Nadia adalah gadis pintar, penurut dan ceria, tetapi sejak mama nya meninggal dunia, ketika nadia ditinggal papanya sebentar kejadian demi kejadian membuat nadia frustasi dan membuat kesalahan besar. sehingga ia harus menikah
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Mumtazah, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Jalan jalan
setelah sholat subuh, nadia bersiap siap untuk sarapan. hari ini terlihat diluar semua santri dan santriwati bekerja bakti setelah sarapan.
"papa, nanti jam 9 aku akan pergi bersama alif untuk belanja" nadia pamit ke papa
papa "belanja apa nadia?"
nadia "kata alif mau membeli isi dapur, sama perabot rumah. nadia disuruh pilih sesuka nadia"
papa "pergilah, papa juga sebentar lagi mau ke banyuwangi sama om ilyas ada keperluan disana. ini pakai kartu kredit papa, belilah apa yang kamu inginkan. ingat jangan pakai uang alif, pakai kartu kredit papa saja. ini unlimited"
nadia "papa baik sekali" nadia memeluk papa
papa "oke papa berangkat dulu ya" mencium nadia
_____
alif "assalamu'alaikum nadia"
nadia "waalaikumsalam lif, tunggu sebentar ya" Teriak nadia dari dalam kamar
alif "oke aku akan tunggu di depan"
beberapa menit kemudian
nadia "sudah siap, ayo berangkat"
alif berjalan mengikuti nadia. alif membukakan pintu mobil untuk nadia
nadia masuk mobil "Terima kasih"
alif masuk mobil dan mulai melajukan mobil
nadia "baiklah kita akan kemana?"
alif "aku juga gak tau nadia, bahkan aku baru kali ini belanja heheh"
nadia "hahah... baiklah apa disini ada tr*n*m*rt?"
alif "ada"
nadia "yasudah kita kesana, kita belanja di i*ea saja"
alif "baiklah"
sesampainya di tr*n*m*rt meraka masuk dan mulai memilih milih barang. mereka membawa dua troli karena hari ini mereka akan belanja banyak barang. karena pakai kartu kredit papa yang unlimited, nadia sangat bersemangat
nadia "oke kita mulai dari isi dapur ya lif"
alif "baiklah"
nadia "kita pakai tema dapur kita dengan kayu kayu seperti ini apa kamu suka?"
alif "terserah kamu nadia. aku suka apapun pilihan kamu"
idih... dia mulai gombal batin nadia
belanjaan nadia dan alif sangat banyak, alif pun takut jika uang tabungan nya kurang untuk membeli semua ini.
saat alif mengeluarkan kartu ATM nya dari dompet "hai lif sudah biar pakai ini saja"
alif "tidak nadia, ini adalah kewajiban ku"
Nadia "tidak tidak tidak, papa tadi memberiku ini, ini amanah lif"
alif "baiklah kalau memang seperti itu."
alif merasa tidak enak karena semuanya papa nadia yang membayarnya.
nadia "alif kita angkut semua barang ini pakai apa?"
alif "entahlah nadia, aku akan coba telepon badrun, biar mengirimkan mobil pic up kesini"
kasir "mbak total nya xx.xxx.xxxx. karena sudah belanja dengan nominal lebih dari xx.xxx.xxx mbak akan memdapatkan hadiah berupa voucher masuk tr*n*st*di* garatis untuk 2 orang dan mendapatkan bonus pengantaran barang gratis untuk wilayah surabaya"
nadia "alhamdulillah... lif barang kita akan diantar kan kerumah"
kasir "boleh minta ktp nya mbak?"
nadia "mana ktp mu lif"
setelah urusan selesai nadia dan alif lanjut masuk ke tr*n*st*di* . mereka terlihat menikmati semua wahana dengan gembira.
setelah puas bermain nadia merasa kan bahwa alif bukanlah laki-laki membosankan. dia nyaman dekat dengan alif.
nadia "alif, nadia lapar"
alif "baiklah ayo kita makan"
setelah makan, mereka langsung keluar dan pulang karena hari sudah siang
alif "nadia kita akan sholat dhuhur dulu di masjid cheng ho ya"
nadia "baiklah. lif bolehkan aku bertanya"
alif "silahkan"
nadia "apakah kamu sangat dekat dengan tasya? apa kalian menjalin hubungan spesial?"
sejak semalam nadia teringat kata-kata tasya didapur, meskipun berusaha untuk tidak mempedulikan, tetapi nadia sangat ingin bertanya langsung ke alif.
alif "tasya ialah kepala di asrama santriwati, hubungan ku dengan tasya bisa dibilang hanya sebatas pekerjaan saja" alif menjawab dengan tegas
nadia "apakah kamu pernah pacaran?"
alif "tidak, bahkan menyentuh dengan sengaja wanita yang bukan muhrim saja tidak pernah, aku sangat menjauh i itu"
nadia "apa kamu tidak menanyakan sesuatu kepadaku?"
alif "tidak"
nadia "kenapa?"
alif "karena aku percaya dan yakin kepada mu, aku slama ini sudah menjaga diriku. aku yakin bahwa jodoh ku juga menjaga dirinya dan aku yakin kamu adalah jodohku" akif mengatakan nya dengan jelas dan tegas
hmm.. mengapa hati ku berdegup kencang mendengar jawaban dia. apa aku mulai mengagumi nya. dia begitu tegas. apa karena dia sudah cukup dewasa ya. 5 tahun lebih tua dari ku.
alif "ayo keluar dan segera sholat"
nadia "baiklah kita akan bertemu di dekat pohon itu nanti"
alif "baiklah"
_____
setelah sholat mereka berfoto di depan masjid chen ho. nadia meminta agar mereka foto berdua. alif pun menyetujui permintaan nadia. setelah itu nadia meminta agar langsung dicetak.
ko lama up nya...🙃🙃