Azea Ruanna Atmajaya,gadis cantik berhijab yang multi talent,seorang artis dan pengusaha sukses dari keluarga Konglomerat dijodohkan dengan Rangga Dirgantara,Polisi tampan dari keluarga sederhana tapi Azea sudah lama menjalin cinta dengan Andrey Athala yang juga seorang artis papan atas.
Rangga memang berasal dari keluarga yang sederhana,tapi bukan berarti kalau dia juga ingin di jodohkan dengan wanita kaya yang manja seperti itu.Dia seorang bapak Komandan yang tegas dan dingin,sangat sulit baginya untuk menerima perjodohan ini.
siapakah yang akan menjadi pasangan halal Azea?
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon hapsah anwar, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
BAB 21
"memangnya ada yang lebih penting dari aku" berdiri mendekati Rangga sembari menaikkan tangannya ke bahu Rangga dengan manja
"jangan seperti ini Mel,kembalilah ke tempatmu duduk"menepis tangan Melisa
"kenapa sih mas kamu selalu menghindariku?"melipat kedua tangannya ke perut dengan kesal
"kamu tahu kan mas kalau aku sangat mencintaimu?" sambungnya lagi
"aku mohon padamu Melisa..berhenti mencintaiku,hubungan kita sudah berakhir.Kamu tahu itu kan?" menatap Melisa yang masih berdiri di sampingnya.
"kita bisa memulainya dari awal lagi mas,aku yakin papa akan menerima kamu dengan jabatan kamu sekarang?"dengan entengnya mengucap seperti itu sambil memegang tangan Rangga.
" hahaha..apa kamu bilang?"berdiri dan menepis tangan Melisa lagi.
"aku kasih tahu yah,bahkan sekalipun aku yang menguasai negeri ini..aku tidak akan kembali memohon ke orang tuamu lagi,sekali aku di rendahkan maka aku tidak akan melihat orang itu lagi.Aku punya harga diri." menunjuk Melisa dengan wajah yang sangat marah
"tapi bagaimanapun juga,aku adalah satu satunya wanita yang sangat kamu cintai"Melisa terus menantang Rangga
"keluar dari ruanganku sekarang!" menunjuk ke arah pintu
"aku mohon mas..aku sangat mencintaimu,aku akan melakukan apapun untukmu" memeluk Rangga
"hei..apa apaan kamu" mendorong Melisa
"katakan mas..kalau kamu mencintaiku,katakan" berteriak dengan air mata yang bercucuran
"iya aku mencintaimu,sangat mencintaimu..tapi itu dulu.Sekarang kamu bukan siapa siapa lagi bagiku.Dan asal kamu tahu,minggu depan aku akan melangsungkan pernikahan,jadi tolong jangan menggangguku lagi"
deg.
Melisa lemas mendengar ucapan Rangga.
"hahaha menikah?menikah kamu bilang?aku nggak percaya mas" mencoba tertawa dibalik kesedihannya.
"bahkan aku tidak pernah mendengar kalau kamu dekat dengan wanita selain aku"? sambungnya lagi.
"yah kamu betul..kami di jodohkan dan kami akan menikah minggu depan"
"hahaha dijodohkan?sekalipun kamu menikah dengannya,tetap saja kamu tidak mencintainya karena kamu hanya mencintaiku" menunjuk Rangga dengan senyum kecutnya.
"terserah apa yang kamu katakan...yang jelas aku akan menikahinya" mengambil jaket dan kunci mobilnya meninggalkan Melisa yang masih diam dan tidak percaya kalau Rangga akan menikah.
***
tok tok tok
seseorang mengetuk kamar Azea.
"siapa" tanya Diana yang berada di kamar Azea
"Dengan Inces Boby" teriaknya dari luar
"tunggu"sambil memakaikan Azea jilbab.Setelah nona bosnya terlihat cantik dan rapi,Diana mengambil remote dan membuka pintu.
"masuk Nces"teriaknya dari dalam.
" aduh....maaf yah,tadi aku ketiduran lalu shalat,habis itu makan..Lupa kalau kita akan ke tempatnya mbak Viola fitting baju"berjalan manja mendekati Azea dan Diana
"ya udah..kamu telfon dia,ini udah jam berapa" perintah Azea
"dia..?dia siapa yah nona bos?" Boby bingung
"aku tidak mempekerjakan orang yang berfikir lambat yah" Azea mulai kesal
"maaf..maaf..iya aku telfon mas Rangga sekarang" Boby sudah paham siapa yang dimaksud Azea.
mengambil hp,menempelkan ke telinga.
"hallo Assalamualaikum mas,aku Inces Boby"
"waalaikumsalam iya,aku udah dijalan.Maaf telat soalnya tadi mampir ke rumah dulu ganti baju sekalian shalat dan makan siang" jawabnya dari balik telfon.
"ok deh bapak pangeran yang ganteng..disini nona permaisurinya sudah menunggu" Boby mulai centil lagi.
mematikan telfonnya.
"eh..kamu kalau ngomong nggak usah gitu gitu amat,malu maluin aja"Azea kesal melemparkan bantal ke arah Boby.
