Sean Walton seorang pemuda yang beruntung mendapatkan keajaiban dari ponsel sistem yang ia temukan di suatu tempat.
Berkat itu hidup nya berubah.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Nash, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
CHAPTER 21.
Menginap di hotel dengan alasan tempat kafe internetnya sedang dalam tahap renovasi dekor kecil hanya dalam waktu satu hari saja, dan di prediksikan selesai pada siang harinya.
Pengalaman pertama kali tidur di hotel yang membuatnya senang, walaupun di hotel yang biasa saja.
Di pagi hari yang bersuasana di dalam hotel, Sean sedang menatap layar smartphonenya untuk menyelesaikan misinya.
[Misi harian level 4]
[Beli 1 produk di aplikasi kami]
[Hadiah $50.000 + Saldo $50.000]
Raut wajah Sean terlihat sangat terkesan dan terkejut bersamaan karena ia melihat misi hariannya sudah naik level ke level 4 dan juga hadiahnya menjadi sangat besar.
-Rumah Bungalow ($0)
-Rumah Mansion ($0)
-Rumah Villa ($0)
-Rumah Apartemen ($0)
"Oh wow! Level 4 ini benar-benar luar biasa! sistem ini sekarang menjual rumah mewah dan elegan!! apa ini beneran?!"
Sean kebingungan untuk memilih yang mana karena semuanya bagus, lalu Sean membaca deskripsi alamat lengkap dan lokasi rumah-rumah tersebut. Dan menurutnya rumah mansion lah yang paling bagus dari segi desain dan lokasi dan juga harganya paling tinggi.
Rumah Mansion seharga 10 Juta dolar telah ia pilih, rumah ini adalah satu-satunya rumah termewah di kotanya itu.
"Ya tuhan aku tidak sabar ingin melihat rumah baru ku!!"
[Misi selesai]
[Hadiah diberikan]
[Total saldo rekening $1.285.000]
[Sampai jumpa di misi selanjutnya]
Sean yang sedang duduk di kasur hotel itu tiba-tiba ia mendengar suara ketukan pintu, saat ia membuka pintunya ternyata ada kotak box aneh di depan pintunya "Siapa yang mengirim kotak box aneh ini ??"
Tidak banyak basa-basi ia langsung membuka kotak box aneh itu "Oh ternyata hadiah misi harian, aku kira apa!" didalam kotak box aneh itu berisi uang $50.000 cash.
Setelah itu iapun masuk kembali kedalam kamar hotelnya, ia bersiap-siap untuk mandi dan sarapan pagi.
Selesainya semua itu, tiba-tiba ada telepon dari nomor yang tidak dikenal.
"Halo selamat pagi! Apa ini dengan tuan Sean?" tanya seseorang ditelpon itu.
"Iya ini dengan saya sendiri, ini dengan siapa?" tanya Sean.
"Saya dari perusahaan rumah mansion! Terima kasih atas pembelian rumah mansion tipe A kami di kota Z ini, anda bisa mengurus surat-surat nya sekarang tuan!" ucap seseorang di telepon itu.
Singkat kata, Sean akan mendatangi tempat dan lokasi yang mereka berikan di dalam pesan kontaknya.
Kota Z adalah tempat dimana Sean berada, kota yang cukup luas, namun kebanyakan di kota Z itu adalah sebuah perkampungan, pedesaan dan hanya ada beberapa kota saja.
Rumah mansion yang dibeli oleh Sean itu masih satu kota dengan desanya, walaupun jaraknya cukup jauh.
Sekarang Sean sedang dalam perjalanan menuju ke tempat mansion nya, dengan kecepatan motornya ia bisa sampai ke tujuan hanya beberapa menit saja sekitar 20 menitan.
Sesampainya ia di lokasi itu matanya terlihat berkilau dan berbintang-bintang karena terpukau dengan rumah mansion yang besar dan terlihat sangat mewah.
"Wah!! Ya tuhan ini benar-benar indah! Apa ini beneran jadi milikku!?" ucapnya sambil berjalan memasuki gerbang rumah mansion dan langsung parkir.
