NovelToon NovelToon
Scandal Hubungan Rahasia

Scandal Hubungan Rahasia

Status: sedang berlangsung
Genre:One Night Stand / Trauma masa lalu / Bullying dan Balas Dendam
Popularitas:28.9k
Nilai: 5
Nama Author: Nonecis

Kesalahan yang terjadi pada dua manusia yang saling mencintai. Hubungan keduanya yang sudah tidak direstui. Mungkin karena tidak memiliki status sosial yang setara. Alina hanya gadis biasa yang duduk di bangku SMA dan menggunakan beasiswa dan sementara Fathan anak seorang pengusaha kaya raya dan juga seorang ibu yang bekerja dalam dunia entertainment.
Fathan dan Alina terjebak dalam hubungan gairah yang akhirnya menjadi skandal dan siapa yang dirugikan dalam hal itu.
Alina harus menerima nasibnya yang masih duduk di bangku SMA dan mengandung akibat kesalahan fatal yang dia lakukan bersama dengan kakak kelasnya yang juga menjadi pacarnya.
Karena hubungan yang tidak direstui itu yang ternyata membawa Fathan pergi dari Alina.
Bagaimana Alina menjalani kehidupannya dengan janin yang ada di dalam kandungannya.
Lalu apakah mereka dipertemukan kembali?
Jangan lupa untuk mengikuti cerita Saya dari awal sampai akhir dan follow akun Instagram saya .
ainunnharahap12.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Nonecis, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Episode 3 Penyelamat.

"Memang minta maaf bisa menyelesaikan masalah apa!" sahut Tari dengan sinis.

"Bu-bukan begitu Kak," jawab Alina lagi.

"Bukan begitu Kak!" ejek Fiony dengan mulutnya yang manyun menirukan suara Alina.

"Sok imut Lo bicara," sahut Nada menarik rambut Alina ke bawah.

"Sakit, Kak!" keluh Alina dengan mata berkaca-kaca yang sudah ingin menangis akibat mendapatkan perundungan dari 3 senior itu.

Hanya karena dia berjalan sembari menghafal dan akhirnya membuat Alina menabrak Fiony dan tiga orang itu malah mengganggu Fiony.

"Huhhh, sakit ya!" mereka bertiga melakukan perundungan kepada Alina adik kelas mereka.

Fiony dan teman-temannya bukan hanya mengambil kacamata Alina dan Alina berusaha untuk mengambil kembali dengan mereka yang tidak mudah dan sengaja mempermainkan Alina.

Bahkan mereka juga mengambil sepatu Alina yang berusaha membuat Alina berjinjit untuk mengambil sepatunya yang berada di atas tangan Fiony yang dinaikkan ke atas.

Beberapa murid banyak yang berlewatan dan sama sekali tidak melakukan apapun yang sepertinya Fiony dan gengnya sudah biasa melakukan hal seperti itu dan tidak ada yang berani melarang mereka.

"Kak saya mohon kembalikan! pinta Alina yang terlihat sudah lelah dikerjai oleh tiga orang itu.

"Kalau mau ambil saja," Fiony yang semakin meninggikan tangannya agar sepatu itu tidak bisa digapai. Karena Alina yang memang lebih pendek daripada Fiony harus berjinjit dengan melompat-lompat.

"Pertunjukan sirkus yang menarik," ucap Nada yang merekam kejadian itu yang menjadikan tontonan untuk mereka dan pasti akan disebar dengan teman-teman satu sekolah.

"Ayo ambil!" Fiony tersenyum puas mengerjai Alina sampai tiba-tiba sepatu sudah diambil dari tangan Fiony dan bukan Alina yang mengambilnya yang membuat Fiony langsung menoleh kebelakang.

"Fathan!" Fiony yang terlihat tampak terkejut dengan kehadiran Fathan yang seperti biasa memperlihatkan wajah dingin.

Mata Fathan yang menoleh ke arah Nada dan langsung menarik ponsel Nada dengan Fathan yang langsung menghapus rekaman tersebut.

"Fathan apa yang kau lakukan?" Nada yang tidak sempat mencegah hal itu.

