NovelToon NovelToon
REBIRTH: MENIKAHI PAMAN MANTANKU

REBIRTH: MENIKAHI PAMAN MANTANKU

Status: sedang berlangsung
Genre:CEO / Balas dendam dan Kelahiran Kembali / Reinkarnasi / Balas Dendam / Nikah Kontrak / Mengubah Takdir
Popularitas:8.5k
Nilai: 5
Nama Author: Ariska Kamisa

Tujuh tahun cinta, dibalas dengan kematian di tengah api. Di hari pernikahanku, aku baru tahu bahwa tunanganku, Aiden, telah memiliki anak dengan kakak tiriku.
Saat aku membuka mata, aku kembali ke masa lalu. Berdiri di depan pria yang paling ditakuti, Jerome Renfred. Dia adalah paman kandung Aiden—pria dingin yang diam-diam menangisi kerangkaku di kehidupan sebelumnya.
"Jadikan aku istrimu, Tuan Renfred. Mari kita hancurkan mereka bersama."
Aku hanya menginginkan pernikahan kontrak demi dendam. Namun, kenapa setiap kali aku terluka, pria dingin ini yang merintih kesakitan?
"Valerie, jangan pernah berpikir untuk pergi. Di mata dunia kita adalah kontrak, tapi di tempat tidurku, kamu adalah selamanya."
Aiden, bersiaplah memanggilku "Bibi". Karena sekarang, aku adalah milik pria yang paling kamu takuti!

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Ariska Kamisa, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 34: Segel Darah Di Balik Peti Mati

Kekacauan di aula pesta masih berdenging di telinga semua orang, namun bagi Jerome, suara-suara itu mendadak menjauh. Saat Silas Renfred tumbang dan dilarikan oleh tim medis, Jerome merasakan sebuah hantaman hebat di dadanya. Bukan karena simpati pada ayahnya, melainkan karena resonansi energi yang terlalu besar di ruangan itu memicu sisa-sisa memori yang selama ini terkunci di bawah sadarnya.

"Jerome? Kau pucat sekali," Valerie menangkap lengan Jerome, matanya dipenuhi kecemasan. Cincin obsidian di jari Jerome berpendar merah gelap, seolah-olah batu itu kewalahan meredam apa yang sedang terjadi di dalam jiwa Jerome.

"Aku... aku baik-baik saja, Val. Hanya sedikit pening," Jerome berbohong. Namun, saat ia menatap mata Valerie, dunianya berputar.

...****************...

Visi Masa Lalu: Ruang Bawah Tanah yang Dingin

Tiba-tiba, Jerome tidak lagi berada di aula pesta. Ia berada di sebuah ruangan gelap yang pengap, berbau tanah dan kemenyan. Di depannya, berdiri sebuah peti mati kayu jati yang megah.

Jerome melihat dirinya sendiri—sosoknya di masa lalu yang tampak lebih kurus, dengan mata yang merah karena tidak tidur berhari-hari. Jerome masa lalu itu sedang mengusap tulang-belulang yang hangus di dalam peti dengan penuh pemujaan yang mengerikan.

"Kau tidak boleh kedinginan sendirian, Valerie," suara Jerome masa lalu bergema di kepala Jerome sekarang.

Jerome melihat dirinya di masa lalu mengangkat sebuah cawan berisi cairan hitam kental. Itu bukan sekadar racun. Itu adalah racun yang telah dicampur dengan darahnya sendiri sebagai bagian dari ritual terlarang.

"Jika maut menganggap dia bisa memilikimu, maka dia harus membawaku juga. Aku bersumpah, di mana pun kau dilahirkan kembali, aku akan menemukanmu. Aku akan merasakan setiap napasmu, setiap lukamu, hingga kita tidak lagi menjadi dua, melainkan satu."

Jerome melihat dirinya meminum racun itu. Rasa sakitnya luar biasa—organ tubuhnya terasa seperti dicabik-cabik oleh ribuan silet. Namun, Jerome masa lalu itu justru tersenyum. Ia melangkah masuk ke dalam peti, berbaring di atas kerangka Valerie, dan memeluknya erat seolah tulang-belulang itu adalah tubuh yang paling hangat di dunia. Saat tutup peti ditutup dari luar, Jerome melihat kegelapan abadi yang ia pilih sendiri.

...****************...

Masa Sekarang: Aula Pesta

Jerome tersentak kembali ke realitas, napasnya memburu dan keringat dingin membasahi tuxedonya. Ia menatap tangannya yang gemetar, lalu menatap Valerie yang masih memegangi lengannya.

"Jerome! Kau menakutiku!" bisik Valerie.

Jerome menarik Valerie ke dalam pelukannya dengan kekuatan yang hampir menyakitkan. Ia membenamkan wajahnya di leher Valerie, menghirup aroma hidup istrinya seolah-olah ia baru saja bangkit dari kubur.

"Aku mengingatnya, Val..." suara Jerome serak dan pecah. "Aku mengingat peti itu. Aku mengingat racunnya. Aku mengingat bagaimana aku memeluk tulang-belulangmu karena aku tidak sanggup melihatmu hancur sendirian."

