NovelToon NovelToon
Bad Twins

Bad Twins

Status: tamat
Genre:Romantis / Komedi / Tamat
Popularitas:10.2M
Nilai: 4.9
Nama Author: ellen.ok

ig : ellen.ok
GUYS NOVEL BARU : Dylanadea dan Devano

Season 2 udah ada ya guys✨ langsung cek profil!!
'IZZALASKA'

- Dia bukan yg pertama, tapi kuharap dia adalah yg terakhir -
•izza2020

kisah dua kembar sengklek tak identik. Rafiandra Reza Alexander dan Refiandra Izza Alexander.
kembara kembar nakal yg sering berantem dan adu pendapat, tapi tetap saling sayang, kompak, dan saling melindungi satu sama lain.

novel ini juga akan membawamu kembali merasakan indahnya masa-masa SMA dengan sahabat yg kocak, nyeleneh dan seru abis. tak hanya persahabatan saja, novel ini juga mengisahkan kehidupan cinta izza dan Refan, sahabat baik reza. yg awalnya berpandangan kalau cinta hanya akan merusak ketenangannya, akan membuat otaknya kacau, dan yg pasti akan berakhir tragis. namun semuanya berubah setelah dia bertemu dengan kembaran reza, yaitu izza. cewek bar-bar yg jutek dan dingin yg berani menegur bahkan melawan semua tingkah nakalnya disekolah. and then, akankah izza yg datang di GARUDA

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon ellen.ok, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

21. Darrelio Raymond Saputra

Keesokan harinya SMA GARUDA dihebohkan dengan berita kalau SMA itu kedatangan seorang siswa baru pindahan dari london. tampak sebuah mobil lamborgini avedator berwarna biru menyala memasuki gerbang. semua siswa siswi yg tengah berada diparkiran pun dibuat penasaran oleh mobil itu, karena baru kali ini ada mobil lamborgini avedator berwarna biru. biasanya hanya teman-teman reza izza dan rayhan yg punya mobil seperti itu, itupun tidak ada yg berwarna biru.bahkan mobil izza yg lamborgini avedator itu berwarna hitam.

'woahhhh cogan cuy'

'gile ganteng amat dah'

'ada roman bulenya woy'

'apa mungkin dia anak baru itu kali ya'

'pangeran gue tuh'

'mostwanted kita nambah lagi dong'

'alah masih gantengan babang refankuh'

'refan adem bjirrr enakan ini aja lah'

'gue si tetep fans nya reza rayhan ya'

'halah semuanya juga oke buat gue'

'dasar tamak'

kira-kira begitulah ocehan dari siswi SMA GARUDA yg terpesona oleh pesona anak baru itu. cowok itu hanya melempar senyum tipis kepada semua ciwi rempong disana. hal itu tentu saja membuat semua cewek disana berteriak histeris karena cowok itu punya lesung pipi di kanan dan kiri.

sementara di 11 ips 3

"Woyyy bagi contekan ngapa" teriak zaki heboh saat batang hidungnya baru memasuki ambang pintu.

"berisik jak!! masih pagi ini" teriak tania ngegass.

"ngegass mulu" cibir rafi dan berjalan mendekati mejanya karena rafi dan zaki masuk kelas bersamaan.

untuk sikembar? mereka sedang molor bersama dibangku pojok. reza menempati kursi refan karena sang empunya masih belum nongol.

"bagi tan" ucap zaki meminta contekan kepada tania dan ajeng yg sibuk dengan PR matematikanya.

"nih foto cepetan!!" suruh tania ngegass.

"etdah lu ngegass mulu dari tadi" ucap rafi.

"tania lagi pms rap" jawab ajeng ngasal.

"sembarangan lu kadal" umpat tania.

"nah itu lo ma... " rafi tersenggal oleh tania.

"lu diem atau gue plester mulut lo hah?!" sungut tania kesal.

"peace bosss" ucap rafi cengengesan.

"eh bentarr dah, itu si kembara kembar nakal tidur tuh? gile santuy banget dah. emangnya mereka udah selesai?" tanya zaki menunjuk kedua alexander dibangku pojok.

"menurut lo ini buku contekan punya siapa hah?" jawab tania datar.

zaki membalik buku didepan tania dan ajeng yg ternyata adalah masing-masing milik izza dan reza.

"encer juga si kembar" salut zaki manggut-manggut.

