NovelToon NovelToon
Zafrina Mendadak Nikah

Zafrina Mendadak Nikah

Status: tamat
Genre:Diam-Diam Cinta / Pernikahan Kilat / Persahabatan / Romansa / Tamat
Popularitas:2.8M
Nilai: 4.9
Nama Author: emmarisma

Sekuel dari Menikahi Ibu Susu Baby Zafa


Terjebak dalam Friendzone membuat Zafrina dan Zico nyaman satu sama lain. Keduanya sama-sama memiliki rasa lebih tapi mereka ragu untuk mengungkapkan perasaan masing-masing.

Rian, papi Zafrina dan Zafa kakaknya berniat membuat kedua sahabat itu terbuka dengan perasaan mereka masing-masing. Namun karena sebuah kejadian Zafrina dan Zico dipaksa menikah.

Bagaimana kelanjutan kisah mereka? Simak selengkapnya di sini.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon emmarisma, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 20. Queen & King

******

Setibanya di mansion, Zafrina mengatakan akan mandi, karena tubuhnya terasa lengket. Kesempatan itu di manfaatkan oleh Zico untuk memberi peringatan pada anak buahnya.

Dia meminta kepala pelayan untuk mengumpulkan para pengawal yang ada di mansion nya di paviliun belakang.

Wajah Zico terlihat dingin dan datar, berbeda saat ia bersama Zafrina. Pemuda itu akan bersikap hangat dan lembut.

Semua pengawal tampak bingung. Mereka belum tahu apa alasan mereka di kumpulkan. Mereka hanya mengikuti arahan kepala pelayan di kediaman itu.

Zico berdiri di hadapan mereka. Ada sekitar 30 orang. Dari sorot matanya tampak sekali pemimpin mereka sedang marah. Tapi karena apa mereka tidak tahu.

"Kalian pasti bertanya-tanya kenapa aku mengumpulkan kalian."

"Iya, ketua," Jawa mereka kompak. Beruntung paviliun itu kedap suara. Jadi Zafrina tidak akan mungkin mendengar seruan mereka.

"Kalian tahu, Inna hari ini pergi dari mansion membawa mobilku?"

Sebagian menjawab tahu namun sebagian lagi tidak. Karena mereka berpencar menjaga keamanan rumah itu.

"Inna adalah istriku, hari ini dia hampir saja celaka karena kecerobohan kalian. Kalian bertiga puluh, seharusnya kalian bisa memposisikan diri. Kalian paling tidak 2 atau 4 orang mengambil langkah untuk mengawal istriku."

"Maaf, Ketua."

"Calvin, Rey, Emir kalian bertiga aku tugaskan khusus untuk menjaga istriku saat dia keluar tidak bersamaku."

"Benjamin, minta Miranda dan Paula untuk selalu menemani nona muda saat pergi kemana pun," kata Zico pada kepala pelayan di mansionnya itu.

Pria paruh baya itu pun segera pergi untuk melaksanakan perintah Zico. Setelah pria paruh baya itu berlalu Zico kembali memberi arahan kepada pada anak buahnya.

"Selain kalian bertiga yang tadi namanya ku sebutkan. Tugas kalian tetap sama. Tapi jika salah satu dari mereka berhalangan hadir. Salah satu dari kalian harus bersiap menggantikan mereka."

"Siap laksanakan, ketua."

Zico akhirnya membubarkan semuanya. Dia segera berjalan dengan langkah lebar agar bisa secepatnya bertemu dengan istrinya.

Zafrina yang selesai mandi segera mengeringkan rambutnya. Ia hanya memakai kaos milik Zico tanpa bawahan, entah mengapa sejak bersahabat dengan Zico, Zafrina sering sekali menumpang mandi di sana dan meminjam baju Zico. Siapa sangka kini mereka malah menjadi suami istri.

Zico membuka pintu, matanya langsung tertuju pada sosok gadis cantik yang sedang menyisir rambutnya itu.

Zico mendekat dan memeluk Zafrina. Ia menghirup aroma shampo yang dipakai istrinya itu.

"Hmm... istriku wangi sekali."

"Ish... kenapa panggilannya lebay begitu?"

"Lalu aku harus memanggilmu apa?"

