NovelToon NovelToon
Penyesalan Ayah Dari Anak-Anak Ku

Penyesalan Ayah Dari Anak-Anak Ku

Status: tamat
Genre:Tamat / Mafia / Lari Saat Hamil / Single Mom / Crazy Rich/Konglomerat
Popularitas:6.4M
Nilai: 4.7
Nama Author: Inka

Karina Fransiska Arnold tidak pernah menyangka jika dirinya akan dijadikan kambing hitam atas meninggalnya Gloria calon tunangan adik iparnya oleh wanita yang dicintai suaminya. Masyarakat berlomba-lomba mengutuknya dan menghujaninya dengan kalimat-kalimat umpatan dan sumpah serapan. Hingga membuat hidup Karina tidak tenang. Ia meninggalkan kota kelahiran ibunya dan kembali menjadi wanita yang paling dihormati di negaranya.

Kepergian Karina membuat hidup Ocean Dirgantara Gultom berubah 160 derajat.

10 tahun kemudian mereka dipertemukan kembali dalam keadaan tak terduga. Namun, kebencian dari putra-putrinya merupakan penyesalan terbesar kedua yang ia rasakan setelah kehilangan wanita yang selama ini menjadi istrinya.

"Mungkin caraku salah dalam melindungi mu. Tapi, aku sadar menyesal pun tak ada gunanya." Ocean Dirgantara Gultom

"Sejauh apa pun aku bersembunyi. Tapi, takdir justru selalu memihak pada mu." Karina Fransiska Arnold

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Inka, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 3

Charles terlihat menunggu Karina di depan ruangan dokter kandungan. Dari kejauhan seorang wanita memperhatikan pria itu sembari menunggu siapa kira-kira yang ditunggu oleh pria itu.

Tak beberapa lama Karina keluar dari ruangan dokter kandungan. Wanita itu terkejut melihat Karina keluar dari ruangan dokter kandungan. Seketika pikiran negatif menghantui hati dan pikirannya.

"Sial. Apa Karina hamil anak Ocean?" monolognya dalam hati sembari mengikuti langkah Karina dan Charles menunju parkir rumah sakit.

Sepanjang perjalanan wanita itu mengikuti mobil yang dikemudikan oleh Charles. Lagi-lagi wanita itu terkejut melihat Charles dan Karina berhenti di depan sebuah klinik yang sedikit jauh dari kota.

"Apa Ocean memaksa Karina menggugurkan kandungannya?"

Wanita itu tiba-tiba tersenyum senang melihat Karina sepertinya ingin menggugurkan kandungannya. Wanita itu lalu menghubungi seseorang dan memintanya untuk melakukan sesuatu.

"Aku memiliki tugas untukmu. Aku tidak mau tugas ini gagal!" ujar wanita itu dengan penuh penekanan.

Wanita itu tersenyum menyeringai dengan rencana-rencana yang tersusun di otak kecilnya.

Dari balik kemudi mobil, wanita itu tanpa sengaja melihat seorang wanita berlari tergesa-gesa masuk ke dalam klinik itu.

Sementara Karina memejamkan kedua matanya saat melihat Charles sedari tadi sibuk mengawasi gerak geriknya.

"Apa yang harus aku lakukan! Aku tidak mungkin menggugurkan kandungan ku. Anak ini adalah anugrah dari Tuhan." gumam Karina dalam hati.

Karina lalu masuk ke dalam ruangan seorang dokter kandungan. Charles juga ikut masuk ke dalam dan meletakkan satu koper kecil uang dolar di atas meja kerja dokter wanita berusia 40 tahun itu.

"Aku ingin kau melenyapkan bayi yang ada di dalam kandungan nona Karina. Tuan ku sudah menyiapkan uang sekitar 2 juta dolar untuk mu."

Wanita itu terkejut mendengar perkataan Charles. Ia tidak tahu harus berkata apa saat melihat Charles membuka koper tersebut. Di dalam koper tersebut terdapat beberapa puluh gepok uang dolar.

Sementara Karina lagi-lagi berpikir jika Ocean ternyata sudah mempersiapkan semuanya.

*Flashback*

Dua tahun lalu

Seorang wanita tersenyum lembut menatap seorang pria yang selama dua tahun ini menemani hari-hari indahnya. Mereka sudah berpacaran selama dua tahun. Kakek pria itu juga tidak kunjung merestui hubungan mereka berlanjut ke jenjang yang lebih serius.

Wanita itu selalu sabar menunggu kepastian dari pria itu. Hingga kabar tentang perjodohan sang kekasih membuat wanita itu murka. Ia berubah 180 derajat dan membenci wanita yang akan dijodohkan dengan kekasihnya.

Nama kekasih wanita itu adalah Ocean Dirgantara Gultom. Pria yang menjabat sebagai CEO di perusahaan keluarganya. Pria berusia 27 tahun yang digilai banyak wanita.