"Awas saja kalau kau melakukan hal itu lagi!" Fathan mengembalikan ponsel Nada dengan memberikan ancaman. Nada yang terlihat tidak berkutik sama sekali dan tertunduk yang pasti melihat sudah tidak ada lagi rekaman tersebut.

"Fathan, ini urusan kami dan kamu tidak perlu ikut campur!" tegas Fiony yang sangat tidak suka dengan Fathan.

"Ini akan menjadi urusanku. Pergi dari sini dan jangan ganggu dia!" tegas Fathan.

"Apa maksud kamu akan menjadi urusan kamu?" tanya Fiony.

"Aku bilang pergi!" tegas Fathan.

"Ta-tapi..."

"Apa aku harus melaporkan ini pada guru BK?" Fathan yang kembali memberikan ancaman.

"Isss!" umpat Fiony dengan kesal yang menggertakkan kakinya.

"Ayo kita pergi!" ajak Fiony, Nada dan Tari yang langsung pergi menyusul teman mereka karena tidak mau mendapatkan masalah dari Fathan dan apalagi jika sudah bersangkutan dengan guru.

Fathan menghela nafas dan tiba-tiba saja berlutut dengan satu lututnya menyentuh lantai. Fathan yang mengangkat kaki Alina dan memakaikan sepatu itu yang membuat Alina kaget. Dia sudah seperti Cinderella saja yang diperlakukan sangat manis.

Setelah memakaikan sepatu itu Fathan langsung berdiri dan sementara Alina sejak tadi masih tertunduk melihat lantai. Fathan melihat kacamata Alina yang juga terjatuh dan mengambilnya.

Fathan sedikit menunduk dengan memegang dagu Alina yang mensejajarkan wajah mereka dan Fathan langsung memakaikan kacamata Alina dan barulah Alina bisa jelas melihat pria tampan tersebut yang sejak tadi hanya melihatnya samar-samar saja.

"Kamu tidak apa-apa?" tanya Fathan yang membuat Alina menggelengkan kepala.

"Mereka tidak akan mengganggu kamu lagi," ucap Fathan dengan yakin yang membuat Alina mengangguk

Alina yang tampak bingung harus mengatakan apa dan tiba-tiba saja langsung berlalu dari hadapan Fathan.

"Alina!" langkah Alina terhenti ketika mendengar suara itu memanggil dirinya.

"Ada apa, Kak?" tanya Alina dengan membalikkan tubuh.

"Kau tidak akan mengucapkan terima kasih atas apa yang aku lakukan?" tanya Fathan.

"Ma- makasih Kak," ucapnya terbata dengan menundukkan kepala dan langsung pergi dengan buru-buru.

"CK!" "jika tidak diingatkan mengucapkan terima kasih maka dia tidak akan mengucapkannya," Fathan berdecak dengan geleng-geleng kepala.

**

Alina yang terlihat duduk di dekat sekolah yang menunggu jemputan, sekolah yang sudah mulai sepi dan bahkan sudah tidak terlihat lagi murid-murid keluar dari dalam sekolah.

"Alina Kakak datangnya agak terlambat sedikit, soalnya masih ada pertemuan dengan dosen. Kamu tunggu saja di sana dan jangan kemana-mana," Alina hanya menghela nafas yang membaca pesan tersebut.

Tiba-tiba mata Alina yang melihat ke arah sebelah kirinya yang merupakan gerbang sekolah dan sangat kebetulan Fiony and the geng terlihat berjalan yang membuat Alina seketika takut dan langsung mengalihkan pandangannya.

Dia masih mengingat apa yang dilakukan kakak kelasnya itu tadi siang. Fiony yang sepertinya juga kesal yang ingin melanjutkan pembullyan nya kepada Alina. Tetapi baru saja kakinya ingin melangkah dan tiba-tiba pintu mobil terbuka yang mana Fathan keluar dari mobil.

Baru mendapatkan tatapan dari Fathan yang membuat Fiony tidak berani mendekati Alina dan langsung mengajak kedua temannya untuk pergi. Fathan hanya geleng-geleng kepala.

"Maaf, Kak!" Alina yang duduk di tempatnya tampak ketakutan yang tidak berani menoleh ke arah sebelah kirinya yang merasa ada orang berdiri di sana.

