Hiatus kecuali 50 pembaca minta update.
Alex, seorang yang mengalami perjalanan waktu dari masa depan karena dirinya mengalami kematian di masa depan.
Dia kembali memasuki sebuah lembaga misterius dengan sebuah tujuan, yaitu menghancurkan lembaga misterius itu.
Lembaga yang membuat Alex mengalami kematian di masa depan, itu artinya apakah dia sedang memulai rencananya untuk balas dendam?
Ayo, baca sekarang! Kisah Alex dalam rencananya untuk mengubah takdirnya di masa depan!
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Aoxue, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Bab 20
Bell menghela nafasnya lagi, "Baiklah! Aku akan bergabung dengan kelompok penipu ini! Tapi, aku mau menjadi pemimpin dari kelompok ini! Bagaimana?" tegas Bell.
Semuanya terkejut karena sebelumnya mereka bahkan tidak memiliki seorang pemimpin, mereka bersama-sama bekerja sama dengan tanpa adanya yang memimpin.
Setiap ada kekurangan bahkan hingga rencana untuk menipu mereka menyusunnya secara kompak.
Mendengar hal yang keluar dari mulut Bell, mereka menatap Bell dengan kejam.
"Kau bahkan baru pertama kali kemari, tapi Kau bahkan ingin menjadi pemimpin Kami!" ketus Yeong yang tidak senang kepada Bell.
"Laki-laki diciptakan untuk memimpin, itu benar sih! Hanya saja, apakah Kamu bisa dipercaya?" tanya Rhea kepada Bell.
"Kalian sesama penipu saling percaya antara satu sama lainnya?" tanya Bell memandang remeh kepada ketiga gadis di depannya.
"Kami... " kata mereka serempak dan sembari saling memandang antara satu sama lainnya.
Ceklek
Pintu kamar hotel terbuka, sosok seorang gadis memasukinya.
Anna, gadis cantik yang berasal dari Rusia dengan usia 21 tahun. Sama seperti yang lainnya, Anna belum memiliki seorang pasangan.
Melihat ada sosok seorang pria di kamarnya, Anna langsung berlari dan memeluk Bell.
"Hei! Main denganku saja dulu! Aku jamin Kamu akan puas!" seru Anna dengan ceplas ceplos.
Semua yang mendengar perkataan Anna terkejut, karena bagaimanapun memang Anna lah gadis yang paling barbar di antara mereka.
"Ah! Aku tidak—" teriak Bell namun mulutnya berhenti berteriak karena Anna langsung ******* habis mulut Bell.
Sensasi yang lembut dirasakan oleh Bell, tiba-tiba saja tubuhnya menegang. Terong hidup milik Alex terbangun.
"Aku tidak akan melakukan ini!" seru Bell di dalam batinnya.
Bell langsung mendorong Anna menjauh darinya meskipun sensasi manis di mulut itu hilang dari mulutnya.
Anna terjatuh karena Bell mendorongnya dengan begitu kuat, "Maafkan aku!" kata Bell meminta maaf.
"Ternyata Kamu adalah pria yang memiliki pendirian dan tidak langsung tergoda oleh nafsu! Padahal disini ada tiga orang gadis cantik tapi Kamu seperti tidak tertarik kepada Kami!" kata Rhea menjelaskan.
"Kenapa berhenti mencium? Sebenarnya tadi membuatku ingin menciummu lagi! Itu sangat nyaman dan nikmat!" kata Anna.
"ANNAAAA!" teriak ketiga temannya yang lain.
"Tadi di dalam pesan yang aku kirimkan bukankah hanya untuk menggodanya saja?" seru Rhea memarahi Anna.
"Maaf! Tapi, dia ganteng sih! Aku sekaligus saja merasakannya!" jawab Rhea dengan sedikit menundukkan kepalanya serta kedua jari telunjuknya disatukan karena dia merasa bersalah.
"Hm! Baiklah! Karena keteguhan hatimu! Kami akan menunjukmu sebagai pemimpin Kami! Hanya saja, hasil dari menipu tetap dibagi secara adil!" kata Rhea dengan tegas.
"Namaku Anna. Namamu siapa?" tanya Anna kepada Bell.
"Uhm, Namaku Bell!" jawab Bell singkat.
"Bell! Aku masih virgin! Maukah Kamu setelah ini selesai melepaskan kevirginanku?" tanya Anna dengan percaya diri.
Bell terkejut, terong miliknya tidak terkendali sehingga Bell menutupnya dengan menarik jaketnya untuk menutupi bagian bawahnya.
"Uhm, maaf aku tidak bisa!" jawab Bell.
"Ahh!" teriak Anna, dia langsung pergi ke kamar mandi setelahnya.
Ketiga temannya tidak menduga ternyata Anna adalah gadis yang mesum di antara mereka berempat.
"Oh iya, apakah kalian mau menjadi penipu terbaik nomor 1 di dunia?" tanya Alex setelahnya.
"Tentu saja mau! Tapi, sepertinya itu sulit!"
"Jadi, karena aku adalah pemimpin kalian, maka rencana menipu kali ini adalah mendahului si penipu nomor satu di dunia!" seru Bell.
Semuanya menatap Bell dengan serius, melihat apakah Bell sosok yang memiliki sifat seperti seorang penulis atau tidak karena Bell terus menganggap semuanya dengan enteng dan imajinasinya yang menarik.
Tapi, tidak ada yang terlihat dari penampilan Bell maupun ekspresinya saat ini.
Itu membuat mereka semua bingung dengan Bell, siapa sebenarnya Bell yang saat ini langsung menjadi pemimpin mereka?
"Ba-bagaimana caranya Kita bisa mendahului kelompok penipu nomor satu di dunia itu?" tanya Rhea penasaran.
"Begini... "
*****
Nampaklah sosok tujuh orang misterius yang duduk di salah satu ruangan dengan sebuah meja panjang yang berada disana.
Setelah pintu terbuka, satu orang lainnya masuk dengan ditemani oleh satu orang lainnya.
Ketika yang satunya sudah duduk dikursi yang berbeda dari yang lainnya, karena kursi itu merupakan kursi terbaik disana.
Sedangkan seorang sosok yang satunya berdiri di samping orang yang sedang dikawal olehnya.
"Rencana kemarin gagal total! Greed ini adalah kesalahanmu!" seru suara seorang pria tua yang ternyata berasal dari kursi terbaik itu.
"Maafkan Aku, Ayah!" jawab Greed yang langsung berdiri dan memberi hormat kepada pria tua yang ternyata dia panggil Ayah.
"Aku sudah melaksanakan rencana lainnya, itu adalah rencana yang sama hanya saja aku sudah membuatnya di tempat yang jauh!" lanjutnya.
"Hm, lalu bagaimana denganmu, Lust?" tanya pria tua itu kepada seorang pemuda tampan.
"Aku sudah memiliki kelompok penipu terbaik di dunia! Kami akan melakukan pencurian dan penipuan untuk membuat ketenangan di negara manapun akan hancur seketika! Dan disaat itulah adalah saat-saat yang bisa menguntungkan pihak kita!" kata Lust menjelaskan.
salah seorang diantara menyalakan senter
🙏
🤣🤣🤣✨