"emangnya elu otaknya padet isinya kocak doang" ledek ajeng.

"biarinn" jawab zaki melet.

setelah itu hening karena mereka fokus menyalin PR matematikanya.

"EH WOYYY PARA BABUKU!! YG GUE KASIH TAU KEMAREN BENERAN KEJADIAN ANJAYYYY" teriak diva heboh. dia baru masuk kelas bersama salma.

"kenapa dia sal?" tanya kennath yg entah darimana asalnya sudah berada dibelakang salma dan diva.

"kek gak tau diva aja" jawab salma dan kennath mengangguk.

"BERISIK DIVA!!" teriak izza yg melemparkan buku tulis dihadapannya.

"wuihh untung meleset yaallah" ucap diva mengelus dadanya sendiri.

"galak amat aelah" ucap diva drama.

"elo berisik ogeb" kesal reza juga. karena suara toa diva tadi membuat sikembar gagal berlayar ke negeri robotik. entah, mimpi mereka berdua memang selalu ngadi-ngadi.

"info yg gue dapet kemarin bener dong" ucap diva kegirangan.

"yg mana?" tanya tania setelah dia menyelesaikan tugasnya.

"yg anak baru itu lah" jawab diva.

"ganteng gak div?" tanya ajeng polos.

ekhemmm....

Reza berdehem setelah ajeng bertanya seperti itu.

"mamposs lo je.. kan reza dah marah" ucap izza memprovokasi.

"emang parah sih re.. masa udah punya doi masih ngebet anak baru" tambah diva menyulut api di atas percikan bensin.

"parah lu je" timpal tania salma bebarengan.

"ihh paan si!! maksud gue gak rezaa.. gue kan cuma nanya doang elah" ucap ajeng frustasi.

"hm" reza hanya membalas dengan deheman lalu kembali menidurkan kepalanya diatas meja refan.

"beneran pindahan dari london div?" tanya izza was-was.

"iya za... beuhh orangnya ganteng bet dah, ya emang masih gantengan refan sama bang rey sih... tapi ya tetep aja dia itu gantengnya masyaallah dah... hidungnya itu mancung, alisnya tebel, bulumata lentik tebel, bibirnya seksi uwuwu trulala, rambutnya dipanjangin ala badboy gitu terus warnanya hitam pirang sama kek punyanya dimas, dan yg paling uwuu adalah dia punya lesung pipi omegoss" cerocos diva panjang lebar.

semua yg ada disana nampak jengah oleh kelakuan diva yg matanya jadi overjeli karo liat cowok bening. berbeda dengan izza yg rautnya sudah berubah murung, was-was, dan bingung bercampur jadi satu.

tentu saja penjelasan diva tadi tak luput dari pendengaran reza yg tengah pura-pura tidur karena masih kesal dgn ajeng tadi. tapi reza tetap diam karena mungkin saja itu bukan dia yg dimaksud izza kemarin.

"za? lu kenapa za?" tanya kennath cemas setelah melihat raut wajah izza yg tak seperti biasanya. tapi tak ada jawaban.

"woy refiandra kenapa lu?" tanya tania menggoyang-goyangkan bahu izza. namun tetap nihil, pandangan izza masih kosong sementara fikirannya menerawang jauh.

"re.. adek lo nih kenapa dah bangun kek lo" ucap ajeng mengetok-ngetok kepala reza. reza pun langsung bangkit dan melihat ke arah izza.

'jangan-jangan anak baru itu beneran si brengsekk lagi' batin reza bertanya-tanya.

"beneran dia?" tanya reza to the point. dan sukses membuat izza tersadar dari lamunan panjangnya.

"maybe... " jawab izza lesu. ia seperti kehilangan semangatnya pagi ini.

"santai aja.. doa aja semoga dia gak dimasukin kesini" ucap reza memeluk izza dan mengelus rambutnya.

"yes, i wish.." ucap izza menenggelamkan mukanya didada bidang reza.

"ada apaan nih?" suara berat dari belakang mereka membuat izza mendongak mencari asal suara. ya, dia adalah si makhluk astral jejadian kulkas 23 pintu.

"kepo!!" jawab mereka semua serempak selain izza.

"bodo" ucap refan acuh.

"minggir lu" usir refan menarik bahu reza.

"rusuh lu" sungut reza kesal.

"bodo" refan acuh lagi lalu mendudukkan bokongnya dikursi sebelah izza itu.

