Zahrah Ayatun Nisa adalah namanya. Dia terlahir dari Ayahnya yang seorang keturunan Korea sedangkan Mamanya asli Indonesia yang berasal dari Makassar. Caca nama panggilannya. Ini adalah kisah tentang Caca dan Radhit.
Cinta satu kata banyak Maknanya. Anak adalah anugerah terindah dalam hidup. Hidup tak akan sempurna tanpa adanya Rasa Cinta. Demi Cinta seseorang Bisa rela berkorban untuk melakukan apa pun demi orang yang disayangi.
Seperti itulah yang dirasakan Radhit.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon ina Khaerunnisha, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
MK. 19. Kepergian Nana ke London
Happy Reading
Awali Harimu dengan penuh rasa Optimis dan penuh keikhlasan dan tetaplah berdoa meminta kepada sang pencipta untuk kemudahan dalam mengerjakan segala hal, insya Allah semua akan berjalan lancar.
Hari ini adalah Hari Minggu bertepatan dengan keberangkatan Nana ke London. Caca pun berinisiatif untuk mengantar Nana ke Bandara.
Caca mengambil Hpnya yang terletak di atas meja nakas tempat tidurnya. Caca lalu mencari Nama Nana kemudian menelepon Nana.
tuuuut... tuuut... Bunyi nada sambung hp Nana.
"Halo, Assalamu alaikum Na".
"Waalaikum salam Ca".
"Na ntar Siang kamu jadi berangkat gak ke London?".
"insya Allah Ca, Pesawatnya berangkat pukul 13.15,kamu jadi kan ke rumah?".
"iya Na, aku sudah siap-siap nih tinggal nungguin Gra... aku sudah pesan tadi".
"hati-hati di jalan Ca, aku mau siap-siap nih".
"ok,makasih see you bebs". ucap Caca
Tak berselang lama ojol yang dipesan Caca pun datang. Hari ini dan seterusnya mungkin Caca ke mana-mana harus naik ojol karena si Blue motor kesayangan Caca harus dikihlaskan di beli sama orang lain. Sebenarnya Motor itu cuma diGadai saja. Motor itu terpaksa diGadai untuk menyambung hidup dan kuliah Caca kebetulan tabungan yang ditinggalkan oleh mamanya sudah menipis. Caca beriktiar suatu saat nanti motor kesayangannya akan balik lagi kebetulan orang yang beli motor itu adalah tetangga Caca sendiri. Mereka sudah sepakat, jika Caca Sudah memiliki uang maka Caca bisa menebus motornya kembali.
Beberapa saat kemudian Ojol yang dikendarai oleh Caca sudah sampai di Depan rumah Nana.
Security Rumah Nana langsung membukakan pagar rumah Nana, karena Security itu sudah tahu dan kenal baik dengan Caca.
"Assalamu alaikum pak".
"waalaikum salam non".
"gimana kabarnya pak?".
"Alhamdulillah baik non".
"silahkan masuk,non sudah ditungguin sama non Nana".
"Makasih pak".
"sama-sama Non".
Caca Langsung masuk ke rumah Nana karena kebetulan pintu rumah Nana terbuka jadi Caca tidak perlu repot-repot untuk membunyikan bel.
Disaat Caca masuk ke dalam rumah,Caca berpapasan dengan kakak ipar Nana.
"Siang mbak Nana di mana Mbak?".
"Ohh kamu Ca, silahkan naik saja ke kamarnya,kamu sudah ditungguin kok sama Nana".
"Makasih Mbak".
Caca menaiki tangga rumah Nana. Rumah Nana berlantai dua. Letak Kamar Nana ada di lantai dua.
Tok.. tok.. tok.
"masuk saja pintunya gak dikunci kok". jawab Nana.
"kamu sudah packing barang-barang kamu gak Na?".
"Alhamdulillah sudah ca".
"Aku pasti bakal kangen sama kamu bebs". Caca berbicara sambil memeluk Nana dan meneteskan air mata.
"jangan nangis bebs, walaupun kita terpisah jarak dan waktu tapi kan ada ini" sambil mengangkat HPnya kehadapan Caca.
"tapi aku tetap akan merasa kesepian,kamu kan tahu cuma kamu yang aku miliki sekarang" Air mata Caca menetes begitu saja.
Caca sangat Sedih harus berpisah jauh dari sahabat satu-satunya saat ini, Dulu mereka bersahabat Tiga orang, Tapi semenjak Lia teman mereka pindah ke luar kota karena ikut orang tuanya yang kebetulan pindah tugas terpaksa mereka berpisah. Dan itu terjadi waktu mereka kelas 2 SMA.
Jam sudah menunjukkan pukul 12 siang,Nana pun bersiap berangkat ke Bandara. Barang-barang bawaan Nana semuanya sudah berada di dalam bagasi mobil yang akan dipakai mengantar Nana. Nana ke London bersama kakak iparnya. Karena Orang tua Nana dan kakaknya sudah menetap di London untuk mengurus perusahaan mereka yang ada di sana.
Mereka sudah berada di Bandara. Nana dan kakaknya sudah siap masuk ke tempat Ruang tunggu keberangkatan pesawat disitulah Caca dan Nana harus berpisah. Mereka berpelukan dan cipika-cipiki. Mereka saling berpesan untuk satu sama lainnya.
Air mata ke duanya menetes, Mereka bagaikan pasangan pengantin baru yang harus terpisah.
Maklumlah persahabatan mereka terjalin dari sejak mereka SD. Caca dan Nana saudara Tapi tak sedarah. Pesawat Nana Akhirnya berangkat juga yang menyisakan kesedihan dihati Caca. Selamat jalan bebs jangan lupakan aku dan sampai jumpa lagi. itu lah kata yang diucapkan Caca disaat pesawat Nana semakin mengjauh.
i
ini Caca saat di dalam Mobil Nana menuju Bandara.
TBC...
Assalamu Alaikum Readers setia Malaikat Kecilku. Ina ucapkan Makasih banyak untuk Readers yang sudah setia Like, Favorit, Vote dan menyisihkan poinnya untuk memberikan Giftnya. Mohon KriSannya yah Gaess... Typo mohon dimaklumi.
Makassar,09-11-2021
by Ina khaerunnisha 🥰🥰🥰
salam kenal,aku dr Medan 🙋