NovelToon NovelToon
Dijodohkan Dengan Gadis Patung Es

Dijodohkan Dengan Gadis Patung Es

Status: tamat
Genre:Romantis / Misteri / Perjodohan / Tamat
Popularitas:4M
Nilai: 4.9
Nama Author: Sulis17

Kania Wijaya atau sekarang dikenal dengan sebutan nyonya Kristian ingin menjodohkan putra sematawayangnya dengan seorang gadis kecil berusia 5 tahun yang ia temui sekitar 15 tahun yang lalu. Kania bahkan rela memberika liontin turun temurun keluarga Wijaya yang merupakan keluarganya sebegai tanda bahwa kania memilih gadis kecil itu sebagai calon menantunya kelak. Tapi apa boleh dikata, bahwa selama 15 tahun ini Kania masih belum bisa menemukan gadis yang ia pilih sebagai calon menantunya.

Hingga pada suatu hari Raihan Kristian yang merupakan Suami dari Kania, ingin menjodohkan putra semata wayangnya dengan sahabat baiknya sejak remaja yang bernama Bayu Anggara. Kania hanya bisa pasrah dan menerima bahwa calon mantunya bukanlah calon yang ia pilih.

Tapi saat keluarga Kristian ingin melamar putri bungsu Bayu yang bernama Mona. Tiba-tiba Mona melarikan diri kerumah neneknya bersama ibunya. Itu membuat Bayu Anggara pusing tidak tau apa yang akan dia katakan kepada keluarga sahabatnya

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Sulis17, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Episode 21

Sesampainya dikelas, Biola menarik nafasnya lega karena masih belum ada dosen yang mengajar. Biola masuk kedalam kelasnya dengan memasang wajah seperti biasanya yaitu dingin dan cuek.

Semua orang yang melihat Biola langsung mengalihkan pandangannya ke sembarang arah. Asalkan jangan kearah Biola yang akan membuat mereka ketakutan. Karena setiap mereka menatap Biola, maka mereka akan merasakan hawa dingin yang akan membuat seluruh tubuh mereka menjadi lemas.

Banyak mahasiswa dan mahasiswi yang sering menggosipkan Biola yang memiliki kekuatan magic dan kalau dia sampai marah maka akan sangat mengerikan dan merugikan bagi semua orang. Jadi mahasiswa dan mahasiswi di Universitas itu tak berani mengganggu Biola. Entah dari mana desas-desus itu yang jelas Biola tidaklah seperti yang mereka fikirkan. Tapi kalau kekuatan magic, Biola memang punya tapi itu bukan kekuatan magic. Tetapi lebih tepat seperti kelebihan atau sebuah anugrah yang diberikan tuhan untuk melindungi dirinya.

Desas-desus itu mungkin bermula pada saat Biola memberitahu teman sekelasnya kalau teman sekelasnya itu akan mengalami kecelakan jika mengendarai mobilnya dua hari yang akan datang karena menerima ramalannya. Tapi temannya itu tak mendengarkannya dan kecelakaanpun terjadi.

Terus Biola juga sempat mendapat ramalan kalau akan ada demo beberapa hari kedepan tapi semua mahasiswi dan mahasiswa tidak mempercayainya dan pada akhirnya demo itu terjadi. Jadi sejak itulah desas-desus itu muncul dan mengarah ke hal-hal negatif. Ditambah Mahasiswi dan mahasiswa melihat sendiri kekejaman Biola pada saat dia menghajar seniornya yang hendak berbuat tidak senonoh ke padanya. Sejak saat pula mahasiswi dan mahasiswa jadi takut kepada Biola dan tidak pernah menyinggung Biola sedikit pun.

Yang tidak takut Biola di Univetsitas itu mungkin hanya Sinta yang sudah mengenal baik dengan Biola. Tapi Sinta juga kadang ketakutan dengan aura dingin Biola yang sangat mencekam jika dia salah bicara saat berbicara dengan Biola. Dan Mona yang memang sudah mengenal Biola sejak kecil tapi kalau digeretak sedikit saja oleh Biola, Mona juga akan ketakutan. Dan karena jarangnya Biola menggeretak Mona, membuat Mona jadi ngelunjak dan tidak tau diri sehingga membuatnya tak segan lagi dengan Biola.

___________________

Biola menghampiri meja Sinta yang saat ini sedang asik memainkan handphonenya. Semua orang di Universitas belum tau kalau Biola sudah menikah, karena memang Biola sendiri tidak memberi tahukannya dan tidak menggundang siapapun dari Kampusnya ke acara resepsi pernikahannya termasuk Sinta sahabatnya sendiri. Bukan karena dia ingin merahasiakannya, tapi lebih tepatnya tidak peduli dan membiarkan mereka tau dengan sendirinya.