Sean disambut dengan sopan "Anda pasti tuan Sean! Silahkan masuk tuan!" ucap seseorang.
Setelah dipersilahkan untuk duduk olehnya Sean dan orang itu langsung mengobrol.
"Perkenalan, nama saya Scott Kingsley! saya adalah orang yang membangun mansion ini?" ujar Scott Kingsley.
"Oh! karya anda sangat luar biasa!" ucap Sean yang tidak jago basa-basi.
Merekapun melanjutkan obrolan untuk menyelesaikan pembelian mansion ini yang hanya untuk menandatangani beberapa surat penting.
Setelah selesai, Scott Kingsley mengajak Sean untuk berkeliling mansion itu sambil menunjukkan nama ruangan dan fungsi ruangan.
Kamar tidur yang sangat besar dan mewah, kamar mandi, dapur, ruang tamu, gudang, ruang bawah tanah, garasi, taman, kolam renang, dan masih banyak lainnya yang membuat Sean terpukau.
Room tour pun selesai dalam beberapa menit saja, sekarang Scott Kingsley akan pamit pergi pada Sean dan terlihat sedang bersalaman.
Sekarang Sean sendiri dan diam di depan rumah mansion besar dan mewahnya itu.
"Sekarang ngapain? apa yang harus kulakukan ya? Apa aku harus menyewa pembantu dan penjaga rumah? Sepertinya itu memang harus" ucapnya sambil memegang dagunya yang sedang berpikir.
Saat sedang mencari seorang pembantu dan penjaga rumah di internet tiba-tiba ada telepon masuk "Halo! Tuan Sean anda dimana? Saya sudah di tempat kafe internet, mohon kesini untuk melihat hasil dekorasi kafe anda!" ujar Leona.
"Oh iya aku lupa, maaf! Aku segera kesana!" jawab Sean.
Motor nya yang kenceng dan cepat telah sampai di lokasi kafe internetnya dalam waktu 10 menit. Sean langsung masuk kedalam kafenya.
"Wow! Dekorasi ini benar-benar hebat! ini seperti bukan kafe internet ku saja! terima kasih Leona!" ujarnya yang terkagum.
Dekorasi yang di desain oleh Leona benar-benar hebat hingga terlihat seperti kafe internet di masa depan saja.
"Sama-sama tuan! Dengan dekorasi baru ini aku yakin kafe internet mu akan mendapatkan lebih banyak pelanggan! Perkiraan ku kafe internet ini akan mendapatkan $10.000 perbulan!" ujar Leona dengan yakin.
Lalu Leona memperlihatkan dekorasi toko elektronik nya yang tidak kalah bagus dan keren, Sean benar-benar berterima kasih pada Leona.
Lalu Sean menanyakan pada Leona tentang jasa penyewaan pembantu rumah tangga dan penjaga rumah "Leona apa kau punya link untuk menyewa beberapa pembantu rumah tangga dan penjaga rumah?" tanya Sean.
"Itu mudah! Aku bisa mendapatkan mereka dalam beberapa jam saja dengan link yang kupunya, memangnya kapan anda membutuhkan mereka tuan?" tanya Leona.
"Wow! Kamu sangat hebat Leona!! dan kalau bisa hari ini sih" balas Sean.
"Ok kalau begitu aku akan langsung menelpon asisten ku dan akan ku kerjakan hari ini!" ujar Leona yang langsung menelpon seseorang.
"Leona ini benar-benar sangat hebat! Dia punya asisten pribadi untuk membantu nya dalam masalah pekerjaan! Aku tidak sia-sia telah menyewa jasa nya!" gumamnya dalam hati.
Beberapa saat kemudian "Tuan Sean, sudah ada 5 pembantu rumah tangga yang siap bekerja hari ini dan juga ada 3 orang penjaga/security yang siap bekerja hari ini juga!" ujar Leona.
"Kalau begitu kirim semua orang yang siap bekerja itu ke alamat rumahku yang ini.." timpal Sean sambil memberikan kertas alamat rumah mansion nya.
Saat Leona melihat kertas atau kartu alamat yang diberikan oleh Sean tiba-tiba dia sangat terkejut dan terlihat seperti membeku tak bergerak.