NovelToon NovelToon
Sistem Perdagangan Dunia Paralel

Sistem Perdagangan Dunia Paralel

Status: sedang berlangsung
Genre:Sistem / Crazy Rich/Konglomerat / Fantasi / Fantasi Wanita / Balas Dendam / Mengubah Takdir
Popularitas:9.7k
Nilai: 5
Nama Author: SiPemula

Alina Grace tumbuh sebagai putri keluarga Kalingga. Hidup dalam kemewahan, pendidikan terbaik, dan masa depan yang tampak sempurna.

Namun semua itu runtuh seketika begitu kebenaran terungkap.

Ia bukanlah anak kandung keluarga Kalingga

Tanpa belas kasihan, Alina dikembalikan ke desa asalnya, sebuah tempat yang seharusnya menjadi rumah, tetapi justru menyisakan kehampaan karena kedua orang tua kandungnya telah lama meninggal dunia.

Dari istana menuju ladang, dari kemewahan menuju kesunyian, Alina dipaksa memulai hidup dari nol.

Di tengah keterpurukan, sebuah Sistem Perdagangan Dunia Pararel terbangun dalam dirinya.

Sistem misterius yang menghubungkan berbagai dunia, membuka peluang dagang yang tak pernah dibayangkan manusia biasa.

Dengan kecerdasan, kerja keras, dan tekad yang ditempa penderitaan, Alina perlahan bangkit, mengubah hasil bumi desa menjadi komoditas bernilai luar biasa.

Dari gadis yang dibuang, ia menjelma menjadi pemain kunci dalam perdagangan lintas dunia.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon SiPemula, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Menjaga Senyuman Alina

“Ayah, dimana anak itu? Kenapa dia, tidak ikut dengan kalian?” tanya Rafael begitu orangtuanya dan Elena kembali ke hotel.

“Gagal,” jawab singkat Hendra.

“Sepertinya kita terlalu lunak sampai dia berani terus-terusan menolak ikut kembali bersama kita!” ungkap Raziel.

“Kalau seperti ini, begitu waktunya tiba kita akan kehilangan semua yang diwariskan nenek padanya!” ucap Rafael.

Hendra yang mendengar itu menggertakkan giginya menahan amarah, begitu juga dengan Martha.

“Ayah, Ibu, Kak Rafael, Kak Raziel. Bagaimana kalau kalian mengikuti rencanaku?! Aku yakin dengan rencana ini kita tak akan kehilangan semua itu!” ucap Elena penuh keyakinan.

“Putriku, cepat beritahu kami apa rencanamu!” ucap Martha.

Saat ini semua orang fokus melihat ke arah Elena, membuat gadis itu tersenyum, lalu ia mulai bicara, “aku akan kembali tinggal Desa, dan aku akan mencoba mendekati Alina! Selain itu, aku juga bisa kembali dekat sama Kak Raka, dimana dulu hubungan kami sudah lumayan dekat!”

“Jadi, kamu memiliki hubungan sebaik itu sama Tuan Muda Raka?” Hendra sulit percaya pada apa yang baru ia dengarkan.

“Iya, hubungan kami lumayan dekat, dan aku yakin sebenarnya Kak Raka itu tertarik denganku,” ungkap Elena.

Apa yang baru didengar Hendra terasa seperti angin segar dalam hidupnya.

Kalau benar Raka tertarik dengan putrinya, dan di masa depan mereka berjodoh. Pada saat itu keluarga Kalingga akan benar-benar menerima manfaat dari hubungan mereka.

“Tetapi aku sangat ingin tinggal di rumah kayu itu. Jadi sebisa mungkin kalian membantuku membujuk Alina supaya bersedia tinggal bersamaku!” pinta Elena.

“Ayah bisa membelikanmu tanah di Desa itu, dan membangunkan rumah yang lebih layar. Tetapi untuk sementara waktu, memang lebih baik kamu tinggal bersama anak itu, hitung-hitung dia sedikit membalas kebaikan kami yang dulu pernah memberinya kehidupan layak dan tumbuh dengan sangat baik!” ucap Hendra.

Cepat Elena menganggukkan kepala, setuju dengan apa yang diucapkan Hendra.

