NovelToon NovelToon
MAFIA CILIK PENCURI HATI

MAFIA CILIK PENCURI HATI

Status: sedang berlangsung
Genre:Duda / Anak Genius / Ibu Pengganti / Angst
Popularitas:91.9k
Nilai: 5
Nama Author: Kemilau Senj@

Bukankah setiap makhluk hidup yang bernama anak kecil itu selalu lucu dan menggemaskan? Sikapnya, cara bicaranya, tubuh mungilnya, semua nya menggemaskan.

Tapi bagaimana jika anak kecil itu adalah putra seorang Bos Mafia yang paling di takuti dunia? Beranikah kau menyentuhnya?

Hera, gadis manis yang terpaksa menjadi ibu sambungnya. Harus mengurus segala hal yang berhubungan dengan anak kecil tersebut.

Bisakah Hera bertahan menjadi ibu sambung dan hidup di tengah dunia mafia? Bagaimana dia menjalani hidupnya bersama anak sambung dan suami mafia nya?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Kemilau Senj@, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

21. SOSOK MENAKUTKAN

Malam ini Hera kembali ke kamarnya, setelah melayangkan berbagai rayuan dan janji-janji manis untuk sang Tuan muda. Salah satunya, Hera berjanji akan membuatkan nasi goreng spesial untuk sarapan Deon besok pagi.

Dan juga, Deon sudah memasang penyadap dan beberapa kamera tersembunyi di sekitar kamar Hera. Tentu saja tanpa sepengetahuan orang lain. Entah kapan bocah itu melakukan nya.

Malam telah semakin larut, Hera tengah tertidur saat ada seseorang yang mengetuk pintu kamar nya. Dan begitu kamar terbuka, Hera langsung membatu menatap sosok menakutkan di hadapannya. Tak dapat di pungkiri lagi, badan Hera kembali gemetaran. Apalagi kini sosok itu kian mendekat padanya. Hera bahkan tak mampu bergerak saking ketakutannya.

Dia terus mendekat, lagi, lagi, lagi dan lagi. Hingga akhirnya sosok itu sampai di hadapan Hera dengan sempurna. Rasanya Hera ingin pingsan saat itu juga, atau siapapun tolong bantu dia. Tak ada lagi yang bisa di lakukan Hera sekarang. Biarlah, dia pasrah. Apapun yang akan terjadi maka terjadilah.

"Apa yang kau ajarkan pada putra ku ha?" Tanya nya sambil mencengkram dagu Hera cukup kuat.

Hera benar-benar ketakutan. Bayangan tentang tamparan yang Tuan Tama layangkan waktu itu langsung memenuhi kepala nya. Dia ingin berteriak mintak tolong atau lari dari sana. Tapi dia seolah kehilangan kendali atas tubuhnya sendiri.

"Jawab! Kau apakan putraku?" Teriak Tuan Tama marah.

Hera tak bersuara, lidah nya kelu, tak ada satupun kata yang mampu terucapkan olehnya. Dia hanya bisa menggeleng. Berharap Tuan Tama akan mengerti maksudnya. Dia tak melakukan apapun pada Deon. Kenapa Tuan Tama bisa semarah itu padanya? Apa ini masih ada hubungannya dengan kejadian kemarin saat Deon keracunan?

"Apa yang kau lakukan pada putra ku selama satu Minggu kemarin ha? Kau pasti mengajari nya yang bukan-bukan kan? Apa kau menyentuhnya? Jawab!" Sepertinya Tuan Tama benar-benar marah.

Hera tak dapat berpikir dengan baik dalam posisi sekarang. Dia masih ketakutan. Tubuhnya bahkan belum berhenti bergetar. Dia tak dapat memahami maksud dari pertanyaan yang di layangkan Tuan Tama padanya.

"Apa kau sungguh menginginkan sentuhan ha? Aku bisa memberikan nya, Tapi jangan pernah menyentuh putraku." Ujar Tuan Tama. Dia memepet tubuh Hera ke dinding, kemudian mengurung tubuh gadis yang tengah gemetaran itu dengan kedua tangan kekarnya.

Hera memejamkan matanya saat tangan kekar Tuan Tama membelai wajahnya. Nafas nya tak beraturan. Jantung nya memompa dengan sangat cepat. Tanpa sadar, Hera menggigit bibir bawahnya untuk mengalihkan ketakutan nya saat ini. Namun sepertinya Tuan Tama salah paham dengan hal itu.