"Kenapa minta maaf?" suara itu membuat Alina mengerutkan dahi dan barulah menoleh yang dia pikir itu adalah Fiony dan ternyata itu adalah Fathan.

"Ka-kak Fathan!" ucap Alina gugup dengan menelan saliva dan dia menoleh ke arah di mana tadi melihat Fiony dan teman-temannya yang ternyata sudah tidak ada

"Aku pikir tadi kak Fiony," ucap Alina dengan gugup.

"Kamu takut dengan mereka?" tanya Fathan dan Alina tidak bisa bohong yang memang itu adalah kenyataan yang menunjukkan kepalanya.

"Kenapa harus takut. Mereka dan kamu sama-sama memiliki hak di sekolah ini," ucap Fathan. Alina yang tidak merespon kata-kata Fathan

"Kamu tidak perlu takut lagi dengan mereka dan aku yakin mereka tidak akan mengganggu kamu lagi," ucap Fathan. Alina hanya menganggukkan kepala.

"Kamu sedang apa di sini dan kenapa tidak pulang?" tanya Fathan.

"Menunggu Kakak saya untuk menjemput," jawab Alina.

"Begitu," sahut Fathan.

Tiba-tiba saja Fathan sudah duduk di samping Alina yang membuat Alina kaget.

"Tidak masalah bukan, aku di sini?" tanya Fathan. Alina menggelengkan kepala yang tidak mungkin juga melarang.

Alina dan Fathan yang tetap duduk di tempat mereka dan sekarang Alina sudah membuka buku yang membaca bukunya, mereka berdua hanya diam dan tidak ada yang memulai obrolan dan mungkin Fathan sejak tadi sudah mengajak Alina basa-basi berbicara dan Alina merespon dengan sangat singkat.

Jadi jika Alina membaca buku, maka Fathan mendengarkan musik menggunakan earphone. Namun sesekali Fathan menoleh ke arah Alina yang begitu fokus. Mungkin jika itu wanita lain yang pasti sudah menggunakan kesempatan itu untuk bisa dekat dengan aktris seperti dirinya.

Tin-tin-tin-tin-tin.

Suara klakson motor tersebut membuat Alina kaget dan bahkan sampai terdengar di telinga Fathan yang langsung melihat ke arah depannya seorang pria yang memakai helm yang ternyata Andre.

Alina merasa lega yang akhirnya sang kakak datang juga menjemputnya dan Alina menutup bukunya yang buru-buru memasukkan ke dalam tas. Alina hanya menundukkan kepala kepada Fathan dan langsung buru-buru menaiki motor sang kakak.

Bersambung......

1
mbok Darmi
kok baru sadar kamu fathan selama 8 tahun hidupmu dipermainkan oleh ibumu knp kamu diam saja goblok oon atau gendeng, nikmati saja kesuksesan mu sebagai artis lupakan alina dan keenan betul kata alina itu hanya masa lalu yg tdk perlu dibahas lagi
Gibran Al hadziQ
nama namanya selalu baru apa ya,
kalea rizuky
kadang karina kadang margin kadang rain kadang kenan banyak typo lo Thor perhatiin donk
kalea rizuky
bertele tele
kalea rizuky
kok bs ketipu/Hunger/
kalea rizuky
ya Alina yg pernah lu usir lampir
mbok Darmi
baguslah alina lawan margin sampai titik darah penghabisan jgn biarkan dia mengatur hidup mu cukup kesabaran Bu selama ini lawan dan bongkar kebusukan nya saat minta kamu menggugurkan kandungan mu dulu
Iren Nursathi
good alinaaaaa lawan nenek sihir itu
Neneng
kadang melvin kadang fathan
kadang aruna kadang alina