"Aku juga tidak tahu, lagi pula kita baru saja menjadi suami istri," jawab Zafrina malu-malu.

"Apa perlu aku mencari referensi di gugel?"

"Terserah," jawab Zafrina singkat.

"Katakan sesuatu my queen. Tidak mungkin aku menebak-nebak maumu. Aku bukan cenayang."

Zafrina melirik Zico dengan wajah yang benar-benar menggemaskan. Zico memberi kecupan di seluruh wajah Zafrina.

"Ku rasa kita pakai panggilan Queen dan King saja," ujar Zafrina, Zico pun menyetujui panggilan itu. Entah terkesan lebay atau tidak tapi Zico menyukainya.

"Baiklah, mulai dari sekarang aku akan memanggilmu Queen dan kamu memanggilku King. Zico lantas mengangkat tubuh Zafrina hingga gadis itu memekik lalu memukul dada Zico. Pemuda itu terkekeh, ternyata menikah tidak seburuk yang dia bayangkan.

Keduanya kini sudah berbaring di ranjang. Zafrina memeluk tubuh Zico dan bersandar di dada suaminya.

"Bagaimana kita nanti ke depannya?"

"Apa yang kamu inginkan, Queen?"

"Aku sebenarnya ingin tinggal di Indonesia. Tapi kita tidak mungkin meninggalkan papa di sini 'kan?"

"Apa kamu yakin?"

"Hmm.. tapi semua terserah padamu, King. Aku akan tinggal dimana kamu tinggal. Karena aku istrimu."

"Aku akan mempertimbangkannya, Queen."

Di saat kedua pasangan itu sedang romantis-romantisnya perut Zico tiba-tiba berbunyi. Zafrina mengangkat kepalanya dan terkekeh.

"Ayo kita turun. Aku akan buatkan nasi goreng spesial untukmu. Zafrina bangkit dan menarik tangan Zico.

Zico mengikuti langkah istrinya. Saat tiba di bawah Zafrina meminta Zico duduk.

"Apa ada nasi?" tanya Zafrina pada pelayan di dapur. Sepertinya ada nona, saya akan periksa dulu. Seberapa banyak nona membutuhkannya?"

"Sepiring saja."

"Baiklah nona saya akan ambilkan."

Benjamin masuk ke dapur. Dia tidak menyangka istri Zico itu mau turun ke dapur. Dia pun memberanikan diri mendekat untuk bertanya.

"Nona apa anda perlu sesuatu? kami akan siapkan."

"Tidak perlu, uncle Ben. Aku ingin membuatkan Zico nasi goreng," kata Zafrina sembari mengobrak-abrik isi lemari es besar di depannya. Kepala pelayan itu akhirnya memilih melapor pada tuannya mengenai tugas yang tadi sempat Zico berikan.

Zafrina mengambil sosis, telur dan beberapa sayuran sebagai pelengkap. Saat dia sedang memotong sayuran pelayan yang tadi mengambilkan nasi datang. Ia langsung menyerahkan sepiring nasi itu pada Zafrina.

"Terima kasih, Paula."

"Sudah tugas saya melayani anda, nona." Zafrina tersenyum pada pelayan itu. Dia kembali melanjutkan kegiatannya.

Tangan Zafrina begitu cekatan menyiapkan ini itu. Dia sepertinya sudah terbiasa berada di dapur.

Zafrina membuat telur dadar ala Korea, dia juga mulai menghaluskan bumbu untuk nasi goreng dan mulai menumisnya. Dalam waktu setengah jam nasi goreng spesial buatannya telah jadi. Zafrina tampak tersenyum puas melihat tampilan nasi goreng buatannya. Paula dan Benjamin yang ada di dekat nona muda keluarga itu hanya bisa menelan saliva mereka.

"King, nasi gorengnya sudah jadi." Zafrina meletakkan piring nasi goreng dan juga telur gulung di hadapan Zico.

"Kalian, boleh pergi," Zico meminta Paula dan Benjamin untuk meninggalkan mereka berdua di ruang makan. Setelah keduanya pergi, Zico mulai melahap nasi gorengnya.

