NovelToon NovelToon
ALIA

ALIA

Status: tamat
Genre:Romantis / Selingkuh / Cerai / Tamat
Popularitas:1.5M
Nilai: 4.9
Nama Author: Anggun Lestari

lima tahun pernikahan Alia dan Reyhan belum memiliki anak. Suaminya menyalahkannya dan menceraikannya demi wanita lain. resmi bercerai Alia baru menyadari bahwa dirinya hamil. perjuangan Alia sebagai seorang ibu dan perjuangannya sebagai seorang wanita.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Anggun Lestari, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Kemarahan Rey

Selamat Membaca 😊😊

"Laporkan padaku apa yang Alia kerjakan hari ini."

Rey memanggil anak buahnya yang mendapat tugas mengawasi Alia.

"Hari ini ada kejadian yang tidak mengenakan untuk nona Alia tuan."

"Apa itu?" Rey melihat layar ponselnya.

"Ada seorang wanita datang menemui nona Alia."

Rey berhenti menatap layar ponselnya dan menatap anak buahnya.

"Lanjutkan."

"Mereka berbicara di dalam beberapa menit, lalu keluar dan mengobrol di depan toko. Dan tiba tiba wanita itu menampar nona Alia. Tidak lama teman pria nona Alia datang."

Rey mulai emosi mendengar laporan anak buahnya. Selesai laporan anak buahnya pergi. Farhan yang mengerti tabiat bos nya langsung menyuruh bawahannya mencari tahu di hotel mana Anita menginap. Farhan tahu pasti itu ulah Anita.

"Saya sudah mendapatkan hotel dimana nona Anita menginap tuan."

"Siapkan mobil, kita temui ****** itu. Beraninya dia menyentuh wanitaku."

Ternyata hotel tempat Anita menginap tidak jauh dari apartemen Rey. Farhan mengetuk pintu kamarnya. Anita membuka pintu nya dan tersenyum cerah saat tahu Rey yang datang ke apartemennya.

"Kau datang Rey." Dengan santai Anita memeluk Rey. Tapi Rey bergeming ekspresinya tidak terbaca.

Farhan sudah tahu tanda bos nya kalau sedang marah besar. Buru buru dia menarik Anita menjauh dari tuannya.

"Jaga sikap anda nona." Farhan memperingatkan Anita.

"Aku hanya memeluknya" Protes Anita. "Masuklah. Ada yang ingin kau bicarakan denganku?"

Rey mengikuti Anita masuk dan duduk disofa dengan tenang. Farhan menatap ngeri tuannya. Ia tahu jika tuannya tenang seperti itu, lebih mengerikan. Entah apa yang akan Rey lakukan kepada Anita.

"Kau tahu Anita, saat pertama kali aku tahu kau membohongiku, rasanya aku ingin membunuhmu. Berani sekali kau melakukan itu padaku." Rey menatap tajam. "Aku melepaskanmu karena permintaan Ayahku. Tapi dengan bodohnya sekarang kau membuat masalah lagi denganku."

Rey bangkit dan berdiri di depan Anita. Bola mata Rey menggelap karena emosi. Aura membunuh sangat jelas terlihat dari tatapannya.

"Beraninya kau menemui Alia dan menamparnya? Kau cari mati hm?" Rey menggeram menatap Anita.

Anita gemetar ketakutan karena intimidasi Rey.

"Apa maksudmu Rey?"

"Kau mau aku merobek mulutmu? Jangan pura pura bodoh. Kau tahu persis apa yang aku maksud."

"Aku hanya ingin mengobrol dengannya Rey. Dan soal aku menamparnya, itu karena dia mengataiku. Aku emosi."

Rey memegang tangan Anita.

"Tangan mu yang indah ini, bisa dengan mudah aku patahkan." Rey menatap Anita yang sudah ketakutan.

ya tuhan tolong aku. Rey tidak pernah main main dengan kata katanya.

Anita panik, memikirkan cara bagaimana cara meredakan emosi Rey.

"Dia sudah punya kekasih Rey. Dia ingin agar aku menyampaikan padamu, jangan pernah mengganggunya lagi." Rey mengerutkan Alisnya mendengar kata kata Anita.

Bagus dia mulai teralihkan. Lanjutkan Anita.

"Dan dia juga bilang, dia tidak peduli dengan perasaanmu. Dia tidak mencintaimu lagi Rey."

Rey tersenyum miring mendengar ucapan Anita.

"****** bodoh. Kau pikir aku akan terpengaruh dengan ucapanmu?" Rey mencengkran rambut Anita dan menariknya keras. "Dengarkan aku baik baik, aku memberimu waktu sampai besok untuk pergi dari sini. Kalau aku melihatmu lagi...."

Rey mengulurkan tangannya, dengan tenang Farhan menyerahkan sebuah senjata api ke tangan tuannya. Rey mengacungkan senjatanya tepat ke kepala Anita. Anita ketakutan setengah mati melihat senjata api di tangan Rey. Tubuhnya bergetar ketakutan.

"Ma..maafkan aku Rey. A..aku akan menuruti semua perintahmu. A..aku akan...."

Dor

Tubuh Anita jatuh terduduk di lantai. Sebuah peluru bersarang di dinding. Kaki Anita lemas mengingat sebuah peluru nyaris menembus kepalanya. Meleset sedikit saja, sudah pasti hidupnya berakhir.

