Pada kehidupan sebelumnya Ashilla dipaksa menikah dengan seorang pria yang dikabarkan kejam dan diduga sadis namun secara tegas Ashilla melawan keinginan ayahnya itu sehingga ia malah dibebankan hutang yang sangat besar karna sudah dibesarkan oleh keluarga Clinton namun tidak membalas budi.
Bertahun-tahun kemudian saat ia hendak membayar hutang tersebut, ibu tirinya datang dan memaksanya untuk menanggung kesalahan atas putrinya yang menabrak seseorang saat mengendarai mobil dengan ugal-ugalan.
Saat itulah kehidupannya hancur, untungnya waktu kembali berputar pada hari dimana semua tragedi tersebut belum terjadi dan kali ini Ashilla bertekad untuk menikahi pria tersebut.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Aplolyn, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Ep 3 - Bersiap ke Perjamuan
"Baiklah!" Miller melirik Ashilla, dan melihat bahwa ia sudah menundukkan kepalanya dan tidak bereaksi lagi, ia berpikir dari pada Ashilla menolak untuk pergi ke pesta, lebih baik ia membujuk Camilla,
"Kita mengundang penata rambut ke sini untuk urusan penting jika kau ingin menata rambut, pergilah bersama teman-temanmu, ayah akan mengirim biayanya untukmu"
Begitu mendengar keputusan Miller, sontak saja Camila merasa agak tenang meski masih heran dengan perubahan sifat Ashilla saat itu.
Sedangkan Ashilla memandangi keluarga yang tampak harmonis ini dan merasa kehilangan selera makan meski perutnya kosong.
Melihat Ashilla yang tidak menyentuh makanan di depannya membuat Laura bertanya, ”Ashilla, mengapa kau tidak makan?”
Ashilla melirik, akhirnya ia memutuskan untuk menggigitnya, namun ia tidak bisa menahan diri untuk tidak pergi ke kamar mandi dan memuntahkannya bahkan sebelum mulai mengunyah.
Mungkin karena dia terlalu membenci orang-orang itu, sehingga menerus muntah-muntah sampai ia tidak bisa memuntahkan apa pun.
Melihat hal itu membuat Laura segera memberikan air dan memanggil dokter keluarga, tetapi Camila di sampingnya mendengus dingin dan berkata dengan kasar, "Sungguh menjijikkan, kau benar-benar merusak selera kami. "
"Camilla!" Laura berteriak dengan nada mencela, tetapi nadanya tidak kasar.
Camilla yang mendengarnya hanya mendengus acuh tak acuh lalu meletakkan sarapannya yang setengah dimakan, berbalik dan pergi.
Miller dan Laura cukup gugup dengan kondisi Ashilla yang tiba-tiba seperti itu, mereka memanggil dokter untuk memeriksa dan memastikan bahwa dia baik-baik saja, lalu bertanya lama sekali tentang kesehatannya.
Tidak mengherankan mereka begitu gugup, lagi pula perjamuan yang akan dihadirinya pada malam ini adalah satu-satunya alasan mengapa Ashilla dibawa kembali ke keluarga Clinton.
Perjamuan ini diselenggarakan oleh keluarga Adam, salah satu keluarga paling berkuasa di Beijing, tujuan utamanya adalah untuk memilih pasangan bagi Ken Mateo Adam, yang merupakan generasi berikut dari keluarga Adam yang sangat terkenal, tetapi masih belum menikah.
Keluarga Adam adalah salah satu keluarga paling aristokrat di Beijing, dan satu-satunya keluarga yang dapat dibandingkan dengannya adalah keluarga Sheng.
Kedua perusahaan ini adalah raksasa di bidang militer, politik, dan bisnis, ibu kota Beijing akan terguncang hanya dengan satu hentakan kaki mereka.
Mereka begitu kuat sehingga tidak dapat digoyahkan, Ken sendiri telah mengambil alih beberapa bisnis penting dari keluarga Adam saat dia berusia dua puluhan, dan metodenya cukup mengesankan.
Dalam beberapa tahun terakhir, keluarga Adam telah berkembang pesat, dan bahkan telah melampaui keluarga Sheng.
Ken masih muda dan menjanjikan, tidak hanya memiliki latar belakang keluarga yang luar biasa, tetapi ia juga memiliki kondisi pribadi yang sangat baik, pendidikan tinggi dan kemampuan yang kuat, serta penampilan dan sosoknya yang sempurna.
Kalau bicara logika, ia adalah menantu yang sempurna sehingga tidak perlu mengandalkan jamuan makan untuk "kencan buta".
Dengan kata lain, jika ia adalah mitra yang sempurna, maka keluarga Clinton tidak boleh melepaskan kesempatan tersebut.
Namun Miller tidak bisa menyerahkan Camila karna ia mendapat informasi bahwa pria itu memiliki perilaku cukup aneh, mungkin saja ia brutal atau sadis.
Menurut Ashilla, kemungkinan Ken adalah orang mesum yang frigid secara seksual dan sadis.
Siapa pun yang memiliki latar belakang keluarga baik-baik akan enggan membiarkan anak-anaknya sendiri menderita.
Oleh karena itu, mereka yang pergi ke perjamuan untuk dipilih oleh keluarga Adam adalah mereka yang tidak dihargai dan tidak memiliki status di rumah.
Misalnya Ashilla...