“Ayah, kalau adik kembali tinggal di Desa, bagaimana dengan sekolahnya?” tanya Raziel.

“Nanti biar Ibu kalian yang mencarikan guru terbaik untuknya, dan lagi ia bisa kembali ke kota saat tiba waktunya ujian,” jawab Hendra.

“Ibu kalian ini memiliki banyak kenalan pengajar terbaik, dan asalkan diberi cukup uang, mereka pasti bersedia menemani Elena tinggal di Desa untuk sementara waktu!” ucap Martha.

Raziel seketika merasa tenang, tapi karena Elena akan tinggal di Desa, ia akan lebih sering datang ke Desa.

Bagaimanapun juga ia sudah terjebak dalam situasi yang tak seharusnya dengan Elena, sesuatu yang tak bisa didapatkannya dari Alina, meski ia pernah memaksanya.

Itu juga satu alasan yang membuat Raziel sangat membenci Alina sampai saat ini.

Disaat keluarga Kalingga memperbaiki rencana mereka, saat ini Alina justru sedang disibukkan dengan urusan jual beli dengan beberapa Dunia yang menginginkan banyak barang dari Dunia Biru.

Beruntung barang yang mereka inginkan tersedia di gudang, dan saat inilah Alina benar-benar baru merasakan sebuah keajaiban nyata dari gudang peninggalan orangtuanya.

“Ini gudang benar-benar ajaib! Apapun barang yang aku ambil, hanya dalam hitungan beberapa detik kemudian, barang itu langsung terisi ulang oleh barang yang sama, membuat seolah isi gudang ini tidaklah terbatas,” gumam Alina.

“Nona, gudang ini dibangun oleh kedua orangtua Nona dengan menghabiskan miliaran poin sistem, dan fungsi utama gudang ini selain untuk menyimpan barang-barang, setiap barang yang disimpan di tempat ini tidak akan pernah berkurang sampai kapanpun! Itu adalah keistimewaan yang mustahil ditemukan di tempat lain!”

Mendengar itu Alina tercengang, terkejut, tapi lebih besar lagi perasaan senangnya.

Ia tak menyangka kalau orangtuanya telah mewariskan harta yang begitu berharga, tentunya selain Luna, sistem yang kini menjadi miliknya.

“Gudang ini adalah warisan terbaik kedua setelahmu, Luna,” ucap Alina.

“Ya, aku memang yang terbaik!” Peri kecil itu tersenyum lebar, membuat Alina merasa gemas, tapi ia tak mungkin mencubit pipi Luna, dikarenakan ukuran tubuhnya saat ini terlalu kecil.

Puas mengagumi gudang yang fungsi lainnya kini telah ia ketahui. Alina pergi ke lantai dua, menikmati waktu bersantai sambil mecari tau fungsi Pasar Sistem.

“Oh iya Luna, apa kamu satu-satunya Sistem di dunia ini?” tanya Alina.

“Nona, di Bumi ini ada beberapa Sistem sepertiku, tapi fungsi mereka sangat terbatas, bahkan ada juga yang dinamakan Sistem Anomali, dimana Sistem itu memberikan misi yang berhubungan dengan tindakan melawan hukum.”

“Tetapi Nona tenang saja. Aku jauh lebih baik dari mereka semua, bahkan dari jutaan Sistem yang tersebar di berbagai Dunia, aku tetap menjadi yang terbaik, bahkan jika itu masih berada di level dasar.”

Alina menganggukkan kepalanya mengerti~

“Kalau begitu, apa mereka yang terhubung perdagangan denganku merupakan pemilik Sistem?”

“Iya, mereka semua pemilik Sistem, begitu juga dengan orang yang nantinya terhubung dengan Pasar Sistem.”

“Em, jadi seperti itu,” gumam Alina sambil menganggukkan kepala.

Berhenti mengobrol dengan Luna. Sepenuhnya fokus Alina kini tertuju ke Pasar Sistem, dimana di tempat itu ia bisa melakukan aktivitas jual beli, termasuk melakukan barter.

