NovelToon NovelToon
Lusy Ratu Peri Terkuat

Lusy Ratu Peri Terkuat

Status: sedang berlangsung
Genre:Identitas Tersembunyi / Pembaca Pikiran / Fantasi Isekai / Peramal / Cinta Istana/Kuno / Mengubah Takdir
Popularitas:762
Nilai: 5
Nama Author: Nadia Papendang

Lusy peri muda yang tidak memiliki sihir seperti peri lainnya. Dia berkeinginan menjadi ratu peri yang melampaui ratu peri generasi sebelumnya.

Lusy di remehkan oleh kaumnya sendiri. Namun, suatu ketika dia menemukan sebuah teknik terlarang dan sebuah pedang leluhur peri yang membuatnya bisa membangkitkan kekuatan sejatinya.

Lusy bangkit menjadi peri terkuat tanpa sihir, tapi banyak orang yang masih tidak menerima sebuah kenyataan kalau Lusy adalah peri terkuat di alam Peri.

Akankah Lusy berhasil menjadi Ratu Peri?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Nadia Papendang, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Pertumbuhan Kekuatan Lusy 1

Lusy mengerjapkan matanya, dia masih terlentang di tanah sambil memegangi pedang yang di cabutnya seolah tidak ingin lepas darinya.

"Selamat Tuan, anda memang orang yang terpilih sesuai dugaan saya." tiba-tiba sebuah suara terdengar menegur Lusy.

Sontak saja Lusy langsung bangun, dia ingin melihat siapa yang berbicara padanya.

Betapa terkejutnya Lusy ketika melihat Salamander yang berbicara padanya.

"Ka-kamu bisa bicara?" tanya Lusy terbata-bata.

"Benar tuanku." jawab Salamander dengan nada sopan.

"Tapi kenapa kamu tidak bicara saat aku pertama melihat kamu?" Cecar Lusy pada Salamander

"Tuan, bukannya saya tidak mau bicara dengan anda, tapi saat itu anda belum menguasi berbagai macam jenis bahasa, anda hanya mengetahui bahasa peri saja." jawab Salamander menjelaskan pada Lusy.

Lusy terkejut "tunggu dulu, apa maksud kamu aku sudah menguasai berbagai bahasa?" tanyanya penasaran.

"Tuan, pedang yang ada di tangan anda adalah pedang legenda , milik Ratu peri pertama, pedang tersebut memiliki kemampuan meningkatkan seluruh Atribut kekuatan anda, dengan kata lain pedang tersebut memiliki kemampuan tidak terbatas, tergantung imajinasi penggunanya.

" Salamander dengan sabar menjelaskan pada tuan barunya, yang masih belum memiliki wawasan.

Lusy manggut-manggut seolah mengerti saja ucapan Salamander, dia kemudian bertanya lagi "apa kamu punya nama?"

"Kami para Monster tidak memiliki nama tuan, suatu kehormatan jika ada yang bisa memberikan kami nama" Salamander memang berkata benar, selain Ras peri yang ada di dunia peri, hanya mereka saja yang memiliki nama panggilan, sedangkan para Monster di panggil dengan sebutan Rasnya masing-masing.

"Ouhh gitu yah, bagaimana kalau aku ngasih kamu nama?" tanya Lusy lagi.

"Jika anda tidak keberatan tuan." tentu saja Salamander sangat berharap di beri nama, karena dengan Monster di beri nama, maka mereka akan mendapatkan Gift kekuatan dari tuan mereka.

"Baiklah, tapi setelah itu kita berteman oke!" ucap Lusy dengan nada sumringah, karena dia akan mendapatkan teman pertamanya.

Lusy terlihat berpikir mencarikan nama untuk Salamander

"Fire! Nama kamu Fire! Bagaimana apa kamu menyukainya?"

"Dengan senang hati tuan." Seketika tubuh Salamander bersinar terang, sebuah energi sihir keluar dari tubuh Lusy dan masuk ke dalam tubuh Salamander.

Lusy menutupi matanya karena merasa silau melihat tubuh Salamander yang bercahaya tersebut.

Beberapa tarikan napas kemudian, sinar itu menghilang, Salamander menghilang tapi munculah seorang pria dengan rambut merah menyala sedang bertekuk lutut di hadapan Lusy.

"Kamu siapa?!" tanya Lusy sambil menghunuskan pedangnya ke depan.

"Tuan, saya fire, bukankah Anda yang memberikan nama itu padaku?" ucap fire sopan.

"Ka-kamu fire? Astaga, kenapa kamu bisa berubah?" tanya Lusy penasaran sambil meletakkan pedangnya.

Lusy menatap fire yang berubah layaknya dirinya, hanya saja fire tidak memiliki sayap dan rambutnya juga tidak hitam seperti Ras manusia

"Mulai hari ini saya akan menjadi pengikut setia anda tuan, jangan sungkan-sungkan untuk memberikan perintah pada saya!" ucap fire dengan tegas.

"Apa yang kamu katakan, kita ini teman." Lusy terlihat tidak senang dengan pernyataan fire.

Fire yang melihat ekspresi Lusy cemberut, dia tersenyum getir, baru kali ini dia melihat seseorang yang memberikan Gift untuk Monster malah menjadikannya teman.

Fire hanya bisa mengangguk menuruti Lusy, karena dia pikir mungkin Lusy masih muda, jadi dia belum tahu dengan sistem majikan dan bawahan.

Lusy terlihat sangat senang, karena akhirnya dia memiliki teman pertamanya.

1
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!