Rey berdiri menjulang didepan Anita, lalu dia berjongkok menatap tajam Anita.

"Kalau aku melihatmu lagi, aku akan melubangi kepalamu."

Rey berdiri dan meninggalkan Anita yang masih shock dengan ancaman Rey. Setelah beberapa saat, dengan lemas Anita berdiri dan langsung mengemasi barang barangnya. Anita tidak bodoh untuk tidak menuruti Rey. Ia masih ingin hidup.

...💖💖💖💖...

Rey melajukan mobilnya menuju rumah Alia. Rupanya Rey sedikit terpengaruh dengan ucapan Anita. Rey harus bertemu langsung dengan Alia dan bertanya langsung.

Mobil sedannya berhenti di depan toko Alia. Tokonya sudah tutup, tapi lampu nya masih menyala. Dari luar terlihat Alia sedang duduk di bangku menghitung penjualan hari ini. Rey masuk ke tokonya. Alia mendongak melihat siapa yang datang saat tokonya sudah tutup.

"Rey, kau..."

Belum sempat Alia menyelesaikan kata katanya. Rey merengkuh Alia ke dalam pelukannya. Alia bergeming dalam pelukan Rey.

"Im so sorry , Alia. Pasti sakit yaa?"

Alia masih bingung dengan sikap dan ucapan Rey. Rey menyentuh pipi Alia, mengusapnya pelan.

"Maafkan aku. Aku dengar Anita datang kesini siang tadi, dan menamparmu?"

"Oohh jadi soal Anita? Kau datang kesini karena dia?"

"Bukan. Aku kesini karena mengkhawatirkanmu."

Alia menurunkan tangan Rey dari pipinya.

"Aku baik baik saja."

"Dan aku ingin memastikan sesuatu." Lanjut Rey.

"Apa itu?"

"Kau berkencan dengan Leo?"

Alia mengerutkan keningnya bingung.

"Aku sudah pernah bilang padamu aku hanya berteman dengannya."

Rey tersenyum lega.

"Syukurlah."

"Kau datang semalam ini hanya ingin menanyakan itu."

"Tentu saja tidak. Aku merindukan Darren, dimana bayi kecilku?"

"Darren sudah tidur, kalau mau bertemu anakmu datang lebih awal."

Alia membereskan buku buku nya dan membawanya.

"Aku sibuk, makan saja aku tidak sempat dan sekarang aku kelaparan." Rey menatap Alia memelas.

"Kenapa tidak minta Farhan menyiapkan makan untukmu."

Alia mematikan semua lampu toko dan menaiki tangga ke lantai dua. Melihat Darren sebentar lalu ke dapur menyiapkan makanan untuk Rey.

"Farhan sedang ada urusan lain."

Rey tersenyum melihat Alia perhatian padanya dengan memasak untuknya. Rey sangat merindukan wanitanya, sangat ingin memeluknya.

Rey menghela nafas untuk menyembunyikan perasaannya. Dia berjalan dan berdiri di samping Alia.

"Perlu bantuan?"

Jadilah Alia dan Rey masak berdua. So sweet lah pokoknya..

Maaf yaa yang nge-ship Alia sama Leo. Yang ini scene nya Alia sama Rey 😊😊😊

1
may89
aku kok jadi g respek sama alia ,,jadi kaya cewe,,,,,
Lina Ariani
hedeh...pasti rujuk lgi...udh dibuang jg
yunna
dasar Alia PLIN plan
yunna
Alia PHP tu in Leo
Kasma Aisya
saya jengkellihat Rey, sikapnya seolah-olah dia tdk ada salah sama Alia.
Rina Wardani
sesion 2 tiba2 leo hidup lagi dan menjadi orang ketiga dirumah tangga alia dan rey 😁✌️
alia yang masih blm bisa move on sepenuhnya ma leo kembali tergoda akan kehadiran leo 😂 CLBK cinta lama belum kelar
Mustika Ayu
WAHAI PARA PELAKOR,,,, SEMOGA DOSA DOSAMU DIAMPUNI OLEH ALLAH SWT
Momo R
harus nya rey itu bepikir dewasa, krna pikiran nya yg pendek gampang emosian mknya alia lebih memilih menyembunyikan nya. coba dibalik lagi seandainya rey jdi bumil dan memiliki suami kya rey psti memilih tindakan kya alia
Momo R
ttp gk bisa move on dri leo
Momo R
kalo mau mati beneran itu dicabik2 terus dikubur dlm lubang yg berbeda
Momo R
ortua bima kmna?
Momo R
jangan lupa mampir dinovelku, silahkan cek profil aku🤗
Momo R
aku tetap pda mu leo🤗
Momo R
seandainya leo msh hidup, psti lebih menyenangkan skrg
Momo R
nyesek rsanya
Momo R
knpa harus ada yg mati disalah satu mereka😭
Momo R
halahh, cuman kekasih meninggal aja mlh menyalahkan teman, dan lagi kekasih meninggal knpa harus sakit hati sedalam itu, cuman baik didepan doang
Momo R
gk suka sma alia, kalo benci ya gk usah diperhatiin lagi sekalipun babak belur krna leo. benci dri mulut doang, mau nata hati aja msh plin plan. harus tegas dong
Dina Lubis
Alia nya terlalu murahan jadi perempuan.
Yuniafida
Awal yg menarik
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!