapa jantung ku berdegup kencang?"

"T-Tetapi pelukannya begitu hangat dan nyaman."

Pikir Xiu Zhu sambil memejamkan matanya merasakan sebuah hasrat yang tidak pernah di dapatkan nya.

Tiba-tiba Kenzo mencium bibir Xiu Zhu,lalu melumat bibirnya.

"K-Ken...ehmmmm....ehmmm..."

Kenzo memainkan lidahnya di mulut Xiu Zhu,sambil tangannya mendekap erat tubuh Xiu Zhu dalam pelukannya.

"Kenzo... hentikan..."

"K-Kau m-membuat ku tidak dapat menahannya."

Kenzo melepaskan pelukan dan ciumannya.

"Ada apa?"

"T-Tidak."

Xiu Zhu menundukkan kepalanya, wajahnya memerah.

Kenzo melangkah menuju ranjang lalu merebahkan tubuhnya, Xiu Zhu melihat Kenzo seperti itu membuatnya khawatir.

"K-Kau marah?"

Xiu Zhu berusaha mendekatinya,lalu duduk di samping tubuh Kenzo.

"Tidak,aku tidak marah."

"Lalu?"

"Aku hanya sedang berpikir."

"Berpikir tentang apa?"

"Kenapa kau tadi melakukan hal itu."

Xiu Zhu tersentak terkejut mendengar pertanyaan Kenzo.

"A-Aku tidak tahu."

"Kau menyukai ku?"

Xiu Zhu tak menjawabnya.

"Tidur lah,kita masih harus menyelesaikan misinya."

Kenzo membetulkan posisi tidurnya,di susul Xiu Zhu tidur di samping Kenzo.

"Kenzo..."

"Ya."

"Apa aku boleh tidur di pelukan mu?"

Kenzo memandang ke arah Xiu Zhu.

Dengan wajah yang terlihat manja Xiu Zhu menatap mata Kenzo.

"Baiklah, kemari."

Xiu Zhu segera bergeser mendekat dalam pelukannya, kepala Xiu Zhu berada di atas pundak Kenzo dan jemari tangannya memainkan bulu halus di dada Kenzo.

"Ken... sepertinya aku mencintaimu."

Kenzo terdiam tak menjawab langsung pertanyaan Xiu Zhu,di berpikir sejenak.

"Kau mencintai seseorang yang salah."

"Apa maksud mu?"

Kenzo menghela nafasnya.

"Hati ku telah ku berikan kepada seseorang."

Xiu Zhu merasakan sakit yang tiba-tiba di dadanya,dan matanya mulai berkaca-kaca.

"Xiu, kenapa kau jatuh cinta kepada ku?"

"Entahlah,aku hanya merasakan hangatnya di dekat mu."

"Dan aku merasa nyaman bersama mu."

"Tetapi aku telah memiliki seseorang di hatiku."

"Apa aku tidak bisa mencintai mu?"

"Entahlah aku tidak dapat menjawabnya."

"Aku akan berusaha menerima nya."

"Apa maksudnya?"

"A-Aku tahu kau mencintai seseorang,dan aku akan berusaha menerima dia."

Kenzo terdiam.

"Bagaimana?"

"Aku tidak bisa menjawabnya."

Tiba-tiba Xiu Zhu mengarahkan tangannya ke kejantanan Kenzo.

"Xiu,apa yang kau lakukan?"

"Aku menginginkannya."

"Jangan Xiu."

"Kenapa?"

"Aku tidak ingin mengecewakan mu."

"Ken...aku mencintaimu."

"Aku tidak akan kecewa, karena ini kemauan ku."

"Xiu tunggu."

"Kenapa?"

"Aku belum bisa tenang."

"Apa maksud mu?"

"Kita masih dalam misi, sebaiknya kita selesaikan dulu misi ini."

Xiu Zhu hanya terdiam dan menahan kekecewaan nya.

...$ BERSAMBUNG $...