Sinta yang sedang asik memainkan Handphonenya pun melirik ke arah Biola yang saat ini sedang duduk disebelahnya.

Sinta selalu menanyakan soal peria tampan yang melempar Biola dengan batu kerikil beberapa hari yang lalu. Dan kenapa Biola bisa mengenalnya, tapi Biola sendiri tak mau menjelaskannya. Sinta hanya bisa memaklumi sifat sahabatnya yang memang cuek dan tak mau urusan pribadinya diganggu.

Padahal dalam hatinya sangat ingin mengetahui siapa peria tampan yang melempar kerikil kepada Biola yang merupakan mahasiswi yang paling ditakuti di Universitasnya. Yah mungkin Sinta sedikit tertarik kepada peria tampan yang tak lain adalah suami sahabatnya sendiri.

"Tumben lo telat? Biasanya juga kalau ada kelas pagi pasti lo datang paling pagi. Bahkan gue juga belum selesai mandi lo udah ada dikampus." Kata Sinta yang baru kali ini melihat Biola datang terlambat ke kelas paginya sambil menyangga dagunya dengan tangannya diatas meja dan menatap Biola yang baru menaruh tasnya diatas meja.

Yah walau pastinya bakalan dijawab singkat oleh Biola tapi dia sudah terbiasa mendapatkan jawaban 'iya' dan 'tidak' terus segala jawaban yang singkat lainnya ketika Sinta sedang curhat kepadanya.

Semua mahasiswa dan mahasiswi juga heran dengan Sinta yang tidak takut takutnya dengan Biola. Dan malahan sangat akrab dengannya padahal sering dicuekin oleh Biola.

"Tadi gue ketemu orang gila dijalan terus dia gangguin gue. Yah gue jadi telat jadinya." Curhat Biola sambil mengejek suaminya yang tidak diketahui oleh Sinta.

Seketika Sinta langsung membelalakan matanya dan langsung melepaskan sanggaan tangannya dari dagunya saking kagetnya mendengar Biola curhat ke padanya. Biola yang selama ini ia kenal tak pernah curhat kepadanya apalagi kalau menyangkut masalah pribadi dan kini ia curhat kepada Sinta. Padahal biasanya kalau ditanya pasti singkat dan tak pernah menceritakan keseluruhan ceritanya.

Sunggu Sinta tak mengenal orang yang ada disebelahnya ini.

"Ini pasti bukan sahabat baik gue. Ya! ini pasti bukan sahabat baik gue. Sahabat baik gue kan patung es. Nah ini siapa? Gue gak kenal." Ucap Sinta dalam hati. Tidak mempercayai ucapan Biola yang menceritakan ketelatannya.

"Lo siapa? Lo kembaran Biola ya? Terus Biola dimana?" Tanya Sinta beruntun yang membuat Biola mengerutkan keningnya bingung mendengar ucapan Sinta.

"Lo ngomong apa si?" Tanya Biola bingung dengan pertanyaan sahabatnya.

"Lo Biola yang gue kenalkan? Atau lo kembarannya?" Tanya Sinta lagi yang membuat Biola tambah bingung.

"Lo apa-apaan si? Lo kan kenal gue udah lama kalau gue hanya punya saudara si Mona. Mana mungkin gue punya kembaran." Jelas Biola yang mulai kesal meladeni Sinta yang pagi ini sangat aneh. Sinta lagi-lagi dibuat kaget dengan penuturan Biola yang panjang lebar.

Baru kali ini Sinta mendengar Biola menjelaskan panjang lebar selain dari pelajaran yang sering berdiskusi dan kerja kelompok sehingga membuat Biola harus ngomong panjang lebar tanpa nada ramah sedikitpun.

Benar-benar Sinta dibuat heran oleh sahabatnya pagi ini.

"Tumben-tumbenan ni anak ngomong panjang lebar dan curhat sama gue. Biasanya juga gak pernah kayak gini? Apa gue tes aja kali ya? Apa dia bener berubah atau enggak." Ucap Sinta dalam hati.

"Ya udah kalau begitu lo abis izin dari mana? Tumben-tumbenan murid teladan kayak lo izin sampai tiga hari lamanya." Tanya Sinta mengetes apakah Biola akan menjelaskan dan menceritakan liburnya selama 3 hari itu atau tidak. Karena dia masih belum percaya kalau sahabatnya yang dikenal cuek, dingin dan jarang bicara itu telah berubah menjadi orang normal pada umumnya.

"Gue abis nikah." Jawab Biola jujur. Sinta mengerutkan keningnya meminta penjelasan yang lebih masuk akal, tapi Biola tidak menjawabnya.

"Wah ini mah bener-bener si Biola udah berubah. Sekarang aja dia lagi ngajak gue becanda. Jarang-jarang nih dia ngajak becanda sama gue kayak gini." Gumam Sinta dalam hati sambil menatap Biola heran.