"Hmm.. ini enak sekali, Queen." Zico mengarahkan sendoknya ke mulut Zafrina. Gadis itu langsung melahapnya dan tersenyum.

"Habiskan lah, aku akan membereskan kekacauan yang aku buat tadi."

"Tidak perlu, biar pelayan saja. Kamu temani aku di sini."

Zafrina akhirnya kembali duduk. Ia menyangga dagunya dengan kedua tangan dan memperhatikan Zico makan. Sesekali Zico menyuapkan nasinya pada Zafrina hingga kedua menu di hadapannya habis tidak bersisa.

"Ahh.. aku kenyang sekali." Zico merentangkan tangannya lalu menarik tubuh Zafrina, gadis itu mendarat tepat di pangkuan Zico.

"Zi... aah," Zafrina merasa geli saat bibir Zico menyusuri leher jenjangnya.

"Aku harap kamu segera selesai."

"Apanya?" alis Zafrina mengerut, ia belum paham maksud Zico."

"Aku ingin segera melahapmu," desis Zico. tangannya melingkar memeluk tubuh Zafrina, sedangkan Zafrina melingkarkan tangannya di leher Zico.

"Kamu baru bisa melahapku seminggu lagi."

"Oh, God. Apa kamu bercanda?"

"Tidak, my King. Aku yakin kamu tahu siklusku."

"Tidak bisakah di percepat?" tanya Zico dengan wajah memelas.

"Tidak... " Zafrina terkekeh melihat wajah suaminya.

🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹

Jangan lupa Vote, like dan komen. Beri rate ⭐⭐⭐⭐⭐ atau gift kalian.

Sambil nunggu, seperti biasa author mau promosi karya teman author Namanya Tie tik

Mampir ya guys... jangan lupa untuk memberi like, komen dan gift kalian.

1
Shifa Burhan
ini keegoisan yang selalu ada novel karya wanita, mudah mudahan author belajar
*saat suami tidak percaya istri, maka novel itu akan bawa2 asas kepercayaan dalam hubungan dan suami yang salah karena tidak percaya istrinya
*saat istri tidak percaya suami tetap saja suami yang salah, asas kepercayaan dalam hubungan langsung kalian buang, suami salah karena tidak bisa menjaga perasaan istri

coba author dan kalian cari di novel mana pun, jika konflik suami tidak percaya istri maka suami yang salah, dan ketika istri tidak percaya suami tetap saja suami yang salah

jadi author itu bukan hanya pantai buat cerita tapi harus netral buang sisi wanita dalam berkarya, jadi novelis netral, jadi berlaku adil pada sang suami dan sang istri, jika suami salah maka suami yang salah, jika istri salah maka istri yang salah, jangan suka memutar balikan fakta
Emma Risma: makasih untuk masukannya kakak 🙏
total 1 replies
MAYZATUN 🥰🥰🥰al rizal
zico.zafrina🥰
happy mom's
dapat bekas ni zafrina 🙃
Siti Maimunah
zmain boneka thor🤣🤣🤣..Zafrina oh zafhinaa🤣🤣🤣 msh malu2 kucing
Nurjana Bakir
semangat thoor
Aryo
nyimak dulu belum pernah baca novel
私°はHiu Shark🔰π¹¹™: koooooooooo
total 2 replies
Wiji Lestari
Gampangnya nikah 😁
Wiji Lestari
👍👍👍🌹🌹🌹
Wiji Lestari
Suka banget baca novel ini
Yulia
keren 👍
Nur Azizah
siappp kak author menanti kisah zayyana Marsvel dan Raiden zafia
Nur Azizah
kebahagiaan yg sempurna keluarga. Zico dan zafrina
Nur Azizah
Amanda akan punya Dede yaahh
Nur Azizah
lanjuutt kak author semangat terus pokoknaa
Nur Azizah
ikut bahagia atas kedatangan Dede Amanda lahir kedunia
Nur Azizah
selamat buat Zico dan Zafrina telah mnjdi orang tua
Nur Azizah
ikut terharuiii kak author
Nur Azizah
sehat"selalu kak author
Nur Azizah
siapa tuh cewek "cantik
Nur Azizah
ALHAMDULILLAH akhirnya hadir lagi Zico dan Zafrina junior
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!