Melihat barang-barang yang dijual di Pasar Sistem. Alina baru sadar kalau barang-barang itu juga ada di Toko Sistem, tapi terkadang ada yang harganya jauh lebih mahal, tapi ada juga yang lebih murah.

Baginya itu bukan sesuatu yang aneh, melainkan sebuah kewajaran.

Hampir satu jam lamanya Alina melihat-lihat Pasar Sistem, sampai akhirnya ia merasa cukup melihat-lihat, dan sekarang waktunya kembali ke rumah kayu, apalagi hari di luar sana sudah menunjukkan waktu terbenamnya matahari.

Kembali ke rumah kayunya. Sebelum datang malam, Alina membersihkan rumah kayunya dari debu yang masuk ke dalam rumah, tak ketinggalan ia lanjut membersihkan dedaunan kering yang memenuhi halaman rumahnya.

Bersamaan dengan terbenamnya matahari, seluruh kegiatan Alina terselesaikan, kini waktunya mandi lalu menyiapkan makanan untuk dinikmatinya seorang diri.

Ia tinggal sendiri dan sedikit jauh dari tetangga terdekat. Jadi, ia tidak kepikiran berbagi makanan dengan orang lain, tapi jika ada yang membutuhkan, ia tak akan keberatan untuk berbagi.

Sementara itu. Raka yang memantau kegiatan Alina melalui CCTV, ia tersenyum kecil saat mengingat Alina menyapu halaman sambil melompat-lompat ringan, menunjukkan suasana hari yang baik.

Wajah gadis itu juga dipenuhi senyuman kebahagiaan, membuat Raka begitu sulit atau bahkan tak akan pernah bisa melupakan senyuman itu.

“Melihatnya tersenyum saja sudah membuatku bahagia. Jadi, apapun yang terjadi, mulai sekarang aku akan membuatnya lebih sering tersenyum, dan menjauhkan hal buruk yang bisa menghilangkan senyuman dari wajahnya!” ucap Raka bertekad menjaga senyuman Alina.

1
Tatang
keren
Andira Rahmawati
aaahhhh..lanjut thorrr..💪💪💪💪
Lala Kusumah
wow bang Raka mulai posesif ya nih 🤭🤭😂😂
Lala Kusumah
ciut juga tuh nyali pas ketemu Raka ya 😂😂😂🤭🤭
Lala Kusumah
hajar mereka Alina 💪💪💪
Murni Dewita
💪💪💪💪
Lala Kusumah
wow Raka selalu ada buat Alina ya, kereeeeeennn 👍👍👍
SiPemula: harus itu Hahahaha😄
total 1 replies
Rayyanah Rayya
alur x bagus, penulisan x juga bgus, ga bosen baca x
SiPemula: terimakasih! jangan bosan membacanya!
total 1 replies
Lala Kusumah
lanjuuuuuuuuut, semangat sehat ya 💪💪😍
SiPemula: siap, lanjut dan terimakasih🙏
total 1 replies
Murni Dewita
double up thor
SiPemula: siap kak...
total 1 replies
Lala Kusumah
wah siapa Raka sebenarnya ya, penasaran 🤔🤔🤔
Lala Kusumah: ish....
total 2 replies
Dewiendahsetiowati
siapa Raka sebenarnya hingga Hendrawan takut ketika melihatnya,jadi penasaran
SiPemula: nanti akan terungkap semua
total 1 replies
Murni Dewita
double up thor
SiPemula: ok siap.... 👍
total 1 replies
Rizki Rahmawan
selamat sore menjelang malam semua sehat selalu semangat semuanya 😄😄🙏🙏
SiPemula: sehat selalu juga gan.... 👍
total 1 replies
Murni Dewita
double up thor dan tetap semangat
SiPemula: siap, double mulai hari ini
total 1 replies
Lala Kusumah
wow....
SiPemula: hehehe
total 1 replies
Lala Kusumah
kereeeeeennn Alina 👍👍👍😍😍😍
SiPemula: makasih kak👍
total 1 replies
Murni Dewita
double up thor
SiPemula: siap kak
total 1 replies
Moh Rifti
lanjut 👍👍😍👍👍👍
SiPemula: siap....
total 1 replies
Dewiendahsetiowati
hadir thor
SiPemula: ok kak...
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!