Valerie membeku. Ia menatap Jerome dengan mata berkaca-kaca. "Kau... kau melihatnya juga? Kematianmu?"

"Aku yang melakukannya, Val," Jerome menjauh sedikit untuk menatap mata istrinya dengan tatapan yang sangat gila, penuh obsesi yang kini memiliki alasan. "Aku yang mengikat kita. Aku yang melakukan ritual itu di ambang ajalku. Rasa sakit yang kurasakan sekarang... ini bukan penyakit. Ini adalah harga yang kubayar untuk kontrak yang kubuat dengan iblis agar bisa bersamamu lagi."

Jerome tertawa rendah, tawa yang terdengar sangat berbahaya. "Pantas saja aku merasa gila jika kau tidak ada di dekatku. Aku sudah memberikan jiwaku sebagai jaminan sejak tiga puluh tahun lalu."

Arthur Blackwood mendekat, ia melihat perubahan aura pada menantunya. "Jerome, kau baru saja melewati batas memori reinkarnasi itu, bukan?"

Jerome menoleh pada Arthur, tatapannya kini jauh lebih dominan dan gelap. "Arthur, sekarang aku mengerti. Silas bukan hanya musuh bisnismu. Dia adalah alasan kenapa aku harus meminum racun itu di kehidupan lalu. Dia adalah alasan kenapa Valerie menderita. Dan kali ini, aku tidak akan membiarkan kita berakhir di dalam peti."

Jerome menggenggam tangan Valerie, lalu menoleh ke arah kerumunan media yang masih terpaku. "Pengumuman malam ini berubah. Bukan hanya akuisisi, tapi aku menyatakan perang total. Siapa pun yang pernah bekerja sama dengan Silas untuk menyakiti keluarga Blackwood... kalian punya waktu dua puluh empat jam untuk menyerahkan diri, atau aku akan memastikan kalian membusuk di sel yang paling dalam."

Valerie merasakan kekuatan Jerome yang meluap-luap. Obsesi Jerome yang dulu terasa menakutkan, kini terasa seperti pelindung yang paling kokoh. Jerome tidak lagi sekadar mencintainya; Jerome memujanya sebagai alasan keberadaannya di dunia ini.

"Ayo pergi dari sini," ucap Valerie tegas. "Kita punya ayah yang harus kita pulihkan, dan seorang kaisar tua yang harus kita pastikan tidak akan pernah bangkit lagi."

Malam itu, mereka meninggalkan aula bukan sebagai pewaris, tapi sebagai penguasa baru yang terikat oleh sumpah darah yang melampaui kematian.

...****************...

1
Ridwani
👍👍👍👍👍
Ariska Kamisa: Terimakasih kak 🙏
total 1 replies
Aidil Kenzie Zie
jadi bingung ayah Jerome siapa kakeknya Aiden atau Silas yang kemaren mau membawa Valerie ketika salah paham di Kuil Jerome
Ariska Kamisa: maaf kakak itu aku revisi karna rancu kakak POV nya. 🤭
total 1 replies
Mifta Nurjanah
3 kli aj
Mifta Nurjanah
cie main lgi
Mifta Nurjanah
cie diunboxing
Aidil Kenzie Zie
berarti semua orang punya mata-mata
aditya rian
Jerome tidak tahu kah dia juga terlahir kembali ?
aditya rian
ini mah mistis jatuhnya
aditya rian
tuh kan jatuhnya dark romance ini sih
aditya rian
obsesinya serem sih
aditya rian
dark banget sih ini
aditya rian
ceritanya kompleks bukan hanya kelahiran kembali atau reinkarnasi tapi ditambahkan aroma aroma dark romance nya juga ini, karena obsesi Jerome itu menurut ku dark banget sampe dia mempersembahkan dirinya untuk merasakan hal yang sama dengan wanita yang di cintai nya.
aditya rian
mampir ahh
Aidil Kenzie Zie
nggak ada sapaan ayah mertua kah
Ariska Kamisa: menantu durhaka🤭🤣
total 1 replies
Aku Agni
Sukaaa
Aku Agni
lanjuutttttt
Aku Agni
fix ini mah bapak Blackwood
Aku Agni
obsesinya tu yg kecintaan banget ya
gaby
Tp kesannya malah jadi seolah2 Jerome melindungi Valeri bukan karena cinta, tp lebih karena ingin melindungi dirinya sendiri. Karena bila Valery luka, maka Jerome ikut merasakan sakitnya. Bisa2 Valeri salah paham, dkira Jeromi cuma berusaha melindungi dirinya sendiri
Ariska Kamisa: "Wah, jeli banget bacanya! Memang sisi 'egois' Jerome ini yang bikin hubungan mereka makin pelik. Tapi apakah Jerome benar-benar hanya takut sakit, atau justru dia rela menahan sakit itu supaya Valeri nggak ngerasain sendirian? Terus pantengin bab selanjutnya ya, karena Valeri bakal mulai ngerasain dilema yang sama!"🙏
total 1 replies
gaby
Ini namanya cinta sejati yg sehidup semati. Bila wanitanya terluka, sang pria ikut merqsakan sakitnya. Bukan kaya laki2 di luaran sana yg mengaku cinta mati ke istrinya, tp di belakang istri dia kawin lagi
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!