lieur thor
mbok Darmi
alina juga bodoh knp ngga jujur sama fathan setelah itu putuskan hubungan kalian atau bila perlu laporkan ke polisi ini sdh termasuk ancaman tinggal di rekam tidak semua percakapan kalian, sekali lagi jangan bodoh goblok dan oon alina sebelum semua orang yg kamu sayangi hilang
Lee Mba Young
Kl hancur jng sendirian, mending hancurkan semuanya, misal km upload tu sogok an Dr ibu Fathan biar sekalian hancur.
km mau jd wanita baik jmn sekarang gk akn menang krn yg menang yg punya uang banyak. km punya apa. ternyata sekolah mu pun yg biayai ibu Fathan bukan beasiswa.
Lee Mba Young
ya sih kelihatan kok kl Alina gk bisa move on Dr Fathan, kemarin yg curi curi pandang, trus deketin ngajak ngobrol.
kl Alina teges hrse waktu Fathan ada di rumah kasihkan semua itu biar tau kelakuan ibunya.
trus sekarang mau apa, apa yg bisa km lakukan Alina kl km terusin bkn km yg hancur tp ibumu dan usahanya trus anakmu. krn km gk punya bekingan yg kuat.
sdng Fathan gk bisa di andalkan sm sekali. laki gk punya power
Lee Mba Young
smp ber episode cm gini gini tok, cerita jln di tempat.
penyelidikan kmarin gk ada kabar.
ttg kebakaran saja gk dpt hasil, pa lagi mau mnyelediki soal Alina.
lelaki macam Fathan mn bisa berbuat sesuatu. di tambh anak mami pula.
Lee Mba Young
Ya krn Fathan lelaki lemah, mkne cm bisa jd artis dng modal wajah tampan. bhkan kejadian masa lalu saja gk ingat.
ketemu anak kandung saja getaran hatinya gk ada.
apa dia pria baik tentu saja bukan. krn kl punya hati baik pasti merasakan getaran pas ketemu anaknya.
o iya lupa dia saja anak mami, apa yg mau diandalkan dng lelaki yg cm ngetek ma maminya.
mbok Darmi
baguslah diselidiki biar tau dalangnya siapa ntar kalau sdh ketahuan dan ditangkap baru nangis2 minta maaf sudah basi, pengen segera margin dipenjara saja seorang ibu yg serakah dan egois dan fathan anak yg goblok ngga punya pendirian
Lee Mba Young
Fathan hidup nya di setir ibunya, jd mnding jng nikah ma Fathan nnti krn akn di setir mertua iuhh amit amit.
ibarat kata Fathan itu masih netek ma maknya. masih dewasa kenan drpd Fathan.
Fathan punya apa gk punya apa apa, kekuasaan juga punya mak nya dia cm mokondo lah ibaratnya. mnyelediki hidup Alina dan kebakaran itu saja gk ada hasil kn 🤣🤣🤣🤣🤣
Lee Mba Young
Fathan itu bkn tipe bpk yg baik. bhkan ketemu anak kandung sekedar perasaan bergetar saja tidak ada. walau blm kenal pasti ada perasaan aneh tp ini blas gk ada. jd apa yg mau di harapkan dr artis yg hidup nya masih netek ma mak nya.
bhkan katanya mnyelediki Alina dan kebakaran itu tp mana hsil nya. gk ada kn.
mknya Fathan bukan ayah idaman, lagian kl nikah ma Fathan hidup akan di setir mertua iuhh amit amit bnget.
mbok Darmi
awas Fathan jgn cari kesempatan bisa tak rujak uleg kamu udah dr awal plin plan ngga tegas laki2 kok mau banget diatur ibunya mau jadi kamu kelak, semoga alina berjodoh dgn orang baik selain fathan
Lee Mba Young
Yakin lah Fathan itu gk bisa ngapa ngapain. krn artis itu kebanyakan oon, cm pinter akting tp gk bisa pinter di dunianya nyata.
kl CEO pinter di dunia nyata krn apa otaknya di pake.
mkne artis kl dah gk main film akn miskin. contoh Fathan ini kl gk main film bisa apa dia, hidup juga di setir ibu nya kan.
Lee Mba Young
nah kan Fathan bisa apa, bhkan mnyelediki kasus ini pun paling tak mampu.
Semoga penulis mmberi Alina jodoh yg pinter.
Fathan terlalu bnyak ngempeng ibunya jd nya bloon bhkan kejadian masa lalu pun tak tau. tak ada niatan mnyelediki.
ah sudah lah smp bab ini Alina yg ttp bodoh dan Fathan yg bloon.
wes jd cerita cm jalan di tempat saja. gk ada peningkatan. kurasa pembaca akn bosan krn tiap episode cm gini gini saja.
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!