Karina Fransiska Arnold merupakan sebuah nama yang sangat amat dibenci Giselle Burhanuddin. Ia sangat ingin menghancurkan Karina hingga hidup wanita itu menderita.

"Mari kita akhiri hubungan kita. Aku akan segera menikah dengan wanita pilihan Kakek." perkataan singkat Ocean membuat dunia Giselle hancur. Ia tidak bisa membendung air matanya untuk tidak jatuh.

"Hanya segini saja perjuangan mu untuk hubungan kita, Cean?" tanya Giselle dengan tangan gemetaran.

"Aku tidak mau kau kenapa-kenapa. Kau tahu sendiri seberapa kejamnya si tua bangka itu. Aku hanya ingin kau hidup tenang dan bahagia tanpa bayang-bayang musuhku."

"Kakekku tidak pernah main-main dengan perkataannya. Ia tidak segan-segan menyewa pembunuhan bayaran untuk menghabisi orang-orang yang menghalangi keinginannya."

Ocean tidak sanggup melihat kerapuhan sang kekasih. Hingga ia mengalihkan pandanganya ke sembarang arah.

"Aku tidak masalah dengan semua itu. Aku hanya ingin bersamamu." balas Giselle memeluk tubuh kekar Ocean.

"Aku mencintaimu, Cean. Jangan tinggalkan aku. Hanya kamu yang aku miliki di dunia ini." timpal Giselle menangis tersedu-sedu di dalam dekapan Ocean.

Terlahir dari anak yang tidak sah membuat hidup Giselle menyedihkan. Ia sering kali dikucilkan dan di judge anak haram. Hingga seorang pria berusia 20 tahun datang menghampirinya. Ia mengulurkan tangannya dan menolong Giselle saat tanpa sengaja terjatuh ke dalam selokan. Ia dorong oleh siswa lain. Hingga membuat tubuhnya terasa sakit.

"Jangan khawatir tentang apapun. Mulai sekarang mereka tidak akan berani menyakiti mu."

Kalimat itu merupakan kalimat penyemangat hidup Giselle. Selama bertahun-tahun mereka berpisah. Akhirnya dua tahun lalu mereka dipertemukan kembali.

Sifat Giselle yang lembut dan menyenangkan membuat Ocean jatuh cinta. Hingga dua tahun berlalu. Hubungan mereka masih jalan ditempat.

"Giselle... mengerti lah dengan keadaan ku. Aku tidak bisa menolak permintaan kakek. Aku juga tidak mau dikeluarin dari salah satu penerus warisan kakek." kata Ocean berusaha menguraikan pelukan hangat Giselle.

"Aku tidak masalah meskipun harus jadi selingkuhan mu! yang penting jangan tinggalkan aku."

Giselle menatap wajah sembab Giselle yang terus-menerus menangis tersedu-sedu. Ia tidak tega melihat kesedihan di kedua bola mata Giselle.

"Jika kau tidak mau. Lebih baik aku mati saja, Ocean! Aku tidak bisa hidup tanpamu." tambah Giselle mencengkram kuat kemeja yang dikenakan Ocean.

"Baiklah. Tapi, jangan tuntut aku untuk menikah mu." kata Ocean dengan suara datar.

Giselle diam dan tidak mampu berkata-kata setelah mendengar perkataan Ocean.

Selama 22 bulan mereka pacaran diam-diam tanpa sepengetahuan keluarga Gultom. Semuanya dapat disembunyikan dengan rapi tanpa diketahui oleh orang-orang.

Tepat di bulan ke 22, Giselle semakin dihantui oleh pikiran yang tidak-tidak. Ketika Ocean mengutarakan hal yang membuat hati Giselle semakin hancur. Bukan hanya itu, Giselle juga semakin membenci Karina.

"Kakek ingin Karina melahirkan seorang penerus untuk ku. Jika Karina tidak bisa hamil dalam waktu dekat. Maka, Kakek akan mendonasikan seluruh kekayaannya untuk anak yatim."

"Aku akan melahirkan banyak anak untuk mu tanpa harus menikah. Aku tidak mau Karina menyentuh mu." mohon Karina menggenggam kedua tangan Ocean.

"Kakek hanya akan mengakui anak yang lahir dari rahim Karina! Dan keputusan itu sudah Kakek utarakan dari tahun lalu." jawab Ocean memijat kepalanya. Ia pusing mendengar rengekan Giselle dan juga hubungan mereka yang tak kunjung di restui.

Giselle menangis dalam pelukan Ocean hingga menjelang malam.

"Aku akan melakukan apapun agar kau menjadi milikku, Ocean..." lirih Giselle sebelum mengarungi mimpi. Ia tertidur pulas setelah lama menangis dalam pelukan Ocean.

Sementara disisi lain, Karina termenung lama di kamarnya. Ia sedih meratapi nasibnya yang entah mengapa selalu menderita.

Dulu Karina dibuang ke panti asuhan karena dianggap anak pembawa sial. Hingga suatu hari seorang pria datang kepadanya dan mengaku sebagai ayahnya. Karina dibawa ke suatu tempat yang belum ia ketahui sampai sekarang.