"Gak lucu tau gak Bi. Candaan lo garing banget sumpah." Ucap Sinta yang membuat Biola kesal karena capek terus menjelaskan kepada Sinta yang terus tak percaya kepadanya.

Yah kalau Biola yang dulu si pasti gak bakalan peduli dan masa bodo kalau gak ada yang percaya kepadanya. Tapi untuk kali ini entah kenapa Biola sangat ingin menjelaskannya sejelas-jelasnya kepada sahabatnya itu.

"Gue serius dan gak lagi becanda." Jelas Biola sambil menatap Sinta dengan tatapan serius.

Sungguh Sinta sangat ingin menertawai sahabatnya itu yang ia kira sedang bercanda dengan seriusnya. Dia benar-benar tak pernah menduga dan tak pernah terbayangkan oleh Sinta kalau sahabatnya itu akan berubah sederastis ini setelah liburan selama 3 hari.

"Kalau gue tau lo akan berubah karena diajak liburan selama 3 hari, pasti udah gue ajak lo liburan tiap hari. Biar sifat dingin dan cueknya lo ilang kayak gini, Bi." Gumam Sinta dalam hati sambil menahan tawa melihat perubahan derastis sahabatnya yang dia kira sedang bercanda karena perubahannya.

"Hahaha.... iya iya gue ngerti maksud lo, lo habis pergi ke pernikahan saudara lo gitu?" Ucap Sinta mengambil kesimpulan dari ucapan Biola yang dia anggap becanda sambil tertawa karena dia tak kuat menahan tawanya lebih lama.

"Serah lo!" Balas Biola dengan nada cuek karena sudah sangat capek meladeni sahabatnya yang bodoh itu.

Sintah hanya bisa tertawa menanggapi ucapan Biola. Sunggu Sinta tak menyangka akan perubahan Biola yang sangat mendadak ini.

______________________

**Terima Kasih guys sudah mampir.

Jika ada salah kata mohon koreksinya ya 😉

Dan jangan lupa tinggalkan jejak

Salam hangat dari Sulis17**

1
Maria Mahdalena Manalu
Luar biasa
Warni
Centil banget ya Keynan dulu
Warni
🥰Astaga
christina paya wan
om bayu tdk tegas trhadap ibu,istri dan mona,makanya mudah ancam..
Les Tary
key udh pamer sm biola klu udh pacar sangat bangga bgt eh ga tahunya diselingkuhi🤦🤦
Pichaacha
bagaimanapun thor jgn dipisah
Riskiya ahmad
beruntung biola dcintai keynen
emul
Bagus
ceritanya menarik thor, ditunggu lanjutannya
Sri Sebayang
ngalor dan ngidulllll yoooiiii
Sri Sebayang
knapa pakbayu g pura"bangrut aj,buat ank sm istri matrenya pergi
Alejandra
Padahal dia yang lebih besar salahnya, membiarkan keponakannya menderita selama belasan tahun tanpa ada usaha untuk menemukan keponakannya. Kalau bukan melalui Keynan pasti dia tidak akan menemukan keponakannya. Dasar tidak tahu diri...
Sri Sebayang
bapakbya an uv tolol masa ia g bs ngumpulin duit buat tanungan biola. kerjo cr duit kok bodoh kan bs invest bt ank tnpa ad yb tau hdehhh
Ria Susanti
alur ceritanya bagus , tidak banyak tokoh yg diceritakan, fokus ke tokoh utama saja .
Queen Tdewa
wah pasti mau di kirim Devin pda Kenan...
bisa kebakaran jambang nih si Kenan meliharap para pria mengagumi sang istri tercinta
Queen Tdewa
waahhh trnyta bener Kenan yg menolong sang calon mama mertua sprt yg di ingat pak Bayu ada malaikat kecil yg mencoba menyelamatkan sang istri ketika ada mobil yg mau menabrak ny dan mobil tu adlh suruhan mama Mona
Queen Tdewa
dri dlm perut trnyta Biola udh di lamar Kenan di dpan sang mommy Viola ...
ketika umur 5 th sdh di tandai sang mama calon mertua buat mnjdi menantu ...
sungguh bener2 luar biasa ...
rupa ny memang hak paten sdh si Biola buat Kenan
Queen Tdewa
sabar key sbntr lagi Mona dan emak ny akan menampilkan wajah asli mrka ..pda saat tu kamu bsa melakukan sprt keinginan mu bahkan lbh dri pda Adista Krn mrka sdh bbrp kali mencoba mbunuh patung es mu
Queen Tdewa
wah ternyata tidak kedap suara toh ni kamar ...bisa bahaya
Queen Tdewa
aku pun ikut tertawa hahahaha
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!