mencintai mungkin bukanlah sesuatu yang salah....
Tapi....mencintai milik orang lain, apakah itu juga bukan sesuatu yang salah ?!
Xyraisin Collin,
entah dari mana nama itu di peroleh seorang gadis cantik yatim piatu yang tinggal di sebuah yayasan yatim piatu dan akhirnya di nikahi oleh seorang laki laki yang di kemudian hari membawanya keluar dari panti itu.
Namun kehidupan rumah tangga bahagia yang ia impikan nyatanya tak pernah ia dapatkan karena keluarga sang suami yang sama sekali tidak pernah mau menerimanya.
Apalagi ia yang tak kunjung hamil di usia pernikahan mereka yang memasuki usia dua tahun.
Bryan Nikolas Yu,
seorang pria dingin yang tak lagi mau mengenal cinta.
Namun...
tiba tiba ia merasa tertarik dan jatuh hati pada sosok pelayannya yang bertugas merawat sang nenek.
tapi sayang....cintanya jatuh pada orang yang salah,
ia mencintai istri orang.
mampukan Bryan mewujudkan keinginannya memiliki seorang Xyraisin Colins yang notabene adalah istri orang.
CINTA TERLARANG
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon khitara, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
bab 3 hati yang terluka
Yari menatap Xyra lama dan dalam, perlahan ia berlutut di hadapan wanita itu dengan menggenggam kedua jemari Xyra yang terasa dingin.
Tes...
Air mata Xyra tiba tiba menetes begitu saja membasahi punggung tangan Yari yang mengggenggamnya.
" maaf...maaf mas, aku tidak bermaksud...." suara Xyra terdengar bergetar, buru buru ia menarik tangannya yang di genggam oleh Yari untuk mengusap air matanya sendiri dan juga mengelap jemari sang suami yang terkena air matanya.
Yari kembali meraih jemari Xyra dan kembali menggenggamnya.
" maafkan aku sayang..." ucap Yari pelan sambil menciumi punggung tangan Xyra yang ia genggam.
" aku tak berani melawan ibu untuk membelamu..." cicit Yari putus asa.
Sungguh ia tak berani melawan sang ibu, cerita tentang betapa sulitnya sang ibu saat mengandungnya dan hampir kehilangan nyawanya sang ibu saat melahirkannya dari semua orang membuatnya benar benar tunduk di hadapan sang ibu.
Dan itu jugalah sebabnya akhirnya sang ayah, Pak Wira tidak lagi mengizinkan ibunya untuk hamil lagi.
Sedangkan Yari sendiri,
Di sepanjang hidupnya hingga usianya 28 tahun ini,
hanya satu kali ini Yari baru melawan sang ibu.
Yakni memaksa menikahi wanita pilihannya yang bertentangan dengan pilihan sang ibu.
Selain karena status sosial yang berbeda, nyatanya usia yang terpaut lumayan jauh yakni 8 tahun menjadi salah satu alasan keluarga Yari tidak mau menerima Xyra.
Xyra di nikahi Yari ketika ia masih berusia 18 tahun sementara Yari telah berusia 26 tahun.
Xyra mengangkat kepalanya ke atas agar air matanya tak lagi jatuh membasahi pipinya.
" aku mengerti mas...tetaplah menjadi anak yang berbakti dan patuh kepada ayah dan ibumu terutama ibu.
Aku tahu ibu sebenarnya orang baik, dia hanya sedang mengkhawatirkan masa depanmu " ucap Xyra mencoba menghibur hatinya sendiri.
Yari mendongak menatap wajah sang istri yang nampak sendu.
" andai mereka tahu betapa hatimu sangat baik sayang..." cicit Yari.
Xyra berusaha tersenyum meski hatinya terasa remuk.
Ucapan ibu mertuanya juga nenek sang suami pagi ini benar benar sukses membuat hatinya terluka begitu dalam.
Yari merogoh dompet dari dalam saku celananya dan memberikan beberapa lembar uang berwarna merah kepada sang istri.
" sayang....ini uang belanjaku untukmu " kata Yari lembut.
Xyra menatap lembaran uang yang di sodorkan sang suami padanya.
( aku tidak akan membiarkan kamu hanya memporoti uang anakku,
aku tahu niat busukmu menikah dengan anakku...
kau hanya ingin sebuah status dan uang dari anakku sajakan....
Dasar wanita ular )
Xyra teringat ucapan sang ibu mertua beberapa waktu yang lalu sebelum ia bekerja.
" simpan saja dulu mas untuk tabungan, siapa tahu kita membutuhkannya nanti.
Saat ini aku masih pegang uang dari gajiku " ucap Xyra menolak secara halus pemberian sang suami.
" tapi ini hakmu sayang...kamu berhak menerima uang ini karena kamu istriku "
" iya mas aku mengerti, tapi aku rasa aku tidak mempunyai banyak kebutuhan.
Uang itu mas tabung aja ya...siapa tahu kita bisa beli rumah sendiri dengan uang itu nanti " ucap Xyra lagi dengan pelan.
Wajah Yari sedikit berubah.
" kamu ingin kita pindah rumah sayang ?! " tanya Yari lagi dengan raut wajah seriusnya.
Xyra menatap wajah sang suami lama lebih dulu sebelum menjawab.
Ia mencoba menerka apa yang ada di pikiran sang suami jika ia memang ingin tinggal terpisah dengan keluarga sang suami.