Karina didoktrin membenci ibunya yang hingga sekarang menghilang sedari ia lahir. Rasa benci itu tumbuh subur hingga sekarang.

"Rosalinda Alexander." nama itu akan selalu menjadi nama pertama yang paling ia benci di dunia ini.

Seorang ibu yang tega membuang anaknya ke panti asuhan dan menghilang bersama pria lain.

Ayahnya juga sudah menikah dengan seorang janda beranak satu. Wanita itu bukanlah ibu yang baik untuk Karina. Sebab wanita itu hanyalah seorang wanita yang suka berfoya-foya dan gila harta.

Ia terkadang marah kepada takdir yang tidak pernah memihak kepadanya. Dari lahir hingga tumbuh sedewasa itu. Karina belum pernah merasakan yang namanya bahagia. Kecuali, saat ayahnya memberitahukan bahwa tuan besar Gultom melamarnya sebagai cucu menantunya.

Siapa yang tidak kenal Ocean Dirgantara Gultom. Seorang CEO di sebuah perusahaan besar di negaranya. Selain itu, ia juga merupakan salah satu pewaris sah tuan besar Gultom.

1
salsalina2
sekian novel yg kubaca
ini yg paling sulit kupahami jalan critanya
🍁Angela❣️
ocean
🍁Angela❣️
siapa suaminya sih astagfirullah
🍁Angela❣️
Josephine ular dunk
Mina Iswati
Kecewa
Mina Iswati
Buruk
🍁Angela❣️
yg nyuruh si lukas ocean kahhhh
🍁Angela❣️
ocean ternyata diam diam memperhatikan mantan istri hhhhhhhh
🍁Angela❣️
nah lho siapa dia
🍁Angela❣️
nah lho kok bisa.... makin gak ngerti nih... author bikin pembaca mikir
🍁Angela❣️
why..... ?????
🍁Angela❣️
𝚝𝚊𝚔𝚍𝚒𝚛 𝚖𝚎𝚖𝚊𝚗𝚐 𝚔𝚎𝚓𝚊𝚖.. 𝙸𝚜𝚜𝚜𝚜𝚜𝚜𝚜
🍁Angela❣️
𝚑𝚊𝚍𝚎𝚑𝚑 𝚖𝚊𝚔𝚜𝚊𝚒𝚗 𝚋𝚐𝚝 𝚜𝚒𝚑𝚑𝚑.. 𝚔𝚊𝚜𝚒𝚊𝚗 𝚔𝚊𝚛𝚒𝚗𝚊
🍁Angela❣️
𝚊𝚗𝚝𝚒 𝚜𝚘𝚜𝚒𝚊𝚕👥👥
🍁Angela❣️
𝚠𝚘𝚘𝚘𝚘𝚘𝚘𝚠𝚠 𝙺𝚎𝚕𝚎𝚠𝚊𝚝𝚝𝚝𝚝 𝚂𝚊𝚍𝚒𝚜𝚜𝚜𝚜𝚜𝚜
🍁Angela❣️
𝚙𝚊𝚜𝚝𝚒 𝚘𝚌𝚎𝚊𝚗 𝚗𝚒𝚑 𝚢𝚐 𝚖𝚎𝚗𝚢𝚊𝚙𝚊 𝚔𝚊𝚛𝚒𝚗𝚊
🍁Angela❣️
𝚊𝚒𝚑𝚑 𝚍𝚊𝚑 10 𝚝𝚊𝚑𝚞𝚗 𝚋𝚎𝚛𝚕𝚊𝚕𝚞 𝚝𝚎𝚛𝚗𝚢𝚊𝚝𝚊.. 𝚌𝚎𝚙𝚎𝚝 𝚓𝚞𝚐𝚊 𝚢𝚊𝚌𝚑
🍁Angela❣️
𝚊𝚙𝚊𝚔𝚒 𝚋𝚒𝚕𝚊𝚗𝚐 𝚕𝚎𝚋𝚒𝚑 𝚋𝚊𝚒𝚔 𝚔𝚎 𝚕𝚞𝚊𝚛 𝚔𝚊𝚗... 𝚋𝚊𝚕𝚒𝚔 𝚔𝚎 𝚗𝚎𝚐𝚊𝚛𝚊- 𝚊𝚜𝚊𝚕𝚖𝚞
🍁Angela❣️
𝚠𝚊𝚔𝚠𝚊𝚠 𝚗𝚐𝚒𝚍𝚊𝚖 😄😄😄😄
🍁Angela❣️
𝚘𝚌𝚎𝚊𝚗 𝚔𝚊𝚑 𝚢𝚊𝚗𝚐 𝚍𝚊𝚝𝚊𝚗𝚐... 𝚍𝚊𝚗 𝚋𝚒𝚕𝚊𝚗𝚐 𝚖𝚊𝚊𝚏
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!