Cantika Putri, gadis cantik yang tinggal di pedesaan. dan harus berjuang sendiri untuk memenuhi kebutuhan hidupnya.
Cantika baru mengetahui kalau dirinya bukan anak kandung dari orang tua yang selama ini merawatnya. Dan dia bertekad akan mencari keluarga kandungnya..
Apakah Cantika bisa bertemu keluarga Kandungnya?? Dan apakah dia di terima baik oleh keluarga kandungnya itu??
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Nina1708, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Rencana Pindah Lebih Awal
Happy Reading
❤❤❤❤❤❤
Keesokkan hari nya, Cantika sudah bangun seperti biasa. Dia sudah melupakan mimpi nya kemarin. Cantika baru saja selesai shalat subuh, dia bergegas ke dapur untuk membantu ibu nya di sana.
Bu Sukma tiap hari selalu membuat nasi uduk untuk di jual, Bu Sukma selalu menitipkan dagangan di warung warung yang ada di desa itu.
Walaupun hidup serba pas-pasan namun dia tetap berjuang untuk menghidupi Cantika meski dia bukan anak kandung nya.
Suami Bu Sukma pergi meninggalkan nya karena Bu Sukma tak bisa punya anak, padahal sebenarnya yang mandul itu suami nya bukan Bu Sukma.
" Selamat pagi Ibu. " Sapa Cantika saat sudah berada di dapur.
" Selamat pagi sayang." Jawab Bu Sukma.
" Udah selesai Bu? " Tanya Cantika.
" Udah kok, ini baru aja selesai. " Jawab Bu Sukma.
Cantika melihat sebuah wadah sudah terisi penuh oleh nasi uduk yang sudah di bungkus dan tinggal segera di kirim ke warung warung.
" Ayo kamu sarapan dulu sayang.. Nanti kamu kesiangan sekolah. " Ucap Bu Sukma.
" Iya Bu. " Jawab Cantika.
Cantika pun mulai menikmati sarapan nya, dia paling suka dengan uduk buatan Bu Sukma. Bagi dia uduk buatan Ibu nya benar-benar sangat nikmat sekali.
Cantika sudah selesai sarapan, dia pun pamit berangkat ke sekolah. Karena jarak rumah nya yang cukup jauh dengan sekolah, Cantika selalu memakai motor untuk pergi ke sekolah.
" Bu Tika berangkat dulu ya.. " Pamit Cantika.
" iya sayang, kamu hati hati di jalan ya.. " Sahut Bu Sukma. " Oh iya nanti kamu ke ruang kepala sekolah dulu Tika, ambil surat pindah sekolah mu.. besok kita berangkat ke kota... Paman sama bibi mua semalam hubungi Ibu, kata nya Ibu harus segera masuk kerja kalau enggak nanti posisi nya di ganti oleh orang lain. " Ucap Bu Sukma lagi.
" Iya Bu. " Jawab Cantika.
Setelah berpamitan, Cantika pun berangkat ke sekolah. Sementara Bu Sukma juga pergi mengantar nasi uduk nya ke setiap warung.
*
*
Cantika memarkirkan motor nya, dia membuka helm lalu turun dari motor nya.
" Tika, nanti malam ada yang nantangin lo balap motor?? Hadiah nya uang seratus juta... Lo mau terima gak? " Ucap seorang pria yang berjalan mendekati Cantika.
" Nanti malam ya?? Jam berapa? " Tanya Cantika.
" Jam sepuluh malam, di tempat biasa. " Jawab pria itu.
' Gue Terima aja kali ya, kan kalau menang lumayan hadiah nya buat bekal di kota. ' Batin Cantika.
Cantika memang gadis tomboi yang tangguh, dia juga ahli bela diri, pintar dan yang utama dia seorang Queen Racing. Ratu jalanan, setiap balap motor dia pasti bakalan menang.
Sebenarnya, Cantika punya banyak rahasia dalam hidup nya namun dia belum mau membuka rahasia itu.
Cantika bukan hanya pintar dalam pelajaran di sekolah, tapi dia juga sangat pintar dalam segala hal. Salah satu nya, dia sangat pintar mengendarai motor. Bukan hanya pintar, tapi sudah ahli.
" Gimana Tika? " Tanya Pria itu.
" Oke Boy, gue terima. " Jawab Cantika.
" Good... Nanti seperti biasa lo datang jam setengah sepuluh... Nanti gue ambil motor lo di Garasi. " Ujar Boyke, teman Cantika.
Cantika pun melangkah menuju ke kelas, saat sedang berjalan di Koridor. Tiba-tiba Seseorang menghadang nya dari depan.
' Ckkk, kenapa pagi-pagi gue harus ketemu sama hama. ' Batin Cantika menatap malas orang itu.