" ji...ka iya...apakah itu tidak baik ?! " cicit Xyra hati hati sekali.
Yari menghela nafas,
" aku akan mengusahakannya jika itu memang yang kamu mau " ucap Yari kemudian dan sungguh di luar perkiraan Xyra.
Xyra melebarkan matanya seolah tak percaya dengan apa yang ia dengar.
" benarkah itu mas ?! " tanya Xyra.
Yari mengangguk, namun wajahnya nampak sendu.
Hal itu membuat Xyra tertegun,.
" jika tinggal terpisah dengan keluargamu adalah hal yang sulit,
tak apa kita tinggal di sini saja mas " ucap Xyra kemudian pelan.
" aku tidak keberatan jika tinggal terpisah dengan kelurgaku sayang.
asalkan itu bersamamu...
Tapi masalahnya....
ibu mengajukan syarat " ucap Yari sambil beranjak bangkit dan duduk di hadapan sang istri.
Wajah laki laki itu nampak sendu.
" aku sudah mengatakan niatku yang ingin membawamu keluar dari rumah ini sebelumnya.
Tapi ibu memberiku syarat "
" syarat apa ?! "
" dia izinkan aku keluar dari rumah ini asal aku mau menikah lagi dengan wanita pilihan ibu " ucap Yari dengan suara tergagap.
Wajah Xyra seketika memucat, lidahnya terasa kelu dan tercekat di tenggorokan.
Sungguh tega sekali ibu mertuanya itu memperlakukannya seperti ini.
" sudahlah sayang.....jangan terlalu dipikirkan, aku tidak akan mau menikah lagi.
Bagiku cukup kamu saja untukku... " ucap Yari kemudian mencoba menghibur Xyra.
Tapi apa yang di katakan oleh laki laki itu memang benar.
Ia sangat mencintai sosok wanita di hadapannya itu.
Dan di hatinya hanya ada nama Xyraisin Collins saja.
" sudah...jangan terlalu di pikirkan, ayo berangkat...
aku antar kamu ke tempat kerja " ucap Yari lagi mengulang kata katanya kemudian sambil mengangkat kedua bahu sang istri dan membawanya berdiri.
Di perbaikinya hijab panjang yang menutupi kepala sang istri dan menjuntai hingga hampir menyentuh lutut wanita itu.
" tidak usah mas...nanti ibu marah kalau ibu tahu mas mengantar aku bekerja,
Tempat kerja kita berlainan arah mas " jawab Xyra.
Dan itu nyata...
Bu Santi bahkan tega melarang Yari mengantar Xyra pergi bekerja dengan alasan arah menuju tempat kerja mereka masing masing yang berbeda.
" tidak apa apa....diamkan saja ibu mau bicara apa.
jangan terlalu diambil hati, toh ibu juga sudah biasakan mengomel seperti itu.... "
ucap Yari lagi sambil memasukkan uang yang tadi tidak di terima oleh Xyra ke dalam tas Xyra yang tergeletak di lantai.
" mas...itu "
" sudah...kamu bawa aja, itu hak kamu...beli dan jajanlah sesukamu nanti " ucap Yari sambil memeluk pundak sang istri kemudian mencium pucuk kepala Xyra.
Yari memang sangat mencintai Xyra, sejak pertama kali melihat Xyra hari itu di panti asuhan.
Ia yang saat itu menjadi salah satu anggota pemuda di kampungnya, bersama anggota lainnya melakukan bakti sosial dengan menyalurkan dana yang terkumpul dari orang orang baik hati yang memang ingin menyumbang bagi sesama mereka.
Dan panti asuhan mandiri yang tak terdaftar di lembaga pemerintah di suatu desa di pinggiran kota adalah pilihan mereka.
Dan di sana...
Yari bertemu dan akhirnya jatuh hati kepada Xyra yang memang sangat cantik dan terlihat lembut.
Sebenarnya bukan hanya Yari yang jatuh hati kepada Xyra,
Ada seseorang yang juga datang bersama Yari yang juga jatuh hati kepada Xyra.
Dia adalah Ikhwan putra pak Kasun di desa tempat Yari tinggal.
Tapi ia kalah cepat dengan Yari dalam mendekati Xyra.
Hingga akhirnya Yari benar benar bisa memenangkan Xyra dan menikahinya.
baru ini q mendukung yg namanya Pelakor
ayo kak up lagi, esmosi jiwa ini aku🤣🤣🙏🙏
Manusia seperti Yati akan sadar,ketika dia sudah di tinggalkan.
dia akan tahu kekurangannya sebagai laki laki normal.
Bener² suami yg cocok jadi hujatan netizen.
Makasih Kak Thara, hari ini udah up 3 kali. aku kasih kopi deh yah biar lancar ide dongeng dan up lagi wkwkwkw
bikin ilfil tahu kelakuan mu yariii!!!
cobalah jadi laki laki gentleman gitu nah..akui kalau km yg gak bisa menghamili istrimu.
jangan diem ajj nyari aman.
kenapa setiap part "Julid" di buku kak Tara ini bikin hati dongkol..mbayangin yg ngomong persis mulutnya ibu² komplek yg suka ghibah.
rasa pengen ku remes mulut mertuanya xhyra
emosi akuhh🤭🙏🙏
yg ada malah bikin Xyxi jengkel.