Bibir merah delima milik Hera seperti memanggil-manggil Tuan Tama untuk menyentuhnya. Tuan Tama terhipnotis, bibir merah alami itu terlihat sangat menggoda di matanya. Ingin sekali dia memakannya saat ini juga. Tapi Tuan Tama masih mencoba menahan gejolak aneh yang tiba-tiba muncul dalam dirinya. Tidak bisa, dia tidak boleh terpedaya oleh gadis di hadapannya ini. Bagi nya Hera adalah wanita munafik, dan harus dijauhkan dari putranya.

Tapi matanya tak bisa beralih dari sana. Pandangannya terkunci pada bibir ranum yang kian bergetar karena ketakutan akan dirinya. Namun dia tak menyadarinya dan malah mengira Hera sedang menggodanya. Pikiran Tuan Tama benar-benar tidak sehat saat ini.

Entah apa yang sebenarnya terjadi pada nya. Padahal selama ini iman nya sangat kuat jika berkaitan dengan perempuan. Tuan Tama bukan tipe pria yang suka jajan sana sini. Dia hanya pernah menyentuh perempuan sekali seumur hidupnya, yaitu ibunya Deon. Itu pun karena dia di jebak oleh seseorang.

Tapi di hadapan Hera, segala pertahanan nya selama ini seperti tak berfungsi. Ada gejolak aneh di dalam dirinya yang mendorong nya untuk menyentuh gadis cantik ini.

Hera menjerit dalam hati, berharap akan ada seseorang yang datang menyelamatkan nya. Dia sudah tidak sanggup lagi. Berhadapan sedekat ini dengan Tuan Tama benar-benar membuat nya hampir mati.

Belum juga hilang ketakutan nya, tiba-tiba nafas Hera terhenti di sertai dengan matanya yang terbelalak merasakan sesuatu di bibirnya. Benar. Pertahanan Tuan Tama roboh di hadapan Hera. Dia menikmati bibir ranum Hera seperti orang kelaparan. ******* dan menggigit nya dengan rakus.

Manis, itu yang di rasakan Tuan Tama. Benda kenyal merah delima itu sangat manis. Dia menekan kepala Hera, menghisap semua madu yang bersarang di sana. Tuan Tama seakan lupa siapa yang tengah di cumbui nya saat ini. Dia terhanyut oleh kenikmatan bibir ranum Hera.

Hera telah kehabisan pasokan udara di paru-paru nya. Tubuhnya terkulai. Dan itu menyadarkan Tuan Tama akan perbuatannya. Dia pun tak kalah terkejut, menyadari apa yang baru saja terjadi.

Tuan Tama melenggang pergi begitu saja meninggalkan Hera yang terduduk di lantai. Dia menyandarkan tubuhnya di dinding. Tubuhnya terkulai lemah, nafasnya memburu. Apa itu tadi? Apa yang dilakukan Tuan Tama padanya? Hera sungguh tak dapat berpikir sekarang. Kepintaran nya selama di bangku sekolah tak berguna sama sekali di saat seperti ini.

"Sepertinya kau benar-benar kelaparan."

1
I Love you,
🤣🤣🤣 oh......h sayang...🥰🥰🥰 KK mu lgi mendidik mu biar mandiri
I Love you,
1 THN 1 X. Athor🤣🤣🤣😁😁😁
Kemilau Senj@: 🤭🤭🤭🙏🙏🙏
total 1 replies
Diana Silaen
itu ulah anakmu Tama
Cempaka Isaac
lanjut thor. 👍👍👍
Cempaka Isaac
Deon is the best dan genius 👍👍👍
Ucio
Tama Tama,,Banyak gengsi skx
rasain gk dpt Nasi Goreng
Ucio
Tuan Tama sok gengsi,wkwkwk
Nasgor Hera is the best
Ucio
tolol SI Tama,,tdk mau d slidiki dulu
I Love you,
he😱😳🙄 knp lgi sih tua Bangka tu🙄..kesel deh curiga dengan yg lain
I Love you,
lama woei🙄🙏🙏
taraawwcu
dari 2023-2025 kagak kelar" buset" penulisnya bocil kah?
Ucio
lanjut ko
I Love you,
mati kah...mati kah.....??!! Dava 😭😭😭😭???
Husna
ini ulah Deon bukan sih?
Queen AL
latarnya kenapa harus di Indonesia, gak banget cerita mafia2an di Indonesia
Kemilau Senj@: harap maklum kak... masih belajar 🙏🙏
total 1 replies
Mayzaro
lanjut ka ...
Mayzaro
lanjut ka penasaran 😂😂😂
Lovesekebon
Lanjutkan thor sukses selalu ya👍👍👍 💯❤❤❤
Ulona
🤣🤣🤣 ego mu terlampau besar... ngaku istri ajj kan aman
Lovesekebon
Makanyaa jujurlah Tuan Tama kamu sedang jatuh cinta❤❤💏 🤭
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!