"paan?" tanya refan kepada izza tanpa menoleh. karena refan tau kalau izza memperhatikannya sejak dia nongol tadi.

merasa tak ada jawaban, jiwa pede refan pun kumat.

"gue tau gue ganteng. tapi b aja kali liatnya" ucap refan menatap bola mata izza. izza auto sa

lting.

"paan sih lo!! pede amat" cibir izza.

"elo tuh nglirik gue mulu" balas refan telak.

"serah"

........

pelajaran jam pertama sudah berjalan selama 20 menit tapi izza tetap setia dengan kebisuannya. dia benar-benar takut kalau anak baru itu beneran darrel. hal itu tentu saja dapat dirasakan oleh refan, izza yg biasanya bawel dan selalu mengajaknya gibah. walaupun refan lebih banyak diam dan mendengarkan. tapi hari ini izza benar-benar beda dan diam.

"psttt.... woyy andra" panggil refan berbisik pelan.

"hmm" izza memutar kepalanya hingga tak sengaja tatapan keduanya bertemu dengan jarak yg sangat dekat diantara keduanya hingga izza dapat merasakan hembusan nafas refan dan sebaliknya.

izza seperti dihipnotis oleh bola mata hitam pekat itu. ia seperti enggan mengalihkan pandangannya hingga refan sadar lebih dulu dari lamunannya dan mengagetkan izza.

"belom puas mandangin gue nya?" tanya refan tersenyum miring.

"eh-eh hah? apaan orang gue gak liat lu" jawab izza gelagapan.

"lo lucu kalo lagi salting, jangan salting disini... entar kalo gue kelepasan, habis lu" ucap refan berbisik ditelinga izza.

blushhh

pipi izza merona dibuatnya...

"paan si fan ishh" ucap izza kemudian mencubit pinggang refan.

"aww aww sakit kali ndra" protes refan mengelus pinggangnya.

"salah siapa lu rese duluan hah!!" kesal izza nyolot.

"nah gitu dong ngegass. jangan diem-diem bae!!" ucap refan tersenyum.

Deg..

'manis bgt sih fan'

'makin kesini makin gemesin aja ni cewek'

setelah itu refan Dan izza masih terus saja berbicara membahaa hal-hal unfaedah. hingga suara ketukan menghentikan tawa mereka.

tok tok tok...

"permisi bu, saya anak baru pindahan dari london" suara berat itu berasal dari depan pintu kelas yg tadi diketuk.

deg.

'suara itu... ' batin izza cemas lagi.

"oh kamu yg pindahan dari london itu ya? yaudah sini masuk" ucap bu mita.

cowok itu tersenyum tipis dan masuk.

izza menunduk sambil merapalkan doa untuk mengusir arwah dedemit. gak deng author becanda lah:'v. izza menunduk karena tak siap melihat siapa cowok itu hingga saat cowok itu memperkenalkan diri...

"ayo perkenalkan dirimu ke teman-temanmu" perintah bu mita, cowok itu terlihat sedang mencari sosok orang yg selama ini menghindarinya lalu mengangguk.

"halo semuanya, kenalin gue Darrelio Raymond Saputra. pindahan dari london" ucap cowok itu yg ternyata adalah darrel, mantan pacar izza.

deg.

izza refleks mengangkat wajahnya hingga darrel yg sedang mengedarkan pandangan itu pandangannya bertubrukan langsung dengan mata biru yg selama ini ia cari keberadaannya.

mood izza down saat itu juga. raut wajah cantiknya yg tadi ceria karena bercanda ketawa-ketiwi dgn refan pun berubah menjadi hujan petir yg siap menyambar siapa saja. tentu saja hal itu tak terlewatkan oleh refan yg melihat perubahan raut wajah izza itu.

'tuhkan bener apa kata gue. beneran minta gue matiin tuh orang' izza berdecak kesal dalam hati.

"kamu bisa duduk dibangku pojok sana dekat dengan samuel" perintah bu mita dan darrel menuruti perintahnya. tapi sebelum darrel ke tempat duduknya dia sempat melirik kearah izza dan melempar senyuman hangat namun izza hanya melihatnya dgn tatapan datar.

"za? dia ya?" tanya reza khawatir melihat kearah kembarannya yg tengah menunjukkan aura dingin menakutkannya.

