NovelToon NovelToon
San Sekai No Koi Monogatari

San Sekai No Koi Monogatari

Status: sedang berlangsung
Genre:Transmigrasi / Sistem / Anime / Tamat
Popularitas:380
Nilai: 5
Nama Author: RavMoon

Shin Kurogane bukanlah remaja biasa. Di balik penampilannya yang santai dengan jaket kulit dan ikat kepala merah, ia membawa beban harapan kakeknya untuk menjadi sosok yang bermanfaat. Namun, hidupnya berubah total saat ia menginjakkan kaki di Kamakura Private High School, sebuah institusi elit tempat bertemunya tiga dunia yang berbeda.
​Tiba-tiba, sebuah suara sarkastik dari entitas bernama Miu bergema di kepalanya, memperkenalkan "Template Pekerjaan". Kini, Shin bukan hanya harus menyeimbangkan hidupnya sebagai siswa, tapi juga sebagai penulis novel jenius, koki berbakat, dan ahli medis dadakan.
​Di sekolah ini, ia terjebak di antara sepupu-sepupunya yang dingin seperti Yukino dan Eriri, guru-guru yang butuh perlindungan emosional seperti Shizuka dan Mafuyu, hingga gadis-gadis misterius seperti Utaha dan Megumi. Tanpa kekuatan supranatural atau sihir, Shin harus menggunakan kecerdasan analitis, karisma alami, dan bantuan sistemnya untuk menavigasi drama remaja, persaingan kreatif, da

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon RavMoon, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Ambang Festival

Pagi hari Festival Sastra Musim Semi tiba dengan simfoni suara yang jauh berbeda dari kesunyian malam sebelumnya. Akademi Sakura telah bersalin rupa. Spanduk-spanduk kain dengan kaligrafi kanji yang indah berkibar di sepanjang gerbang utama, sementara koridor-koridor sekolah dipenuhi oleh aroma kertas baru, tinta, dan harum kopi dari stan-stan literasi yang didirikan oleh para siswa.

Aku melangkah melewati gerbang dengan ritme yang stabil. Di bahuku, tas sekolah terasa lebih berat karena berisi naskah final "Lima Kelopak yang Bergetar" dan draf novelku sendiri. Mataku memindai kerumunan; setiap interaksi, setiap tawa, dan setiap kecemasan yang terpancar dari wajah siswa adalah data yang masuk ke dalam sistem analisaku.

[Status Pekerjaan: Penulis Novel (Master)]

[Keahlian Analitis: Aktif]

[Modus: Observasi Lingkungan Strategis]

"Saiba-kun!"

Sebuah suara yang familiar dan tenang menghentikan langkahku di dekat air mancur tengah. Aku menoleh dan mendapati Kato Megumi berdiri di sana. Ia mengenakan seragam sekolahnya dengan tambahan pita festival kecil di kerahnya. Ekspresinya tetap seperti kanvas kosong yang menenangkan, sebuah variabel stabil di tengah hiruk-pikuk ini.

"Selamat pagi, Kato-san. Kau tampak... sudah menyatu dengan dekorasi festival ini," ujarku dengan nada sedikit bercanda.

Kato memiringkan kepalanya sedikit. "Itu pujian atau caramu bilang kalau aku sulit ditemukan lagi? Ngomong-ngomong, kau tampak sangat serius pagi ini. Apakah karena pesan dari 'seseorang' semalam?"

Aku sedikit tertegun. Ketajaman intuisi Kato seringkali melampaui logika sistem. "Kau bisa merasakannya?"

"Hanya tebakan," jawabnya datar. "Tapi jika kau butuh tempat untuk bersembunyi dari 'plot twist' yang kau khawatirkan, perpustakaan masih cukup sepi."

Aku tersenyum tipis. "Terima kasih, tapi aku punya janji untuk mengantar naskah ini ke panggung utama."

Aku melanjutkan langkahku menuju aula besar. Namun, perjalananku terhenti saat aku berpapasan dengan Shizuka Hiratsuka di koridor lantai dua. Hari ini, ia tidak mengenakan jas lab putihnya. Ia mengenakan setelan formal berwarna biru tua yang pas di tubuhnya, memberikan kesan wanita karier yang sangat berwibawa sekaligus menawan. Rambutnya ditata sedikit lebih rapi, dan aroma parfum mawarnya terasa lebih intens pagi ini.

"Saiba," panggilnya, suaranya membawa otoritas yang hangat. Ia berdiri bersandar pada pilar koridor, menungguku mendekat. "Kau membawa 'bom' yang dijanjikan?"

Aku mengangkat tas bahuku sedikit. "Bom yang akan mengubah cara orang-orang di sekolah ini melihat sastra, Sensei. Apakah Anda sudah siap dengan dampaknya?"

Shizuka terkekeh, lalu ia melangkah mendekat, memperpendek jarak di antara kami hingga aku bisa melihat kilatan bangga di matanya. Ia merapikan kerah kemejaku yang sebenarnya sudah rapi—sebuah gerakan yang kini terasa seperti tradisi kecil di antara kami.

"Aku sudah menyiapkan ruang guru untuk perlindunganmu jika naskah itu memicu keributan. Tapi Saiba..." Ia merendahkan suaranya, "Haruno Yukinoshita sudah ada di sini. Ia sedang bersama Yukino di ruang klub. Berhati-hatilah. Ia bukan tipe orang yang suka melihat naskah orang lain berjalan terlalu mulus."

"Aku tahu," jawabku tenang. "Terima kasih atas peringatannya, Shizuka. Kau terlihat... sangat pantas dengan pakaian formal itu."

Shizuka sedikit tersentak mendengar pujian langsungku, rona merah tipis muncul di pipinya sebelum ia berbalik dengan cepat. "Cepatlah ke aula! Jangan sampai Nakano bersaudara itu pingsan karena gugup menunggumu!"

Aku berjalan menuju aula besar, namun pikiranku kini terbagi. Di satu sisi, ada kembar lima yang sedang berjuang dengan kepercayaan diri mereka. Di sisi lain, ada Haruno—sang predator narasi—yang sedang mengintai.

Saat aku membuka pintu besar aula, aku melihat kelima gadis Nakano berdiri di belakang panggung. Miku sedang meremas-remas ujung naskahnya, Nino tampak berjalan mondar-mandir dengan gelisah, sementara Itsuki mencoba menarik napas dalam-dalam.

Namun, saat mata Nino bertemu dengan mataku, ia berhenti bergerak. Ketegangannya seolah meluruh, digantikan oleh fokus yang tajam. Ia mengangguk padaku, sebuah isyarat bahwa mereka siap untuk bertarung dengan kata-kata yang telah mereka tulis.

[Variabel Baru Terdeteksi: Kehadiran Haruno Yukinoshita di Area VIP Aula]

[Status Sistem: Memulai Protokol Perlindungan Narasi]

Aku mengambil posisi di barisan kursi belakang, mengamati panggung yang kini mulai diterangi lampu sorot. Di kejauhan, di barisan depan, aku melihat Haruno duduk dengan senyum misteriusnya, melambaikan tangan kecil ke arah panggung seolah ia adalah penonton yang paling suportif.

"Mari kita lihat seberapa kuat 'Lima Kelopak' ini bertahan melawan badai," gumamku pelan sembari menyilangkan kaki.

Festival Sastra Musim Semi resmi dibuka. Dan dengan itu, babak paling krusial dari naskah hidupku di sekolah ini pun dimulai.

1
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!