" Heh Tika... Gue minta lo jauhi Romi. " Ucap siswa itu.
" Hello, Mita.. Gue gak pernah tuh deketin si Romi... Apalagi buat kecentilan sama tuh biawak satu itu. " Ujar Cantika. " Lo jagain tuh si biawak jangan sampai dia terus-terusan deketin gue... Malas gue ladenin orang ke dia. " Lanjut Cantika. " Hidup gue lebih berharga daripada ngurusin biawak kek si Romi. " Sambung Cantika lalu pergi dengan menyenggol bahu kiri Mita.
" Sial... Kenapa dia gak takut sama gue sih... Awas aja lo Tika.. Gue bakal buat lo menderita.. " Kesal Mita sambil mengepalkan kedua tangan nya.
Paramita Ayu, Putri dari kepala SMA Mekar Sari. Dia anak orang berada di Desa Mekar Sari, banyak pria yang ingin menjadi kekasih nya. Namun Paramita selalu mengejar Romi, anak dari juragan beras di desa itu.
Cantika memasuki kelas lalu dia duduk di bangku nya, Cantika membuka buku lalu membaca buku tersebut.
" Pagi Tika. " Sapa Seorang siswi.
" Pagi Hanna. " Jawab Cantika.
" Kenapa lo kok kayak kesal gitu? " Tanya Hanna, teman sebangku Cantika.
" Biasa lah Mel, gue kesal banget pagi ini. " Jawab Cantika.
" Kesal kenapa? " Tanya Hanna.
" Noh si ulat keket, pagi-pagi udah bikin gedek gue. " Jawab Cantika.
" Hah... Ulat keket?? Siapa? " Tanya Hanna bingung.
" Si Mita. " Jawab Cantika.
" Haha... Dia mah kan udah gak aneh, selalu aja gangguin lo... Pasti tentang si Romi ya?! " Ujar Hanna terkekeh.
" Hmm. " Jawab Cantika. " Eh iya, dimana Gea dan Maira? " Tanya Cantika.
" Tadi mereka berdua ke toilet dulu.. Kata nya sih kebelet. " Jawab Hanna.
" Kebelet kok bisa barengan gitu? " Ujar Cantika.
" Morning bestaiiii. " Ucap Gea yang baru saja datang.
" Ckkk, lo nyapa Gue apa ngatain gue? " Tanya Cantika malas.
" Hehe.. Sory. " Jawab Gea.
" Lo napa Tika?? Kayak nya lo lagi kesal?! " Tanya Maira.
" Iya,.. Biasa ulah si Mita. " Jawab Hanna.
" Bikin ulah apa lagi tuh si teh hijau? " Tanya Gea.
" Biasa, nyuruh gue jauhi si Romi.. Padahal ya, gue deket aja kagak sama tuh biawak. " Sahut Cantika.
" Lo yang sabar ya.. " Ucap Maira.
" Hmm.. Lagi pula, besok gue bakalan ke kota. " Jawab Cantika.
" APA?!! " Teriak Trio kwek-kwek.
" Berisik banget sih lo bertiga." Ucap salah satu Siswa.
" BODO AMAT!! " Jawab trio kwek-kwek bersamaan.
" Katakan... Kenapa lo mau ke kota?? Apa saudara lo ada yang sakit? " Tanya Hanna.
" Atau ada yang hajatan?? " Tanya Gea.
" Atau ada yang meninggal, atau juga ada hal lain?? " Tanya Maira.
" Salah semua nya. " Jawab Cantika. " Gue pindah ke kota.. Nyokap gue di Terima kerja di kota. " Ujar Cantika.
" Jadi lo bakal pindah sekolah?? " Tanya Gea.
" Hmm. " Jawab Cantika.
" Kok lo tega banget sih ninggalin kita bertiga? " Ujar Hanna.
" Iya, Kan lo bilang kita bakalan sama-sama. " Ucap Maira.
" Kalian ini lebay banget sih... Kalian lupa kalah rumah kalian juga di kota, kalian di sini tinggal sama nenek kalian.. " Ucap Cantika.
" Ahh iya lo bener, kita masih bisa ketemu.. Bila perlu, kita pindah sekolah juga. " Ucap Gea.
" Nah iya bener... Nanti gue bilang sama bokap.. Gue mau pindah ke sekolah yang sama dengan Lo. " Ucap Hanna.
" Gue juga. " Ucap Maira dan Gea barengan.
" Ahhhh... Kalian emang besti gue paling the best deh. " Ucap Cantika.
Tak lama guru pun datang, dan pelajaran pun di mulai. Semua siswa mengikuti pelajaran dengan tertib.
************
Happy Reading Guys. 🤗😘