"hm" izza hanya membalas dgn deheman karena moodnya sedang buruk.

refan memberi kode lewat tatapan matanya pada reza, tapi reza hanya menggeleng dan menyuruh refan untuk diam dan membiarkan izza menenangkan dirinya sendiri dulu.

"ndraa" panggil refan menyenggol lengan tetangga sebelahnya itu.

"hm" ucap izza malas tapi ia tetap menengok ke samping.

"siapa tuh cowok?" tanya refan kepo.

'etdah buset si refan geblek, udah dibilang diem dulu malah nanya to the point lagi' batin reza merutuki kebodohan sahabatnya itu.

izza hanya mengendikkan bahunya acuh.

tentu saja bukan Refan Alaska Dirgantara namanya kalau kelakuannya tidak menyebalkan dan menguras emosi. bukannya diam karena kacang dari izza, dia malah semakin gencar menanyakan hal itu pada izza.

"itu siapa andraaa!! lu kenal dia? itu temen lu dari london? apa jangan-jangan dia pacar lu lagi? behhh tega amat lu sama gue" cerocos refan tak berkoma.

"lu diem atau gue buat diem?" ucap izza dingin.

"gue diem sendiri aja deh kalo gitu hehehh" ucap refan cengengesan menggaruk tengkuknya yg tak gatal.

'mampuss lo fan! udah disuruh diem masih aja ngeyel' batin reza ngakak.

'siapa sih tu cowok? keknya izza keganggu bgt sama tu cowok' batin refan bertanya-tanya.

zaki yg daritadi nguping dan nyimak jadi kepo atas apa yg terjadi pada temannya itu.

"woy rut curut" ucap zaki menyenggol lengan reza.

"paan"

"izza kenal ya sama tu cowok? siapanya emang?" tanya zaki berbisik.

"ntar aja tanyain ke orangnya" ucap reza pelan.

barusaja zaki ingin memutar tubuhnya untuk bertanya langsung kepada izza, reza sudah terlebih dulu menarik bahu zaki agar menghadap ke depan kembali.

"paan lagi? katanya nyuruh nanya sendiri" gerutu zaki kesal.

"ya nanti b*go!! nunggu mood izza membaik dulu lah... lu gak liat tadi si kutub kena semprot hah?!" ucap reza kesal.

"iya juga ya" kata zaki cengengesan.

jangan lupa like Dan komen ya 😚

biar author makin semangat nulisnya nih🤗

1
Tatata
aku balik lagii nih kakk. udh kangen bngettt
Abinaya Albab
sekolah kaya' gini ada gk sih apa cm di novel aja ya... klo ada ngeri muridnya serem² kriminal/psikopat ada & dibiarin
ALVARO DIRGANTARA
Luar biasa
Arini Fauziah
si darrel lama" gw tendang juga lu ke sungai amazon 😔
Arini Fauziah
typo dikit gk ngaruh
Yln Gnwn
lucu
Hazel Luvena arabella Putri
sih dzaki nantangin Refi udah tahu Refi badas kaya gitu
Hazel Luvena arabella Putri
ya ampun cuman mantan aja bangga nya minta ampun klo reffi keluar kelar deh lu
Neneng Misdarliah
ᥡᥲ ᥲm⍴ᥙᥒ ᥴᥙmᥲᥒ mᥲᥒ𝗍ᥲᥒ ᥣһ᥆᥆᥆᥆᥆᥆ ,,
mᥲᥒ𝗍ᥲᥒ ᥲȷᥲ ᑲᥲᥒggᥲ 🤣🤣🤣🤣🤣
Hazel Luvena arabella Putri
cek cuman mantan kan jangan berharap lebih ingat buanglah mantan pada tempatnya
Ice Kurnia
kok ini cerita kaya ad yg beda sm yg dlu yg Thor kaya ada yg di potong kata² ny,trs jg klo dlu kn sekrol ny ke bawah sm skrng ke samping jdi bnyk iklan ny trs. aku ke sni krna nunggu cerita yg bab 2
athaya_dèslyn: di revisi kali kak
total 1 replies
Rasya_Pertiiwii
ngakak ilham🤣🤣🤣
Bajul Sayuto
bertele-tele cuih
athaya_dèslyn: gue tunggu karya lu yang gak bertele tele bajul sayuto -_-
total 1 replies
utii
mbr
utii
p
utii
..
Nur Khalima
Luar biasa
utii
.
utii
.2
utii
p
mabar
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!