1
🍾⃝ ᴀsͩᴍᷞᴀͧʀᷡᴀͣ ⍣⃝𝖕𝖎ᵖᵘѕ⍣⃝✰
nah loh sapa tuh Kenz, kira-kira mau dibeli baik-baik Xiu nya atau diambil cara paksa?
🍾⃝ ᴀsͩᴍᷞᴀͧʀᷡᴀͣ ⍣⃝𝖕𝖎ᵖᵘѕ⍣⃝✰
Kenzo partner Kamu diculik tuh
🍾⃝ ᴀsͩᴍᷞᴀͧʀᷡᴀͣ ⍣⃝𝖕𝖎ᵖᵘѕ⍣⃝✰
bergabung dengan visi dan misi masing masing, yg pasti gak ada ketulusan. tapi semoga aja Kenzo gak dapat cewek lagi.
🍾⃝ ᴀsͩᴍᷞᴀͧʀᷡᴀͣ ⍣⃝𝖕𝖎ᵖᵘѕ⍣⃝✰
owalah saya kira Buu komandan berbeda ternyata sama kaya sapa itu namanya yg bos nya Kenzo? Liu klu gak salah.
ᴠͥɪͣᴘͫ ⛩️ ⃝𝕸𝖗.𝕸ཧཱོ࿐☯️: sengaja biar nanti pada nebak sendiri di akhir bakal dengan siapa Kenzo 🤭
total 1 replies
🍾⃝ ᴀsͩᴍᷞᴀͧʀᷡᴀͣ ⍣⃝𝖕𝖎ᵖᵘѕ⍣⃝✰
Udah ada berapa perempuan diantara Kenzo nih? Empat ya
🍾⃝ ᴀsͩᴍᷞᴀͧʀᷡᴀͣ ⍣⃝𝖕𝖎ᵖᵘѕ⍣⃝✰
kasihan Lin, miris... gak rela Lin sama Kenzo.
🍾⃝ ᴀsͩᴍᷞᴀͧʀᷡᴀͣ ⍣⃝𝖕𝖎ᵖᵘѕ⍣⃝✰
sama Liu kan cuma kebutuhan, bukan cinta.
🍾⃝ ᴀsͩᴍᷞᴀͧʀᷡᴀͣ ⍣⃝𝖕𝖎ᵖᵘѕ⍣⃝✰
ini berbaju gak ceweknya?
🍾⃝ ᴀsͩᴍᷞᴀͧʀᷡᴀͣ ⍣⃝𝖕𝖎ᵖᵘѕ⍣⃝✰
Jangan sampe gadis yg diselamatkan Kenzo naksir juga.
🍾⃝ ᴀsͩᴍᷞᴀͧʀᷡᴀͣ ⍣⃝𝖕𝖎ᵖᵘѕ⍣⃝✰
cuma sama Lin Xian Mei Kenzo bisa grogi
🍾⃝ ᴀsͩᴍᷞᴀͧʀᷡᴀͣ ⍣⃝𝖕𝖎ᵖᵘѕ⍣⃝✰
kenapa cuma mata kiri? kenapa gak dua-duanya. apa ada kelebihan Dimata Kenzo lepas dari penjara.
🍾⃝ ᴀsͩᴍᷞᴀͧʀᷡᴀͣ ⍣⃝𝖕𝖎ᵖᵘѕ⍣⃝✰
jadi sebenernya Kenzo ini jahat atau GK ya
🍾⃝ ᴀsͩᴍᷞᴀͧʀᷡᴀͣ ⍣⃝𝖕𝖎ᵖᵘѕ⍣⃝✰
Liat saja nanti kalau YueYan sedikit lebih dewasa, Kenzo pasti tergoda juga.
🍾⃝ ᴀsͩᴍᷞᴀͧʀᷡᴀͣ ⍣⃝𝖕𝖎ᵖᵘѕ⍣⃝✰
berapa banyak target yg harus dihabisi Kenzo.
🍾⃝ ᴀsͩᴍᷞᴀͧʀᷡᴀͣ ⍣⃝𝖕𝖎ᵖᵘѕ⍣⃝✰
Wow Kenzo sama Liu ternyata
🍾⃝ ᴀsͩᴍᷞᴀͧʀᷡᴀͣ ⍣⃝𝖕𝖎ᵖᵘѕ⍣⃝✰
Jarak cuma sepuluh tahun, tunggu saja dewasanya Yueyan
🍾⃝ ᴀsͩᴍᷞᴀͧʀᷡᴀͣ ⍣⃝𝖕𝖎ᵖᵘѕ⍣⃝✰
bukan permainan Liu kan sabotase panti ini?
🍾⃝ ᴀsͩᴍᷞᴀͧʀᷡᴀͣ ⍣⃝𝖕𝖎ᵖᵘѕ⍣⃝✰
wuih Nenek minum bir? aman? gak apa" gitu?
🍾⃝ ᴀsͩᴍᷞᴀͧʀᷡᴀͣ ⍣⃝𝖕𝖎ᵖᵘѕ⍣⃝✰
oh Kenzo tinggal di panti dgn Yue ya saya kira cuma nginap. awas Yue nanti jatuh hati dgn Kenzo
🍾⃝ ᴀsͩᴍᷞᴀͧʀᷡᴀͣ ⍣⃝𝖕𝖎ᵖᵘѕ⍣⃝✰
akankah Kenzo dipertemukan kembali dgn Yue
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!