***
mobil Rangga sudah masuk ke dalam halaman rumah mewah Azea.
"sepertinya mas Rangga sudah datang" Boby berdiri diikuti Azea dan Diana yang sejak tadi menunggu diruang tamu,mereka berjalan keluar ke depan pintu.
"maaf kalau kalian sudah menunggu lama" ucap Rangga
"oh my god...sungguh sangat tampan" Boby mulai manja memegang kedua pipinya
"husstt jaga sikap kenapa?" Diana memukul tangan Boby
Rangga hanya tersenyum.
"ya udah yuk"ucap Rangga.
tiba tiba suara gaduh mendekati mereka yang masih berada di depan pintu.
kedua satpam sedang bergelut debat dengan seorang gadis yang memaksa masuk ke kediaman nona artis ternama negeri ini.Kedua satpam itu terus memegangi gadis cantik yang berontak memaksa masuk.
"Melisa?"Rangga kaget melihat Melisa.
ternyata sejak tadi Melisa mengikuti Rangga,dia tidak terima kalau Rangga betul akan menikah.
Azea dan kedua asistennya hanya diam dan kaget.
" lepaskan tanganku"Melisa masih berontak.
"lepaskan dia pak" perintah Azea.
"maaf nona muda,kami sudah menahannya untuk masuk tapi wanita ini berontak ingin masuk menemui tuan"menunjuk Rangga,pak Satpam menunduk menjelaskan kepada nona bosnya.
para team dari rumah sebelah berlari keluar karena mendengar kegaduhan.
"ada apa nona bos?" ucap salah satu team.
Azea menaikkan tangan pertanda jangan ada yang mendekat.
Rangga mendekati Melisa.
" hei..apa apaan kamu,apa yang kamu lakukan disini?"suara pelan.
"apa mas?apa yang ku lakukan disini?oh..jadi dia wanita yang merebutmu dariku" menunjuk Azea.memaki Rangga dengan suara yang keras agar semua orang mendengarnya.
Melisa mendekati Azea,dia sudah tahu kalau wanita yang ada di hadapannya ini adalah artis papan atas negeri ini.
"jadi ini artis yang di bangga banggakan semua orang,yang memiliki banyak penggemar.Ternyata tidak lebih dari seorang wanita murahan yang merebut kekasih orang" Melisa dengan gerakan tangan dan senyum sinisnya
"hei..jaga mulut kotormu itu" Diana ingin maju menampar Melisa tapi tangannya di tahan Azea
Rangga mendekati Melisa.
"jaga ucapanmu.Dia tidak merebut siapapun,Azea wanita baik baik,dia calon istriku" tegas Rangga.
deg.
semua orang kaget mendengar ucapan Rangga termasuk Azea.
"ha'..dia calon istrimu?yah..calon istri yang tidak kamu cintai,kamu menikahinya karena perjodohan,kamu hanya mencintaiku" Melisa menunjuk dada Rangga
"aku mencintainya" berteriak menunjuk Azea
deg.lagi lagi semua orang kaget mendengar ucapan Rangga,tak terkecuali Azea
"haha...kamu tidak perlu membohongi dirimu sendiri mas" Melisa kembali menampakkan senyum sinisnya.
"lebih baik kamu pergi dari sini..sudah cukup membuatku malu"merentangkan satu tangannya mempersilahkan Melisa keluar dengan tatapan kesal.
"tunggu mas"Azea mendekati Melisa.
melipat kedua tangannya ke perut.
"saya bersyukur,untung saja orang sebaik mas Rangga tidak menikah dengan wanita seperti anda.Seorang wanita dari keluarga terhormat tapi bersikap melebihi wanita rendahan" tegas Azea menantang balik Melisa
"kuarang ajar kamu" mengangkat tangan ingin menampar Azea
"Melisa.." teriak Rangga menahan tangan Melisa.
"jaga sikapmu,pergi dari sini" menarik Melisa keluar
"apa apaan kamu mas,lepaskan tanganku" Melisa merasa kesakitan.
"tolong bawa dia keluar dari sini pak" mendorong Melisa ke arah satpam.
"jahat kamu mas" berteriak ke arah Rangga
"ayo mbak silahkan pergi dari sini" pak satpam memegangi Melisa.
"lepaskan tanganku,aku bisa jalan sendiri" menepis tangan satpam dan berjalan keluar cepat dengan hati yang sangat hancur dan marah.
"aduh..aduh...aku sungguh muak dengan semua ini,terlalu banyak drama.Pokoknya nona bos dan mas Rangga harus segera menikah dan hidup bahagia" Boby sudah kehilangan kendali.
____ ________ ______
*aduhhh si Boby lucu deh....dia kenapa yah.hehehe dia muak pemirsa soalnya nona bosnya belum menikah2 juga.Authornya juga bingung,udah nikahin aja cepet napa..hehe
jangan lupa tinggalkan jejak yah teman teman reader kesayangan.
like,koment,vote,bintang 5 biar authornya makin semangat*.
Sekalian rekomen buat yang kesusahan nyari novel yang seru dan bagus, mending coba baca yang judulnya Caraku Menemukanmu